Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peningkatan Penguasaan Guru di Sulawesi Barat Pada Kompetensi Dasar Peran Tokoh Nasional Daerah Memperjuangkan Kemerdekaan Bahri Bahri; Andi Dewi Riang Tati; Asmunandar Asmunandar; Khaeruddin Khaeruddin; Ahmad Subair; Andi Dody May Putra Agustang; Ibrahim Arifin
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebab renndahnya penguasaan guru-guru sejarah di Propinsi Sulawesi Barat pada kompetensi dasar peran tokoh-tokoh nasional dan daerah dalam mempertahankan kemerdekaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut terjadi karena guru tidak mampu menjelaskan secara kronolis peristiwa yang terjadi dalam upaya mempertahankan kemerdekaan, termasuk peristiwa dalam tingkat lokal. Penyebab lainnya adalah guru belum mengintegrasikan sejarah lokal dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskrptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilaksanakannya perlakukan, guru yang menguasai kompetensi tersebut adalah 42%, sedangka setelah diadakannya perlakuan adalah 84,5%
Belajar Melalui Pengalaman Historis (BMPH) Pada Siswa SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar Asmunandar Asmunandar; Bahri Bahri; Khaeruddin Khaeruddin
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 June 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.18 KB) | DOI: 10.56680/pijpm.v1i1.36558

Abstract

BMPH stands for Learning Through Historical Experience, which is a paradigm of experience from a historical background that becomes an experience in life that will serve as a source of historical and cultural learning for students of SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar. Currently, with the development of globalization, it is very important for students to love culture to instill awareness of the importance of experience through culture, which can be used by students as a learning process to learn from the historical environment of local cultural wisdom in ethnic communities in Makassar City, South Sulawesi Province. Learning Through Historical Experience aims to provide knowledge and understanding of BMPH to students at SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar class X and students can practice and have awareness, the importance of preserving historical culture in everyday life. The implementation method is carried out online by introducing cultural heritage sites in Makassar City such as Rotterdam Fort, Cathedral Church, Malay Mosque, Kwan Kong Temple, Societeit de Harmonie, as well as traditional arts and dances, both in the form of explanations, in the form of photos, and videos that are studied as a form of historical culture in the Makassar ethnic community which are important to be inherited through learning.
Penerapan Model Green School Dalam Rangka Membentuk Gaya Hidup Berkelanjutan di SMA Negeri 12 Bone Muhammad Syukur; Jumadi Jumadi; Bahri Bahri; Nurlela Nurlela; Andi Dewi Riang Tati; St.Junaeda St.Junaeda; Rasyid Ridha
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1713

Abstract

Permasalahan program green school yang dilaksanakan disekolah belum diintegrasikan dalam kurikulum di sekolah. Rendahnya kesadaran peserta didik terhadap pentingnya gaya hidup berkelanjutan menjadi faktor mewujudkan go green di sekolah sangat sulit. Pengabdian ini diharapkan menjadi salah satu upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut. Sosialisasi berbagai kegiatan yang dapat mendukung go green school di SMA Negeri 12 Bone diharapkan dapat membentuk karakter peserta didik sehingga gaya hidup berkelanjutan dapat diwujudkan. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah, diskusi, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa karakter peserta didik dan guru di SMA Negeri 12 Bone dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan sudah nampak pada berbagai kegiatan, baik kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bone maupun kegiatan yang dilaksanakan dengan melibatkan semua unsur di SMA Negeri 12 Bone, orang tua peserta didik maupun masyarakat sekitar
SAORAJA SAWITTO SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN UNTUK MEMBANGUN KESADARAN SEJARAH Bahri Bahri; Achmad Idrus Al Islami; Najamuddin Najamuddin
Humano: Jurnal Penelitian Vol 14, No 1 (2023): PERIODE JUNI
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v14i1.6072

Abstract

The position of history education in schools is less desirable, especially for students because history is synonymous with knowing and memorizing historical events or facts, and the teacher's lack of maximum use of learning resources in the surrounding environment will lead to boredom for students. Teaching history by emphasizing the use of historical sites around students is a solution so that learning history can be more easily understood. This study aims to determine the history of Saoraja Sawitto Kingdom, the use of the local site of the Saoraja Sawitto Traditional House as a source of learning history, the supporting and inhibiting factors of the local site of the Saoraja Sawitto Traditional House as a source of learning history. The research method used is the historical method with 4 steps, namely Heuristics, Criticism, Interpretation, and Historiography. Based on the research conducted, it was found that the Saoraja Sawitto traditional house was the home of the Kedatuan Sawitto Royal Palace which was formerly made of wood, but during the Colonial reign there was a change in the structure of the building which then changed its shape to a stone house. With the local historical site of Saoraja Sawitto, students are active and enjoy learning so that it can facilitate the teaching and learning process, especially in history subjects. One of the factors supporting the use of this existing house, namely the enthusiasm of students, and one of the inhibiting factors is the lack of literature regarding the Saoraja Sawitto traditional house.
PENGARUH MEDIA GOOGLE SLIDE DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH TERHADAP MOTIVASI DAN KEEFEKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMA ISLAM ATHIRAH 1 MAKASSAR Bahri Bahri; Najamuddin Najamuddin; Andi Ida Kesuma; Jumarni Jumarni
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v6i1p157-166

