Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Fear of Missing Out (FoMO) sebagai Prediktor Kecemasan Sosial Pada Remaja Ajra, Nabila Atika; Bestari, Nurhilal; Tohar, Ahmaddin Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) semakin marak terjadi di kalangan remaja seiring meningkatnya penggunaan media sosial. FoMO merupakan perasaan takut tertinggal dari aktivitas atau pengalaman sosial yang dilakukan orang lain, yang dapat memicu munculnya kecemasan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan hubungan antara FoMO dan kecemasan sosial pada remaja melalui kajian literature. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah berbagai hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa FoMO berperan sebagai prediktor signifikan terhadap meningkatnya kecemasan sosial, terutama pada remaja dengan ketergantungan tinggi terhadap media sosial. Kesimpulannya, FoMO tidak hanya berdampak pada perilaku daring, tetapi juga pada kesejahteraan psikologis remaja. Diperlukan intervensi berupa literasi digital, regulasi diri, dan dukungan sosial untuk mengurangi dampak negatifnya.
KETIDAKSETIAAN: Eksplorasi Ilmiah tentang Perselingkuhan ditinjau dari Perspektif Psikologi Wulandari, Rika; Kamilla, Fathya Putri; Tohar, Ahmaddin Ahmad; Anwar, Khairil
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus perselingkuhan yang terjadi melalui media sosial sedang menjadi kasus yang banyak di perbincangkan oleh masyarakat di Indonesia. Perselingkuhan melibatkan berbagai kalangan, mulai dari artis, aparat kepolisian, pegawai negeri, hingga tokoh masyarakat, bahkan masyarakat biasa. Dalam pandangan islam, perselingkuhan juga bisa dikaitkan dengan perilaku zina. Berangkat dari kasus-kasus yang sudah viral pada media sosial, dalam penelitian ini merangkum penyebab, dampak terhadap korban, anak, dan pengguna media sosial, positif maupun negative, dan pandangan islam, serta pandangan psikologi mengenai perselingkuhan. Penulisan artikel ini menggunkan metode obervasi, wawancara dan studi literatur (Library research) atau telaah pustaka. Secara keseluruhan, perselingkuhan merepresentasikan deviasi relasional yang berdampak destruktif terhadap stabilitas emosional dan keseimbangan psikologis kedua belah pihak. Individu perlu menumbuhkan komitmen moral dan emosional yang kuat serta membangun komunikasi terbuka dengan pasangan agar tidak merusak hubungan rumah tangga dengan perelingkuhan. Pengendalian diri dan kedewasaan emosional menjadi kunci dalam mencegah perselingkuhan serta menjaga integritas dan kestabilan hubungan.
The Impact of Brain Rot on Students Anxiety and Learning Focus : Literature Review Zaen, Adhelia Husnainy; Sulastri, Dewi; Tohar, Ahmaddin Ahmad; Anwar, Khairil
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 4 (2025): November
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17695642

Abstract

The phenomenon of brain rot has emerged as a growing concern among university students due to excessive exposure to digital media such as TikTok, Instagram, and YouTube, which may impair attention, self-regulation, and cognitive performance. This study aims to examine the relationship between brain rot, anxiety, and learning focus among university students, and to explore its implications from both psychological and Islamic perspectives. This research uses a literature review approach by analyzing journals, books, and scientific reports published between 2017 and 2025, focusing on studies related to digital media use, cognitive decline, and student well-being. The findings indicate that excessive digital consumption correlates with higher levels of anxiety, reduced attention span, impaired executive functions, and lower academic motivation. The study emphasizes the importance of digital literacy, screen time management, and self-awareness interventions to mitigate brain rot and maintain students' mental and academic well-being.
Tijauan Mekanisme Koping dan Strategi Pertahanan Diri Siswa Korban Perundungan di Lingkungan Sekolah Hidayati, Putri; Chairunnisa, Chairunnisa; Tohar, Ahmaddin Ahmad
AL - IBRAH Vol 10 No 2 (2025): Al-Ibrah : Jurnal Pendidikan dan Keilmuan Islam
Publisher : Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/alibrah.v10i2.769

Abstract

This study aims to examine the phenomenon of bullying in schools from an educational psychology perspective using the library research method. This study reviews various scientific sources, such as journals, books, and research reports, to understand the forms, causes, characteristics of perpetrators and victims, impacts, and strategies for preventing bullying in educational settings. The results of the study show that bullying includes physical, verbal, social, and cyber forms that are repetitive and accompanied by an imbalance of power. The contributing factors include individual aspects, such as low empathy and self-control, as well as environmental factors, such as parenting patterns and school culture. Perpetrators generally exhibit dominant and aggressive traits, while victims tend to be passive and have low self-esteem. The impacts include psychological distress, decreased academic performance, and the risk of antisocial behavior. Effective strategies to address bullying include a whole-school approach, character education, and social-emotional learning. This study emphasizes that bullying is not only an individual behavioral problem but also a reflection of the weakness of the education system in creating a safe and empathetic learning environment.