Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Temperature and Vibration Monitoring System on Electric Motors From Wireless Remote Control Using Blynk App Dwi Santoso, Agus; Eka Mahendra, Dani; Dirhamsyah, Dirhamsyah
SAINSTECH NUSANTARA Vol. 1 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71225/jstn.v1i1.40

Abstract

The purpose of this research is to create a device that can track the temperature and vibration of an electric motor. It has two sensors: a thermocouple sensor and a piezoelectric sensor. When the electric motor is operating, the device displays digital data in the form of numbers on the monitor screen wirelessly. This research shows that the electric motor can be effectively monitored remotely. The Blynk app can connect with the unit within 0-200 meters without any obstacles. However, if the unit is blocked by a barrier, the distance that can be covered by the Blynk application is 0-160 meters. The test results show that the average electric motor temperature measured is 31.7°C, and the percentage of error value obtained is -1.01%.
PENANGANAN SIGN ON DAN SIGN OFF BUKU PELAUT CREW KAPAL CAVALO MARINHO 11 OLEH PT. SAMUDERA SUKSES INDONESIA BATAM Amalia, Dinda; Ginting, Dafid; Dirhamsyah, Dirhamsyah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34355

Abstract

Makalah ini membahas tentang penanganan Sign On dan Sign Off buku pelaut crew kapal Cavalo Marinho 11 oleh PT. Samudera Sukses Indonesia Batam. Penelitian ini menggunakan metode riset lapangan (field research), yang melibatkan observasi dan diskusi langsung dengan pihak perusahaan, serta riset kepustakaan (library research) menggunakan buku-buku di perpustakaan POLTEK AMI Medan dan sumber bacaan lainnya yang relevan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana penanganan Sign On dan Sign Off buku pelaut diterapkan pada crew kapal. Sign On buku pelaut menandakan bahwa seseorang dengan buku pelaut tersebut telah menjadi crew kapal, dan biasanya diikuti dengan pengurusan Perjanjian Kerja Laut (PKL) yang mencantumkan gaji dan ditandatangani oleh Syahbandar. Sebaliknya, Sign Off buku pelaut adalah proses yang dilakukan ketika masa kontrak kerja crew kapal telah berakhir sesuai PKL atau jika crew harus sign off lebih awal karena masalah seperti keterlambatan pembayaran gaji atau ketidaknyamanan kerja. Beberapa kendala dalam penanganan Sign On dan Sign Off buku pelaut termasuk kurangnya komunikasi antara tim crewing dengan agen serta kerusakan jaringan server yang menghambat proses penanganan sign on dan sign off melalui sistem portal buku pelaut online. Kesimpulannya, penanganan Sign On dan Sign Off buku pelaut crew kapal Cavalo Marinho 11 oleh PT. Samudera Sukses Indonesia Batam umumnya telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai prosedur, namun masih terdapat masalah akibat kurangnya komunikasi dan kerusakan jaringan server.
Sosialisasi Penggunaan Alat-Alat Keselamatan Pada Nelayan Sebagai Usaha Penyelamatan Diri Dari Tabrakan dan Kapal Tenggelam di Daerah Pesisir Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Danilwan, Yuris; Sutria, Yuna; Ginting, Suratni; Dirhamsyah, Dirhamsyah; Taruna, Taruna; Said, Aja Avriana; Fransiska, Eka; Delina, Meriah Kita; Sari.S, Nurmalia; Ridho, Syarifur; Rinaldi, Fahmi; Rezeki, Roma; Ritonga, Nursyahrul
Civic Action Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Artikel Pengabdian
Publisher : SORATEKNO PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/civicaction.v1i2.161

Abstract

Perikanan dan kelautan menjadi salah satu sektor andalan di kawasan pesisir Utara Pantai Labu kabupaten Deli Serdang, karena dikelilingi perairan yang luas sehingga perikanan memiliki peranan penting dalam penyediaan bahan pangan, dan kesempatan kerja. Dari penangkapan Ikan yang didapat para nelayan dapat menjual ke pasar dan juga dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Pekerjaan sebagai nelayan adalah pekerjaan yang sulit dan dapat mempertaruhkan nyawa para nelayan setempat. Maka  perlu adanya Pengabdian kepada Masyarakat (PkM),tentang sosialisasi penggunaan alat-alat keselamatan untuk para nelayan. Berdasarkan hasil observasi dan interview yang dilakukan tim dosen Politeknik Adiguna maritim Indonesia (Poltek Ami) Medan terhadap masyarakat di daerah pesisir pantai labu, yang teletak di pesisir Utara kabupaten Deli Serdang bahwa kemampuan untuk berlayar yang dimiliki para nelayan ataupun nakhoda kapal-kapal penyeberangan dari pulau ke pulau diperoleh secara turun – temurun dari orang tuanya, pekerjaan menetap ayahnya sebagai nelayan dan juga sebagai pengangkut penumpang penyeberangan dari pulau ke pulau sebagai transfortasi laut  yang selalu melibatkan anaknya dalam berlayar baik mencari ikan maupun mengantar penumpang dari pulau ke pulau. Sehingga perlu di adakan sosialisasi mengenai alat- alat keselamatan , agar nelayan penangkap ikan dapat menjaga keselamatannya dan dapat terus melanjutkan pekerjaan mereka untuk memperjuangkan kebutuhan keluarga.