Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Polifarmasi Aman Untuk Kasus Hipertensi ? Studi Retrospektifi Di Unit Rawat Jalan Sumule, Arsiaty; Nababan, Octavian; Marbun, Meyana; Fricilia, Dini; Fairu, Nur Love Suci; Saputri, Retno Esti; Tambunan, Morina Tiara
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10686

Abstract

Polifarmasi atau penggunaan banyak obat dalam satu resep, sering terjadi pada pasien dengan penyakit kronis seperti hipertensi, dan berpotensi meningkatkan risiko interaksi obat yang signifikan. Penelitian ini berupa penelitian retrospektif dengan menggunakan data resep polifarmasi dan non-polifarmasi obat antihipertensi pada pasien rawat jalan di RSUD Perdagangan selama periode Januari hingga Juni 2024. Sampel yang digunakan sebanyak 200 resep antihipertensi pasien rawat jalan yang terbagi atas 100 resep polifarmasi dan 100 resep non-polifarmasi, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Interaksi obat di cek melalui Micromedex, Drugs.com Interaction Checker, dan Medscape. Selanjutnya, analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan perangkat lunak SPSS untuk melihat hubungan antara variabel dengan p-value < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi interaksi obat antihipertensi pada resep polifarmasi lebih tinggi (89%) dibandingkan dengan resep non-polifarmasi (50%). Namun, dari hasil analisis statistik tidak ada hubungan yang signifikan antara polifarmasi dan non-polifarmasi dengan potensi interaksi obat antihipertensi serta tingkat keparahannya berdasarkan signifikansi klinis (p-value > 0,05). Kesimpulannya, polifarmasi tidak selalu memiliki dampak pada peningkatan potensi interaksi obat dan tingkat keparahan interaksinya.
KESESUAIAN PENGELOLAAN OBAT BERDASARKAN INDIKATOR PADA PERIODE 2024 DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT EFARINA ETAHAM KOTA PEMATANGSIANTAR Tampubolon, Reni Oktavia; Oktadiana, Isma; Nababan, Octavian A.; Marbun, Meyana
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i1.11663

Abstract

Pengelolaan obat perlu dilakukan dengan baik, karena pengelolaan obat yang baik akan menjamin kelangsungan ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan obat yang Efisiensi, Efektif dan Rasional. Pengelolaan perbelakan farmasi yang baik khususnya obat sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kerugian akibat kesalahan pada tata kelolanya yang meliputi proses perencanaan kebutuhan obat, Pemilihan, Perencanaan Kebutuhan, Pengadaan/Permintaan, Penerimaan/Pemeriksaan, Penyimpanan, Pendistribusian, Pemusnahan Dan Penarikan, Pengendalian, Administrasi (Pencatatan Dan Pelaporan). Berdasarkan Indikator Standar Pengelolaan Obat yaitu Pudjaningsih (1996) dan Indikator Kemenkes (2010). Pengelolaan obat yang meliputi Perencanaan Kebutuhan, Pengadaan/Permintaan, Penyimpanan, Pendistribusian, Administrasi (Pencatatan dan Pelaporan) merupakan salah satu tugas dari Instalasi Farmasi Rumah Sakit Efarina Etaham Kota Pematangsiantar. Pengelolaan obat yang buruk akan memberikan dampak negatif terhadap mutu pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengelolaan obat pada bulan Januari-Juni Tahun 2024 di Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli- Agustus Tahun 2024. Penelitian ini bersifat Deskriptif dengan Data Kuantitatif yang diperoleh secara Retrospektif (Sugiyono, 2012). Hasil penelitian menunjukan bahwa Perencanaan Kebutuhan, Pengadaan/Permintaan, Penyimpanan, Pendistribusian, Administrasi (Pencatatan dan Pelaporan) di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Efarina Etaham Kota Pematangsiantar sudah sesuai dengan standar kefarmasian.
Analisis Pengetahuan Ibu Post Partum Tentang Depresi Post Partum Di Klinik Bidan A.Silalahi Pematangsiantar Purba, Yeni Trisna; Friani, Sri Rahma; Efendi, Salim; Marbun, Meyana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11450

