Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sebagai Pendorong Dalam Mewujudkan Pembangunan Desa Gemekan Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto Khadikah, Nabila Nur; Muljanto, Muhammad Agus
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 2 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i2.406

Abstract

Pembangunan desa merupakan proses perubahan sosial yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan partisipasi masyarakat. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) berperan strategis dalam menjembatani masyarakat dan pemerintah desa, sesuai dengan mandat Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014. LPM bertugas merencanakan pembangunan berbasis musyawarah, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mengelola potensi desa secara berkelanjutan.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran LPM dalam mendukung pembangunan di Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Hasil penelitian menunjukkan bahwa LPM memiliki peran strategis dalam pembangunan desa sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah desa. Di Desa Gemekan, LPM menunjukkan keterlibatan aktif dalam tahap perencanaan pembangunan, terutama melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dan penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Sebagai bagian dari Tim 11, LPM mendukung proses perencanaan yang partisipatif dan transparan. Namun, peran LPM dalam pelaksanaan dan pengawasan pembangunan masih minim dan cenderung reaktif. Hal ini disebabkan oleh sifat kerja LPM yang bersifat sukarela, di mana pengurusnya memiliki keterbatasan waktu karena pekerjaan di luar desa. Secara kelembagaan, LPM dinilai cukup optimal dalam mendukung perencanaan, tetapi kurang efektif dalam menggerakkan partisipasi masyarakat dan memastikan pengawasan pembangunan.
Analisis Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dalam Melaksanakan Perencanaan Pembangunan Desa di Desa Kwatu Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto Nada, Qotrunnada Windu Kurnia; Muljanto, Muhammad Agus
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 2 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i2.407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam perencanaan pembangunan desa di Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Sebagai lembaga yang merepresentasikan masyarakat desa, BPD memiliki fungsi strategis dalam memastikan aspirasi masyarakat tercermin dalam kebijakan pembangunan, termasuk pada pengelolaan potensi lokal. Fokus penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran BPD berdasarkan teori peran yang dikemukakan oleh Biddle, yang meliputi empat indikator: ekspektasi, norma, performa, dan evaluasi-sanksi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan wawancara dan observasi. Wawancara semi-terstruktur dilakukan dengan kepala desa dan masyarakat setempat untuk memahami pandangan mereka terhadap kinerja BPD. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPD Desa Kwatu telah memenuhi keempat indikator teori peran. Pada aspek ekspektasi, masyarakat dan kepala desa berharap BPD menjalankan tugasnya secara transparan, responsif, dan proaktif. Dalam aspek norma, BPD telah menunjukkan kepatuhan terhadap aturan desa melalui komunikasi yang harmonis dengan pemerintah desa. Aspek performa tercermin dari keterlibatan aktif BPD dalam musyawarah desa, meskipun terdapat kekurangan dalam menjangkau aspirasi masyarakat secara luas. Evaluasi dan sanksi terhadap kinerja BPD dilakukan melalui kritik membangun dari kepala desa untuk meningkatkan efektivitas kinerja. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan metode jemput bola dalam menjaring aspirasi masyarakat serta penguatan kapasitas anggota BPD untuk mendukung pembangunan desa yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Transparansi dan Akuntabilitas Dalam Proses Rekapitulasi Suara PILKADA (Pemilihan Kepala Daerah) di KPU Kabupaten Sidoarjo Wistiaulia, Marcella Eka; Muljanto, Muhammad Agus
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 2 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i2.411

Abstract

This study examines the implementation of transparency and accountability in the vote recapitulation process during the 2024 Sidoarjo Regional Election. Transparency was realized through real-time data accessibility using Sirekap Web technology, stakeholder involvement, and openness in each recapitulation stage. Accountability was demonstrated through official reporting, independent supervision by Panwascam, and layered verification mechanisms. The study utilized literature analysis and documentation methods, with data sourced from news outlets and academic literature. The findings indicate that the applied transparency and accountability increased public trust in the election results, despite technical and human resource challenges. The conclusion highlights the importance of technical training and comprehensive evaluation to improve electoral effectiveness. This study also recommends integrating digital technology and oversight mechanisms in future elections.
Prosedur Pengembangan Ekonomi Kreatif Pada Program Desa Berdaya Di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Mojokerto Khoiriyah, Inneke Nik Matul; Muljanto, Muhammad Agus
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 2 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i2.492

