Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Asuhan Kebidanan pada Klien dengan Puting Susu Tenggelam Purba, Yeni Trisna; Friani, Sri Rahma; Marbun, Meyana; Saragih, Astri Ulina; Febiola, Marcelyn
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 13, No 4 (2023): November 2023
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik13401

Abstract

Exclusive breastfeeding is very important, especially for babies aged 0-6 months, so efforts must be made not to hamper it. One of the obstacles to smooth breastfeeding is sinking nipples. The study aimed to describe midwifery care for clients with inverted nipples so that they can maintain breastfeeding for their children. This study was a case report conducted at the Independent Practicing Midwife Hj. Hendrayatni in 2023. The study was carried out using a standard midwifery care management approach involving Mrs. E with the age of 28 years. The study results showed that care had been provided according to standards to clients with the diagnosis: Mrs E, 28 years old G1P0A0 with inverted nipples at 1-14 days of postpartum visits. Through a physical examination, it was found that the mother's nipples had sunk, making it difficult for the baby to breastfeed, making it difficult for the baby to breastfeed. Furthermore, breastfeeding was guided using breastfeeding techniques that are appropriate to the client's condition. It was concluded that midwifery care was successfully carried out according to the client's condition so that breast milk was successfully given to the baby.Keywords: sinking nipple; postpartum mothers; baby ABSTRAK Pemberian ASI eksklusif menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi bayi berusia 0-6 bulan, sehingga harus diupayakan tidak terhambat. Salah satu penghambat kelancaran pemberian ASI adalah puting susu tenggelam. Studi bertujuan untuk menggambarkan asuhan kebidanan pada klien dengan puting susu tenggelam agar tetap dapat mempertahankan pemberian ASI kepada anaknya. Studi ini merupakan laporan kasus yang dilakukan di Bidan Praktik Mandiri Hj. Hendrayatni pada tahun 2023. Studi dilakukan dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan standar dengan melibatkan Ny. E dengan usia 28 tahun. Hasil studi menunjukkan bahwa asuhan telah diberikan sesuai dengan standar kepada klien dengan diagnosis: Ny E usia 28 tahun G1P0A0 dengan puting susu tenggelam pada 1-14 hari kunjungan nifas. Melalui pemeriksaan fisik diperoleh bahwa puting susu ibu tenggelam sehingga menyulitkan bayi untuk menyusui sehingga bayi sulit untuk menyusui. Selanjutnya pemberian ASI dibimbing menggunakan teknik menyusui yang sesuai dengan kondisi klien. Disimpulkan bahwa asuhan kebidanan berhasil dilakukan secara dengan kondisi klien sehingga ASI berhasil berhasil diberikan kepada bayi. Kata kunci: puting susu tenggelam; ibu nifas; bayi
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Asma pada Pasien Rawat Jalan di RSUD Perdagangan Kabupaten Simalungun Periode Januari-Juni 2024 Anggraini, Sry; Arsiaty sumule; Marbun, Meyana; Emi Sugesti
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i1.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan obat pada pasien asma di RSUD perdagangan kabupaten simalungun periode januari-juni 2024. Sampel penelitian ini adalah resep pasien asma dan rekam medis. Resep yang akan teliti disesuaikan dengan rekam medik. Data yang diperoleh diolah dengan sistem komputer Ms Excel. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil evaluasi ketepatan penggunaan obat pada pasien asma yaitu tepat obat 60 pasien mencapai 100%, tepat pasien 60 pasien mencapai 100%, tepat indikasi 60 pasien mencapai 100%, tepat dosis 60 pasien mencapai 100% dan tepat lama pemberian 60 pasien mencapai 100%.
Evaluasi Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit TK. IV. 01.07.01 Kota Pematang Siantar sumule, Arsiaty; Marbun, Meyana; Haloho, Elia; Syahfitri, Latifah
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i1.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien hipertensi dalam mengkonsumsi obat antihipertensi dan mengetahui alasan kepatuhan pasien hipertensi dalam mengkonsumsi obat antihipertensi di Rumah Sakit TK. IV.01.07.01 Kota Pematang Siantar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan menggunakan rancangan penelitian secara deskriptif dengan pengambilan data secara prospektif pada pasien hipertensi, pengambilan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling (non probility sampling). Data diolah dengan metode SPSS Kemudian disajikan dalam distribusi frekuensi, sehingga dapat mengevaluasi kepatuhan pasien rawat jalan hipertensi dalam mengkonsumsi obat antihipertensi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terapi tingkat “Kepatuhan Rendah” sebanyak (32 orang 48%), tingkat “Kepatuhan Sedang” sebanyak (8 orang 12%), tingkat “Kepatuhan Tinggi” sebanyak (27 orang 40%). Dengan demikian, tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pasien hipertensi yang berobat di Rumah Sakit Tk. Iv. 01.07.01 Pematang Siantar mayoritas termasuk dalam tingkat kepatuhan rendah.
Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Efarina Etaham Kota Pematangsiantar Periode April-Juni Tahun 2024 Samosir, Wilson; Marbun, Meyana; Marsius Sipayung, Hekdin; Siagian, Jesita Pratiwi
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i1.212

