Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai, kepemimpinan dan komitmen sebagai kekuatan pembentuk budaya organisasi pada Pondok Pesantren Darussalam Martapura. Pondok Pesantren ini merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang telah eksis selama lebih dari satu abad. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai, kepemimpinan, dan komitmen yang kuat dapat menciptakan sebuah budaya organisasi di Pondok Pesantren Darussalam Martapura. Budaya ini terbentuk dari kombinasi nilai keislaman, sistem sosial kolektif, dan kearifan lokal yang dijalankan dengan penuh komitmen. Nilai-nilai seperti akhlakul karimah, adab terhadap guru, serta penggunaan kalender akademik Hijriyah menjadi ciri khas dalam sistem pendidikan dan manajemen tradisional pondok. Pola kepemimpinan karismatik dan pembelajaran dengan kitab kuning juga menjadi faktor penting dalam keberlanjutan pesantren. Tradisi ini sudah dijalankan secara terus menerus dari generasi ke generasi, sehingga menjadi sebuah budaya yang menjadi ciri khas organisasi ini dan menjadi pembeda dengan pondok pesantren lainnya. Penelitian ini memperkuat pandangan bahwa budaya organisasi yang kuat merupakan faktor strategis dalam menjaga eksistensi dan relevansi lembaga pendidikan Islam di tengah perubahan sosial dan zaman.