Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Konfigurasi Pendidikan Kewarganegaraan Ekologi Perspektif sosio-kultural (Gagasan Pembentukan Pendidikan Kewarganegaraan Kontium Maksimal di Indonesia) Mustikarini, Indriyana Dwi; Feriandi, Yoga Ardian
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 5, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v5.n2.2020.pp54-64

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konfigurasi pendidikan kewarganegaraan ekologi perspektif sosio kultural sebagai suatu bentuk gagasan pendidikan kewarganegaraan kontinum maksimal di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni Semantic Review dengan melalui beberapa tahapan yakni pencarian data (Online offline) terkait dengan permasalahan, penyeleksian data, review data, dan terakir dilakukan analisis data untuk penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menjukan bahwa pendidikan kewarganegaraan ekologi perspektif sosio kultural dapat dilakukan melalui beberapa konsep seperti Coorporate Citizenship (tangung jawab perusahaan secara moral menyisihkan keuntunganya untuk mendidik warganegara menjadi smart and good citizen) ,melalui sosial budaya (melalui penggalian dan revitalisasi budaya asli masyarakat indonesia), dan community civic (mendidik warganegara melalui berbagai media seperti radio, televisi, internet dan peraturan peraturan pemerintah), sehingga pendidikan kewarganegaraan tidak hanya terfokus pada jenjang persekolahan semata melainkan juga di masyarakat. sehingga dengan menggunakan konsep tersebut pendidikan kewarganegaraan di Indonesia tidak hanya dapat menghasilkan tujuan ekologi tetapi juga dapat bergerak menuju kontinum maksimalConfiguration of Ecological Citizenship Education, Socio-cultural Perspective (Ideas for the Formation of Maximum Kontium Citizenship Education in Indonesia).  This article aims to describe the configuration of ecological citizenship education in the socio-cultural perspective as a form of the idea of a maximum continuity citizenship education in Indonesia. The method used in this research is Semantic Review through several stages namely data search (online offline) related to the problem, data selection, data review, and the last data analysis is done to draw conclusions. The results of this study indicate that the ecological citizenship education of the socio-cultural perspective can be done through several concepts such as Corporate Citizenship (corporate responsibility morally setting aside its advantages to educate citizens to be smart and good citizens), through social culture (through excavation and revitalization of the original culture of Indonesian people ), and community civic (educating citizens through various media such as radio, television, internet and government regulations), so that citizenship education is not only focused on schooling but also in the community. so that by using this concept citizenship education in Indonesia can not only produce ecological goals but can also move towards a maximum continuum
UPAYA PERLINDUNGAN LINGKUNGAN PERSPEKTIF KONSTITUSI DAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Feriandi, yoga Ardian
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 3, No 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.548 KB) | DOI: 10.24269/jpk.v3.n2.2018.pp28-36

Abstract

The purpose of writing this article is to look at the environmental protection efforts undertaken by the government from the perspective of the constitution and education of Citizenship. The method used in the writing of this article is Library Research, which collects data from scientific articles, research reports or other things relevant to the topic. From the results of this study can be seen that the actual environmental protection already exists in the Indonesian Constitution that is in article 28H paragraph 1 and article 33 paragraph 4 of the 1945 Constitution. While the education of citizenship protection can be seen from efforts to awaken the responsibility of citizens related to environmental sustainability and apply the 18 character values in KDP learning. There are also adiwiyata programs integrated in PPKn subjects.
PEMBERDAYAAN SISWA BERKEBUTUHAN KUSUS DENGAN PELATIHAN MEMBATIK DI SDLB KARANGREJO KABUPATEN MADIUN Budiyono, Budiyono; Darmadi, Darmadi; Feriandi, Yoga Ardian
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v7i1.4961

Abstract

Siswa berkebutuhan khusus memiliki kemampuan dibawah rata-rata dibandingkan dengan siswa pada umumnya, oleh karena itu diperlukan strategi pembelajaran yang dapat menggali potensi siswa berkebutuhan khusus agar dapat memiliki ketrampilan. Siswa berkebutuhan kusus memerlukan pendidikan yang dapat meningkatkan ketrampilan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengungkapkan kemampuan ABK setelah diberikan pelatihan membatik. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan yakni melalui pembinaan, pendidikan dan pelatihan yang di tujukan pada siswa SDLB Karangrejo Madiun. Hasil dari kegiatan ini ABK setelah diadakan pelatihan ketrampilan nya meningkat dan bahkan dapat menghasilkan corak batik kemakmuran dan corak tersebut telah berhasil patenkan.
Tantangan dan Hambatan Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar Negeri Hartono, Kevin Aldoni; Riyanti, Dwi; Feriandi, Yoga Ardian
JURNAL HARMONI NUSA BANGSA Vol 1, No 2 (2024): HARMONI NUSA BANGSA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Y