Abstract

Depresi post partum menempati urutan ke empat sebagai penyebab ketidakmampuan seseorang dalam menjalankan fungsi kehidupannya sehari-hari sedangkan di Indonesia angka kejadian depresi  post partum antara 50 - 70% dari wanita  post partum. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengetahuan Ibu Post Partum di Klinik Bidan A. Silalahi Pematangsiantar. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum di klinik bidan A. Silalahi , tehnik pengambilan sampel dengan metode non random yaitu dengan tehnik purposive sampling dimana sampel yang diambil pada bulan Januari – April 2025 sebanyak 35 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar, setelah diperoleh data maka dilakukan pengolahan data. Hasil penelitian berdasarkan pekerjaan mayoritas responden bekerja sebagai Wiraswasta sebanyak 16 responden (45,7%), berdasarkan Pendidikan  mayoritas responden berpendidikan SD sebanyak 16 responden (45,7%), berdasarkan Paritas responden mayoritas Secondypara sebanyak 17 responden (48,5%), berdasarkan Sumber informasi responden mayoritas dari Media Elektronik sebanyak 24 responden (68,5%) dan gambaran pengetahuan ibu post partum tentang depresi post partum berpengetahuan cukup sebanyak 19 responden (54,2%). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa umur, pekerjaan, pendidikan, paritas, sumber informasi sangat mempengaruhi pengetahuan ibu post partum tentang depresi post partum di Klinik Bidan A. Silalahi Pematangsiantar. Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk dapat memberikan penyuluhan – penyuluhan yang lebih tepat kepada ibu post partum agar dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman  ibu post partum tentang depresi post partum sehingga depresi post partum dapat di atasi
The Relationship Between Health Education and Knowledge Elderly People About Hypertension at the Sayur Matua Elderly Posyandu, Saran Padang Village, Simalungun Regency Marbun, Meyana; Purba, Yeni Trisna; Febiola, Marcellyn
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 2 No. 2 (2023): January-May
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v2i2.1517

Abstract

Hypertension is the leading cause of heart failure, stroke, and kidney failure. Hypertension is a risk factor for morbidity and mortality, influenced by emotional disturbances, obesity, excessive alcohol consumption, excessive coffee consumption, and heredity. The majority of respondents were aged 65–70 years (38.4%), while a minority were aged over 70 years (30.3%). The majority of respondents were female (67.7%), while a minority were male (32%). The majority of respondents have jobs as retired civil servants, namely 23 people (23.2%), traders/entrepreneurs, namely 23 people (23.2%), farmers, namely 23 people (23.2%), while the minority are private employees, namely 12 people (12.2%). The majority of respondents have junior high school education, namely 36 people (36.4%), high school education, namely 36 people (36.4%), while the minority have college education, namely 13 people (13.1%). The majority of respondents have received health education, namely 54 people (54.5%), while the minority have never received health education, namely 45 people (45.5%). The majority of respondents have sufficient knowledge, namely 44 people (44.4%), while the minority have insufficient knowledge, namely 20 people (20.2%). From the results of the chi-square test of the cross-table of health education with knowledge, the p value is 0.000. It can be concluded that health education has a relationship with the knowledge of the elderly about the relationship of health education with the knowledge of the elderly about how to prevent hypertension at the Sayur Matua Elderly Posyandu, Saran Padang Village, Dolok Silau District, Simalungun Regency in 2020, because the p value <0.05.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI IBU HAMIL DALAM KELAS IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SINGOSARI, KECAMATAN SIANTAR BARAT, KOTA PEMATANG SIANTAR Marbun, Meyana; Br Barus, Rovina; Purba, Yeni Trisna; Febriani, Winda
Jurnal Reproductive Health Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v7i2.6315

