Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Profil Stres Akademik Siswa Kelas IX SMP Katolik Adisucipto Kupang Implikasinya bagi Program Bimbingan Belajar Owa Rea, Maria Agustina; Nagul, Wens; Bulor, Rosa Mustika
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109608

Abstract

Tingginya tekanan akademik yang dialami siswa dalam proses pembelajaran diduga menimbulkan stres akademik yang berdampak negatif terhadap motivasi dan prestasi belajar mereka di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil stres akademik siswa kelas IX SMP Katolik Adisucipto Kupang tahun pelajaran 2024/2025 serta implikasinya terhadap program bimbingan belajar. Populasi sebanyak 182 siswa dan Sampel sebanyak 45 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kecenderungan pusat. Hasil analisis data diperoleh skor rata-rata stres akademik sebesar 105, yang berada pada rentang 100–129 dan termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa siswa mengalami tingkat stres/tekanan akademik yang tinggi.
Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas VII SMPK St. Theresia Kupang Luan, Maria Egabriela; Lio, Stefanus; Nagul, Wens
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.115706

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan individu yang berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam berinteraksi dan mengembangkan potensi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII SMPK St. Theresia Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental. Subjek penelitian berjumlah 8 siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah dan sedang, yang ditentukan melalui hasil pretest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan perlakuan terdapat 5 siswa dengan kategori kepercayaan diri rendah dan 3 siswa kategori sedang. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok, terjadi peningkatan kepercayaan diri siswa, yaitu 2 siswa meningkat dari kategori rendah ke sedang, 3 siswa meningkat dari kategori rendah ke tinggi, dan 3 siswa meningkat dari kategori sedang ke tinggi. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII SMPK St. Theresia Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026.
Profil Kompetensi Sosial Guru BK menurut Persepsi Guru Mata Pelajaran di SMA Resaa, Alfonsia Maria; Nagul, Wens; Bulor, Rosa Mustika
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.110180

Abstract

Kompetensi sosial guru BK adalah kemampuan dalam berinteraksi dan berkomunikasi secara efektif dengan seluruh warga sekolah, termasuk siswa, guru lain, kepala sekolah, dan masyarakat sekitar. Persepsi guru mata pelajaran adalah cara seorang guru yang ahli dan bertanggung jawab dalam suatu mata pelajaran memahami dan menafsirkan informasi yang diterimanya melalui panca indera. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kompetesi sosial guru BK menurut persepsi guru mata pelajaran di SMAK Giovanni Kupang tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 61 orang. Alat pengumpul data berupa angket kompetensi sosial guru BK. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kecenderungan pusat. Hasil analisis penelitian menunjukan skor rata-rata profil kompetensi sosial guru BK sebesar 113 berada pada rentangan 112-136 termasuk kategori sangat tinggi. Hal ini dapat disimpulkan bahwa menurut persepsi guru mata pelajaran, guru BK di SMAK Giovanni Kupang telah melaksanakan tugasnya dengan sangat baik.
Presepsi Peserta Didik terhadap Kompetensi Kepribadian Guru Bimbingan dan Konseling di SMPK St. Theresia Disamakan Kupang Pega, Redemtpus Smit Pake; Nagul, Wens; Demon, Yohanes
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 2 (2026): Article in Press
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i2.116568

Abstract

Pentingnya kompetensi kepribadian dengan kualitas layanan bimbingan dan konseling di sekolah. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kompetensi kepribadian guru BK berdasarkan persepsi peserta didik kelas VIII di SMPK St. Theresia Disamakan Kupang tahun ajaran 2024/2025.  Populasi dalam penelitian ini berjumlah 119 siswa dan sampel dalam penelitian ini berjumah 31 siswa dengan teknik random sampel.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Alat pengumpul data berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kecenderungan pusat. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata profil kompetensi kepribadian guru BK adalah sebesar 104,32. Nilai tersebut berada dalam rentang skor 104–135 yang secara kriteria pengukuran diklasifikasikan dalam kategori kurang baik. Dengan demikian, berdasarkan hasil pengkategorian tersebut, tingkat kompetensi kepribadian guru BK dapat diinterpretasikan berada pada taraf yang relatif rendah.  Hal ini dapat disimpulkan bahwa kompetensi kepribadian guru BK dipersepsikan berada pada kategori kurang oleh peserta didik kelas VIII.
Trauma Healing Pasca Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Pada Peserta Didik Sekolah Menengah Rosa Mustika Bulor; Stefanus Lio; Wens Nagul
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/qyben759

