Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Indonesian Politeness Islamic Kindergarten Teacher Al Ittifaqiah Indralaya Nisartika, Nisartika; Fitriani, Yessi; Utami, Puspa Indah
Journal of Social Work and Science Education Vol. 4 No. 3 (2023): Journal of Social Work and Science Education (Special Issue)
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v4i3.620

Abstract

This study aims to describe language skills which are very important, one of which is the Al Ittifaqiah Indralaya Islamic Kindergarten teachers, because in communicating, all teachers are required to use polite language. In building character one of them is language, both forms of obedience and violations that exist in the utterances spoken by the teacher at the Al Ittifaqiah Indralaya Islamic Kindergarten. This study examines the pragmatic aspects of teacher language politeness in the Al Ittifaqiah Indralaya Islamic Kindergarten, the research examines speech when teachers converse during non-formal hours that take place at school and based on the types of maxims used. Language politeness was chosen because it will be used as an evaluation of the language used by the teacher. The results of this study indicate that the utterances in Al Ittifaqiah Islamic Kindergarten obtained 20 utterances consisting of 14 utterances containing politeness maxims and 6 utterances that deviate from politeness maxims. Of the 14 utterances of the Al Ittifaqiah Indralaya Islamic Kindergarten teacher's utterances which contain politeness maxims, namely: 3 utterances of wisdom maxim (21.42%), 2 utterances of generosity maxim (14.28%), 1 utterance of praise maxim (7, 14%), the maxim of humility is 1 utterance (7.14%), the maxim of response or apology is 3 utterances (21.42%), the maxim of agreement is 2 utterances (14.28%), the maxim of sympathy is 2 utterances (14.28%), Of the 6 utterances of the Al Ittifaqiah Indralaya Islamic Kindergarten teacher who deviated from the politeness maxim, namely: the maxim of humility was 4 utterances (66.67, the maxim of sympathy was 2 utterances (33.33%).
Pemetaan Kemampuan Bahasa Indonesia Peserta Didik Menggunakan Rasch Model: Analisis Empiris di SMPN 7 Rantau Bayur Isnayati, Isnayati; Aryani, Dwi; Fransiska, Fika; Rohmadhawati, Desi Agustina; Wardarita, Ratu; Utami, Puspa Indah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 6 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i6.364

Abstract

Pemetaan kemampuan peserta didik memiliki peran yang sangat penting dalam mengidentifikasi kesulitan belajar serta mengevaluasi efektivitas pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan Bahasa Indonesia peserta didik pada materi analisis teks berita, teks iklan, slogan dan poster, teks eksposisi, serta teks puisi menggunakan pendekatan Rasch Model. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel berjumlah 27 peserta didik kelas VIII SMPN 7 Rantau Bayur. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik secara keseluruhan berada pada kategori sedang, dengan rata-rata kemampuan sebesar 0,72 logits. Rincian hasil penelitian menunjukkan bahwa 33% peserta didik memiliki kemampuan tinggi, 56% berada pada kategori sedang, dan 11% berada pada kategori rendah. Selain itu, ditemukan tiga peserta didik, yaitu nomor urut 18, 22, dan 27, yang mengalami kesulitan dalam menguasai materi yang diberikan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi atau dukungan pembelajaran tambahan untuk meningkatkan kemampuan mereka agar dapat mencapai kompetensi yang diharapkan. Temuan ini mengindikasikan perlunya perhatian lebih dari pihak guru dan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia, dengan fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didik dengan tingkat kemampuan yang bervariasi.
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM FILM BERBALAS KEJAM KARYA TEDDY SOERIAATMADJA Wahyuni, Nopintri; Utami, Puspa Indah; Yessi Fitriani; Razak, Ahmad Zulfadli bin Mohd; Zainal, Aina Sofia binti; Rahman, Nurul Izza binti
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 1 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i1.16412

Abstract

Konflik batin adalah beban emosional yang sangat berat dan dapat melelahkan mental, mengganggu pikiran meskipun bagi seseorang yang terlihat tenang. Setiap individu mengalami konflik batin dengan cara yang berbeda, membuat topik ini menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk konflik batin yang dialami oleh tokoh utama dalam film Berbalas Kejam karya Teddy Soeriaatmadja. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra. Film Berbalas Kejam karya Teddy Soeriaatmadja menjadi sumber data dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga jenis konflik batin yang dialami oleh tokoh utama dalam film tersebut, yakni konflik batin mendekat-mendekat (approach-approach), menjauh-menjauh (avoidance-avoidance), dan mendekat-menjauh (approach-avoidance). Berbagai bentuk konflik batin yang ditemukan dalam film ini meliputi perasaan depresi, trauma, ketakutan, rasa bersalah, kemarahan, kesedihan, dan kebencian.
KAJIAN LINGUISTIK SISTEMIK FUNGSIONAL PADA KUMPULAN CERITA RAKYAT SUMATERA SELATAN Febrianti, Sri Rizky; Yessi Fitriani; Utami, Puspa Indah; Karim, Aisyah Syafiah; Noor, Rahimah Mohd; Ismail, Mohd Faiz
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 1 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i1.17566

