Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS SISTEM PELAYANAN PERPUSTAKAAN UMUM KOTA PROBOLINGGO PADA MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2020-2021 Rizky Nur Amaliah; Nurul Umi Ati; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 16, No 6 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.946 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan tentang bagaimana efektivitas sistem pelayanan Perpustakaan Umum Kota Probolinggo pada masa pandemi Covid-19 tahun 2020-2021 serta faktor-faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi efektivitas sistem pelayanan pada masa pandemi Covid-19 di Perpustakaan Umum Kota Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan penelusuran data online sumber data menggunakan data primer dan sekunder, teknik analisis data dengan 4 tahap yang pertama pengumpulan data, kedua reduksi data, ketiga penyajian data, dan keempat kesimpulan hasil penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum efektivitas sistem pelayanan Perpustakaan Umum Kota Probolinggo pada masa pandemi Covid-19 masih belum dapat dikatakan efektif. Hal tersebut ditinjau berdasarkan 3 kriteria untuk mengukur efektivitas kerja organisasi yang dikemukakan oleh Sondang P. Siagian (1996) yakni; Waktu, Kecermatan, Gaya Pemberian Pelayanan dan 2 kriteria mengenai ukuran efektivitas yang dikemukakan oleh David Krech, Ricard S. Cruthfied dan Egerton L. Ballachey dalam bukunya Individual and Society yang dikutip Sudarman Danim (2004) yakni; Tingkat Kepuasan dan Intesitas. Faktor pendukung dalam efektivtas sistem pelayanan di lokasi tersebut yakni; Transparansi, Kemudahan Akses, Pengadaan Event, dan Gaya Pemberian Pelayanan. Adapun faktor penghambatnya ialah; Jam Operasional Layanan, Koleksi Bahan Pustaka, Minim Inovasi, dan Anggaran. Kata Kunci: Efektivitas, Sistem Pelayanan, Pandemi Covid-19
EKSISTENSI PEMERINTAH DESA DALAM PRAKTIK RENTENIR TERHADAP MASYARAKAT MISKIN DI DESA SAMBIPONDOK KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK Vina Nurul Firdausi; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 15, No 7 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.886 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya masyarakat miskin di Desa Sambipondok yang terjerat oleh praktik rentenir yang mempunyai bunga pinjaman cukup besar bahkan sampai tidak bisa dibayar oleh masyarakat Desa Sambipondok. Ketertarikan masyarakat ini dikarenakan mudahnya proses transaksi peminjaman ke rentenir bahkan tidak melalui proses administrasi seperti dalam pinjaman lembaga sehingga uang mudah untuk dicairkan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan masyarakat miskin di Desa Sambipondok, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, 2) mengetahui eksistensi praktik rentenir terhadap masyarakat miskin di Desa Sambipondok, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, dan 3) mengetahui upaya pemerintah desa, faktor pendukung, dan penghambat eksistensi pemerintah desa dalam menanggulangi rentenir di Desa Sambipondok, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yang artinya perolehan datanya bukan berupa angka melainkan kata-kata tertulis atau bisa juga lisan, kemudian gambar dari informan telah ditetapkan, serta perilaku sesuai realita yang terjadi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hail dari penelitian ini 1) masyarakat miskin di Desa Sambipondok tergolong masih banyak, hal ini dipengaruhi oleh faktor pendidikan yang rendah, letak geografis yang kurang mendukung, serta perkembangan zaman yang semakin pesat sehingga mengakibatkan pola konsumtif masyarakat tinggi tetapi tidak diimbangi dengan pendapatan yang dihasilkan, 2) Eksistensi praktik rentenir di Desa Sambipondok masih tetap berjalan di Desa Sambipondok. Meskipun sudah berkurang dari tahun ke tahun tetapi masih sulit dihapuskan dikarenakan sebagian masyarakat cara berpikirnya kurang maju dan pendapatan masyarakat yang belum bisa mencukupi kebutuhannya, 3) eksistensi pemerintah desa untuk menghapus praktik rentenir adalah dengan membuat program-program untuk desa yakni pemberdayaan masyarakat melalui BM, Pembinaan Pokdarwis, penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat, pengadaan lomba karya cipta, serta meningkatkan fasilitas desa untuk mendukung pemasaran masyarakat supaya bisa meningkatkan pendapatan. Masyarakat yang bisa diajak kerjasama dalam program-program tersebut menjadi faktor pendukung bagi pemerintah desa dalam mengurangi praktik rentenir. Tetapi sebagian masyarakat yang sulit untuk diajak berubah. Kata Kunci: Eksistensi, Pemerintah, Masyarakat Miskin, Sosialisasi, Pembinaan
PERAN PELAYANAN PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA TERHADAP KEPUASAN PEMUSTAKA (Studi Pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Di Jakarta) Andi Angga Maulana Maliku Taufiq; Nurul Umi Ati; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 14, No 2 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.771 KB)

