Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penghambatan Pertumbuhan Gulma Commelina diffusa oleh Pemberian Ekstrak Segar Daun Mikania micrantha Zaman, Sofyan; Sudradjat; Widiastuti, Natalia Puteri
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 48 No. 1 (2020): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.5 KB) | DOI: 10.24831/jai.v48i1.29648

Abstract

Commelina diffusa Burm. F. diketahui telah resisten terhadap beberapa jenis herbisida sehingga alternatif pengendalian gulma tersebut perlu diketahui. Mikania micrantha merupakan salah satu jenis gulma yang mengandung senyawa alelopati yang dapat menekan pertumbuhan tanaman di sekitarnya sehingga berpotensi digunakan sebagai bioherbisida. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi ekstrak daun M. micrantha sebagai bioherbisida untuk menghambat pertumbuhan gulma C. diffusa. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan dan Laboratorium Pascapanen, Institut Pertanian Bogor pada bulan April-Juni 2019. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan kelompok lengkap teracak (RKLT) faktor tunggal yaitu konsentrasi ekstrak daun M. micrantha sebesar 0.00, 0.33, 0.67, 1.00, 1.33, 1.67, dan 2.00 g bobot basah mL-1, dengan 4 ulangan. Aplikasi ekstrak daun M. micrantha mengurangi jumlah daun, meningkatkan skor toksisitas, dan meningkatkan persentase kematian gulma C. diffusa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak daun M. micrantha menekan pertumbuhan daun C. diffusa sampai 2 minggu setelah aplikasi (MSA). Ekstrak daun M. micrantha bersifat toksik bagi pertumbuhan C. diffusa pada 1 MSA dan menyebabkan kematian C. diffusa mulai 10-15 hari setelah aplikasi. Konsentrasi ekstrak daun M. micrantha yang menyebabkan toksisitas pada C. diffusa adalah 1.15 g mL-1. Kata kunci: bioherbisida, gulma, konsentrasi ekstrak, resisten, senyawa alelopati
Dominance of Cyperus kyllingia Endl. at guava orchard and its possible resistance to glyphosate Ferdinans, Ferdinans; Guntoro, Dwi; Sudradjat
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 51 No. 1 (2023): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.616 KB) | DOI: 10.24831/ija.v51i1.45945

Abstract

Weed resistance, indicated by increasing the level of herbicide for control, might arise due to the continuous use of similar herbicides in the long term without any herbicide rotation. The objective of this research was to evaluate the status of dominant weeds in a guava orchard to determine weed control strategies. The research was carried out from November 2020 to June 2021 at Agribusiness Technology Park IPB, Bogor. Vegetation analysis to define dominance was carried out at 4 blocks using the square method. In each block, five sampling points were randomly selected. Seeds of C. kyllingia were collected and planted as many as 25 seedlings in polybags. Glyphosate herbicide was applied onto C. kyllingia in 3 replications using 9 doses, i.e., 0 (D0), 60.75 (D1), 121.5 (D2), 243 (D3), 486 (D4), 972 (D5), 1944 (D6), 3888 (D7), and 7776 g ha-1 (D8). C. kyllingia mortality percentages were analyzed using linear regression to obtain LD50. The results showed that the dominant weed was C. kyllingia. Block 4 showed the highest significant LD50 value at 759.11 g ha-1 with a resistance index of 2.67 (reduced sensitivity). The presence of dominant C. kyllingia was identified only at block 4, indicating the dominance could correlate with increasing resistance of the particular weed. Keywords: doses; EPSPS; glyphosate; LD50; sedges; vegetation analysis
Starch distribution in sago palm (Metroxylon spp) trunk in East Luwu Regency Prasetyo, Rian; Bintoro, Muhammad Hasjim; Sudradjat
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 52 No. 3 (2024): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/jai.v52i3.60224

Abstract

Sago is a starch-producing palm plant often found in marshland or peatland utilized by the community as food. East Luwu Regency is one of the areas where sago plants can be found. The purpose of this study was to determine sago starch distribution on the trunk of sago plants. The research methods used were interviews with farmers as key informants (qualitative) and direct observation of sago plants (quantitative). This study used 18 sago plant samples from two types of sago accessions, namely Uwwu accessions and Battang accessions, obtained from 3 sub-districts: Wotu, Kalaena, and Mangkutana. Sago morphological characteristics observed include plant height, trunk diameter, trunk circumference, pith weight, and dry starch weight. The circumference and diameter of the sago trunk varied among the lower, middle, and upper parts. The results showed that in Battang in Kalaena 3, the middle had a smaller diameter and trunk circumference compared to the lower and upper trunk but had the largest dry starch weight of 29.45 g, compared to the lower trunk (25.21 g) and the upper trunk (22.43 g). The environment is a factor that significantly influences the size of trunk circumference, trunk diameter, and starch content in sago plant trunk. Keywords: accession; Battang; pith; qualitative; starch; Uwwu
Optimalisasi Proses dan Mutu Produksi, serta Kemasan pada UMKM Sari Buah Idaman Sudradjat; Tullah, Dewi Sarifah; Abdillah, Fatimah; Hunaefi, Dase; Febriyan; Siti Asyifa; Callista, Christine; Syarifullah, Nabila Nuralfia Zahrani; Jan Febrian
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat: In-Progress
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i2.5122

Abstract

Pemanfaatan daging buah pala sebagai bahan baku untuk minuman sari buah yang dilakukan oleh UMKM Sari Buah Idaman (SBI) meningkatkan pendapatan usaha. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan proses produksi, kualitas produk, dan kualitas kemasan UMKM SBI di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Metode pengabdian dilakukan dengan cara melaksanakan pelatihan dan bimbingan teknis untuk meningkatkan kualitas produk dan kebersihannya, menyeragamkan proses produksi, dan menggunakan metode pengemasan yang tepat untuk memperpanjang masa simpan produk. Kegiatan ini berlangsung dari Juli hingga Desember 2024 dan melibatkan 20 pelaku UMKM. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta tentang proses produksi, kualitas produk, dan kemasan. Penilaian dilakukan dengan metode pre-test dan post-test melalui kuesioner, dan uji beda Wilcoxon kemudian. Setelah pelatihan, nilai proses dan mutu produksi rata-rata meningkat dari 2,21 dalam kategori rendah menjadi 4,33 dalam kategori tinggi. Nilai kemasan juga meningkat, dari 2,45 menjadi 4,56. Dalam uji Wilcoxon, nilai signifikansi 0,00, yang lebih rendah dari batas 0,05, menunjukkan perbedaan yang signifikan antara hasil sebelum dan sesudah intervensi. Secara keseluruhan, pelatihan dan bimbingan teknis terbukti bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas produksi, kualitas, dan daya saing produk UMKM SBI serta mendukung keberlanjutan bisnis yang lebih sehat dan terstandar.