Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengaruh Besar Sudut Potong & Ketebalan Mata Pisau Pada Mesin Pencacah Daun Kering Terhadap Hasil Cacahan Izhar Amri, Muhammad; Bahri Widodo, Syamsul; Arif, Zainal
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 12 No 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v12i02.12077

Abstract

Technology development aims to simplify work and improve equipment efficiency, including modifying the dry leaf chopper to optimize chopping results. This modification focuses on variations in the angle and thickness of the blade to obtain finer shreds that meet the needs. This study aims to determine the most effective cutting angle and blade thickness in producing the best shreds. The research was conducted at the Mechanical Engineering Laboratory of Samudra University in August 2024. The blades used varied in cutting angles of 30°, 20°, and 10° and thicknesses of 3 mm and 5 mm. The quantitative analysis method was applied in this study using the independent sample T-test to evaluate the effectiveness of each variable. The results showed that a blade angle of 10° was the most effective angle for softening the chopped dry leaves. In addition, the most optimal blade thickness to produce fine shreds was 3 mm. This modification shows a significant improvement compared to the previous shredder, which used an angle and blade thickness with less than optimal results. With this research, it is expected that the dry leaf shredder can function more efficiently and produce shreds that meet the standards
Evaluation of mechanical and ballistic properties of abaca–polyester composites as a candidate material for bulletproof vests Arif, Zainal; Adlie, Taufan Arif; Yakob, Iskandar; Widodo, Syamsul Bahri; Suheri, Suheri; Ritonga, Abriandi Sahputera; Sariyusda, Sariyusda
Jurnal Polimesin Vol 23, No 5 (2025): October
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i5.7769

Abstract

This study aims to analyze the mechanical and ballistic properties of abaca (Musa textilis) fiber–reinforced polyester (BQTN 157) composites as an alternative candidate material for bulletproof vest panels. Variations in fiber orientation (bias-woven fiber, straight-woven fiber, and straight fiber) and fiber mass fractions (10%, 20%, and 30%) were applied to evaluate their influence on tensile strength, impact toughness, and ballistic response. The tensile test results revealed that the straight fiber alignment at a 10% mass fraction exhibited the best tensile strength of 54.12 MPa, strain of 0.021 mm/mm, the toughness of 43.90 kJ/m2, and an elastic modulus of 2577 MPa. In the impact test, the same configuration achieved the maximum absorbed energy of 2.70 J. The ballistic testing with 9 mm FMJ projectiles (NIJ Level IIIA) demonstrated that all specimens with thicknesses of 15 mm and 20 mm experienced full penetration. The dominant failure mechanisms included delamination, fiber pull-out, matrix fracture, and shear plugging. These findings indicate that although abaca fiber composites possess good mechanical performance and sustainability advantages, further material engineering strategies—such as hybridization with synthetic fibers or the addition of ceramic/metallic layers—are required to enhance their ballistic resistance. Abaca–polyester composites require hybridization with synthetic fibers or additional protective layers to be viable for ballistic applications.
Analysis of deformation behavior in circular and square hollow sections with wall thickness of 0.7 -1.0 mm in rotary draw bending Widodo, Syamsul Bahri; Suheri, Suheri; Sabri, Faris Ahmad Mizanus; Arif, Zainal; Raziqin, Muhammad Khairul; Menazmi, Teuku; Safi'i, Muhammad
Jurnal Polimesin Vol 23, No 5 (2025): October
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i5.7783

Abstract

Precise control of tube deformation during rotary draw bending is critical for automotive, structural, and piping applications to avoid rework and scrap. This study investigates the deformation behavior of circular (CHS) and square (SHS) tubes during rotary draw bending to provide practical guidelines for defect-free manufacturing. This study investigates the deformation behavior of circular hollow section (CHS) and square hollow section (SHS) tubes during rotary draw bending, focusing on springback, ovalization, and wrinkling phenomena. The experimental specimens consisted of ASTM A36 tubes: circular hollow sections (CHS) with an outer diameter of Ø25 mm and square hollow sections (SHS) with a nominal cross-section of 25 × 25 mm. Each geometry was tested at wall thicknesses of 0.7, 0.8, and 1.0 mm. The specimens were bent at angles of 30°, 60°, and 90° under controlled conditions. Experimental results reveal that CHS consistently exhibits lower springback (≈ 2.5–5.0°) and ovalization (≈ 7–14%) than SHS, which reached up to 7.0° springback and 16.6% ovalization. Wrinkling defects were observed exclusively in SHS, occurring in 100% of specimens at 90° with 0.7–0.8 mm wall thickness. ANOVA confirmed tube geometry as the dominant parameter (F = 764, p 0.001), followed by bending angle and wall thickness, with no significant interactions. Unlike prior studies analyzing CHS or SHS individually, this work provides a systematic comparison under identical conditions, bridging experimental validation with practical guidelines. The findings highlight the decisive role of cross-sectional geometry in tube bending mechanics and suggest minimum thickness thresholds and compensatory tooling strategies for defect-free manufacturing.
PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK DENGAN TEKNIK DEKOMPOSISI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN SAYUR DI DESA JAMUR LABU KABUPATEN ACEH TAMIANG Suheri, Suheri; Amin, Muhammad; Azuar Rizal, Teuku; Bahri Widodo, Syamsul; Arif, Zainal; Habibi, Ananda; Cut, Banta
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.872-879

