Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENERAPAN KEDISIPLINAN ANAK MELALUI DONGENG DI TK MIFTAHUL ULUM TEJA PAMEKASAN Basmallah, Mery Yulia; Ummah, S. Sumihatul; Iftitah, Selfi Lailiyatul
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 5, No 1 (2022): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v5i2.4385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan guru dalam menerapkan kedisiplinan anak usia dini melalui dongeng. Ada tiga permasalahan yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini, yaitu: pertama, Bagaimana upaya guru dalam penerapan kedisiplinan anak usia dini melalui dongeng; kedua; Apa saja faktor pendukung dan penghambatnya, Ketiga; Apa manfaat dongeng dalam penerapan kedisiplinan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, dalam Pelaksanaan Penerapan Kedisiplinan Anak Usia Dini Melalui Dongeng di TK Miftahul Ulum Teja Timur Pamekasan dimulai dengan cara memfokuskan anak agar mendengarkan dan melihat guru yang ada di depan dengan cara mengambil alih perhatian anak melalui alat peraga atau suara yang unik dari ibu guru. Kedua, Faktor pendukung dalam penerapan kedisiplinan anak usia dini melalui dongeng, yaitu guru tampil lincah dan menarik sehingga anak senang mendengarkan dongeng yang disampaikan oleh guru. Selanjutnya Faktor penghambatnya yaitu tidak semua guru bisa berdongeng. Ketiga, Manfaat penerapan kedisiplinan anak usia dini melalui dongeng yaitu mampu melatih konsentrasi anak.
Peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Tppk) dalam Implementasi Sekolah Ramah Anak (SRA) Jenjang PAUD Se-Kecamatan Tandes Kota Surabaya Setiyono, Agus; Imron Arifin; Pramono; Eny Nur Aisyah; Prastyo, Danang; Iftitah, Selfi Lailiyatul
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini SPECIAL EDITION: ARAKSA I
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v1i1.12763

Abstract

This research aims to determine the role of the TPPK (Violence Prevention and Control Team) SRA (Child-Friendly School) in the implementation of early childhood education at the PAUD unit level in Tandes District, Surabaya City. This research is descriptive qualitative. The data obtained in this work was carried out with the help of a literature review and field research, using several data collection methods, namely. observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out descriptively to determine the role of TPPK in the child-friendly school model at the PAUD level in Surabaya City, Tandes District. The results of the data analysis show that the role of TPPK in the child-friendly school model for early childhood in Tandes District, Surabaya City is quite good. In practice, the role of TPPK residents in educational activities according to the principles of Child-Friendly Schools is almost close to the existing theory. This is proven by the results of observations and documents carried out at all levels of PAUD units in Tandes District, Surabaya. The researcher's observations and documentation focused on the completeness of TPPK data, action programs and facilities and infrastructure used in early childhood education units, implementation of teaching methods, attitudes towards students and environmental health in early childhood education units in Tandes sub-district, Surabaya city which are organized in this way in such a way that the environment generally supports children's physical, spiritual and motoric activities. The application of learning methods designed and prepared by TPPK alone, especially teachers as learning leaders, cannot be implemented optimally for several reasons. Apart from that, teachers are quite varied in using teaching methods that are adapted to the material and supported by a game environment in delivering educational material, as well as active communication between teachers and students.
Penerapan Pola Makan Bergizi untuk Kecerdasan Anak Usia Dini di PAUD Ramah Anak Susnita, Yayik Indah; Iftitah, Selfi Lailiyatul
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini SPECIAL EDITION: ARAKSA I
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v1i1.12962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dalam menerapkan pola makanan bergizi yang bermanfaat bagi kecerdasan anak usia dini. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Penelitian dilakukan di PAUD Kamboja Ponteh, Galis Pamekasan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan guru. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, penerapan pola makan bergizi untuk kecerdasan anak dilaksanakan setiap dua kali dalam sebulan pada hari Jum’at. Prosesnya diawali dengan tahap diskusi antar pihak sekolah, kemudian diinformasikan kepada anak didik pada saat penutupan pembelajaran, serta diinformasikan juga kepada wali murid pada saat waktu pulang sekolah. Hasil dari penerapan makan bergizi ini memberikan dampak positif terhadap kecerdasan anak, seerti kecerdasan bahasa, musikal, dan kinestetik. Kedua, faktor pendukung dalam pelaksanaan program ini ialah adanya dukungan penuh dari orang tua, mood anak yang baik, sosial, ekonomi, pengetahuan, fisik dan mental, serta kerjasama yang baik. Sedangkan faktor penghambatnya ialah mood anak kurang baik, anak terlalu lama mengunyah makanan, anak tidak suka makanan yang disediakan dari rumah, lebih suka makanan teman, makan sambil kejar-kejaran, berebut untuk disuapi guru yang sama, terlalu aktif dalam bermain sehingga anak tidak mau mengikuti program makan bersama, kesukaan dan nafsu makan anak. Ketiga, cara guru mengatasi hambatan yang terjadi pada saat proses penerapan pola makan bergizi untuk kecerdasan anak ini, yaitu bernyanyi, bercerita, memblender makanan apabila sulit untuk ditelan, memberi anak obat peningkat nafsu makan, memberikan reward berupa anak boleh pulang lebih awal bagi siapa yang berhasil menghabiskan makan lebih awal, menyuapi anak dengan bergantian, membentuk makanan dengan kreasi yang menarik sesuai kesukaan anak dan jika anak berlari guru akan menyuruh anak untuk mengejarnya kembali
Desain Setting Kelas Ramah Anak Sebagai Penguatan Profil Pancasila Pada Sekolah Penggerak Kabupaten Bangkalan Prastyo, Danang; Iftitah, Selfi Lailiyatul; Kumalasari, Trisa; Wahyuni; Reswari, Ardhana
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini SPECIAL EDITION: ARAKSA I
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v1i1.12964

