Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Edukasi Pembuatan Eco Enzyme dari Limbah Kulit Kopi untuk Pemberdayaan Kelompok Tani Alir Coffee Lusiani, Cucuk Evi; Dewajani, Heny; Hadiantoro, Sigit; Chrisnandari, Rosita Dwi; Batubulan, Kadek Suarjuna; Putri, Shabrina Adani
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.236

Abstract

Alir Coffee adalah sebuah bisnis yang bergerak dalam pengolahan kopi yang mengelola semua aktivitas pertanian seperti budidaya kopi, pemrosesan, hingga pemasaran. Salah satu kelompok tani Alir Coffee adalah Kelompok Tani Kopi Lereng Arjuna yang terletak di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Wilayah Malang yang mencakup Kecamatan Lawang memiliki topografi yang menguntungkan untuk budidaya kopi sehingga cocok untuk mengembangkan bisnis ini. Namun, kelompok tani Lereng Arjuna menghadapi permasalahan tentang manajemen limbah, terutama limbah dari produk samping pengolahan kopi, yaitu kulit kopi. Salah satu alternatif solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengolah limbah kulit kopi menjadi eco enzyme, yang memiliki banyak manfaat. Sebagai bentuk Pengabdian pada Masyarakat (PPM), Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang (Polinema) mengadakan bimbingan teknis sebagai bentuk edukasi dalam membuat eco enzyme dari limbah kulit kopi untuk kelompok tani yang bermitra dengan Alir Coffee di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang. Kegiatan ini sejalan dengan Rencana Strategis Polinema (Renstra Polinema 2021–2025) yang bertujuan untuk menciptakan iklim bisnis bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) termasuk kelompok tani Alir Coffee. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru tentang pemanfaatan limbah kopi menjadi eco enzyme sebagai solusi terhadap masalah lingkungan serta penguatan kolaborasi dengan pihak eksternal. Dengan cara ini, kelompok petani diharapkan mampu menghadapi tantangan pengelolaan limbah dan mempertahankan keberlanjutan industri kopi di masa depan. Kegiatan PPM dilaksanakan dengan lancar dari Juni hingga Agustus 2024. Para peserta sangat antusias dalam pelajaran praktis tentang pembuatan enzim ramah lingkungan melalui metode fermentasi langsung.
Producing Precipitated Calcium Carbonate (PCC) from CO2 Emissions during OFMSW Bio-Drying through Carbonation: A Preliminary Study Naryono, Eko; Lusiani, Cucuk Evi; Iswara, Mochammad Agung Indra; Chalim, Abdul; Azkiya, Noor Isnaini; Putri, Amalia Dwi Ardini; Tyas, Allivia Retnaning; Kaliawan, Kaliawan
Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan Vol. 10 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jtkl.v10i1.9573

Abstract

Capturing CO₂ emissions during the bio-drying process of organic fraction municipal solid waste (OFMSW) presents an alternative approach to reducing CO₂ emissions in municipal solid waste (MSW) management. Absorption using an aqueous solution of Ca(OH)₂ is a viable CO₂ capture technology that produces precipitated calcium carbonate (PCC), a value-added product. The objectives of this study are to assess the impact of bio-drying aeration flow rate and absorption time in the Ca(OH)₂ solution on CO₂ absorption efficiency, the conversion of Ca(OH)₂, and the mass of the PCC product. The absorption process was performed in a semi-continuous bubble reactor with 15 L of 0.019 M Ca(OH)₂ aqueous solution. At bio-drying aeration flow rates of 5.1, 4.6, and 3.9 L/min/kg of waste, with CO₂ concentrations ranging from 1286 to 4395 ppm and temperatures between 23 to 30°C over a bio-drying period of 96 hours, it was observed that higher flow rates resulted in lower conversion rates of Ca(OH)₂ and reduced CO₂ absorption efficiency. The highest recorded conversion rates for Ca(OH)₂ and CO₂ absorption were 97.3% and 16.4%, respectively, yielding a PCC product of 4.8 g/kg of waste at an aeration flow rate of 3.9 L/min/kg waste and an absorption duration of 48 hours. FTIR and SEM analysis confirmed the presence of both calcite and aragonite crystal forms in the PCC product, as well as hydrated CaCO₃.