Abstract

Masih rendahnya kemandirian ekonomi desa serta keterbatasan akses masyarakat terhadap sumber daya produktif menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan desa di Kabupaten Mojokerto. Meskipun memiliki kekayaan budaya dan potensi alam yang melimpah, potensi tersebut belum sepenuhnya diolah secara optimal oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prosedur pengembangan ekonomi kreatif dalam pelaksanaan Program Desa Berdaya oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif dalam program ini melibatkan tahapan pra-sosialisasi, bimbingan teknis, peluncuran produk unggulan desa, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban dan strategi keberlanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lain menjadi kunci keberhasilan program.
PENGEMBANGAN OBJEK WISATA OLEH POKDARWIS KENCANA PADA DESA WISATA ADAT OSING KEMIREN BANYUWANGI Syabella, Vivin Ary; Muljanto, Muhammad Agus
Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 9 No 1 (2025): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v9i1.3645

Abstract

Pokdarwis adalah lembaga yang merupakan bentuk realisasi dari Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No. PM.04/UM.001/MKP/08 Tentang sadar wisata. Pokdarwis merupakan kelembagaan yang keberadaannya ada pada tingkat masyarakat dan anggotanya merupakan pelaku kepariwisataan yang memiliki rasa peduli serta tanggung jawab dan memiliki peran sebagai pengerak dalam mendorong munculnya iklim kondusif pada tumbuh kembang kepariwisataan serta dapat mewujudkan Sapta Pesona. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis, dan mendeskripsikan tentang pengembangan destinasi pariwisata oleh Pokdarwis Kencana pada Desa Wisata Adat Osing Kemiren Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait, observasi data, dan dokumentasi. Pada penelitian ini menggunakan teori pengembangan destinasi pariwisata dari Sedarmayanti (2018) yang didalamnya meliputi 5 (lima) elemen pengembangan destinasi pariwisata, kelima elemen tersebut yaitu Daya Tarik Wisata, Atraksi, Fasilitas Umum Dan Fasilitas Wisata, Aksesibilitas, dan Brand Images. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah pengembangan yang dilakukan oleh Pokdarwis Kencana pada Desa Wisata Adat Osing Kemiren telah sesuai dengan elemen pengembangan destinasi pariwisata oleh Sedarmayanti (2018) yaitu 1) Daya Tarik Wisata. 2) Atraksi 3) Fasilitas Wisata dan Fasilitas Umum 4) Aksesibilitas 5) Brand Images. Akan tetapi, terdapat beberapa elemen yang masih belum maksimal yaitu pada elemen aksesibilitas yang diketahui di beberapa titik lokasi wisata dengan akses jalan yang terjal dan mengkhawatirkan jika dilalui wisatawan pada musim hujan, belum adanya transportasi umum, dan elemen fasilitas wisata yaitu toilet yang masih kurang jumlahnya dan belum adanya toko oleh-oleh atau cinderamata.
IMPLEMENTASI LAYANAN PENGADUAN KERUSAKAN JALAN KABUPATEN DALAM PELAYANAN PUBLIK Remalya, Asiel Bernike; Muljanto, Muhammad Agus
Jurnal Governansi Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Governansi, Volume 11 Number 2, October 2025
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jgs.v11i2.20026

Abstract

The low rate of resolution for road infrastructure complaints submitted through the Si Putra website indicates weak public service implementation. This condition urgently needs improvement as road damage in Tulungagung continues to increase. This study uses policy implementation theory to examine the research object and adopts a qualitative method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Data analysis in this study follows Creswell’s approach, involving data reduction, presentation, and conclusion drawing, with four informants from PUPR Office staff who are directly involved in managing infrastructure complaints. The findings reveal that the implementation of the road damage complaint service at the PUPR Office of Tulungagung Regency remains suboptimal, as reflected in the low response rate to public reports—only 4% of the 23 complaints submitted via the Si Putra website were addressed. This is due to the absence of internal policy, a shortage of information technology personnel, limited budget, and insufficient public outreach, which leads to a lack of understanding among users about the complaint procedures. As a result, road damage often goes unaddressed, posing risks to road users' safety and diminishing the quality of public services. Therefore, this study emphasizes the need for internal policies that support the complaint system, the addition of human resources, and improved communication and public education to create a more responsive and efficient complaint service.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Umk Melalui Kegiatan Gebyar Umk Dan Jalan Sehat Di Desa Japanan Kabupaten Jombang Muhaimin, Muhammad Rizal; Viona Eka Rahmawati; Muljanto, Muhammad Agus
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) menjadi fokus utama pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam beberapa tahun terakhir ini. UMK menjadi potensi yang cukup besar karena memiliki peran penting dalam perekonomian lokal maupun nasional. UMK dapat diartikan sebagai suatu unit usaha berskala kecil yang dikelola secara sederhana oleh para pelaku usaha ekonomi.UMK masih di dapati beragam tantangan. Seperti halnya UMK Desa Japanan masih belum berkembang sehingga belum dapat berkontribusi kedalam prekonomian desa. Kurangnya kesadaran penyediaan fasilitas serta dukungan dari beberapa lembaga atau organisasi setempat juga menjadikan UMK Desa Japanan belum berkembang. Kelompok 19 KKN-T MBKM UPNVJT melakukan pengabdian kepada masyarakat di Desa Japanan yang bertujuan untuk melakukan upaya pemberdayaan UMK melalui acara Gebyar UMK dan jalan sehat. Metode yangdigunakan dalam tulisan ini adalah metode pemberdayaan masyarakat dengan mengacu pada teori menurut Tim Delivery. Setelah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh KKN-T MBKM Kelompok 19, dengan hasil para pelaku UMK yang terdaftar pada Gebyar UMK dan Jalan Sehat mendapatkan banyak keuntungan dari hasil penjualan dan diharapkan kegiatan ini dapat terus dijalan oleh pemuda-pemudi Japanan sehingga dapat mengembangkan UMK serta meningkatkan perekonomian Desa Japanan.
Peran Pemerintah Kota Surabaya dalam Kebijakan Pemberdayaan Anak Disabilitas di Kota Surabaya Putri, Abigail Maharani; Widuri, Ocha Aulia; Aliefia, Vony; Rohim, Ahmad Bagus; Saputri, Eka; Muljanto, Muhammad Agus
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 10 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i10.2910