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan diastolik lebih dari sama dengan 90 mmHg (Kemenkes, 2021). Data World Health Organization (WHO) menyatakan hipertensi adalah salah satu penyebab kematian dini di seluruh dunia. Pada tahun 2020 sekitar 1,56 miliar orang dewasa akan hidup dengan hipertensi. World Healh Organization (WHO) menytakan saat ini prevalensi hipertensi secara global sebesar 22% dari total jumlah penduduk dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan obat anti hipertensi pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Efarina Etaham Kota Pematangsiantar Periode April-Juni Tahun 2024. berdasarkan lima indikator yaitu tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, tepat dosis, tepat lama pemberian obat. membuat deskripsi gambaran, atau lukisan secara sistematis , factual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki (Savira & Suharsono, 2019). Penelitian ini dilakukan terhadap 80 catatan rekam medik dengan diagnosa hipertensi dengan atau tanpa penyerta yang memperoleh obat antihipertensi periode April-juni Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan evaluasi ketepatan penggunaan obat antihipertensi yang diperoleh yaitu tepat indikasi sebesar 100%, tepat pasien sebesar 100%, tepat obat sebesar 100% dan tepat dosis sebesar 100%.
Profil Penggunan Obat Pada Pasien Geriatri Rawat Jalan Rumah Sakit Efarina Etaham Kota Pematangsiantar Januari-Maret 2024 Sumule, Arsiaty; Marbun, Meyana; Sugesti, Emi; Purba, Desi Marliani
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i1.213

Abstract

Seiring bertambahnya usia atau yang disebut sebagai geriatri merupakan kesehatan lansia yang semakin memburuk, disertai dengan munculnya berbagai penyakit, gangguan fungsi tubuh, keseimbangan tubuh, dan risiko terjatuh. Menurut kesenjangan antara harapan dan keadaan lansia bahkan dapat menyebabkan depresi pada dirinya (Kiik dkk,2018), Peneletian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan obat pada pasien geriatri Di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Efarina Etaham Pematangsiantar Januari-Maret 2024. Penelitian ini merupakan penelitian survei bersifat deskriftif retrospektif cross-sectional yaitu bertujuan untuk mengetahui profil pengobatan pada pasien geriatri di Istalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Efarina Etaham Kota Pematangsiantar Periode Januari-Maret 2024. Penelitian ini melibatkan 80 pasien dengan pasien geriatri rawat jalan Rumah Sakit Efarina Etaham Kota Pematangsiantar periode januari-maret 2024. Memiliki karakteristik berdasarkan jenis kelamin, usia, diagnosa, golongan obat, dan jumlah item obat. Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa dari 80 sampel pasien geriatri rawat jalan rumah sakit efarina etaham kota pematangsiantar periode januari-maret 2024 berdasarkan jenis kelamin pada perempuan sebesar (62,5%) dengan jumlah 50 pasien, sedangkan pada laki-laki sebanyak (37,5%) dengan jumlah 30 pasien, beradasarkan karakteristik usia persentase tertinggi di dapat pada usia 53-60 tahun sebesar (48%) dengan jumlah 39 pasien, usia 61-65 sebanyak (27 %) dengan jumlah 22 pasien dan usia 45-52 sebesar (24%) dengan jumlah 19 pasien, berdasarkan diagnosa diabetes melitus sebesar (51%) dengan jumlah 41 pasien, hipertensi sebesar (49%) dengan jumlah 39 pasien. berdasarkan jenis obat glimepiride 28 pasien(35%), amlodipin 26 pasien (32,5%), mecobalamin 24 pasien (30 %) dan gabapentin 26 pasien (32,5%) berdasarkan item obat > 5 jenis obat 30 pasien (37,5%), < 5 jenis obat sebanyak 50 pasien (62,5%).
Pemberian Edukasi Mengenai Penggunaan KB Sebagai Upaya Mengatur Jarak Kehamilan yang Sehat pada Pasangan Usia Subur Wardati, Jumadiah; Marbun, Meyana; Friani, Sri Rahma; Herawati, Noni; Handayani, Putri; Yolanda, Yolanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2025): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jpmik.v6i1.6400