Abstract

Perpustakaan memiliki peranan vital sebagai jembatan penyambung menuju ilmu pengetahuan, dan menjadi tempat rekreasi. Perpustakaan berkontribusi penting terhadap informasi yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, selain itu perpustakaan merupakan inti bagi kehidupan aktifitas akademik, karena dengan adanya perpustakaan dapat diperoleh informasi yang bisa digunakan sebagai dasar pengembangan terhadap sebuah ilmu pengetahuan. Berangkat dari hal tersebut maka peneliti ingin mengetahui beberapa hal terkait dengan bagaimana pelayanan, faktor pendukung dan kendala di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Yang hasilnya akan berdampak terhadap kepuasan pemustaka. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait dengan pelayanan yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia terhadap kepuasan pemustaka, serta untuk mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses pencapaian pelayan yang prima di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dimana dalam analisisnya peneliti menggunakan teori indikator kualitas pelayanan oleh Zethhml et al 1990, teori oleh Riyanto 2004 dimana teori ini membahas terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pemustaka, teori kepuasan pemustaka oleh Lasa HS 2009, dan teori tentang pelayanan dari George dan Wall 2004. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) pelayanan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. 2) Pemustaka, OPAC (Online Public Access Catalog), dan pelayanan yang diberikan oleh pustakawan merupakan faktor pendukung dalam mencapai pelayanan yang prima. 3) Sedangkan beberapa fasilitas fisik (lift, kursi kantin), jam operasional, layanan sirkulasi, dan kelengkapan bahan pustaka menjadi faktor penghambat dalam mencapai pelayanan yang prima. 4) Secara keseluruhan terkait pelayanan yang disediakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia telah dapat memberikan kepuasan bagi pemustaka. Kata Kunci : Perpustakaan, Pelayanan, Kepuasan, Pemustaka, Pustakawan
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS KECAMATAN WATES KABUPATEN BLITAR Agung Wicaksono; Nurul Umiati; Agus Abidin
Respon Publik Vol 13, No 6 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.263 KB)

Abstract

Pada setiap orang  yang bekerja  atau dalam suatu kelompok kerja, kinerja selalu diharapkan bisa  senantiasa  baik kualitas  dan kuantitasnya.  Untuk mendapatkan hasil  itu sendiri  haruslah didukung  dengan penetapan tujuan dan diawali dengan perencanaan kerja yang rasional. Maksud penetapan tujuan kinerja adalah menyusun sasaran-sasaran yang  berguna  tidak hanya  sebagai  pedoman mencapai  tujuan, tetapi  juga  bisa  menjadi  sarana  evaluasi  kinerja  pada  akhir periode  dan  untuk mengelola  keadaan pasca  kerja  selama  periode  tersebut. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi Kinerja Pegawai, seperti Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi. Obyek penelitian ini di Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Bila pegawainya tidak bisa meningkatkan kinerjanya melalui Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi yang sudah baik, berarti  Kinerja  Pegawai cenderung  rendah. Adapun variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pengaruh Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai di Pusat Layanan Kesehatan (Puskesmas) Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan Data Primer, yaitu pengumpulan data  menggunakan Kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah Regresi Berganda.  Hasil analisis dengan menggunakan SPSS Versi 13 menunjukkan bahwa: (1) Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja  Pegawai. (2) Budaya  Organisasi  berpengaruh positif  dan signifikan terhadap  Kinerja Pegawai.
PERAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) CAKRAWALA KEADILAN DALAM PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN ( Studi Tentang Gerakan Peduli Sampah Di Desa Paciran Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan ) Firohatin Ronasifah; Nurul Umi Ati; Hayat Hayat
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.567 KB)

