Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengembangan Literasi Informasi Berbasis Modul untuk Siswa Madrasah Aliyah Negeri Rory Ramayanti; Agung Iranda
Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/tik.v7i1.6752

Abstract

Literacy of information is mandatory to student, teacher and librarian. There are some isues of literacy in Indonesia, such as the gap of information among regions, hoax, and unreliable source of information. Besides, the shortage of facility in library, teacher and librarian with competency to support literacy of information for student. Therefore, this research develops literation module of information in state madrasah aliyah, and senior high school. The approach of research Using research and development by conducting re-difinition, design and development. Research is made by six steps module, namely to determine isues and purpose, information acsess strategy, management of information, information usage, create product, evaluation on literacy skills. Module was validated by experts, they are the lecturers of library science, and library practitioners. Analisys using Aiken V, the results of content analysis shows that each activity between 0,66 to 1, it shows validated module with high and highest grade.
Penguatan Fungsi Keluarga untuk Menerapkan Pola Pengasuhan Positif di Desa Danau Kedap Dessy Pramudiani; Marlita Andhika Rahman; Verdiantika Annisa; Agung Iranda
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 1 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i1.25136

Abstract

Abstract: Strengthening family functions for positive parenting is important to be realized in the community. The optimal functioning of the family benefits problem solving, communication, parent and child involvement, parenting and education, as well as rules and protection of children. Therefore, it takes socialization fromexperts to explain it to the public. The stages of psychoeducational activities consist of socialization planning, socialization of strengthening family functions, and loma educational games. This activity runs in accordance with the goals and planning that has been carried out. Keywords: Family Function, Positive parenting, Danau Kedap.   Abstrak: Penguatan fungsi keluarga untuk pengasuhan positif penting untuk bisa direalisasikan di tengah masyarakat. Berfungsinya keluarga secara optimal memberi manfaat bagi pemecahan masalah, komunikasi, keterlibatan orang tua dan anak, pola asuh dan Pendidikan, serta aturan dan perlindungan terhadap anak. Olehkarena itu, dibutuhkan sosialisasi dari para ahli untuk menjelaskannya kepada masyarakat. Tahapan kegiatan psikoedukasi terdiri dari perencanaan sosialisasi, sosialisasi penguatan fungsi keluarga, dan loma permainan edukasi. Kegiatan ini berjalan sesuai dengan tujuan dan perencanaan yang telah dilakukan.   Kata kunci: Fungsi Keluarga, Pengasuhan positif, Danau Kedap.
Literacy Skills of Students in a Remote Area Ramayanti, Rory; Iranda, Agung; Yusufhin, Fridinanti
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 1 (2024): Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/tb.v8i1.3506

Abstract

Purpose Research. The research objective was to identify the literacy skills of Merangin 53 Remote Junior High School students. Research Method. This study used a qualitative method with an ethnographic approach. The data were collected through interviews, observation, and documentation. Analysis Data. The Spradley model was used in the analysis. The analysis steps consisted of determining participants, interviewing, making an ethnographic record, asking descriptive questions, analyzing the interviews, making a domain analysis, asking structural questions, making a taxonomic analysis, asking contrast questions, discovering cultural themes, and writing an ethnography Results. Literacy topics of Merangin 53 Junior High School students encompassed access to information, lack of literacy skills, literacy learning methods that rely on the teacher, guidance and mentoring, and literacy for effective school activity. Conclusions. Some topics collected from literacy skills included the influence of culture and the situation in the remote school. Some influences on literacy skills encompassed difficult access to roads, internet connections, transportation, and students' socioeconomic conditions. Keywords: Information literacy, remote school, Merangin
Kemampuan Literasi Digital Siswa Berprestasi Iranda, Agung
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v18i1.14748

