Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Transisi Pendidikan Era New Normal: Analisis Penerapan Blended Learning di Sekolah Dasar Amalia, Dita Yessi; Julia, J.
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti terkait analisis penerapan pembelajaran campuran di sekolah dasar sebagai suatu transisi pendidikan di era new normal, lebih lanjut penelitian ini juga mencakup perspektif guru, kesulitan yang ditimbulkan dari penerapan blended learning dan alat yang digunakan sebagi penunjang penerapan pembelajaran campuran. Sampel pada penelitian ini merupakan 30 tenaga pendidik dari berbagai sekolah di kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus menggunakan metode pengambilan data yaitu survei untuk mengetahui alat dan platform digital yang digunakan saat penerapan pembelajaran campuran, dan wawancara semi terstruktur untuk mengetahui perspektif guru dan kesulitan yang dihadapi. Adapun analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan pengkodingan (reduksi data). Hasil penelitian menunjukkan blended learning memberikan pembelajaran yang lebih optimal di masa pandemi, salah satunya peningkatan pada mata pelajaran matematika. Kesulitan yang dialami terkait penerapan blended learning yaitu keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya kompetensi guru dalam berteknologi. Sedangan smartphone dan whatsapp menjadi alat dan platform digital yang paling banyak dipilih dan digunakan sebagai penunjang penerapan blended learning.
Studi Kasus: Kecemasan Berbicara Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing Fitriani, Ely; Julia, J.; Gusrayani, Diah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kecemasan berbicara bahasa inggris sebagai bahasa asing. Penelitian ini secara khusus berfokus untuk menganalisis alasan ketidak terlibatan siswa dalam kegiatan berbicara dikelas bahasa inggris.Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus dengan pendekatan kuantitaif . Data dikumpulkan melalui wawancara individual. Wawancara diberikan dalam bentuk pedoman wawancara semi-terstruktur yang didistribusikan melalui google docs dan disebarkan di salah satu flat form media sosial, mengingat karena pandemik Covid-19 yang belum selesai. Hasil pengumpulan dan analisis data dibuat menjadi beberapa tema. Hasil penelitian menunjukan bahwa keengganan mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan berbicara di kelas bahasa inggris bukan tidak menyadari nilai belajar bahasa inggris, kemalasan, atau kurangnya minat dalam bahasa inggris, tetapi karena mereka tidak yakin dengan kemampuan yang dimiliki, takut akan evaluasi negatif dari rekan-rekan mereka, dan takut dibanding-bandingkan oleh rekan-rekan mereka.
Development of the Religious Character of the Nation through Learning Religious Songs: Teachers’ Perception and Challenges Julia, J.; Supriyadi, Tedi; Iswara, Prana Dwija
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 22, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Department of Drama, Dance and Music, FBS, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v22i1.35031

Abstract

Songs as learning media provide an aesthetic experience for students and can also teach character. Academics in many countries pay little attention to this issue because songs are mostly used to memorize foreign language vocabulary. This study investigates teachers’ perceptions of using songs to build students’ character. This study focuses on exploring teachers’ perceptions of the development of religious character as a core character in the curriculum in Indonesia through songs. The case study design was employed by involving 45 elementary school teachers spread over several districts in West Java province. This research was carried out in several stages; First, by preparing questionnaires distributed online; Second, by following up the answers to the questionnaire by conducting in-depth interviews; Third, by analyzing the data in an inductive-thematic manner in relation to learning problems, psychological and social issues arose. The research resulted in themes related to teachers’ perceptions of developing students’ religious character through religious songs. Four themes were explored in-depth related to teacher appreciation for songs, the benefits of religious songs, teacher challenges, and instructional design. It can be drawn that the song function was not only limited to developing a cognitive domain that functioned to remember and collect facts and data but could also be a means of developing students’ characters, especially religious characters. From the teacher’s perspective, religious songs were able to develop students’ religiosity dimension, including students’ beliefs, worship, appreciation, knowledge, and morals. Hence, this study contributes to the importance of developing songs related to religious themes to develop national character.
Pengaruh Video Animasi Syamil Dodo Terhadap Pemahaman Konsep Materi Hari Akhir Siswa Kelas V Sekolah Dasar Rahmanto, Dikky; Aeni, Ani Nur; Julia, J.
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 1 (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.4341