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan petani sayur melalui Kelompok Tani Sri Lestari di Desa Jamur Labu Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang dengan memberikan pelatihan tentang pemanfaatan limbah organik dengan teknik dekomposisi menjadi pupuk untuk tanaman sayur. Teknik dekomposisi merupakan salah satu teknik yang dapat digunakan untuk mengolah limbah organik menjadi pupuk yang ramah lingkungan. Teknik ini sangat cocok digunakan bagi para petani dalam mengolah limbah organik menjadi pupuk untuk tanaman sayur. Limbah organik dapat diperoleh dari beberapa sumber diantaranya, daun kering, limbah buah, kotoran ternak dan jenis limbah yang dapat terurai dengan baik. Proses pembuatan limbah organik melalui teknik dekompisisi dilakukan dengan beberapa tahapan. Pertama, siapkan wadah tertutup sebagai media pengolahan pupuk. Kedua, masukkan jenis limbah organik ke dalam wadah dan dilapisi kotoran ternak. Ketiga, tambahkan larutan bakteri untuk mempercepat proses pembusukan limbah kemudian tutup wadah dan tunggu beberapa hari hingga pupuk dapat digunakan. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh para petani sebagai peserta yang merupakan warga Desa Jamur Labu dan mayoritas berprofesi sebagai petani tanaman sayur. Seluruh peserta mengikuti dan melaksanakan semua tahapan kegiatan dengan sangat baik dan termotivasi untuk mengembangkan teknik dekomposisi dalam mengolah limbah organik. Para petani berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan agar menjadi salah satu solusi sebagai upaya menyelesaikan masalah penggunaan pupuk kimia dan menghemat biaya produksi pada tanaman sayur.
PELATIHAN PENGELASAN DASAR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING PEMUDA KARANG TARUNA DI BIDANG KONSTRUKSI Bahri Widodo, Syamsul; Iskandar, Iskandar; Amir, Fazri; Suheri, Suheri; Stein Sihombing, Bryan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i6.2622-2628

Abstract

Gampong Seuneubok Rambong Kecamatan Idi Kabupaten Aceh Timur merupakan salah satu daerah di mana pemuda memiliki potensi yang besar tetapi terbatasnya kesempatan untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan pasar kerja lokal. Khususnya, keterampilan pengelasan dasar dianggap penting namun kurang tersedia di lingkungan tersebut. Proposal ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam pengelasan dasar kepada pemuda Gampong Seuneubok Rambong Kecamatan Idi Kabupaten Aceh Timur, dengan harapan dapat meningkatkan keterampilan mereka, membuka peluang pekerjaan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Program ini akan dimulai dengan identifikasi peserta yang berminat dan memiliki potensi untuk mengikuti program pendampingan. Seleksi akan dilakukan untuk memastikan bahwa peserta yang dipilih memiliki motivasi yang kuat dan kemampuan untuk mengikuti pelatihan. Setelah itu, akan dilakukan serangkaian pelatihan praktis dan teoritis dalam pengelasan dasar yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Pelatihan akan dipimpin oleh instruktur yang berpengalaman dan kompeten dalam bidang pengelasan. Selama pelatihan, peserta akan diberikan pengetahuan dasar tentang berbagai jenis pengelasan, alat dan peralatan yang digunakan, serta praktik keselamatan yang harus diikuti. Mereka juga akan memiliki kesempatan untuk berlatih langsung dengan menggunakan peralatan pengelasan di bawah pengawasan instruktur. Selain itu, akan ada sesi teoritis untuk memperdalam pemahaman mereka tentang konsep-konsep dasar dalam pengelasan. Manfaat dari program ini sangat beragam. Pertama-tama, itu akan meningkatkan keterampilan peserta dalam bidang pengelasan dasar, yang dapat membuka pintu bagi mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik atau bahkan memulai usaha sendiri di bidang pengelasan. Selain itu, dengan meningkatnya jumlah individu yang terampil dalam pengelasan, diharapkan akan terjadi peningkatan dalam aktivitas ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dengan demikian, program pendampingan pengelasan dasar ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi peserta, tetapi juga memiliki dampak yang lebih luas pada pembangunan ekonomi dan sosial di Gampong Seuneubok Rambong Kecamatan Idi Kabupaten Aceh Timur.
PEMANFAATAN ENERGI SURYA UNTUK MENGGERAKKAN POMPA SUBMERSIBLE PADA SISTEM PENGAIRAN SAWAH TADAH HUJAN Abdullah, Nasruddin A; Amin, Muhammad; Amir, Fazri; Widodo, Syamsul Bahri
Jurnal Vokasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i1.3823

