Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU Alan Alfiansyah Putra Karo-Karo; Liliana Puspa Sari; Dicky Hendrawan
Jurnal Penjaskesrek Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v7i2.1099

Abstract

The principal is expected to be able to increase the motivation of teachers to be able to become professional teachers and be able to compete in the world of education. The purpose of this study was to study the motivation of principals' leadership, and the motivation of vocational high school level teachers in Serdang Bedagai District. With a total sample of 30 physical education teachers from 30 schools in Serdang Bedagai Regency. Research uses quantitative with the method of Ex-Post Facto to find out and uncover data from past events and then study the factors that can cause these events. The results of the analytical research stated (1) the Relationship between Principals' Leadership to Teacher Performance by 0.539, (2) the effect of teacher's work motivation on Teacher Performance by 0.397, (3) there was a direct relationship between Principal's Leadership and Teacher's work motivation to Teacher Professionalism with total influence amounted to 0.753. The conclusion is the low performance of Physical Education at the Vocational School level in Serdang Bedagai Regency is supported by many factors including good Principal Leadership, and high Teacher Work Motivation. Abstrak Kepala sekolah yang baik diharapkan mampu meningkatkan motivasi kerja guru agar mampu menjadi guru profesioal dan mampu bersaing di dunia pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, dan motivasi guru tingkat sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Serdang Bedagai. Dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang guru pendidikan jasmani dari 30 sekolah di Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian menggunakan pendekatan Kuantitatif denganmetodeExt-Post Facto untuk mengetahui dan mengungkap data dari peristiwa-peristiwa yang telah lalu kemudian mengetahui faktor-faktor yang dapat menimbulkan kejadian tersebut. Hasil penelitian analisis jalur menyatakan bahwa (1) pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru sebesar 0,539, (2) terdapat pengaruh Motivasi Kerja guru terhadap Kinerja Guru sebesar 0,397, (3) terdapat hubungan langsung antara Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi kerja guru terhadap Profesionalisme Guru dengan pengaruh total sebesar 0,753. Kesimpulannya bahwa tinggi rendahnya kinerja guru Penjas tingkat SMK di Kabupaten Serdang Bedagai didukung oleh banyak faktor antara lain Kepemimpinan Kepala Sekolah yang baik, dan Motivasi Kerja Guru yang tinggi. Kata Kunci: Kepemimpinan, Motivasi, Kinerja, Guru
Pendekatan Taktis Dalam Upaya Meningkatkan Keterampilan Dasar Futsal Daniel Silaban; Dicky Hendrawan
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 2 No 2 (2022): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v2i2.554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untk mengetahui penerapan pendekatan taktis dalam upaya meningkatkan keterampilan dasar bermain futsal pada pemain futsal SMP Swasta YWKA Medan Tahun 2020. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa peserta kegiatan ekstrakurikuler futsal di sekolah SMP YWKA Medan yang jumlah pemain 20 orang. Desain pada penelitian ini adalah menggunakan pendekatan studi kasus dengan survei jurnal-jurnal ilmiah mengenai penerapan pendekatn taktis dan keterampilan dasar futsal yang telah terakreditasi. Kajian penelitian ini merupakan kajian kualitatif dengan menganalisis kajian penerapan pendekatan taktis yang dihubungkan dengan keterampilan dasar futsal. Berdasarkan kesimpulan penelitian dapat disarankan bahwa; Hasil penelitian merupakan hasil kajian analisis dari jurnal yang telah ditelaah dan bukan hasil penelitian di lapangan secara langsung, sehingga kekuatan hasil penelitian ini hanya pencapaian batas rekomendasi pelaksanaan penerapan pendekatan taktis pada aspek keterampilan dasar bermain futsal pada kegiatan ekstrakurikuler futsal di sekolah SMP YWKA Medan. Kajian penerapan pendekatan taktis dapat diterapkan oleh para pelatih. Hasil analisis pada kajian jurnal diatas hanya dapat dibuktikan secara teoritis, dan diperlukan penelitian lebih mendalam untuk memperoleh hasil penelitian secara empiris.
Pengaruh Minat Olahraga Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Aldo Bonar Simbolon; Dicky Hendrawan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v2i2.628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh minat olahraga terhadap hasil belajar siswa kelas 5 pada mata pelajaran penjaskes di SD Negeri 105298 Patumbak Kampung Tahun Ajaran 2020/2021. Dalam penelitian ini menggunakan metodologi pendekatan kuantitatif. Pendekatan penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, analisis data bersifat kuantitatif / statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Pada penelitian penentuan sampel dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling yang telah ditetapkan oleh peneliti dengan jumlah siswa 27 anak. Data Untuk mengumpulkan data penelitian ini menggunakan dokumentasi, tes dan kuesioner. Hasil dari penelitian ini adalah Dalam pembahasan tentang minat olahraga siswa kelas V SD Negeri 105298 Patumbak Kampung Tahun Ajaran 2020/2021 yaitu sebesar 19% kategori rendah, 59% kategori sedang, dan 22% kategori tinggi. Sedangkan dalam pembahasan hasil belajar kelas V pada mata pelajaran Penjaskes siswa SD Negeri 105298 Patumbak Kampung Tahun Ajaran 2020/2021 yaitu sebesar 11% kategori rendah, 78 % kategori sedang, dan 11 % kategori tinggi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Dari hasil analisis data ditemukan pengaruh yang signifikan antara minat olahraga terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Penjaskes sebesar 19,9 %. Sehingga Ha diterima dan berbunyi ada pengaruh minat olahraga terhadap hasil belajar siswa.
The Effect Of Decline Push Up And Bench Dip Exercise On Smash Outcomes In Puma Volley Club Volleyball Athletes M, Benny Aprial.; Sari, Liliana Puspa; Hendrawan, Dicky; Sari, Dewi Maya; Giawa, Epenetus
ACPES Journal of Physical Education, Sport, and Health (AJPESH) Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with ACPES (ASEAN Council of Physical Education and Sport)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ajpesh.v3i2.70199