Abstract

Kehamilan adalah momen yang dinantikan setiap wanita sebagai awal peran menjadi seorang ibu. Namun, kehamilan juga dapat menimbulkan ketidaknyamanan, kegelisahan, dan kehati-hatian dalam beraktivitas karena kondisi kandungan yang harus dijaga. Menurut UU No 36 tahun 2009 tentang kesehatan, upaya peningkatan kesehatan ibu bertujuan untuk menjaga kesehatan ibu dan anak serta mengurangi angka kematian ibu. Salah satu bentuk pelayanan kebidanan adalah kelas ibu hamil, di mana para ibu belajar bersama, berdiskusi, dan berbagi pengalaman seputar kesehatan ibu dan anak (KIA) secara menyeluruh, terjadwal, dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi pelaksanaan kelas ibu hamil. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Singosari pada bulan Oktober s/d Desember. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II dan III yang memeriksakan kehamilan di UPTD Puskesmas Singosari dan seluruh populasi menjadi sampel (total populasi) yaitu 38 responden. Hasil penelitian bahwa ada pengaruh pengetahuan ibu terhadap pelaksanaan senam hamil dengan nilai p 0,000, ada pengaruh dukungan suami dengan pelaksanaan senam hamil dengan nilai p 0,000. Rekomendasi agar suami terus mendampingi istri dalam melakukan pemeriksaan kehamilan dan rutin mengikuti senam hamil sehingga persalinan ibu lancar dan ibu merasa nyaman dengan kehamilannya.
Implementation of Health Counseling on Diarrhea in Children at Sdn 08982 Batu Dua Puluh, Panei District, Simalungun Regency Br Saragih, Jumadiah Wardati; Marbun, Meyana
International Journal of Community Service (IJCS) Vol. 1 No. 2 (2022): IJCS: International Journal of Community Service
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijcs.v1i2.1548

Abstract

Diarrhea is a very common condition. It can affect both children and adults. The highest incidence is found in children under 2 years of age, where viruses are the most common cause. Diarrhea is defined as an increase in the frequency and looseness of bowel movements. A normal frequency of bowel movements is 1-3 times per day and a volume of 200-300 ml. 250 grams a day. If it exceeds that amount, then a person can be said to have diarrhea. There are several terms for diarrhea, namely: Acute diarrhea if it lasts less than 1 week; Persistent diarrhea is diarrhea that lasts more than 14 days and is caused by an infection, for example, diarrhea caused by a virus due to poor implementation so that it continues for more than 14 days, dysentery that is not treated so that it lasts more than 14 days, or diarrhea caused by bacteria that are resistant to a number of antibiotics so that it lasts more than 14 days; Chronic diarrhea is diarrhea that lasts more than 14 days and is not caused by a virus, for example due to impaired intestinal function in digesting food, the presence of a food substance that cannot be absorbed by the body, and so on; Dysentery is diarrhea accompanied by mucus and blood. Dysentery is caused by the Shigella bacteria or the Entamoeba histolotica parasite; Cholera is watery diarrhea in which almost no stool residue can be found at all (watery diarrhea). Cholera often causes epidemics and very quickly causes dehydration which causes the sufferer to die. Cholera is caused by the bacteria Vibrio cholerae.
PERAN MANAJEMEN KASUS DALAM PERAWATAN IBU HAMIL BERISIKO TINGGI Marbun, Meyana; Erhan, Keysha Iszmi; Sahfitri, Amanda
Jurnal Minfo Polgan Vol. 11 No. 2 (2022): Article Research
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v11i2.15398

Abstract

High-risk pregnancy requires intensive monitoring, multiple interventions, and complex care coordination to ensure optimal outcomes for both mother and fetus. In this context, case management has emerged as a crucial strategy for integrating health, social, and psychological services. This literature review examines the definition and principles of case management, the specific role of case managers in the care of high-risk pregnant women, and the benefits and challenges of its implementation. The goal is to highlight how case management can improve care coordination, service accessibility, and patient satisfaction, ultimately contributing to reduced maternal and perinatal morbidity and mortality.
MODEL MANAJEMEN MUTU PELAYANAN ANTENATAL CARE DI FASILITAS KESEHATAN PRIMER Marbun, Meyana; Erhan, Keysha Iszmi; Sahfitri, Amanda
Jurnal Minfo Polgan Vol. 11 No. 2 (2022): Article Research
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v11i2.15399

