Adimuntja, Natalia Paskawati
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Faktor Lingkungan Obesogenik Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja di Kota Jayapura Adimuntja, Natalia Paskawati
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 2 (2024): April 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i2.1203

Abstract

Prevalensi obesitas berdasarkan kategori Indeks Massa Tubuh (IMT) di Papua pada remaja usia 13-15 tahun sebesar 15,6% dan 13,5% pada remaja usia 16-18 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan obesogenik dengan kejadian obesitas pada remaja di Kota Jayapura. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan penelitian cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja usia 15-19 tahun di SMA Negeri 4 Kota Jayapura dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 100 responden. Cara penarikan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Analisis data yakni analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi-square (x2). Hasil penelitian diperoleh bahwa remaja yang mengalami obesitas sebanyak 51 orang (51,0%) dan yang tidak obesitas sebanyak 49 orang (49,0%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor konsumsi minuman manis (p-value = 0,041), dan perilaku sedentary (p-value = 0,042) signifikan bermakna dengan kejadian obesitas. Sedangkan konsumsi makanan cepat saji (p-value = 0,164) tidak signifikan bermakna dengan kejadian obesitas. Kesimpulan penelitian yaitu faktor konsumsi minuman manis dan perilaku sedentary signifikan berhubungan dengan kejadian obesitas, sedangkan faktor konsumsi makanan cepat saji tidak signifikan bermakna dengan kejadian obesitas.
Determinan Kejadian Overweight pada Wanita Usia Subur di Papua Asriati, Asriati; Adimuntja, Natalia Paskawati; Pamangin, Lisda Oktavia Madu
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 2 (2024): April 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i2.1225

Abstract

Prevalensi obesitas dan kelebihan berat badan di Papua mengalami peningkatan dari 23,5% di tahun 2007 menjadi 34,9% di tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan overweight pada Wanita usia subur di Papua dari faktor pola makan, aktivitas sedentary, dan penggunaan kontrasepsi. Penelitian ini survey cross sectional, dilaksanakan April – September 2023. Sampel sebanyak 156 wanita usia 15-49 tahun di Kota Jayapura yang diambil dengan teknik Purposive Sampling. Analisis data dengan uji chi-square dan uji Korelasi Pearson dan Spearman dengan Confidence Interval 95% dan a= 0,05. Terdapat 90 orang (57,7%) mengalami overweight, rata-rata usia responden adalah 28 tahun, pendidikan paling banyak adalah SMA (61%), dan paling banyak responden tidak bekerja (87,2%). Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan kontrasepsi dengan kejadian overweight (p=0,001), antara frekuensi makan berisiko (p=0,040), frekuensi konsumsi sumber karbohidrat (0,001), dan usia (p=0,000) dengan kejadian overweight. Sementara, perilaku sedentary dan frekuensi konsumsi fast-food tidak memiliki hubungan yang signifikan. Faktor yang mempengaruhi kejadian overweight pada wanita subur di Kota Jayapura adalah usia, penggunaan kontrasepsi hormonal, frekuensi makan makanan berisiko, dan frekuensi konsumsi sumber karbohidrat. Diharapkan tersedianya ruang-ruang publik untuk melakukan aktivitas fisik sangat bermanfaat untuk menekan kejadian obesitas pada wanita usia subur.
Pendekatan Positive Deviance; Upaya Pencegahan Kejadian Malaria Pada Remaja di Kota Jayapura Nurdin, Muhammad Akbar; Violita, Fajrin; Asriati, Asriati; Adimuntja, Natalia Paskawati; Pamangin, Lisda Oktavia
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1230

Abstract

Penyakit malaria adalah penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit malaria dapat menyerang semua orang, baik laki-laki maupun perempuan pada semua golongan umur dari bayi, anak-anak hingga orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positive deviance terhadap kejadian malaria pada Remaja di SMA Negeri 4 Kota Jayapura. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai September 2023 di SMA Negeri 4 Kota Jayapura. Penelitian ini menggunakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional study untuk menemukan positive deviance pencegahan penyakit Malaria. Pengambilan sampel menggunakan stratified proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat untuk memperoleh gambaran karakteristik responden. Sedangkan analisis bivariat (uji chi-square) bertujuan untuk mengetahui hubungan kemaknaan antara variabel dependen (positive deviance) dengan variabel independent (kejadian Malaria), serta uji regresi logistik untuk menilai variabel kekuatan hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa positive deviance merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap kejadian malaria (p=0,000) dan Exp(B)=15,927, CI 95% 4,866-45,280). Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ada pengaruh antara umur (p=0,004) dan jenis kelamin (p=0,000) terhadap kejadian malaria. Pendekatan positive deviance dapat digunakan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit malaria melalui peran aktif dari pihak sekolah SMA Negeri 4 Kota Jayapura yang berkolaborasi dengan kader Kesehatan dari Dinas Kesehatan atau tokoh Masyarakat sekitar sekolah.
Pola Asuh Pemberian Makan Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kota Jayapura: Natalia Paskawati Adimuntja*1, Lisda Oktavia Madu Pamangin2, Asriati3 Adimuntja, Natalia Paskawati
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 3 (2023): Volume 14 No. 3 (2023)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v14i3.971

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Data EPPGBM 14 Puskesmas di Kota Jayapura per November 2022 menunjukkan prevalensi stunting balita tertinggi di Puskesmas Jayapura Utara (98,37%), terendah di Puskesmas Elly Uyo (5,12%). Tujuan penelitian mengetahui faktor yang berhubungan dengan pola asuh pemberian makan balita dalam upaya pencegahan stunting di Kota Jayapura. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Lokasi penelitian akan dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Abepura Kota Jayapura. Waktu penelitian 6 bulan. Populasi penelitian ini adalah seluruh balita di Wilayah Kerja Puskesmas Abepura Kota Jayapura. Sampel penelitian ini adalah balita usia 6-59 bulan dengan jumlah 100 responden. Cara penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Wawancara mengggunakan kuesioner. Analisis data yakni analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square (x2) dan uji Fisher Exact. Hasil penelitian diperoleh bahwa ibu balita dengan pola asuh pemberian makan yang tinggi sebanyak 62 orang (52,5%), sedangkan yang memiliki pola asuh pemberian makan rendah sebanyak 56 orang (47,5%). Hasil analisis bivariat menunjukkan pengetahuan ibu (p-value 0,042) dan dukungan keluarga (p-value 0,004) signifikan bermakna dengan pola asuh pemberian makan balita dalam upaya pencegahan stunting di Kota Jayapura. Sedangkan faktor pendidikan ibu (p-value = 0,667), pekerjaan ibu (p-value = 0,608), status ekonomi keluarga (p-value = 0,320) dan dukungan petugas kesehatan (p-value = 0,221) tidak signifikan bermakna dengan pola asuh pemberian makan balita dalam upaya pencegahan stunting di Kota Jayapura. Disarankan Ibu yang memiliki balita dapat meningkatkan pemahaman dan mampu menerapkan pola asuh pemberian makan yang responsif. Kata Kunci: Pola Asuh; Pemberian Makan; Stunting