Abstract

Sebuah studi telah dilakukan untuk mengkaji cerita rakyat dari Sumatera Selatan dengan fokus pada aspek genre dan transitivitas. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka linguistik sistemik fungsional, penelitian ini menganalisis koleksi cerita rakyat yang terkumpul dalam sebuah buku. Melalui metode analisis isi, penelitian berhasil mengidentifikasi 460 paragraf yang memuat struktur genre naratif, mencakup orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda. Dalam analisis transitivitas, ditemukan bahwa proses mental mendominasi dengan 90 kejadian (29,1% dari total). Proses material menempati posisi kedua dengan 86 kejadian (27,8%), diikuti proses tingkah laku sebanyak 50 kejadian (16,2%). Sementara itu, proses verbal tercatat sebanyak 48 kejadian (15,5%), dan proses relasional muncul sebanyak 35 kali (11,3%)
Semiotika Pada Film Rumput Tetangga Karya Guntur Soeharjanto Utami, Puspa Indah; Siti Rukiyah; Sri Wahyu Indrawati
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v6i2.47257

Abstract

Film sebagai sebuah karya sastra mengandung berbagai makna baik dalam bentuk ikon, indeks, ataupun simbol. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang menganalis semiotika dalam film Indonesia yang berjudul Rumput Tetangga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk menguraikan tanda dalam semiotika Charles Sanders Pierce yang meliputi ikon, indeks, dan simbol pada film Rumput Tetangga. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah video film Rumput Tetangga karya Guntur Soehardjanto yang diunduh melalui internet. Pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis konten, yang berusaha menganalisis dokumen untuk diketahui isi dan makna yang terkandung dalam dokumen tersebut. Macam dokumen antara lain karangan tertulis, gambar, grafik, lukisan,  kartun,  bografi,  fotografi, laporan,  buku teks,  surat kabar,  film,  drama,  buku harian,  majalah,  bulletin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tanda-tanda sinematik atau film yang signifikan dan bersifat struktural dalam film Rumput Tetangga. Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dengan adanya kajian semiotika makna dari ikon, indeks, dan simbol dalam film dapat dipahami dengan baik.
Pendidikan Moral dan Karakter Melalui Karya Sastra di SMK Negeri 3 Kayu Agung Rukiyah, Siti; Utami, Puspa Indah; Missriani, Missriani; Fitriani, Yessi; Ali, Muhammad
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2025): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wdk.v8i1.18866

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa di SMK Negeri 3 Kayu Agung dalam menulis dan mengapresiasi karya sastra, dengan fokus pada integrasi nilai-nilai pendidikan moral dan karakter dalam proses pembelajaran. Melalui metode penyuluhan, diskusi, dan praktik langsung, kegiatan ini dirancang secara sistematis mulai dari identifikasi kebutuhan hingga pelatihan berbasis sastra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan partisipasi aktif baik dari guru maupun siswa dalam menerapkan pendekatan sastra sebagai media internalisasi nilai-nilai kehidupan, seperti empati, kejujuran, dan tanggung jawab. Temuan ini memperkuat peran penting karya sastra sebagai sarana pendidikan karakter yang efektif, kreatif, dan kontekstual di lingkungan sekolah kejuruan.
EKRANISASI NOVEL GADIS KRETEK KARYA RATIH KUMALA KE BENTUK FILM GADIS KRETEK KARYA KAMILA ANDINI DAN IFA IFANSYAH SERTA IMPLIKASINYA KE DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Nelsi, Nelsi; Fitriani, Yessi; Utami, Puspa Indah
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v8i2.18055