Abstract

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) merupakan sebuah lembaga non pemerintah yang mempunyai peranan sebagai jembatan dari masyarakat terhadap pemerintah. LSM mempunyai peran yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat dan melihat LSM sebagai alternatif untuk munculnya civil society (Affan Gaffar : 2006). Dalam peranan nya LSM harus mengetahui tugas dan fungsi. Suatu organisasi pasti memiliki program kerja yang akan dilakukan guna mencapai tujuannya. Penelitian ini bertujuan melihat peran LSM Cakrawala Keadilan memiliki program kerja yaitu pemberdayaan lingkungan tentang gerakan peduli sampah di Desa Paciran Kec. Paciran Kab. Lamongan. Pemberdayaan lingkungan yang dilakukan oleh LSM Cakrawala Keadilan bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup sama saja dengan membantu pemerintah dalam tatanan desa. Permasalahan dalam penelitian yang dilakukan ini, mencakup faktor penghambat dan faktor pendorong dalam pemberdayaan lingkungan, dan juga bagaimana peran LSM Cakrawala Keadilan dalam pemberdayaan lingkungan desa Paciran, Kec. Paciran, Kab. Lamongan. Tujuan dalam penelitian adalah mencari dan mendeskripsikan peran LSM dalam pemberdayaan lingkungan Desa Paciran.Lingkungan atau lingkungan hidup adalah sebuah kesatuan yang meliputi berbagai makhluk hidup beserta seluruh komponen fisik, kimia, sosial budaya dan komponen lainnya. Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan sosial. Lingkungan inilah yang membentuk kepribadian seseorang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, teknik analisis menggunakan model analisi dan interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman (1994). Peran yang telah dilakukan oleh LSM Cakrawala Keadilan terkait pemberdayaan lingkungan adalah membuat gerakan peduli sampah, pembersihan sampah di bibir pantai Desa Paciran, pengambilan sampah di rumah warga Desa Paciran, dan menjadikan tempat wisata. Faktor pendorong kegiatan tersebut adalah kondisi lingkungan, masyarakat, kesadadaran atau kemauan LSM dan masyarakat, sedangkan faktor pengghambat adalah masyarakat Desa dan kurangnya komunikasi.   Kata Kunci : Pemberdayaan Lingkungan ; Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
IMPLEMENTASI KELOMPOK USAHA PERHUTANAN SOSIAL (KUPS) DALAM MENGEMBANGKAN WISATA SITI SUNDARI (Studi Kasus Di Desa Burno Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang) Elsa Tri Alivia; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 16, No 9 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.633 KB)

Abstract

Potensi sumber daya alam yang di miliki setiap daerah yang ada di Indonesia memberikan dampak positif bagi pembangunan terutama dalam sektor wisata. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Wono Lestari dalam mengembangkan wisata Siti Sundari. Wisata Siti Sundari yang ada di Desa Burno Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang menawarkan wisata alam dan edukasi atau di sebut dengan ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran wisata Siti Sundari, pengelola (KUPS) dan implementasi dalam mengembangkan wisata Siti Sundari serta faktor-faktor yang mempengaruhi dalam mengembangkan wisata Siti Sundari. Untuk mengetahuinya maka digunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata Siti Sundari merupakan wisata yang dikelola oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dengan konsep wisata berbasis masyarakat dan komunitas. Dalam implementasi ini ada beberapa yang di kembangkan yaitu  infrastruktur dan kondisi lahan sebelum dan sesudah adanya wisata Siti Sundari. Untuk infrastrukur sendiri sebelum adanya wisata Siti Sundari itu sudah tersedia, saat ini pengelola hanya pengembangkan saja. Di dalam pembangunan wisata pasti ada pengaruh yaitu lingkungan sosial, dan lingkungan ekonomi. Faktor pendukung dalam mengembangkan wisata Siti Sundari yakni; Daya dukung sosial budaya, Daya dukung politik, Daya dukung sumber daya lokal, adapun faktor penghambatnya yakni; kurangnya sumber daya manusia dan tidak adanya sekertariatan KUPS. Adapun saran yang di berikan yaitu, perlunya menjada dan memelihara sumber daya alam dan budaya sebagai modal untuk meningkatkan wisatawan.   Kata Kunci : Wisata, Implementsi, Pengembangan
KINERJA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KOTA BIMA MENGENAI PELAKSANAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN Nuranisa Nuranisa; Nurul Umi Ati; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 15, No 9 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.918 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini hendak mengkaji secara empiris tentang kinerja Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil serta kendala yang dihadapi dalam pelanan Administrasi Kependudukan di Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian inimenggunakan teori kinerja, penilaian dan indicator kinerja, Kriteria Pedoman Penilaian Kinerja, dan Manfaat Kerugian dan dampak Kinerja Dispendukcapil Kota Bimamdi Masa Pendemi Covid 19. yang selanjutnya dikembangkan menjadi lima indikator yaitu produktivitas, kualitas layanan, responsivitas dan akuntabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil yang cukup baik. Kendala yang dihadapi Dinas Kependudukan dan Pencaatatan Sipil mengenai Pelayanan Administrasi Kependudukan kepada masyarakat di Kota Bima secara keseluruhan masih dapat diatasi dengan berbagai cara, kecuali kendala eksternal yang berupa letak geografis dan kondisi lingkungan Kota Bima. Kata Kunci: Birokrasi, Kinerja, Kependudukan
EFEKTIVITAS BADAN USAHA MILIK DESA DALAM PELAYANAN PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT (Studi Kasus Desa Karangrejo Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang) Shofia Uswatul Khasanah; Nurul Umi Ati; Taufiq Rahman Ilyas
Respon Publik Vol 15, No 5 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.724 KB)