Abstract

Ledakan penduduk dapat terus meningkat akibat penambahan angka kehamilan. Bahkan beberapa keluarga mengalami kesulitan dalam mengontrol kelahiran. Keluarga berencana merupakan suatu cara yang memungkinkan seseorang untuk mencapai jumlah anak yang diinginkan dan menentukan jarak kehamilan, dimana hal ini dapat dicapai melalui penggunaan metode kontrasepsi. Pasangan Usia Subur (PUS) adalah pasangan yang berada dalam rentang usia dimana wanita mampu untuk hamil dan melahirkan, umumnya antara 15 hingga 49 tahun. Sedangkan program keluarga berencana (KB) adalah suatu upaya untuk membantu pasangan dalam menentukan jumlah anak yang diinginkan dari jarak kelahiran. Pada umumnya PUS  harus mengikuti program KB karena sebagian besar aktivitasnya dilakukan di rumah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah  untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan dan mengatur jarak kehamilan sehingga dapat mengurangi ledakan penduduk akibat penambahan angka kehamilan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para peserta mengenai cara penggunaan kontrasepsi yang baik dan benar. Selain itu, peserta diharapkan memiliki kemampuan untuk memilih metode kontrasepsi yang cocok dan sesuai dengan kondisi mereka. Pendekatan yang dilakukan yaitu metode partisipatif dengan melakukan pendekatan terhadap tokoh masyarakat untuk mendapat perizinan dan dukungan dalam memberikan edukasi kepada sasaran kegiatan yaitu Pasangan Usia Subur (PUS).  Kegiatan ini juga meliputi pemberian edukasi berupa penyuluhan yang menggunakan media seperti video edukasi dan poster. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan yang dilakukan.
Dukungan Keluarga Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Nababan, Octavian; Marbun, Meyana; Sumule, Arsiaty; Nurdian, Rubi; Lily, Cut; Apriana, Lina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10649

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan global yang serius, terutama di Indonesia. Kepatuhan minum obat merupakan faktor krusial dalam keberhasilan pengobatan TB, dan dukungan keluarga dapat memainkan peran penting dalam hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Rumah Sakit TK IV 01.07.01 Pematangsiantar Tahun 2024. Menggunakan desain kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional, penelitian ini melibatkan 70 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kepatuhan minum obat menggunakan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) yang dimodifikasi. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah laki-laki (60,0%) dan berusia >70 tahun (41,4%). Sebanyak 90,0% responden memiliki dukungan keluarga yang baik dan tingkat kepatuhan minum obat yang tinggi. Analisis statistik mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat (p
Asuhan Kebidanan Kehamilan Pada NY.T G1P0A0 Trimester I Dengan Morning Sickness Di Praktek Mandiri Bidan Agustina Pematangsiantar 2024 Ginting, Cici Pratiwi; Sijabat, Yulia Wandani; Habeahan, Emika Yesi; Marbun, Meyana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10617