Abstract

Sawah tadah hujan merupakan sistem pertanian yang mengandalkan air hujan sebagai sumber air untuk pengairan sawah. Sawah tadah hujan dilakukan dengan cara menanam tanaman pada awal musim hujan, kemudian ketika air hujan sudah cukup banyak, air hujan tersebut ditampung di sawah dan digunakan sebagai sumber air untuk pengairan selama musim kemarau. Desa Tualang Baru merupakan desa dengan keadaan sawah tadah hujan dan desa pelaksanaan pengabdian. Desa ini memiliki lahan sawah dengan area ± 200 hektar dan salah satu desa penghasil padi di kecamatan Manyak Payed. Permasalahan petani setempat dengan keadaan sawah tadah hujan yaitu membutuhkan suatu sistem pengairan yang mampu mengairi sawah di musim kemarau. Pengabdian ini bertujuan untuk menyuplai air secara konstan pada tanaman, dan meningkatkan perekonomian dengan produksi padi/beras menambah. Metode pengabdian ini memiliki beberapa tiga tahap. Tahap pertama persiapan berupa survei lokasi, perencanaan dan persiapan hardware. Tahap kedua pelaksanaan pelatihan, berupa pelatihan pemasangan, pelatihan operasional alat dan pelatihan proses perawatan. Tahap ketiga yakni evaluasi kelayakan sistem dan perbaikan sistem. Hasil survei lokasi diperoleh kelayakan pemasanagan pompa submersible dapat diandalkan untuk sistem pengairan. Pompa tersebut memanfaatkan sumber energi surya yang melimpah dengan menggunakan teknologi fotovoltaik. Pengabdian yang telah dilaksanakan menunjukkan peningkatan perekonomian khususnya di bidang pertanian dalam mengelola lahan persawahan lebih mudah, murah dan efektif. Sistem pengairan ini juga dinilai bermanfaat, sangat ramah lingkungan dan efisien dalam pengembangan teknologi energi baru terbarukan
IMPLEMENTASI MESIN TANAM PADI SISTEM MEKANIK UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PROSES PENANAMAN PADI PADA KELOMPOK TANI WANITA AYU KENCANA DI ACEH TAMIANG Suheri, Suheri; Arif, Zainal; Widodo, Syamsul Bahri; Rizal, Teuku Azuar; Awang, Abu Ilham
Jurnal Vokasi Vol 6, No 3 (2022): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v6i3.3302

Abstract

Daerah Aceh Tamiang, tepatnya Kampung Alur Selebu Kecamatan Kejuruan Muda merupakan daerah yang sebagian besar masyarakatnya bekerja di bidang pertanian khususnya sebagai petani Padi. Berdasarkan data anggota kelompok Tani sebanyak 50 % penduduk wanita ikut tergabung dalam kelompok Tani Wanita Ayu Kencana masih melakukan proses penanaman padi secara tradisional. Penanaman padi secara tradisional membutuhkan banyak tenaga kerja dan biaya yang sangat besar untuk memberikan upah pekerjaan. Selain itu waktu yang dibutuhkan relatif lebih lama dalam proses penanaman padi. Hal ini merupakan salah satu penyebab harga jual padi menjadi lebih tinggi dan kalah bersaing dengan daerah lain. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengimplementasikan mesin tanam padi untuk meningkatkan produksi hasil tanaman padi petani kelompok tani Wanita Ayu Kencana. Proses pembuatan mesin tanam menggunakan konsep desain dengan mengadopsi metode tanam padi jajar legowo dengan pengaturan jarak antar tanaman. Sistem pengerak membantu memutar poros yang selanjutnya akan diteruskan melalui roda gigi dan mengatur jarak tanam yang sama dan seragam. Mekanisme putaran penggerak dapat melakukan 4 kali penanaman padi dalam 1 putaran dengan masing-masing jarak tanam 25 cm dan kedalaman 10-15 cm. Dari hasil fabrikasi dan penerapan mesin tanam padi dengan sistem penggerak mekanik mampu menanam padi seluas 20 m2 /jam, sehingga kelompok Tani Wanita Ayu Kencana mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi waktu serta menekan biaya produksi. Dalam hal ini kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat menjadi sarana untuk memberikan kontribusi ilmu pengetahuan dari semua aspek keilmuan sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.
Analisa Pengaruh Parameter Line Width Terhadap Kekuatan Tarik Hasil Cetak Menggunakan 3D Printer Sabri, Faris Ahmad Mizanus; Kamil, Syahiir; Sumawijaya; Bahri Widodo, Syamsul; Arif Adlie, Taufan; Arif, Zainal
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 12 No 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v12i02.12351