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/jhnb.v1i2.580

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan dan hambatan dalam penerapan pendidikan multikultural di tingkat sekolah Dasar. Pendidikan multikultural menjadi penting di sekolah dasar untuk menumbuhkan sikap toleransi dan penghargaan terhadap keragaman sejak dini. Namun, penerapannya menghadapi berbagai tantangan dan hambatan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan dan hambatan meliputi kurangnya pemahaman dan keterampilan guru dalam mengelola kelas dan mengintegrasikan nilai-nilai multikultural, terbatasnya guru agama yang sesuai dengan agama siswa, serta kurangnya kerampilan teknologi digital sebagai media penyampaian Pendidikan digital. Selain itu, lingkungan sosial di sekitar sekolah yang homogen dan juga menjadi hambatan dalam menumbuhkan penghargaan terhadap keragaman. Studi ini menyarankan perlunya pelatihan bagi guru, pengembangan kurikulum yang lebih, serta keterlibatan aktif sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang menghargai perbedaan. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengembangan strategi efektif dalam mengatasi tantangan pendidikan multikultural di sekolah dasar.
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH SDN NGLANDUK 01 KEC. WUNGU KAB. MADIUN DARI PERSPEKTIF PANCASILA DI LINGKUNGAN SEKOLAH Rega Alwa Pradana; Yoga Ardian Feriandi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan dalam pendidikan dapat diartikan sebagai kemampuan untuk menjalankan pelaksanaan pendidikan, hingga tujuan pendidikan yang telah direncanakan dapat tercapai secara efektif dan efisien. Contoh kepemimpinan dalam pendidikan dapat dilihat pada diri seorang Kepala Sekolah yang memimpin jalannya proses pembelajaran dan pengajaran di dalam sebuah instansi sekolah, dimana setiap individu Kepala Sekolah memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah yang didasarkan pada perspektif pancasila di Sekolah Dasar Negeri Nglanduk 01 dan kebijakan apa saja yang diambil oleh Kepala Sekolah dalam bidang pembelajaran dan pengajaran berdasarkan perspektif pancasila di Sekolah Dasar Negeri Nglanduk 01. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif bedasarkan studi literatur, data yang diperoleh dari kegiatan penelitian ini adalah dengan melakukan observasi, dokumentasi dan wawancara untuk memperoleh data mengenai kepemimpinan Kepala Sekolah di Sekolah Dasar Negeri Nglanduk 01 yang sesuai dengan perspektif pancasila. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan Kepala Sekolah di Sekolah Dasar Negeri Nglanduk 01 sudah sesuai dengan perspektif pancasila dalam jalannya proses pembelajaran dan pengajaran. Karena hasil dari kontribusi kepemimpinan Kepala Sekolah yang berdasarkan perspektif pancasila untuk kemajuan Sekolah Dasar Negeri Nglanduk 01 baik bagi guru dan siswa antara lain: Kualitas diri, disiplin dan struktur organisasi sekolah.
Penerapan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi (Smart TV) dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran PPKn Wesamei Apriliana Escurial; Budiyono Budiyono; Yoga Ardian Feriandi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam dunia pendidikan, teknologi turut mengambil peran dalam menciptakan suatu kegiatan pembelajaran yang aktif dan efisien. Dalam kegiatan pembelajaran terdapat dua aktor utama yakni pendidik dan peserta didik yang mempunyai peran sentral dalam kegiatan belajar mengajar. Saat menjalankan tugasnya sebagai seorang pengajar, guru menggunakan metode dan model pembelajaran tertentu agar dapat merangsang siswa menjadi aktif saat pembelajaran, penggunaan metode dan model pembelajaran tersebut dibantu dengan media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan sarana komunikasi yang menjembatani komunikasi antara guru dan siswa. Media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar dapat menumbuhkan hasrat dan minat yang baru, menumbuhkan dorongan dan impuls dalam aktivitas belajar bahkan mendatangkan imbas-imbas psikis pada peserta didik. Begitu pula dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, perlu adanya suatu media yang mampu menjadi alat perantara/komunikasi yang efektif antara guru dan siswa sehingga dapat meningkatkan minat belajar dan hasil belajar. Secara umum, media pembelajaran terdiri dari media audio, media visual, media audio visual, orang, bahan, alat, teknik dan latar. Pada penelitian skripsi saya ini saya akan membahas mengenai media pembelajaran audio visual Smart TV. Media pembelajaran audio visual Smart TV, merupakan teknologi yang berkelanjutan dalam perkembangan generasi televisi. Smart TV yang terhubung dengan wireless dan mempunyai aplikasi android di dalamnya merupakan satu keunggulan tersendiri disamping dijadikan sebagai media pembelajaran.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran berbasis teknologi (Smart TV) dan Minat Belajar terhadap hasil belajar PPKn siswa. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat adanya dampak dari media pembelajaran berbasis teknologi (Smart TV) dan minat belajar terhadap hasil belajar siswa SMAN 4 Kota Madiun.
