Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH DAYA TARIK WISATA DAN FASILITAS TERHADAP MINAT BERKUNJUNG DI KAWASAN KULINER TAMAN PANDA DI KABUPATEN BIMA Faujan, Sahril; Ernawati, Sri; Mulyadin, Mulyadin
BENING Vol 11, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : University of Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/bening.v11i2.6535

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui Pengaruh Signifikan Daya tarik wisata dan fasilitas terhadap minat berkunjung wisatawan diKawasan Wisata Kuliner Taman Panda Di Kabupaten Bima. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian Asosiatif dengan instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner dengan skala likert. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, kusioner dan studi pustaka. Jumlah sampel sebnayak 90 orang dengan teknik analisi data menngukana uji validitas, reabilitas, regresi berganda, koefisien, determinasi, uji t dan uji f. Hasil penelitian menunjukan bahwa daya tarik tidak berpengaruh signifikan, fasilitas berpangaruh signifikan dan secara bersama daya tarik dan fasilitas berpengaruh terhadap minat berkunjung di Kawasan Wisata Kuliner Taman Panda Di Kabupaten Bima.
Penggunaan Media Augmented Reality dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Purwanti, Purwanti; Diana, Rahmat; Mulyadin, Mulyadin; Yusup, Firman; Fauzi, Rifki Nurul
Jurnal Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024 - Jurnal Informatika dan Teknologi Pendidikan
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/jitp.v4i2.98

Abstract

Pembelajaran IPA diberikan pada setiap jenjang Pendidikan baik SD, SMP, maupun SMA. Produk IPA dapat berupa konsep, teori, fakta, atau pun hukum. Peserta didik akan mempelajari banyak konsep yang berkaitan dengan IPA. Namun pada praktiknya peserta didik sering kali mengalami kesulitan untuk memahami konsep IPA dikarenakan banyak konsep IPA yang bersifat abstrak seperti kalor, sistem peredaran darah, struktur atom, fotosintesis dan banyak lagi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana media pembelajaran Augmented Reality (AR) dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik terhadap materi IPA. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur terhadap beberapa artikel terkait pengguanaan media AR terhadap peningkatan pemahaman konsep peserta diidk. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa media pembelajaran AR dapat membantu peserta didik memahami konsep – konsep IPA karena dapat menggabungkan dunia maya dengan dunia nyata dan menghadirkan objek yang tidak dapat dilihat secara kasat mata. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan 1) media augmented reality merupakan salah satu bentuk revolusi teknologi di era society 5.0, 2) media augmented reality dapat memvisualisasikan objek yang tidak dapat dilihat secara kasat mata, dan 3) media augmented reality dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik karena dapat memvisualisasikan konsep – konsep IPA yang bersifat abstrak.
Literasi Qur'an siswa: Tantangan dan Solusi di SDN 24 Cakra Negara Mulyadin, Mulyadin; Dinawisma, Nimatul; Syahri, Akhmad
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i2.4008

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis literasi Al-Qur’an siswa di SDN 24 Cakra Negara. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi literatur dengan informan kepala sekolah dan guru Pendidikan Agama islam. Proses analisis data melibatkan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil kegiatan menunjukan bahwa Tingkat literasi Al-Qur’an siswa masih menghadapi tantangan besar, seperti rendahnya kemampuan membaca sesuai kaidah tajwid, kurangnya dukungan dari keluarga, keterbatasan pengetahuan orang tua, minimnya waktu belajar, metode pengajaran yang kurang inovatif, serta keterbatasan sumber daya pengajar. Solusi yang diidentifikasi meliputi penerapan metode pembelajaran yang bervariasi seperti metode Iqro’, peningkatan intensitas pembelajaran, pendekatan langsung, dan pembentukan kelompok belajar berdasarkan kemampuan siswa. Peran guru sebagai motivator, konselor, dan fasilitator sangat penting dalam membangun minat dan motivasi siswa. Program khusus seperti bimbingan membaca Al-Qur’an dan pembiasaan terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa.
PENINGKATAN LITERASI GERAK DAN PEMBELAJARAN PJOK YANG MENYENANGKAN DALAM PROGRAM PENJAS BERBAGI Salahudin, Salahudin; Satriawan, Rabwan; Shandi, Shutan Arie; Furkan, Furkan; Irawan, Ewan; Mulyadin, Mulyadin; Anhar, Anhar
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4240