Abstract

3D printers of the extrusion type, also known as Fused Deposition Modelling (FDM), are widely used to create products from polymer materials in the desired shapes, such as bricks, holders, toys, and so on. The quality of the printed results is significantly influenced by the process parameters that can be adjusted. This study aims to analyze the effect of the line width parameter on the tensile strength of the prints produced using extrusion-type 3D printers. The specimen design follows the ASTM D638 type IV standard, with variations in the line-width printing parameters: 0.3 mm (P1), 0.4 mm (P2), and 0.5 mm (P3). The specimens were printed in PLA. Testing was conducted on 9 specimens, 3 for each line width parameter (P1, P2, P3), using a Universal Testing Machine. The average tensile strength values obtained were 27.97 MPa (P1), 31.61 MPa (P2), and 30.52 MPa (P3). The highest tensile strength was achieved with a line width of 0.4 mm. The results of the study indicate that the line width parameter affects the tensile strength of the printed results. Determining appropriate printing parameters can improve the quality of the printed product.
Characterization of Sugarcane Bagasse–Coconut Shell Biomass Briquettes Using a Damar Resin–Tapioca Starch Composite Binder: Proximate Analysis, Calorific Value, and Combustion Performance Syamsul Bahri Widodo; Zainal Arif; Satriawan Sagino
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 13 No 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v13i01.13824

Abstract

The utilization of biomass waste as a renewable energy source offers a sustainable approach to reducing dependence on fossil fuels while increasing the economic value of agro-industrial residues. Sugarcane bagasse is widely available but has relatively low energy characteristics, making it necessary to combine it with high-carbon biomass such as coconut shell. This study investigated the effect of different proportions of sugarcane bagasse charcoal and coconut shell charcoal, bonded with a composite adhesive of damar resin and tapioca starch, on the proximate characteristics, calorific value, and combustion performance of biomass briquettes. An experimental method was employed using five charcoal compositions (90:10, 80:20, 70:30, 60:40, and 50:50). Briquette characterization included moisture content, ash content, volatile matter, fixed carbon, calorific value measured using a bomb calorimeter, and combustion performance evaluated by measuring flame, container, water, and ambient temperatures with a K-type thermocouple. The results showed that increasing the proportion of coconut shell charcoal increased the calorific value from 6,561.491 cal g⁻¹ to 7,119.492 cal g⁻¹, and all briquette compositions satisfied the minimum requirement of SNI 01-6235-2000. The 70:30 composition exhibited the highest heat transfer efficiency, whereas the 90:10 composition produced the highest flame temperature. These findings demonstrate the potential of sugarcane bagasse–coconut shell briquettes as a sustainable alternative solid fuel.
Peningkatan Efisiensi Pemesinan Mesin Cnc Training Unit (Tu) 2 – Axis Unimat Uni Dreh Estop Melalui Integrasi Software Cad/Cam Kamarullah; Taufan Arif Adlie; Suheri; Syamsul Bahri Widodo
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 12 No 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v12i02.14187

Abstract

This study aims to enhance machining efficiency on the CNC Training Unit (TU) 2-Axis Unimat Uni Dreh Estop machine by integrating CAD/CAM software using Mastercam 2020. The research methods included creating 2D and 3D designs, generating toolpaths, simulating tool feed movements, converting designs into G-Code, and conducting tests on a 2-Axis CNC Turning machine. The workpiece material used was an aluminium blank measuring Ø12 × 100 mm. The results showed that the use of Mastercam significantly improved the efficiency of CNC program creation compared to the manual method. The total machining process time was reduced from 43.02 minutes to 28.02 minutes. In addition, the simulation feature in Mastercam was able to minimize programming and operational errors before the machining process was carried out. The machining results also demonstrated a level of precision consistent with the designed specifications. Therefore, the integration of CAD/CAM software into the CNC Turning 2-Axis TU Unimat Uni Dreh Estop machine can enhance the effectiveness and efficiency of the machining process while reducing the risk of errors in the production process.