Abstract

Menciptakan ruang kelas yang aman dan nyaman memiliki efek positif pada anak, meningkatkan motivasi mereka dalam proses belajar. Oleh sebab itu itu, lingkungan pembelajaran yang kondusif bagi anak-anak diperlukan. Bermain adalah salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi anak. penelitan ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain kelas paud ramah anak sebagai penguatan profil pelajar pancasila. Konsep ini tidak lepas dari prinsip dasar pembelajaran anak, yaitu melalui bermain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. data dianalisis dengan melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Desain kelas sangatlah penting bagi tumbuh kembang anak usia dini. Hal tersebut dikarenakan anak dapat bebas berkarya berkreasi sesuai dengan jatidirinya tanpa ada tekanan. Desain kelas yang nyaman bagi anak akan membuat mereka lebih semangat dalam bermain sebagai upaya memberikan pembelajaran bermakna. Selain nyaman tentunya tak lepas dari aman. Profil pelajar Pancasila sebagai pondasi pendidikan karakter terumata bagi anak usia dapat diterapkan seiring dengan desain kelas. Gotong royong, berkebhinekaan global, nalar kritis, kreatif semua dapat dilaksanakan dengan melibatkan anak secara langsung.
Penguatan Moderasi Beragama pada Anak Usia Dini sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme di Masa Pandemi Covid- 19 Amala., Nisa`el; Reswari, Ardhana; Iftitah, Selfi Lailiyatul
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 6 No 1 (2022): AnCoMS, APRIL 2022
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v6i1.377

Abstract

Polemics of radicalism continue to emerge in early childhood education and radical movements have explored and involved in early childhood. Strengthening moderate Islam in early childhood must be carried out from an early age through educational arrangements that are programmed and adapted to the stages of child development characteristics so that children have moderate values and prevent children from having radical ideas later in life. The purpose of this study was to determine the strength of religious moderation in early childhood as an effort to prevent radicalism during the Covid-19 pandemic. The golden period of early childhood is the most appropriate time to implement the values of religious moderation so that later a strong Islamic foundation is formed in children so that they can ward off radicalism in the future. During this pandemic, learning activities, especially to strengthen understanding of religious moderation in schools, are carried out online or blended learning which is a combination of face-to-face and the use of information technology in implementation. The method used in this research is descriptive qualitative with a case study approach. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses the Mile and Huberman model, namely data reduction, display, and verification. The results of this study indicate that strengthening religious moderation in early childhood is an effort to prevent radicalism during the Covid-19 pandemic. The strengthening of religious moderation consists of four components, namely instilling national commitment, tolerance, introducing and preserving local culture, and anti-violence. The strengthening of religious moderation is given so that children have moderate values and are a form of prevention against radicalism in the future.
Strategi Guru Dalam Pembelajaran Menghafal Juz Amma Anak Usia Dini Di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Iftitah, Selfi Lailiyatul; Habibah, Ummul; Sa'adah, Fira; Fitriani, Eka Helawati; Es, Isrowiyah Em
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v4i2.7366

Abstract

Artikel ini membahas mengenai strategi yang diterapkan oleh guru di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 dalam proses pembelajaran menghafal Juz Amma bagi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menggali berbagai metode dan pendekatan yang efektif dalam membantu anak-anak menghafal Juz Amma, serta bagaimana guru dapat memotivasi dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian bahwa dalam menerapkan hafalan juz amma terhadap anak usia dini yakni menggunakan strategi pembelajaran metode menghafal yang dipadukan dengan akliyah (gerakan), dan selama pembelajaran berlangsung yakni memadukan kegiatan pembelajaran dengan nyanyian sehingga anak dapat merasa nyaman ketika sedang dalam proses belajar mengajar dalam kelas.