Abstract

This study is quasi-experimental research aimed to determining the effect of google slide presentation media in distance learning toward students’ motivation and learning activeness XI MIPA SMAS Islam Athirah 1 Makassar. A pretest-posttest non-equivalent control group design was employed in this study. The population in this study were all students of class XI MIPA SMAS Islam Athirah 1 Makassar in the academic year 2019/2020 which consisted of 4 classes totaling 108 students. The sampling technique used is class random sampling so that 2 classes were selected as sample research, experimental class and control class. The experimental class was class XI.1 MIPA, which was taught using the Google Slide presentation media while the control class was class XI.IV MIPA which was taught using conventional presentation media. The independent variable in this study is the Google Slides presentation media and the dependent variable is learning motivation and learning activeness. Motivation and learning activeness data obtained were then analyzed using descriptive and inferential statistics. Hypothesis testing was carried out using the Independent Sample T-Test analyzed. The test results show that there is a positive effect of google slide presentation media in distance learning toward motivation and learning activeness students’ class XI MIPA SMAS Islam Athirah 1 Makassar. The results showed that the scores on motivation and learning activeness increased but not significantly. The learning motivation score of the experimental class increased by 41,06 percent, in the control class it increased by 26,45 percent, while the experimental class students' learning activeness score increased by 45,51 percent and in the control class increased by 26,82 percent.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) bertujuan mengetahui pengaruh media presentasi google slide dalam pembelajaran sejarah terhadap motivasi dan keaktifan belajar peserta didik di SMA Islam Athirah 1 Makassar. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA SMA Islam Athirah 1 Makassar pada semister ganjil tahun ajaran 2022/2023. Pemilihan sampel penelitian dilakukan dengan teknik class random sampling sehingga terpilih 2 kelas sebagai sampel penelitian, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen adalah kelas XI MIPA I dengan menggunakan media presentasi Google Slide sedangkan kelas kontrolnya adalah kelas XI MIPA IV menggunakan media presentasi konvensional. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media presentasi Google Slide dan variabel terikatnya adalah motivasi dan keaktifan belajar. Data motivasi dan keaktifan belajar yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Pengujian hipótesis dilakukan dengan menggunakan análisis independent sample t-test atau uji-t. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif media presentasi Google Slide dalam pembelajaran terhadap motivasi dan aktivitas belajar peserta didik kelas XI MIPA SMA Islam Athirah 1 Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor motivasi dan keaktifan belajar mengalami kenaikan namun tidak begitu signifikan. Skor motivasi belajar peserta didik kelas eksperimen meningkat sebesar 41,06 persen, kelas kontrol meningkat sebesar 26,45 persen, sedangkan untuk skor keaktifan belajar peserta didik kelas eksperimen menigkat 45,51 persen dan pada kelas kontrol meningkat 26,82 persen.
Sultan Hasanuddin dan Arung Palakka Abad XVII: Berpikir Historis, Menempatkan Pada Tempatnya A. Malik Fajar; Bahri Bahri
Jurnal Tamaddun Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tamaddun.v11i1.13977

Abstract

This paper discusses Sultan Hasanuddin and Arung Palakka in the power constellation in South Sulawesi. This paper aims to discuss the position and heroism of the figures Sultan Hasanuddin and Arung Palakka using a historical approach with the ultimate goal of being able to place these two figures in their place. This study uses the historical method, known as four stages, namely gathering sources, analyzing the literature in the library, interpreting the data found, and writing history (historiography). Research shows that understanding the position of Sultan Hasanuddin and Arung Palakka needs to be seen from many aspects. Sultan Hasanuddin is a political historical figure who must be received with pride. Sultan Hasanuddin is in a macro unit in political history. His name is beautifully engraved on the surface of political history in Indonesia. Elsewhere, there is a prominent figure, Arung Palakka, who is in a micro (social) unit, his name is embedded deep in the hearts of the people and is firmly positioned in social history. To understand the actions of these two figures, it is necessary to use a historical approach, namely in understanding history, it is necessary to study historical sources and have a broad spatial scope.
Peningkatan Penguasaan Guru di Sulawesi Barat Pada Kompetensi Dasar Peran Tokoh Nasional Daerah Memperjuangkan Kemerdekaan Bahri Bahri; Andi Dewi Riang Tati; Asmunandar Asmunandar; Khaeruddin Khaeruddin; Ahmad Subair; Andi Dody May Putra Agustang; Ibrahim Arifin
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebab renndahnya penguasaan guru-guru sejarah di Propinsi Sulawesi Barat pada kompetensi dasar peran tokoh-tokoh nasional dan daerah dalam mempertahankan kemerdekaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut terjadi karena guru tidak mampu menjelaskan secara kronolis peristiwa yang terjadi dalam upaya mempertahankan kemerdekaan, termasuk peristiwa dalam tingkat lokal. Penyebab lainnya adalah guru belum mengintegrasikan sejarah lokal dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskrptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilaksanakannya perlakukan, guru yang menguasai kompetensi tersebut adalah 42%, sedangka setelah diadakannya perlakuan adalah 84,5%
Penerapan Model Green School Dalam Rangka Membentuk Gaya Hidup Berkelanjutan di SMA Negeri 12 Bone Muhammad Syukur; Jumadi Jumadi; Bahri Bahri; Nurlela Nurlela; Andi Dewi Riang Tati; St.Junaeda St.Junaeda; Rasyid Ridha
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1713