Abstract

Materi tentang hari akhir dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) yang bersifat abstrak sering kali sulit dipahami oleh siswa. Akibatnya, pemahaman mereka terhadap materi tersebut cenderung rendah jika pendidik tidak menggunakan media pembelajaran yang sesuai. Di lapangan, banyak pendidik masih menggunakan media konvensional, sehingga pembelajaran kurang berpengaruh dalam pemahaman siswa. Pada penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui pengaruh penggunaan video animasi Syamil Dodo terhadap pemahaman konsep materi hari akhir siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model kuasi eksperimen. Desain penelitian ini menggunakan Nonequivalent Control Group Design, yang melibatkan pengujian pretest dan posttest setelah perlakuan (treatment) diberikan kepada kedua kelompok. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Kecamatan Sumedang Utara. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan sampel sebanyak 35 siswa dari SDN Panyingkiran II dan 35 siswa dari SDN Panyingkiran III. Hasil analisis data awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep, baik pada kelompok yang menggunakan video animasi Syamil Dodo maupun yang tidak. Analisis lanjutan menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan video animasi Syamil Dodo pada materi hari akhir menghasilkan hasil belajar yang lebih baik. Selanjutnya, analisis perbandingan hasil belajar antara kedua kelas menunjukkan perbedaan signifikan, dengan perhitungan N-Gain skor yang juga menunjukkan adanya pengaruh sebesar 0,52. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan video animasi Syamil Dodo memiliki pengaruh terhadap pemahaman konsep materi hari akhir dengan kategori sedang.
KESELARASAN PENGALAMAN MAGANG MAHASISWA PGSD DENGAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK: PERSPEKTIF MAHASISWA PROGRAM MAGANG Adilah, Yuni Nur; Julia, J.; Karlina, Dety Amelia
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 1 (2025): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue1page108-119

Abstract

Hadirnya program magang/praktik kerja MSIB menjadi peluang bagi mahasiswa calon guru untuk mengembangkan kompetensi pedagogik melalui pengalaman magang. Fenomena beragamnya mitra dan posisi magang mahasiswa PGSD menyebabkan dilakukannya penelitian ini untuk untuk menggali lebih dalam keselarasan antara pengalaman magang mahasiswa PGSD di berbagai mitra dan posisi magang dengan pengembangan kompetensi pedagogik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, wawancara kepada 17 orang informan dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa mitra dan posisi magang berpengaruh terhadap keselarasan antara pengalaman magang dengan pengembangan kompetensi pedagogik. Keselarasan antara pengalaman magang dengan kompetensi pedagogik berpengaruh terhadap penguasaan aspek-aspek kompetensi pedagogik seperti, pemahaman landasan kependidikan, pemahaman karakteristik peserta didik, pengembangan kurikulum, perancangan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis, pemanfaatan teknologi pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan memfasilitasi potensi peserta didik.
Penggunaan Platform Merdeka Mengajar: Pengalaman dan Pemahaman Guru Sekolah Dasar Kurnia, Iman; Julia, J.; Karlina, Dety Amelia
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5075