Penerapan Metode Pembelajaran Discovery Learning dengan Pemberian Reward Terhadap Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PPKn Yolanda Distyaningtyas; Budiyono Budiyono; Yoga Ardian Feriandi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran adalah metode yang dipakai guru dalam mengajar. Dengan metode pembelajaran, pembelajaran akan menjadi efektif serta efisien. Pemilihan metode pembelajaran yang tepat mempunyai pengaruh yang besar terhadap pembelajaran, karena dengan penerapan metode pembelajaran akan tercipta suasana lingkungan belajar yang efektif dan memudahkan pemahaman materi dengan baik. Salah satunya adalah metode pembelajaran discovery learning dengan pemberian reward. Discovery Learning merupakan model pembelajaran yang menuntut siswa untuk menemukan informasi secara mandiri yang dapat meningkatkan kreativitas dan kecerdasan siswa, dan guru hanya perlu bersikap suportif. Sedangkan pemberian reward merupakan imbalan yang diberikan oleh guru ketika siswanya melakukan suatu perbuatan baik yang membuat siswanya senang. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi penerapan metode pembelajaran discovery learning dan pemberian reward untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran PPKn. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan perlunya menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi pelajaran agar siswa dapat lebih memahami materi yang disampaikan. Dalam menerapkan metode pembelajaran ketika proses pengajaran, sangat penting bagi siswa untuk memperhatikan guru saat menyampaikan materi guna mencapai tujuan pembelajaran.
PERANAN PENGGUNAAN FILM PENDEK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN PPKn Citra Dewi Pramesty; Nurhadji Nugraha; Yoga Ardian Feriandi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 1 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran merupakan alat bantu yang digunakan untuk menyampaikan informasi dalam proses belajar mengajar agar lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Media pembelajaran sangatlah penting untuk digunakan sebagai alat bantu untuk menyampaikan informasi mengenai materi yang akan diajarkan, karena dapat menarik perhatian siswa dalam proses belajar mengajar. Media film yang menarik dan sesuai dengan materi pembelajaran akan membantu menyampaikan informasi dan pesan ketika digunakan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan peran  penggunaan film pendek terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn.  Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa perlu adanya penerapan media pembelajaran yang inovatif ddan kreatif supaya siswa tidak mudah merasa bosan.Penggunaan media pembelajaran dapat membantu guru menyampaikan materi pemelajaran dengan baik, mudah dipahami, dan jelas. Misalnya penggunaan media film dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi yang juga dapat mempengaruhi hasil belajar siswa.
Implementasi Profil Pelajar Pancasila Sebagai Salah Satu Bentuk Pendidikan Karakter Pada Siswa SMP Rahma Niar Kurniastuti; Nuswantari Nuswantari; Yoga Ardian Feriandi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran bagaimana  Implementasi Profil Pelajar pancasila sebagai salah satu bentuk pendidikan Karakter pada siswa SMP. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode Deskriptif Kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menerapkan Profil pelajar pancasila dapat digunakan sebagasalah satu bentuk pendidikan karakter pada siswa.Karena dengan adanya Profil Pelajar Pancasila, dapat menumbuhkan karakter pada siswa yang sesuai dengan sila-sila dalam pancasila.Sehingga para siswa dapat memiliki karakter yang baik sesuai dengan sila-sila dalam Pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.Sebagai contohnya yakni dengan adanya kegiatan Gerakan Disiplin Siswa (GDS), Baca Buku Menyenangkan (BBM), Kamis Menulis (Literasi), Religi hari Jum’at.
Implementasi profil pelajar pancasila sebagai salah satu bentuk pendidikan karakter pada siswa SMP Rahmaniar Kurniastuti; Nuswantari Nuswantari; Yoga Ardian Feriandi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran bagaimana  Implementasi Profil Pelajar pancasila sebagai salah satu bentuk pendidikan Karakter pada siswa SMP. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menerapkan Profil pelajar pancasila dapat digunakan sebagasalah satu bentuk pendidikan karakter pada siswa.Karena dengan adanya Profil Pelajar Pancasila, dapat menumbuhkan karakter pada siswa yang sesuai dengan sila-sila dalam pancasila.Sehingga para siswa dapat memiliki karakter yang baik sesuai dengan sila-sila dalam Pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.Sebagai contohnya yakni dengan adanya kegiatan Gerakan Disiplin Siswa (GDS), Baca Buku Menyenangkan (BBM), Kamis Menulis (Literasi), Religi hari Jum’at.