Abstract

Kecamatan Wulanggitang di Kabupaten Flores Timur terdampak erupsi gunung berapi yang menimbulkan kerusakan sekolah, pengungsian warga, dan trauma psikologis pada peserta didik sehingga mengganggu proses belajar. SMK Negeri 1 dan SMP Negeri 1 Wulanggitang mengalami keterbatasan fasilitas dan peningkatan kecemasan, stres, serta kesulitan mengekspresikan emosi. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa program trauma healing yang bertujuan memulihkan stabilitas emosional, meningkatkan rasa aman, optimisme, dan kemampuan adaptasi sosial peserta didik agar pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif. Metode yang digunakan mencakup biblioterapi untuk membantu peserta didik mengenali dan mengekspresikan emosi melalui bacaan reflektif, terapi naratif untuk membangun pemaknaan positif dari pengalaman traumatis, serta play therapy untuk meningkatkan kerja sama, interaksi sosial, dan mengurangi kecemasan melalui permainan terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan kecemasan, peningkatan ekspresi emosi positif, partisipasi aktif dalam interaksi sosial, dan kesiapan belajar yang lebih baik. Program ini menegaskan pentingnya intervensi psikososial berbasis konteks dan jenjang pendidikan dalam pemulihan pascabencana.
A Case Study on the Personal Problems of Seventh-Grade Students at Adisucipto Catholic Junior High School Kupang Antonia Erlanda Tae; Wens Nagul; Petronela Teme
The Future of Education Journal Vol 4 No 9 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i9.1262

Abstract

This study aims to describe the personal problems experienced by a seventh-grade student at SMP Katolik Adisucipto Kupang, identified as LAK, who exhibits symptoms of low concentration during the learning process due to a physical health condition present since birth. The research employed a case study method through direct observation, interviews with subject teachers, the homeroom teacher, the school counselor, parents, and siblings, as well as documentation analysis of academic records. The findings reveal that the student frequently disturbs classmates, is restless in class, shows a lack of focus, and experiences a decline in academic performance. The contributing factors include internal aspects such as boredom and low motivation, and external factors such as peer influence and the student’s physical health condition. Interventions were provided through individual counseling using a behavioral approach, including the development of a daily study schedule, the application of time management techniques using the Pomodoro Method, and efforts to raise the student’s awareness to change learning behaviors. The results indicate that the intervention has the potential to improve the student's concentration and learning discipline, although continued monitoring by the school counselor, homeroom teacher, and subject teachers remains necessary. This study highlights the importance of behavioral counseling techniques in addressing learning problems among students with special needs related to concentration management.  
A Case Study on Personal Problems of Ninth Grade Students at SMPK Adisucipto Kupang Lansiana Muna; Wens Nagul
The Future of Education Journal Vol 4 No 9 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i9.1272

Abstract

This study aims to describe the impact of parental divorce on the academic performance of a ninth-grade student at SMPK Adisucipto Kupang. The research subject, referred to as LL, is a 14-year-old adolescent who has lived in an incomplete family structure since before birth. His mother works in Malaysia, while LL lives with relatives and experiences both physical and emotional pressure. This research employed a qualitative approach with a descriptive method, collecting data through observation, interviews, and documentation. The informants included the homeroom teacher, guidance and counseling teacher, subject teachers, and LL’s close friend. The findings indicate that parental divorce significantlSy affects LL’s emotional condition, characterized by sadness, withdrawal, low motivation, and difficulty concentrating. These emotional challenges directly influence LL’s academic performance, which shows a noticeable decline, with most subjects not meeting the minimum competency standards. This study highlights the importance of emotional support and appropriate guidance to help students affected by parental divorce adapt and improve their learning outcomes.
A Case Study of Learning Difficulties Leading to Students’ Inactive Participation in Classroom Learning at Junior High School Agustinus Meo; Wens Nagul
The Future of Education Journal Vol 4 No 9 (2025): Continued
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i9.1434

Abstract

This study aims to analyze learning difficulties that lead to low levels of student participation in classroom learning and to identify the factors influencing this condition. The research employed a qualitative approach with a case study design. The research subject was a junior high school student who exhibited passive learning behavior and limited participation in classroom activities. Data were collected through observations, in-depth interviews with the student, subject teachers, the homeroom teacher, and the guidance and counseling teacher, as well as supporting documentation. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that low student learning participation is influenced by internal factors, such as lack of concentration and self-confidence, as well as external factors, including the learning environment and teaching methods. Continuous guidance and counseling services, supported by collaboration among subject teachers and the homeroom teacher, play a crucial role in facilitating positive changes in students’ learning behavior. This study is expected to provide practical contributions to the development of school guidance and counseling services in addressing students’ learning difficulties in a comprehensive manner.