Abstract

Disability empowerment is one form of government effort in the welfare of people who have physical and mental limitations. The Surabaya City Government has currently made efforts to empower disabilities by providing formal and non-formal guidance activities. This is implemented by the development of Kampung Anak Negeri and Rumah Anak Prestasi under the auspices of the Surabaya City Social Service. This research uses descriptive qualitative methods with data collection techniques through observation, literature study, and in-depth interviews. The results obtained based on Gede Diva's theory are in line with the results of the research conducted, namely (1) Facilitator, as evidenced by providing several facilities such as providing assistance such as subsidies for goods, services or capital, providing training tailored to the needs of the target community of the program. (2) Regulator, as evidenced by the government to RAP and KANRI making regulations or rules and regulations related to the implementation of the disability empowerment program. (3) Catalyst, the government conducts technical guidance in carrying out empowerment before going to the field.
Implementasi Kebijakan Penyelesaian Retur Surat Perintah Pencairan Dana pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Surabaya 1 fitriana, Nur Azizah Safiq; Muljanto, Muhammad Agus
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 5 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i5.1660

Abstract

In the research abstract, the author explains the policy of resolving SP2D returns in state financial management carried out by the Minister of Finance as the State General Treasurer through the State Treasury Service Office (KPPN). KPPN is part of the Directorate General of Treasury at the Ministry of Finance, directly related to the Head of the Regional Office of the Directorate General of Treasury. On the other hand, state ministries/institutions involve Work Units (Satker) as part of their organizational structure, responsible for activities that use APBN funds. This research uses a descriptive qualitative method, which focuses on describing, analyzing, and understanding more in-depth data from interviews and observations regarding the issue of SP2D returns. The aim is to understand the root causes of SP2D returns and the process of resolving them at KPPN Surabaya I through analysis of data collected at the research location. We as writers refer to the theory of George C. Edward III's theory that highlights communication, resources, disposition, and bureaucratic structure as factors that influence the success of policy implementation. In this study, the bank section aims to improve the service standards that have been implemented to achieve better results.
Implementasi terkait Keberhasilan Pembangunan Apartemen Graha Aparna: dalam Konteks Publik Servis kepada Penghuni Apartemen Graha Aparna Rawung, Yemima Marchely; Muljanto, Muhammad Agus
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 4 No. 2 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i2.907

Abstract

Land limitations, especially in big cities like DKI Jakarta and Surabaya, have caused land prices to skyrocket in all areas. This has made apartments and condominiums a popular choice for consumers. Additionally, the strategic location of apartments makes them a more affordable option compared to very expensive condominiums in big cities. However, the increase in apartment sales has also led to an increase in fraudulent practices by real estate developers, causing consumers to suffer significant losses as a result of this phenomenon. The specific issue is the commercialization of housing construction projects that have not been implemented but have been publicly marketed. This research is conducted and addressed to the development of Graha Aparna Apartments with the aim of examining the community's perspective on the environmental and social conditions in the development area of Graha Aparna Apartments. The research method used is descriptive qualitative research and literature study of journals or books referenced in the process of examining these issues.