Abstract

This study aims to determine the effect of decline push up and bench dip exercises on the arm muscle strength of Puma Volley Club Volleyball athletes, Serdang Bedagai. This research was conducted at Puma Volleyball Club Serdang Bedagai Volleyball. The population of this study was 8 people and the sample used in this study were male athletes, totaling 8 people who were taken by simple random. This research method is an experimental method with the research design Pretest – Posttest One Group with decline push up and bench dip exercises carried out for 6 weeks. The test instrument used is a test of the results of the arm muscle strength. The data analysis technique used was the Lilifors normality test and the hypothesis test, namely the t-test with a significant level of 0.05. The results obtained from the hypothesis test, namely the strength of the arm muscles, obtained tcount (5.63) > ttable (1.90). Based on the criteria for testing the hypothesis, then Ha is accepted and Ho is rejected so that it can be concluded that there is an effect of decline push up and bench dip exercises on the arm muscle strength of Puma Volley Club Volleyball Serdang Bedagai athletes.
Sosialisasi Pelatih Lempar NPC Sumatera Utara Menyongsong Peparnas 2024 Aceh-Sumut Liliana Puspa Sari; Sihombing, Hardodi; Karo Karo, Alan Alfiansyah Putra; Dicky Hendrawan; Ika Endah Puspita Sari; Simangunsong, Benny Aprial
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.685 KB) | DOI: 10.55081/jbpkm.v1i1.209

Abstract

Pada dasarnya nomor lempar dalam cabang atletik merupakan salah satu nomor yang diperebutkan sejak Olimpiade kuno di Yunani sekitar tahun 779 Masehi. Kegiatan bakti ini bertujuan untuk memberdayakan dan menghasilkan nomor atletik atletik di NPC Sumut dalam persiapan menghadapi PEPARNAS 2024 Aceh-Sumatera Utara. Dari tujuan tersebut diperoleh pula informasi bahwa kursus-kursus pelatihan sangat penting khususnya di kalangan KNKT Sumatera Utara, karena pelatihan bagi para atlet difabel sangat berbeda. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, yang sebetulnya fokus pada rendahnya tingkat kegiatan pelatihan yang mengakibatkan rendahnya update pengetahuan dan pengetahuan pelatih selama pandemi Covid-19. Selain meningkatkan kemampuan individu tentunya akan meningkatkan kemampuan kemampuan atletik dengan adanya pelatih yang memiliki ilmu pengetahuan baru. Dengan mengadakan pelatihan ini. Mulai dari kegiatan penataran terus menerus. Dimana kegiatan penataran ini diharapkan terus berlanjut di masa mendatang dan setiap tahun. Hal ini dilakukan agar berbagai unsur / aspek penting (positif) dapat tersampaikan dengan baik. Oleh karena itu, berdasarkan hasil penataran, para pelatih NPC sangat antusias melihat jawaban dan pembicara yang sangat berkualitas dari para pelatih NPC itu sendiri dan ditambah dengan nutrisi. Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Sumatera Utara didirikan pada tahun 1962. Namun saat itu namanya masih Yayasan Olahraga Cacat (YPOC). Nama YPOC berjalan hingga tahun 1982 atau sudah ada selama kurang lebih 20 tahun. Kemudian pada tahun 1982 namanya diubah menjadi Badan Pertimbangan Olahraga Disabilitas (BPOC). Setelah berjalan sekitar 28 tahun, lanjutnya, nama BPOC diubah pada awal 2011 menjadi Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Sumatera Utara. Digantikan oleh NPC karena nama YPOC dan BPOC seakan mendiskreditkan atlet yang bernaung di sana.
Pengadaan Senam Jantung Sehat Virtual Melalui Zoom Meeting Pada Lansia Pensiun Telkom Medan Benny Aprial. M; Lela Santika; Devi Catur Winata; Hardodi Sihombing; Khairul Usman; Dicky Hendrawan
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.484 KB) | DOI: 10.55081/jbpkm.v1i2.261