Abstract

ABSTRAKBadan Usaha Milik Desa “Maju Bersama” Desa Karangrejo merupakan strategi Pemerintah Desa dalam menigkatkan dan mengembangkan ekonomi masyarakat Desa Karangrejo, Desa Karangrejo sendiri memiliki potensi unggulan Desa yakni Jamu Gendong yang sudah dikenal oleh masyarakat luas dan pernah mendapatkan penghargaan hakarapan 2 tingkat nasional serta juara pertama tingkat provinsi Jawa Timur, sayangnya potensi dan peluang yang dimiliki oleh masyarakat Desa Karangrejo tersebut redup dan peluang yang dimilikinya kurang dimanfaatkan dengan baik, Pemerintah Desa Karangrejo bersama dengan Badan Usaha Milik Desa meningkatkan dan mengembangkan ekonomi masyarakat dan tetap bertumpu kepada potensi asli Desa Karangrejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana tingkat efektivitas Badan Usaha Milik Desa dalam pelaksanaan pelayanan pengembangan ekonomi masyarakat di Desa Karangrejo Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang. Dalam proses pengembangan ekonomi masyarakat terdapat faktor pendukung dan penghambat Badan Usaha Milik Desa dalam pelaksanaan pelayanan pengembangan ekonomi masyarakat di Desa Karangrejoekonomi masyarakat di Desa Karangrejo Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang. Dalam penelititian ini digunakan jenis penelitian Descriptive dengan pendekatan Kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya pendekatan kualitatif matriks Swot untuk mengetahui faktor eksternal dan internal selanjutnya analisis data Swot kualitatif dikembangkan secara pengangkaan melalui perhitungan Analisis Swot model Balance score dengan hsil dari kuesioner agar diketahui secara pasti posisi organisasi yang sebenarnya. Hasil penelitian mennjukkan bahwa terdapat kesamaan antara efektivitas Badan Usaha Milik Desa dalam pelayanan pengembangan ekonomi masyarakat Dalam mengukur kualitas pelayanan publik Ziethaml et al dan Gibson untuk mengukur tingkat efektivitas faktor pendukung Tingkat efektivitas. Kata Kunci : Efektivitas,Badan Usaha Milik Desa, Pelayanan Pengembangan
STRATEGI PEMBANGUNAN WISATA KAMPUNG WARNA WARNI SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN EKONOMI (Studi Pada Masyarakat Kelurahan Jodipan Kecamatan Klojen Kota Malang) Sumiati Nafisah; Nurul Umi Ati; Hayat Hayat
Respon Publik Vol 15, No 3 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.676 KB)