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Penjas Berbagi Sesi II merupakan bentuk kontribusi akademik Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) STKIP Taman Siswa Bima dalam mendukung pengembangan pembelajaran PJOK yang kreatif dan menyenangkan di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 22–23 Januari 2025 di SMAN 1 Kota Bima dengan melibatkan siswa kelas XII sebagai peserta utama, serta dosen dan mahasiswa Prodi PJKR sebagai fasilitator. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap literasi gerak, menumbuhkan minat terhadap pembelajaran PJOK, serta mengevaluasi tingkat kebugaran jasmani siswa. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, praktik pembelajaran inovatif, dan pelaksanaan tes kebugaran jasmani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep literasi gerak, peningkatan antusiasme dalam mengikuti PJOK, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menghasilkan rekomendasi tindak lanjut berupa pendampingan berkelanjutan dan penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah. Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai model pengabdian yang aplikatif dan berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan jasmani di tingkat sekolah menengah.
Pengaruh Motivas Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Generasi Milenial Pada Kabupaten Dompu: The Influence of Work Motivation and Work Environment on The Performance Of Millennial Generation Employees in Dompu Regency Sari, Indah; Aprianti, Kartin; Mulyadin, Mulyadin
COSMOS : Jurnal Ilmu Pendidikan, Ekonomi dan Teknologi Vol 2 No 5 (2025): Agustus-September
Publisher : PUSDATIN Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of work motivation and work environment on the performance of millennial generation employees in Dompu Regency. The research instrument used a Likert scale questionnaire. Sampling was carried out using purposive sampling to obtain a sample of 96 respondents using the Lemeshow formula. Data collection techniques used observation, questionnaires, and literature studies. Analysis used multiple linear regression. The results of the study indicate that both partially and simultaneously, work motivation and work environment have a significant effect on the performance of millennial generation employees in Dompu Regency.
The Effect of Transformational Leadership and Organizational Climate on Employee Organizational Commitment at the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Bima Regency Afrianingsih, Nur; Kusumayadi, Firmansyah; Mulyadin, Mulyadin
EBISMA : Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 1 No. 02 (2025): EBISMA: Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : EBISMA : Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan iklim organisasi terhadap komitmen organisasi pegawai pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner skala Likert. Sampel terdiri atas 36 ASN yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari total populasi 101 pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan secara parsial terhadap komitmen organisasi pegawai (p < 0,05), sedangkan iklim organisasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Secara simultan, kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penguatan strategi kepemimpinan dan pembentukan iklim organisasi yang lebih kondusif di instansi pemerintahan. 
PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPA DI SDN INPRES MAWU DALAM Hartanti, Hartanti; Indriani, Irma; Mulyadin, Mulyadin
JEMARI : Jurnal Edukasi Mahasiswa Sunan Giri Vol 2 No 1 (2024): June
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/jemari.v2i1.943

Abstract

This study aims to explore the utilization of natural resources as science learning media at SDN Inpres Mawu Dalam, a school located in a remote area with limited access to technology. Using a qualitative descriptive approach, the research examines the implementation, challenges, and impacts of employing natural resource-based learning media. The findings reveal that natural resources such as water, plants, and stones play a significant role in enhancing students' understanding of science concepts, boosting their learning motivation, and encouraging creativity among both students and teachers. Despite these benefits, several challenges arise, including time constraints, limited resources, and unfavorable weather conditions. This study emphasizes the importance of adopting an environment-based approach as an innovative solution to improve the quality of science education, particularly in remote areas where technological access is restricted. By leveraging local resources, schools can create meaningful and engaging learning experiences that are relevant to students' daily lives.
USIA EMAS PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK Mulyadin, Mulyadin; Junaidin, Junaidin; Mukin, Siti Maryam; Aisa, Aisa
Fitrah Vol 15 No 2 (2024): December
Publisher : Prodi PAI STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/fitrah.v15i2.1110