Abstract

In primary healthcare facilities, quality management of ANC services is crucial to ensure that every pregnant woman receives comprehensive, standardized care. This literature review aims to identify, analyze, and synthesize various quality management models that have been implemented or proposed for ANC services in primary healthcare facilities. The review indicates that existing models often incorporate a systems approach, continuous improvement cycles, and multidisciplinary participation. Key challenges include resource availability, health worker capacity, and adherence to standards. An ideal model should consider the local context, be patient-centered, and supported by a robust monitoring and evaluation system.
PERAN SUPERVISI KLINIS DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI DAN MOTIVASI BIDAN Marbun, Meyana; Erhan, Keysha Iszmi; Sahfitri, Amanda
Jurnal Minfo Polgan Vol. 11 No. 1 (2022): Article Research
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v11i1.15400

Abstract

Midwives are the backbone of maternal and child health services, yet they often work in challenging conditions with limited support. Clinical supervision is a globally recognized key intervention for supporting and developing frontline health workers. This literature review aims to explore the role and effectiveness of clinical supervision in improving midwives' technical and non-technical competencies and work motivation. The review results indicate that structured, supportive, and ongoing clinical supervision is significantly positively correlated with improvements in clinical skills, adherence to practice standards, decision-making ability, self-confidence, job satisfaction, and intrinsic motivation. Effective supervision also helps reduce burnout and professional isolation, particularly in remote areas. Implementation challenges include lack of supervisor capacity, time constraints, and resistance to a culture of blame-based supervision. Optimizing clinical supervision requires investment in supervisor training, the development of a clear framework, and the creation of an organizational culture that supports learning and development.
Evaluasi Penggunaan Obat Antibiotik Pada Pasien Pediatric Pneumonia Rawat Inap Di Rsud Perdagangan Kabupaten Simalungun Marbun, Meyana; Caroline Tambunan, Bionitha; Hidayat, Taufik; Situmorang, Dorlan; Andreas, Andreas; Alijah, Alijah
JFARM - Jurnal Farmasi Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jfarm.v2i2.1054

Abstract

Pneumonia adalah salah satu penyakit infeksi saluran Pernafasan yang paling sering terjadi. Penggunaan. Antibiotik merupakan terapi yang utama pada pengobatan pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penggunaan antibiotik pada pasien Pneumonia anak di RSUD Perdagangan Kabupaten Simalungun 2024 yang meliputi tepat dosis, Tepat obat, Tepat pasien, tepat indikasi, dan tepat lama pemberian . Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan mengumpulkan data yang diambil secara retrospektif. Populasi dalam Penelitian ini adalah semua pneumonia anak yang tercantum dalam Rekam medis yang Menggunakan Antibiotik di RSUD Perdagangan Kabupaten Simalungun yang sesuai dengan kriteria inklusi. Penelitian dilakukan terhadap 60 pasien anak yang memenuhi kriteria inklusi yang hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan antibiotik pada pengobatan pneumonia anak di instalasi Rawat Inap RSUD Perdagangan Kabupaten Simalungun Tahun 2024 Sudah memenuhi Standar Literatur dan Formularium rumah sakit. Evaluasi Penggunaan antibiotik yang Rasional berdasarkan dengan kriteria Tepat pasien 100 %, Tepat indikasi 100 % tepat dosis 98 % , tepat obat 100% dan tepat lama pemberian 100 % yang data dievaluasi berdasarkan pedoman yang digunakan yaitu MIMS 2017/2018, British Nasional Formulary for Childern September 2018/2019,Informatorium obat Nasional Indonesia (IONI) 2014 dan pediatric & Neonatal dosege