Abstract

Permasalahan program green school yang dilaksanakan disekolah belum diintegrasikan dalam kurikulum di sekolah. Rendahnya kesadaran peserta didik terhadap pentingnya gaya hidup berkelanjutan menjadi faktor mewujudkan go green di sekolah sangat sulit. Pengabdian ini diharapkan menjadi salah satu upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut. Sosialisasi berbagai kegiatan yang dapat mendukung go green school di SMA Negeri 12 Bone diharapkan dapat membentuk karakter peserta didik sehingga gaya hidup berkelanjutan dapat diwujudkan. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah, diskusi, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa karakter peserta didik dan guru di SMA Negeri 12 Bone dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan sudah nampak pada berbagai kegiatan, baik kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bone maupun kegiatan yang dilaksanakan dengan melibatkan semua unsur di SMA Negeri 12 Bone, orang tua peserta didik maupun masyarakat sekitar
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SEJARAH DALAM MENINGKATKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Armayani Armayani; Bahri Bahri
Humano: Jurnal Penelitian Vol 14, No 2 (2023): PERIODE NOVEMBER
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v14i2.6640

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui efektivitas pembelajaran sejarah kepada siswa dalam upaya meningkatkan persepsi siswa terhadap Pancasila. Kajian ini menemukan bahwa setiap mata kuliah, khususnya sejarah, berupaya untuk menjadikan mahasiswa yang memahami Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia sebagai pembelajar. Keenam komponen profil mahasiswa Pancasila juga konsisten digunakan dalam semua pembelajaran berkelanjutan. Mempertahankan moral dan nilai-nilai luhur negara, mempersiapkan siswa menjadi warga dunia, mempromosikan keadilan sosial, dan mengembangkan keterampilan abad 21 adalah tujuan utama dari profil siswa Pancasila. Dengan kata lain, di era globalisasi, peserta didik diharapkan berkembang menjadi peserta didik yang berkarakter, sehingga tidak hanya maju secara teknologi tetapi juga berkembang dari segi kemanusiaan dengan kepribadian yang dimilikinya. Menemukan bahan dari buku dan jurnal yang relevan dengan topik yang diangkat adalah bagaimana penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan teknik kepustakaan.
Sosialisasi Pemahaman Inklusi Sosial Bagi Guru di SMA Negeri 1 Majene Najamuddin Najamuddin; Sopian Tamrin; Bahri Bahri; Abd. Rahman; Hasruddin Hasruddin
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i1.609

Abstract

Sekolah sebagai ruang pendidikan formal belum menjamin realisasi inklusifitas. Begitu juga yang terjadi pada SMA Negeri 1 Kabupaten Majene. Kondisi tersebut terkonfirmasi saat kegiatan observasi lapangan. Selain mencermati secara seksama keadaan lapangan juga dilakukan wawancara pada kepala sekolah, guru, dan staf kependidikan serta beberapa siswa. Berdasarkan hasil observasi tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru-guru terkait isu inklusi sosial. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 08 Juli 2023 di SMA Negeri 1 Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. Puluhan guru dari berbagai latar belakang disiplin ilmu mengikuti kegiatan ini. Pengabdian ini direncanakan, kemudian dilaksanakan serta di evaluasi. Penigkatan pemahaman inklusi dilakukan dengan metode sosialisasi dengan model dua arah. Adapun materi yang diturunkan dalam sosialisasi ini adalah konsep inklusi sosial, urgensi inklusi sosial serta strategi implementasi inklusi sosial di sekolah. Sosialisasi pemahaman inklusi sosial di SMA Negeri 1 Majene disambut antusias oleh Guru – guru. Mereka menilai isu ini terbilang baru di kalangan guru. Setelah menyimak materi yang disajikan oleh tim PkM mereka menyadari pentingnya inklusi sosial. Pendidikan khususnya sekolah menjadi arena yang strategis dalam mereproduksi pemahaman yang inklusif. Dari pemahaman tersebut maka lahirlah praktik keseharian yang inklusif pula. Sebagaimana dugaan tim PkM bahwa di lingkungan pendidikan sekaligus masih banyak yang belum memahami apa itu inklusi sosial. Bahkan tidak jarang sekolah juga menjadi ruang praktik diskriminasi dan bulliying atas dasar perbedaan latar tertentu. Oleh karena itu, sekolah sangat penting membangun iklim inklusif agar setiap individu, baik itu guru, staf, dan siswa merasakan sekolah sebagai ruang yang ramah untuk semua.