Abstract

Platform Merdeka Mengajar (PMM), diluncurkan melalui Merdeka Belajar Episode 15, merupakan inovasi penting dalam transformasi pendidikan di sekolah dasar. PMM dirancang untuk membantu guru dalam belajar, mencari sumber ajar, berbagi karya, melakukan penilaian kinerja, dan berkolaborasi. Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman dan pemahaman guru dalam menggunakan PMM. Dengan pendekatan kualitatif dan desain fenomenologi, penelitian melibatkan 21 guru di Kabupaten Sumedang, baik dari daerah pedesaan maupun perkotaan, menggunakan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara guru di perkotaan dan pedesaan. Guru di perkotaan memiliki pengalaman positif, seperti peningkatan kesadaran belajar mandiri, kolaborasi antar guru, perencanaan berbasis data, berbagi karya, serta mencari inspirasi mengajar. Pemahaman mereka terhadap PMM memungkinkan pemanfaatan fitur secara maksimal, menghasilkan perubahan yang signifikan dalam proses pembelajaran. Sebaliknya, guru di pedesaan mengalami kesulitan, karena kurangnya pemahaman dan keterampilan menggunakan PMM, sehingga mereka merasa terbebani. Banyak guru di pedesaan hanya mampu membuka aplikasi tanpa dapat memanfaatkan fiturnya secara optimal.Penelitian ini menyimpulkan bahwa manfaat PMM bergantung pada pemahaman guru dalam menggunakannya. Oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan intensif sangat diperlukan agar PMM dapat memberikan dampak positif secara merata.
Pengembangan Website Creative Art Portofolio Untuk Manajemen Karya Siswa Sekolah Dasar Hasanah, Fauzia; Julia, J.; Nugraha, Rana Gustian
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan website Creative Art Portfolio (CAP) sebagai media manajemen karya seni siswa di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang meliputi lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Website ini dirancang menggunakan Google Sites dengan menu seperti beranda, karya siswa yang mengelompokkan karya berdasarkan kelas dan kategori seni, serta fitur unggah karya otomatis untuk seni rupa. Validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli konten, menunjukkan bahwa website CAP sangat valid dengan rata-rata skor 93,02% untuk media dan 100% untuk konten. Uji coba implementasi dengan guru dari 5 sekolah dasar yang berjumlah 26 orang menghasilkan skor System Usability Scale (SUS) sebesar 80,09, yang masuk grade A dengan kategori "sangat baik" (excellent). Hasil penelitian menunjukkan bahwa website CAP sangat valid dan layak digunakan sebagai alat dokumentasi dan manajemen karya seni siswa, serta memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan pembelajaran seni budaya di sekolah dasar.
Pengaruh Media Pembelajaran Foods And Drinks Games terhadap Kemampuan Pelafalan Bahasa Inggris Siswa Kelas V Purnamasari, Leviana; Syahid, Aah Ahmad; Julia, J.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Foods and Drinks Games terhadap kemampuan pelafalan Bahasa Inggris siswa kelas V. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media Foods and Drinks Games dan kelas kontrol yang menggunakan media konvensional berupa flash card. Data diperoleh melalui tes kemampuan pelafalan sebelum dan setelah perlakuan, yang dianalisis menggunakan uji gain dan uji beda rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan pelafalan siswa di kedua kelas, namun kelas eksperimen menunjukkan hasil yang lebih tinggi, dengan nilai rata-rata posttest sebesar 86,96 dibandingkan dengan kelas kontrol sebesar 71,48. Temuan ini mengindikasikan bahwa media Foods and Drinks Games lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pelafalan Bahasa Inggris. Media ini mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan motivasi siswa, dan memberikan umpan balik langsung.
Peningkatan Literasi Menggunakan Teknologi Deep Learning Terhadap Guru TK dan SD di Pulau Tidung Nugraha, Rana Gustian; Julia, J.; Iswara, Prana Dwija; Gusrayani, Diah; Panjaitan, Regina Lichteria
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/parta.v6i2.6947

Abstract

The problems in the world of education today show the importance of literacy that is not only limited to reading and writing, but also digital literacy and based on artificial intelligence (AI). However, there are significant challenges because many teachers are not yet good at interpreting this technology into learning. The purpose of the pinu research is to increase literacy with deep learning technology among teachers on Tidung Island. This study uses a seminar method of presentation techniques, independent assignments and peer tutors accompanied by the Pre-Test and Post-Test stages and a recapitulation of the results of various aspects of the activity. The results show a substantial increase in understanding and are evidenced by an increase in the average score of 32.1%. In addition, teachers realize that AI can accelerate the work of teacher needs. In conclusion, the method used can bridge the gap in access to technological information and successfully increase the capacity of human resources in the field of education. The implication is that this study emphasizes the need for ongoing efforts to improve teacher technology literacy for better professionalism.
Improving Self-Efficacy of Non-Music Specialist Teachers in Primary Schools Through Teacher Training Program: An Action Research in Indonesia Vassiyevna, Salomova Rano; Julia, J.; Supriyadi, Tedi; Gunara, Sandie; Agustian, Egi; Omonovich, Khimmataliev Dustnazar; Dustnazarovna, Omonova Mukhlisa
Mimbar Sekolah Dasar Vol 12, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v12i3.89137

Abstract

This study investigates the enhancement of self-efficacy among non-music specialist primary school teachers in Indonesia through a targeted training program. Many primary educators, particularly those without formal music training, often lack confidence in their musical abilities, which limits their willingness to teach music. Using an action research design, the program was implemented in three stages—pre-action, action, and post-action—aimed at improving teachers’ competence and confidence in music instruction. Twenty-eight teachers from Sumedang Regency, West Java, participated, representing diverse demographics in certification status, age, employment type, teaching grade level, and years of experience. The training included workshops, collaborative reflections, teaching simulations, and practical sessions on integrating music into classroom activities. Quantitative data from pre- and post-tests, along with qualitative observation notes, revealed significant gains in all self-efficacy dimensions, with the overall mean score increasing from 3.3 to 4.3 (p 0.001) and a very large effect size (d = 2.5). Notable improvements were observed in developing higher-order thinking skills, assessing students’ understanding of music, and fostering the value of music learning. The findings underscore the importance of sustained, practice-based professional development to build teacher confidence, promote innovative pedagogy, and integrate music meaningfully into primary curricula. This research highlights the necessity of equipping non-specialist teachers with pedagogical strategies and personal empowerment to strengthen music education frameworks and improve student learning experiences in primary schools.