Abstract

Kota malang merupakan salah satu daerah yang berada di Provinsi Jawa Timur. Kota malang terkenal dengan berbagai macam tempat wisata baik wisata yang berkaitan dengan alam maupun wisata buatan. Salah satu tempat wisata yaitu Kampung Warna Warni yang mengusung tema kampung tematik. Kampung Warna Warni merupakan kampung tematik pertama dikota Malang yang diresmikan pada tahun 2016. Daya tarik pada Kampung Warna Warni yaitu terdapat pada keindahan rumah yang dicat dengan berbagai macam warna dan setiap sudut gang digambar mural yang menarik sebagai spot wisatawan dalam berfoto. Pengelolaan Kampung Warna Warni dilakukan oleh masyarakat. Dengan adanya pembangunan Kampung Warna Warni Jodipan terjadi peningkat dalam taraf ekonomi dimana perekonomian masyarakat sekitar mulai meningkat dengan ada nya pengunjung. Namun terdapat pula permasalahan yaitu tidak adanya peran aktif Pemerintah Kota Malang dalam hal ini Dinas Pariwisata Kota Malang dalam pembangunan kampung warna warni, lahan parkir yang masih kurang strategis, komunikasi yang masih susah ketika ada wisatawan asing serta objek wisata kampung warna warni yang berada di daerah aliran sungai brantas yang dimana mudah terkena bencana alam seperti tanah longsor, banjir dan penurunan kualitas lingkungan. Untuk itu penulis ingin mengetahui bagaimana strategi pembangunan kampung warna warni sebagai upaya mewujudkan kemandirian ekonomi dan faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan Kampung Warna Warni. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.  Kata kunci: Strategi, Pembangunan, Pariwisata
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN PADA KANTOR CAMAT PURWODADI KABUPATEN PASURUAN Alifian Nur Rohman; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 15, No 6 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.981 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi untuk mengetahui kualitas pelayanan administrasi kependudukan pada kantor camat di kecamatan purwodadi kabupaten pasuruan.Maka dari penelitian tersebut tujuan penelitian ini untuk mengetahui : (1) kualitas pelayan publik administrasi  kependudukan di Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan (2) apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pelayanan publik administrasi  kependudukan di Kantor Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan. Untuk mengetahuinya digunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif, dengan Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kualitas pelayanan public dimensi tangiable dinilai kurang memuaskan karena tempat pelayanan masih kurang memadai, untuk dimensi reliability karena pegawai belum sepenuhnya menguasai alat bantu pelayanan, dimensi responsiviness sudah bagus dan melakukan pelayanan dengan cepat, dimensi assurance dan empati sudah dilakukan sesuai harapan karena melayani dengan sikap yang ramah dan sopan, (2) faktor-faktor yang menghambat proses pelayanan publik, diantaranya sumberdaya pegawai yang masih kurang. (3) faktor pendukung lain adalah dengan adanya fasilitas yang membantu pegawai dalam melaksanakan tugasnya melayani pengguna layanan yaitu berupa alat bantu komputer dan perangkatnya serta adanya sambungan internet sehingga proses pelayanan dapat berjalan dengan lancar   Kata Kunci : Kualitas pelayanan, faktor penghambat,faktor pendukung
Co-Authors Adelia Meita Utari Adilla Rizki Amalia Agung Wicaksono Agus Abidin Agus Zainal Abidin Ainun Nahib Aisyah Fira Rahmawati Alifian Nur Rohman Amalya Dwi Suryana Andi Angga Maulana Maliku Taufiq Andri Rafsan Gani andriani agustina cahyaningsih Anis Widayati Anti Dwi Febriyani Bayu Agung Prasetya Delfi Mardiana Dia Ayu Reni Anggraeni Dionita Putri Anwar Dwi Oktavia Nur Cahyanti Elsa Tri Alivia Ernia Himamalini Fajar Trianto Firohatin Ronasifah Fitria Febrianti Gangga Febrianto Georgo Winaktu Hayat Hayat Hayat Hayat Hayat Hellanda Widiyanti Indah Mindarti, Lely Indah Rafika Amin Indati Aulia Rahmah Ita Suhermin Ingsih Jafitri Ayu Pramisya Milania Jumarti Jumarti Khoiron Khoiron Khoirul Muafi Kus Indarto Lintang Rahmawati Mahardhika, Brahmadhita Pratama Maziyatun Nafiah Mery Bela Oktavia MUHAMMAD AGUS SALIM Muhammad Agus Salim Muhammad Sirojuddin Mustika Nanda Adilah Nanik Mulyani Hidayah Nova Sagita Novenda Amellia Sandra Pramaisella Nur Khofifah Nuranisa Nuranisa Nurcholisa Dwi Lestari Nuriyanti, Ika Octivari Rosania Alfrida Pinastika Prajna Paramita Reka Dwi Mashitoh Retno Wulan Sekarsari Rizky Nur Amaliah Rofiatul Maghfiroh Roni Pindahanto Sara Prilia Sarwono Sarwono Shinta Devy Setyaningrum Shofia Uswatul Khasanah Shofiatul Jannah Sintia Bela Aprilia Siti Nur Azizah Soesilo Zauhar Sumiati Nafisah Sunariyanto Sunariyanto Susi Ratnawati Suyeno Suyeno Taufiq Rahman Ilyas Umi Kalsum Vina Nurul Firdausi Waliyatul Mardiyah Winaktu, Georgo Yazid Al Bustomi Yulia Syayidhatul Fitri Zainal Abidin