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan penciutan, penambahan dan perubahan bervariasi  pada  cerita, tokoh, dan latar dari novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala ke film Gadis Kretek  karya Kamila Andini dan Ifa Ifansyah. Pada penelitianini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan novel Gadis kretek karya Ratih Kumala serta film Gadis Kretek karya Kamila Andini dan Ifa Ifansyah sebagai objek penelitian.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis konten. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa proses pelayar putihan dari novel Gadis Kretek karya ratih Kumala ke film Gadis Kretek karya Kamila Andini dan Ifa Ifansyah mengalami beberapa perubahan yang meliputi aspek penciutan pada cerita sebanyak 34 peristiwa, aspek penambahan sebanyak 37 peristiwa, dan aspek perubahan bervariasi sebanyak 8 peristiwa. Aspek penciutan pada  tokoh sebanyak 19 tokoh, aspek penambahan sebanyak 5 tokoh, dan aspek perubahan bervariasi sebanyak 1 tokoh. Aspek penciutan pada latar sebanyak 5 latar, aspek penambahan sebanyak 7 latar, dan aspek perubahan bervariasi sebanyak 1 latar.    
EKRANISASI NOVEL GADIS KRETEK KARYA KAMILA ANDINI DAN DAMPAKNYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SMA Nelsi, Nelsi; Fitriani, Yessi; Utami, Puspa Indah
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v8i2.18055

Abstract

This research describes various reductions, additions and changes to the story, characters and settings from the novel Girl Kretek by Ratih Kumala to the film Girl Kretek by Kamila Andini and Ifa Ifansyah. This research uses a qualitative descriptive method and uses the novel Kretek Girl by Ratih Kumalas and the film Kretek Girl by Kamila Andini and Ifa Ifansyah as research objects. The data collection technique in this research uses documentation techniques. The data analysis technique used in this research is content analysis. This research obtained the results that the process of white sailing from the novel Girl Kretek by Ratih Kumalake, the film Girl Kretek by Kamila Andini and Ifa Ifansyah experienced several changes which include reducing aspects of the story by 34 events, adding aspects as many as 37 events, and varied aspects of change as many as 8 events. The shrinking aspect of the characters is 19t okoh, the adding aspect is 5 characters, and the changing aspect varies by 1 character. The shrinking aspect of the background is 5 backgrounds, the adding aspect is 7 backgrounds, and the changing aspect is varied by 1 background.
Analisis Semiotika: Pemaknaan Komunikasi Visual Pada Poster Iklan Layanan Masyarakat Di Media Digital Batubara, Hendra; Rukiyah, Siti; Utami, Puspa Indah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10612

Abstract

Analisis semiotik adalah metode yang digunakan untuk menemukan dan menganalisis simbol atau tanda dalam teks secara sistematis. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotik untuk mengungkap makna kontekstual dari bahasa visual dalam poster iklan layanan masyarakat di media digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa makna dalam sebuah karya tidaklah statis, tetapi terkait dengan sistem tanda yang melekat dalam desain komunikasi visual. Semiotika digunakan untuk memahami tanda visual seperti gambar, foto, simbol, warna, dan tanda verbal dalam teks visual. Keduanya menjadi penting dalam memahami makna, baik yang tersurat maupun tersirat, dalam poster iklan layanan masyarakat di media digital.   
PENDIDIKAN SEBAGAI SUATU SISTEM Purwaningsih, Ika; Oktariani, Oktariani; Hernawati, Linda; Wardarita, Ratu; Utami, Puspa Indah
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i1.5113

Abstract

Abstract: This article is entitled Education as a System, with the type of qualitative research using a library approach, a library approach, namely a study that uses data analysis based on written materials. Library materials in the form of published notes, books, magazines, newspapers, manuscripts, journals or articles. From the results of the study that education as a system is a unified whole in an education consisting of components that are interconnected with each other in order to achieve the desired goals. The components are basic education, educational goals, educational content, educational methods, tools, educated, educators and goals.Keywords: education, a systemAbstrak: Artikel ini berjudul Pendidikan Sebagai Suatu Sistem, dengan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatannya adalah pendekatan kepustakaan, pendekatan kepustakaan yakni kajian yang menggunakan analisis data berdasarkan bahan tertulis. Bahan kepustakaan berupa catatan yang terpublikasikan, buku, majalah, surat kabar, naskah, jurnal ataupun artikel. Dari hasil penelitian bahwa bahwa pendidikan sebagai suatu sistem merupakan suatu kesatuan yang utuh dalam suatu pendidikan yang terdiri dari komponen-komponen yang saling berhubungan satu sama lainnya dalam rangka mencapai tujuan yang diinginkan. Adapun komponen-komponen tersebut yakni dasar pendidikan, tujuan pendidikan, isi pendidikan, metode pendidikan, alat, terdidik, pendidik dan tujuan.Kata Kunci: pendidikan, Suatu Sistem