Abstract

Olahraga merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang dilakukan secara terencana dan terstruktur yang dalam pelaksanaannya melibatkan gerakan tubuh yang berulang-ulang untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan rohani. Olahraga menjadi hal yang penting dan wajib dilakukan oleh masyarakat di tengah pandemi COVID-19 dikarenakan olahraga dapat meningkatkan system imun tubuh. Karena kegiatan olahraga dapat meningkatkan kebugaran dan meningkatkan daya tahan tubuh sehingga dapat dipastikan kekebalan menjadi kuat sebagai pertahanan dan terhindar terhadap virus penyebab COVID-19. Menjaga Jarak juga merupakan suatu himbauan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang telah mengubah cara hidup kita sehari-hari. Mulai melakukan proses belajar mengajar, bekerja, beribadah hingga senam pun harus dilakukan dirumah dengan virtual menggunakan berbagai macam aplikasi misalnya zoom meeting. Saat melakukan atau olahraga juga disarankan untuk tidak berlebihan apalagi untuk kalangan lansia yang diharusnya olahraga yang intensitasnya rendah atau low impact. Sebab, bisa mengganggu kesehatan dan menurunkan system imun tubuh. Senam jantung sehat merupakan salah satu jenis olahraga yang ditujukan untuk mencegah Covid-19 untuk meningkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh kemudian senam jantung sehat ini juga runtin dilakukan oleh pensiunan Telkom diseluruh Indonesia pada saat sebelum covid-19 ada. Pengadaan Senam jantung sehat secara virtual menggunak zoom meeting ini diharapkan menjadi salah satu alternatif untuk menjaga kesehatan, kebugaran dan daya tahan tubuh pada lansia pensiunan Telkom medan. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan dengan senam jantung sehat versi II dan III dan dilakukan selama 30 menit menggunakan zoom metting dan diikuti oleh 15 lansia pensiunan Telkom medan. Sasaran dari kegiatan ini adalah lansia pensiunan Telkom medan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme yang baik dan para pensiunan mennyarankan pengadaan senam virtual ini tetap ada saat pandemic covid-19 ini.
Pendampingan Dispora Kota Binjai Pada Persiapan Tuan Rumah PON XXI 2024 Liliana Puspa Sari; Dicky Hendrawan; Muhammad Syaleh; Khairul Usman; M. Irfan; Ilham Fajri
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1724

Abstract

Kota Binjai memiliki program kerja pembangunan venue cabang olahraga berstandar nasional sebagai implementasi persiapan tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut dan tertuang pada Surat Pernyataan Walikota Binjai Nomor 426-11261 pada 7 Oktober 2022. Langkah prioritas menuju tuan rumah pada PON Tahun 2024 dilaksanakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Binjai melalui kelompok masyarakat Pengurus Cabang Olahraga (Pengcab) Gulat Kota Binjai dengan kegiatan penguatan dan pendampingan kepemudaan sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan menjadi pengelolaan venue dan mencapai inovasi peluang pada PON Tahun 2024 Sumut-Aceh. Secara rinci kebutuhan tersebut dilakukan dengan menciptakan Desain inovasi venue Kota Binjai dengan konsep membangun SDM Pemuda yang unggul melalui organisasi olahraga, kemudian dalam membangun sinergisitas dengan berbagai stakeholder. Sasaran utama ketercapaian kelayakan venue PON XXI Aceh-Sumut di Kota Binjai yang dibutuhkan adalah ; (1) Melakukan konfirmasi dan konsolidasi kepada KONI Sumut, Dispora Sumut, dan PB PON XXI Aceh-Sumut; (2) Penetapan grand desain venue Cabor dengan standarisasi nasional; (3) Pembentukkan tim pengembangan venue cabang olahraga; dan (4) Evaluasi dan Monitoring pembangunan GOR venue cabor pada PON.
Code Mixing and Switching Used in Breakout Music Program of Net TV Lubis, Syahrul Efendi; Hendrawan, Dicky
Sinkron : jurnal dan penelitian teknik informatika Vol. 6 No. 3 (2022): Article Research Volume 6 Number 3, July 2022
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/sinkron.v7i3.11472

