Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PESHUM

Dampak Ekonomi Kreatif Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Di Pasar Kota Bojonegoro Heny Suhindarno; Ridha Dewi, Berliana; Awaludin Surahman; Ahmad Bayhaq; Amellia Dwi Renatasya
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.8117

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak ekonomi kreatif terhadap kualitas hidup masyarakat di Pasar Kota Bojonegoro dengan pendekatan campuran (mixed methods). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi kreatif berkontribusi dalam tiga aspek utama: peningkatan pendapatan, pelestarian budaya lokal, dan penguatan kohesi sosial. Responden mengalami kenaikan pendapatan rumah tangga setelah terlibat dalam sektor kuliner khas, kerajinan kayu jati, dan tekstil tradisional. Selain itu, ekonomi kreatif mendorong rasa bangga terhadap warisan budaya serta memperkuat komunitas melalui jejaring sosial yang inklusif. Namun, beberapa tantangan diidentifikasi, seperti kurangnya akses pembiayaan, keterbatasan teknologi, dan infrastruktur yang belum memadai. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan langkah strategis, termasuk peningkatan akses modal, pelatihan teknologi dan pemasaran, pengembangan infrastruktur, promosi produk lokal, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan. Dengan strategi tersebut, ekonomi kreatif di Pasar Kota Bojonegoro diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta budaya bagi masyarakat.
Strategi Pengembangan Desa Wisata Kreatif Sebagai Sumber Pendapatan Alternatif Di Pantai Semilir Tuban, Desa Socorejo Ridha, Berliana; Heny Suhindarno; Deny Andrian; Deni Retno Cahyani; Adela Vania Widiyandhari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.11010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan desa wisata kreatif sebagai sumber pendapatan alternatif masyarakat di Desa Socorejo, Kabupaten Tuban, dengan fokus pada potensi Pantai Semilir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, serta analisis data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Semilir memiliki potensi alam dan budaya yang kuat namun belum dikelola secara optimal. Kelembagaan masyarakat seperti Pokdarwis dan BUMDes masih lemah, infrastruktur wisata belum memadai, dan promosi digital belum berjalan efektif. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi kreatif juga masih terbatas pada inisiatif individu. Strategi pengembangan yang diusulkan mencakup lima pilar utama: (1) pemanfaatan potensi lokal secara inovatif, (2) penguatan kelembagaan masyarakat, (3) pengembangan ekonomi kreatif dan (4) penguatan infrastruktur serta promosi digital. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing desa wisata dan mendukung pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Dampak Media Sosial Terhadap Startup Kreatif Di Maliogoro, Ledok Wetan Heny Suhindarno; Dwi Ina S.; Farida Syahda F.R.; Ika Nurmanda P.; Elvira Eka F.
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.12876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak media sosial terhadap pertumbuhan startup kreatif di kawasan Maliogoro, Desa Ledok Wetan, Kabupaten Bojonegoro. Media sosial kini menjadi alat strategis dalam mempromosikan produk, membangun jaringan, dan memperluas pasar bagi pelaku usaha kreatif di pedesaan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap sejumlah pelaku startup lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok mampu meningkatkan visibilitas dan daya saing produk kreatif secara signifikan. Selain itu, media sosial juga mendorong kolaborasi antar pelaku usaha dan membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi digital dan keterbatasan infrastruktur internet masih menjadi hambatan. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan literasi digital yang berkelanjutan, penguatan kapasitas usaha, dan dukungan kebijakan lokal untuk memperkuat ekosistem startup digital. Temuan ini penting secara teoritis dalam memperkaya kajian ekonomi kreatif berbasis komunitas dan secara praktis sebagai acuan strategi pemberdayaan desa berbasis teknologi di era digital.