Abstract

Berdasarkan data Provinsi Sumatera Utara angka kejadian hiperemesis gravidarum sebesar 59% dan di Kota Medan hiperemesis gravidarum masih mencapai 35%. Dampak mual dan muntah apabila tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan gejala yang lebih berat (intracable) serta persisten yang terjadi pada awal kehamilan sehingga mengakibatkan dehidrasi, gangguan elektrolit atau defisiensi nutrien yang dikenal sebagai hyperemesis gravidarum. Tujuan : Untuk mengaplikasikan asuhan kebidanan pada Ny.T dengan kasus morning sickness di Praktek Bidan Mandiri Agustina Pematangsiantar. Metode : Metode yang digunakan dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir yaitu pengumpulan data dasar, interprestasi data, indentifikasi diagnosa atau masalah potensial, identifikasi dan penetapan kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi. Metode yang digunakan dalam penulisan laporan adalah dengan berpedoman pada tujuh langkah Harley Varney dan didokumentasikan menggunakan SOAP. Hasil : Berdasarkan asuhan kebidanan yang diberikan kepada Ny.T didapatkan berhasil dengan melihat perubahan yang telah dirasakan ibu baik dari keluhan, berat badan ibu dan kehamilan berlangsung normal dari hasil pemberian suplemen vitamin B6 yang di berikan selama 25 hari. Didapatkan hasil peningkatan selama 25 hari yaitu ibu dikatakan aman bagi pasien yang mengalami Morning Sickness. Setelah di tinjau oleh penulis, terdapat kesenjangan antara teori dengan asuhan kebidanan yang diberikan oleh penulis terhadap Ny.T. Saran : Diharapkan bidan mampu mengidentifikasi tanda bahaya Morning Sickness secara dini, untuk masyarakat lebih meningkatkan pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan bagi penderita Morning Sickness, untuk institusi dapat menambah referensi buku tentang Morning Sickness dalam kehamilan, untuk penulis agar dapat menggali ilmu pengetahuan lebih dalam dan meningkatkan mutu pelayanan
Perbandingan Defined Daily Dose Antibiotik : Studi Retrospektif Resep Rawat Inap Pasien Dewasa Di Rumah Sakit Nababan, Octavian; Marbun, Meyana; Thowilla, Lailan; Lestari, Vika Ayu; Saputri, Agnes; Sari, Awanda Fusvita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10684

Abstract

Antimicrobial Resistance (AMR) adalah penyebab utama terjadinya ancaman kesehatan global. Penggunaan antibiotik yang baik dan rasional dapat mengurangi beban penyakit khususnya penyakit infeksi. Karena itu, penelitian ini ditujukan untuk mengetahui penggunaan antibiotik di RS Efarina Etaham Pematangsiantar berdasarkan jenis dan kuantitas penggunaan yang dihitung dalam satuan DDD/100 patient days. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik kuantitatif non eksperimental dengan metode cross sectional dan desain retrospektif menggunakan data peresepan antibiotik pasien rawat inap dewasa periode Januari – Juni 2023. Ceftriaxone merupakan antibiotik yang paling sering digunakan untuk terapi pasien rawat inap dewasa di RS Efarina Etaham Pematangsiantar, dan pesialisasi Penyakit Dalam merupakan spesialisasi yang terbanyak meresepkan Ceftriaxone. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk meningkatkan rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien rawat inap di rumah sakit demi mengurangi laju resistensi antimikroba.
Polifarmasi Aman Untuk Kasus Hipertensi ? Studi Retrospektifi Di Unit Rawat Jalan Sumule, Arsiaty; Nababan, Octavian; Marbun, Meyana; Fricilia, Dini; Fairu, Nur Love Suci; Saputri, Retno Esti; Tambunan, Morina Tiara
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10686

Abstract

Polifarmasi atau penggunaan banyak obat dalam satu resep, sering terjadi pada pasien dengan penyakit kronis seperti hipertensi, dan berpotensi meningkatkan risiko interaksi obat yang signifikan. Penelitian ini berupa penelitian retrospektif dengan menggunakan data resep polifarmasi dan non-polifarmasi obat antihipertensi pada pasien rawat jalan di RSUD Perdagangan selama periode Januari hingga Juni 2024. Sampel yang digunakan sebanyak 200 resep antihipertensi pasien rawat jalan yang terbagi atas 100 resep polifarmasi dan 100 resep non-polifarmasi, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Interaksi obat di cek melalui Micromedex, Drugs.com Interaction Checker, dan Medscape. Selanjutnya, analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan perangkat lunak SPSS untuk melihat hubungan antara variabel dengan p-value < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi interaksi obat antihipertensi pada resep polifarmasi lebih tinggi (89%) dibandingkan dengan resep non-polifarmasi (50%). Namun, dari hasil analisis statistik tidak ada hubungan yang signifikan antara polifarmasi dan non-polifarmasi dengan potensi interaksi obat antihipertensi serta tingkat keparahannya berdasarkan signifikansi klinis (p-value > 0,05). Kesimpulannya, polifarmasi tidak selalu memiliki dampak pada peningkatan potensi interaksi obat dan tingkat keparahan interaksinya.