Abstract

Bilingual and multilingual people present language variety called Code – Mixing and Code – Switching. The purpose of this study is to find the kinds of code mixing and code switching that used by the hosts in Breakout a music program in Net TV and to conclude the factor that influence the hosts mix and switch their utterances. This study was done by using description/qualitative method. This study used three of selected episodes, each utterances in each episode changed into the scripts, and the scripts made into the table form. As the result of this study, in generally, the hosts used two kinds of Code Mixing, they are Intra sentential code mixing and extra sentential code mixing, and five kinds of Code Switching on their utterances (Situational, Metaphorical, Tag Code switching, Inter-sentential switching, and Intra-sentential switching). The hosts mix and switch their utterances influenced by the setting and scene, participants, ends, key, norm of interaction as described by Dell Hymes, and also found the other factors, they are background of language, topic and the limited Indonesian vocabularies which can be hazy if it puts in Indonesian.
Tingkat Keterampilan Servis Panjang Dalam Bermain Bulu Tangkis Siswa Kelas VII SMP Sabila Medan Tahun Ajaran 2020/2021 Yohana Zai; Dicky Hendrawan
Jurnal Mahasiswa Bina Guna Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Bina Guna
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jmbg.v2i2.1163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan servis panjang dalam bermain bulu tangkis siswa kelas VII SMP Sabila Medan Tahun Ajaran 2020/2021. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 14 orang. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kuantitatif dengan menerapkan teknik tes dan pengukuran yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat kemampuan pukulan servis panjang dalam permainan bulu tangkis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistic. Berdasar hasil yang diteliti diketahui bahwa keterampilan servis panjang bulu tangkis siswa laki-laki kelas VII SMP Swasta Sabila Medan adalah kategori sangat tinggi 1 siswa atau 12,5%, tinggi 3 siswa atau 37,5%, sedangkan rendah 4 siswa atau 50%. Sedangkan keterampilan servis panjang bulu tangkis siswi kelas VII SMP Swasta Sabila Medan adalah tidak ada siswa pada kategori sangat tinggi atau 0%, kategori tinggi 2 siswa atau 33,4%, sedangkan rendah 4 siswa atau 66,6%. Keterampilan servis panjang bulu tangkis secara keseluruhan siswa kelas VII SMP Swasta Sabila Medan adalah kategori sangat tinggi 1 siswa atau 7,2%, dengan kategori tinggi 5 siswa atau 35,7%, dan kategori rendah 8 siswa atau 57,1%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat keterampilan servis panjang dalam permainan bulu tangkis seluruh siswa kelas VII SMP Swasta Sabila Medan masuk dalam kategori rendah sebesar 57,1%.
Kendala Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Penjas Materi Sepak Bola Saat Pandemi Covid-19 Pada Siswa Kelas V SD 030318 Bertungen Tahun Ajaran 2020-2021 Josenta Karo Karo; Dicky Hendrawan
Jurnal Mahasiswa Bina Guna Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Bina Guna
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jmbg.v2i2.1167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untk mengetahui Kendala Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Penjas Materi Sepak Bola Saat Pandemi Covid-19 Pada Siswa Kelas V SD 030318 Bertungen Tahun Ajaran 2020-2021. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 14 orang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode yang digunakan yakni survei. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen yang berupa angket tertutup. Kendala dalam pelaksanaan pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni faktor internal (fisik dan psikis) dan faktor ekternal (guru, sarana dan prasarana, materi pembelajaran serta lingkungan). Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan faktor penghambat pembelajaran PJOK materi sepak bola saat pandemi Covid-19 di SD Negeri No. 030318 Bertungen berada pada kategori “cukup” sebesar 85,72% (12 peserta didik), “rendah” sebesar 14,28% (2 peserta didik). Faktor faktor penghambat pembelajaran PJOK materi sepak bola saat pandemi Covid-19 di SD Negeri No. 030318 Bertungen berdasarkan faktor internal berada pada kategori “cukup” dengan persentase sebesar 64,20% (sebanyak 9 peserta didik) dari jumlah 14 peserta didik. Faktor penghambat pembelajaran PJOK materi sepak bola saat pandemi Covid-19 di SD Negeri No. 030318 Bertungen berdasarkan faktor eksternal berada pada kategori “cukup” dengan nilai rata-rata sebesar 37,00. Sedangkan persentase sebesar 85,72% (sebanyak 12 peserta didik) dari keseluruhan berjumlah 14 peserta didik. Secara keseluruhan kesimpulan yang dapat diambil yakni faktor penghambat pembelajaran PJOK materi sepak bola saat pandemi Covid-19 di SD Negeri No. 030318 Bertungen berada pada kategori “cukup” sebesar 85,72% (12 peserta didik) dari sejumlah 14 peserta didik.