Boimau, Sanhedri
Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Ritual Adat Dab’ba Pada Masyarakat Desa Eilogo Kecamatan Sabu Liae Kabupaten Sabu Raijua : Sebuah Kajian Perspektif Linguistik Kebudayaan Ingunau , Temy M. E.; Isu, Rudolof Jibrael; Boimau , Sanhedri
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021 (Desember 2021)
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.86 KB) | DOI: 10.37478/rjpbsi.v2i2.1484

Abstract

Sapaan Kekerabatan Bahasa Dawan Pada Masyarakat Mollo Utara Kabupaten Timor Tengah Selatan Boimau, Sanhedri; Jibrael Isu, Rudolof; Lorentje Naomi Bessie, Delorens
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui penggunaan kata sapaan kekerabatan dalam bahasa Dawan pada masyarakat Desa Netpala Kecamatan Mollo Utara Kabupaten TTS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adala metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk sapaan pada masyarakat Desa Netpala, memiliki 8 bentuk sapaan kekerabatan yakni (1) bentuk sapaan Amaf ‘ayah’ sebagai panggilan untuk laki-laki dewasa dan sudah menikah.; (2) Aina ‘Ibu’ bentuk sapaan Aina ‘Ibu’ digunakan sebagai sapaan untuk ibu atau panggilan untuk perempuan dewasa yang sudah menikah; (3) Tataf ‘kakak’ bentuk sapaan tataf ‘kakak’ digunakan sebagai panggilan untuk saudara atau orang yang lebih tu; (4) Na’I’om ‘Paman’ bentuk sapaan na’I’om ‘paman’ digunakan sebagai sapaan untuk adik laki-laki ayah atau ibu; (5) Amaf anaet ‘Bapak Besar’ bentuk sapaan amaf anaet ‘Bapak Besar? digunakan sebagai sapaan untuk kakak laki-laki sulung; (6) Be’e/baif ‘Tante/Bibi’ bentuk sapaan be’e/baif ‘Tante/bibi? digunakan sebagai sapaan untuk adik perempuan ayah atau ibu; (7) Aina anaet ‘Mama Besar’ bentuk sapaan aina anaet ‘Mama Besar’ digunakan sebagai sapaan untuk kakak perempuan ayah atau ibu; dan (8) Babaf atoni dan babaf bifel ‘Kakek dan Nenek’ bentuk sapaan babaf atoni dan babaf bifel ‘kakek dan Nenek? digunakan sebagai sapaan untuk kakek dan nenek, yang merupakan orang tua laki-laki dan perempuan ayah atau ibu untuk masyarakat biasa.
Makna Dalam Tuturan Sul A’tolo' Pada Perkawinan Masyarakat Desa Nobi-Nobi Kecamatan Amanuban Tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan: Indonesia Kabnani, Mance Alfando; Boimau, Sanhedri; Fallo, John Darwis; Mesah, Jeff Wilfred
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Sul A'tolo speech is one of the stages of marriage in the Nobi-nobi Village community, Amanuban Tengah District, South Central Timor Regency, where the man's family sends someone to deliver the sul a 'tolo in the form of a package containing jewelry as a sign of engagement to the desired woman. The problem in this study is how the meaning of the sul a'tolo' speech is in the marriage of the Nobi-Nobi Village community, Amanuban Tengah District, South Central Timor Regency. The purpose of this study is to describe the meaning of the sul a 'tolo' speech in the marriage of the Nobi-Nobi Village community, Amanuban Tengah District, South Central Timor Regency. The theory used is the theory of cultural linguistics. This study uses a qualitative descriptive method. In data collection, the researcher used observation, interview, listening, recording and documentation techniques. Based on the results of data analysis, the meaning found in the sul a 'tolo speech is as follows: (1) The meaning of requests and hopes, (2) The meaning of respect and ethics (3) Symbolic and metaphorical meaning, and (4) The meaning of love framed by custom.
Peningkatan Literasi Membaca Melalui Penerapan Metode Membaca Kontesktual Pada Siswa Kelas X1 SMA Negeri 2 Kota Kupang Tahun Pelajaran 2024/2025: Indonesia Atto, Feby Meriyana; Boimau, Sanhedri; Oematan, Richard
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the improvement of reading literacy through the application of contextual reading methods in class X1 students of SMA Negeri 2 Kota Kupang in the 2024/2025 academic year. This type of research uses classroom action research (PTK), by going through several stages, namely: planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this study were 30 students of class X1 SMA Negeri 2 Kota Kupang. Data were collected using observation, test and documentation techniques. The results of this study showed that out of 30 students in Cycle I and Cycle II that the application of contextual reading methods can improve students' reading literacy.
Bentuk, Makna, Fungsi Ritual Natoik Masyarakat Rote Desa Dalek Esa Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao: Indonesia Narang, Yublina; Ndun, Ronni M.; Boimau, Sanhedri
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out the Form, Meaning and Function of the Natoik Ritual of the Rote Community in Dalek Esa Village and to find out the Description of the Form, Meaning and Function of the Natoik Ritual of the Rote Community in Dalek Esa Village, District, Southwest Rote, Rote Ndao Regency. The benefits of this research can add insight and knowledge, research on the Form, Meaning and Function of the Rote Community Natoik Ritual in Dalek Esa Village, District, Southwest Rote, Rote Ndao Regency. This research uses a qualitative descriptive method. The theory used is cultural linguistic theory. The results show that the implementation of the Natoik ritual is divided into three parts, namely, (1) initial ritual preparation; (2) ritual implementation; and (3) closing. While the meaning contained in the Natoik ritual is as follows: (1) Farewell meaning; (2) Consolation meaning; (3) Religious meaning, and (4) Spiritual meaning. The function of the Natoik ritual consists of 3 parts, namely (1) Poetic function; and (3) Directive function.