Abstract

Social development in children aged 3 to 12 years is an important stage in a child's life that affects their ability to interact with their surroundings, such as family, peers, and society. This study aims to analyze the stages of social development in children aged 3 to 12 years, as well as the factors that influence this development. At ages 3–5, children begin to exhibit parallel and associative play behaviors, where they begin to interact with peers, although not fully cooperatively. At ages 6–8, the abilities to share, cooperate, and empathize begin to develop, while at ages 9–12, children enter a stage of more mature social relationships with better communication skills and the ability to form more complex friendships. The purpose of this study is to explore the influence of internal and external factors, such as parenting styles, formal education, and social interactions, on children's social development. This study examines how children develop social skills from early childhood to elementary school age, as well as the challenges faced in supporting healthy social development. This study is expected to provide broader insights for educators and parents in supporting children's optimal social growth. Abstrak Perkembangan aspek sosial pada anak usia 3 hingga 12 tahun merupakan tahap penting dalam kehidupan anak yang memengaruhi kemampuan mereka untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar, seperti keluarga, teman sebaya, dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan perkembangan sosial anak pada usia 3 hingga 12 tahun, serta faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan tersebut. Pada usia 3–5 tahun, anak mulai menunjukkan perilaku permainan paralel dan asosiatif, di mana mereka mulai berinteraksi dengan teman sebaya meskipun tidak sepenuhnya kooperatif. Pada usia 6–8 tahun, kemampuan berbagi, bekerja sama, dan berempati mulai berkembang, sedangkan pada usia 9–12 tahun, anak memasuki tahap hubungan sosial yang lebih matang dengan keterampilan komunikasi yang lebih baik dan kemampuan membentuk persahabatan yang lebih kompleks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali lebih dalam mengenai pengaruh faktor internal dan eksternal, seperti pola asuh orang tua, pendidikan formal, dan interaksi sosial, terhadap perkembangan sosial anak. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana anak mengembangkan keterampilan sosial dari usia dini hingga usia sekolah dasar, serta tantangan yang dihadapi dalam mendukung perkembangan sosial yang sehat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas bagi pendidik dan orang tua dalam mendukung pertumbuhan sosial anak secara optimal.
Development Of Smart Box Literacy Media To Improve Early Reading Skills Of Grade II Students Fajrin, M; Trimansyah, Trimansyah; Mulyadin, Mulyadin
Auladuna: Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 7 No 02 (2025): OKTOBER
Publisher : Program Studi PGMI, Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/ad.v7i02.2434

Abstract

This study aims to develop Smart Box Literacy–based learning media and examine its effectiveness in improving the beginning reading skills of grade II students at SDN Rato, Lambu District. The research employs a Research and Development (R&D) method using the Borg and Gall development model, which was modified into five stages: (1) preliminary study, (2) planning, (3) initial product development, (4) limited-scale trials, and (5) product revision. This study involved 18 grade II students as research subjects. The results show that the Smart Box Literacy media is valid and suitable for use in beginning reading instruction, with validation scores of 92% from media experts (very valid category) and 90% from material experts (very valid category). The effectiveness test using paired sample t-test statistical analysis indicated a significant increase in students’ average reading scores after using the media compared to before its use. Furthermore, both teachers and students gave highly positive responses to the media, noting that it was engaging, easy to use, and helpful in improving students’ reading comprehension. Therefore, Smart Box Literacy is declared effective and feasible to be used as an innovative, engaging, and relevant learning medium to enhance beginning reading skills at the elementary school level.
Analisis Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Camat Sape Astuti, Sri Safiati; Mulyadin, Mulyadin
Jurnal Disrupsi Bisnis Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Dissrupsi Bisnis
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/drb.v5i3.20719

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja pegawai. Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner dengan skala likert. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai kantor camat Sape sebanyak 60 orang. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah probability sampling. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Jumlah sampel yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah 52 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi pustaka, observasi, kuesioner, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas dan realibilitas, uji asumsi klasik yang terdiri atas uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, dan uji autokorelasi, serta pengujian hipotesis yang terdiri atas analisis regresi berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji parsial (uji t), serta uji simultan (uji f). Hasil penelitian ini adalah lingkungan kerja fisik tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai, lingkungan kerja non fisik tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai, dan lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik tidak berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kinerja pegawai.