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to know the ability of digital literacy in students to high achievement in one of Jambi province's excellent school's MAN Insan Cendikia. This study used is a qualitative method with a phenomenological approach. Data analysis using Interpretative phenomenological Analysis. Participants were involved in the study with 4 outstanding students. The results describe issues digital literacy-related competence of students achieving in MAN Insan Cendikia Jambi are the ability to access information and knowledge on the internet, reading habits, literacy using video, e-learning, and literacy transformation. Also, the competence of digital literacy is related to motivation and high curiosity, competition, efficiency in literacy, and writing scientific work. Factors that affected the digital literacy capabilities of MAN Insan Cendikia Jambi students; First, the library facilities are complete and comfortable. Second, good facilities for technology. Third, The fast and numerous access internet. Fourth, external motivation. Fifth, school oversight.Keywords: Digital,  information, school, students,  technologyAbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan literasi digital pada siswa berprestasi di salah satu sekolah unggulan Provinsi Jambi yaitu MAN Insan Cendikia. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Analisis data menggunakan Interpretative phenomenology Analysis. Partisipan yang terlibat dalam penelitian berjumlah 4 siswa yang berprestasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital siswa berprestasi di MAN Insan Cendikia Jambi merupakan kemampuan mengakses informasi dan pengetahuan lewat internet, kebiasaan membaca, literasi lewat video, elearning, dan adanya transformasi literasi. Selain itu kemampuan literasi digital juga berkaitan dengan motivasi dan rasa ingin tahu yang tinggi, kompetisi, efisiensi dalam literasi, serta penulisan karya ilmiah. Adapun faktor yang memengaruhi kemampuan literasi digital siswa berprestasi MAN Insan Cendikia Jambi, diantaranya; Pertama, sarana perpustakaan yang lengkap dan nyaman. Kedua, fasilitas teknologi yang bagus. Ketiga, jaringan internet yang cepat dan banyak. Keempat, motivasi eksternal. Kelima, pengawasan dari pihak sekolah.Kata kunci : Digital, informasi, sekolah, siswa, teknologi.
Kemampuan Literasi Informasi pada Siswa Tunanetra Iranda, Agung; Ramayanti, Rory
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v20i1.59683

Abstract

Abstrak: Siswa tunantera memiliki keterbatasan dalam melihat, mereka sering dianggap sebagai orang yang tidak berdaya, lemah, dan sering mendapat perlakuan deskriminatif. Beberapa masalah yang dialami oleh siswa tunanetra sendiri yaitu sering merasa tidak punya harapan dalam baca dan tulis, menolak untuk meningkatkan kemampuan literasi, dan memiliki keterbatasan dalam mengembangkan potensi dan kualitas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi informasi pada siswa tunanetra. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Analisis data menggunakan Interpretative phenomenology Analysis. Partisipan yang terlibat dalam penelitian berjumlah 4 siswa tunanetra yang sekolah di SLB Prof. Sri Soedewi Masjchun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi informasi siswa tunanetra di SLB Prof. Sri Soedewi Jambi diantaranya yaitu;  pembelajaran dengan audio, mencatat, memberi tugas, belajar per kalimat secara detail. Memiliki kemampuan tulis dan baca, berhitung, serta  mengakses informasi dengan internet. Memanfaatkan fasilitas literasi khusus tunanetra. Belajar keterampilan berupa musik dan pengobatan tradisional.Kata Kunci: Literasi Informasi, siswa tunanetra, kemampuan membaca Abstract: Students with visual impairments have limited vision who are seen as helpless, weak, and often receive discriminatory treatment. Problems experienced by blind students are feeling hopeless in reading and writing, unwilling to improve literacy skills, and having limitations in further advancing academic potential and quality. This study aims to determine a information literacy skill at blind students of a special. The method used is a qualitative method with a phenomenological approach. Data analysis uses the Interpretative Phenomenology Analysis. The participants involved in the research were 4 blind students who study at SLB Prof. Sri Soedewi Masjchun. The results show that the information literacy of SLB Prof. Sri Soedewi Jambi's blind students include; learning using audios, taking notes, doing assignments, and learning sentences in detail. They have writing and reading skills, are able to count and access information on the internet. They utilize special literacy facilities for the blind. They learn musical skills and traditional medicine.Keywords: information literacy; blins student; reading skill
Bullying dalam Perspektif Kesehatan, Hukum dan Psikologi (Studi Kasus Santri di Pesantren Kota Jambi) Evy Wisudariani; Dony Yusra Pebrianto; Agung Iranda; Fajrina Hidayati; Adila Solida; Andree Aulia Rahmat
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v15i3.1198

Abstract

Islamic boarding schools, as traditional educational institutions meant to be safe and supportive environments for character building and self-development, have also become places where bullying can occur. This situation highlights the need for serious attention and concrete action from various parties, including educational institutions, parents, communities, and the government, to prevent and address bullying issues both in boarding schools and the broader educational environment. Through a multidisciplinary approach, namely health, law, and psychology, this study aims to identify, analyze, and understand the phenomenon of bullying in boarding schools. This research a quantitative analytical approach with a cross-sectional design. The sample comprises 156 individuals from three boarding schools in Jambi City: As’ad Boarding School, Ainul Yaqin Boarding School, and Darul Hikmah Boarding School. Samples were obtained using a simple random sampling technique. There is a correlation between bullying and mental health among students at the boarding schools in Jambi City in 2024. However, there is no correlation between bullying and emotional intelligence among these students.It is hoped that comprehensive anti-bullying programs can be developed and implemented, along with providing access to counseling and psychological support for students. Additionally, efforts should be made to create a positive environment and a more harmonious atmosphere to reduce the likelihood of bullying.
Orientasi Masa Depan Siswa Sekolah Menengah Pertama Terpencil Iranda, Agung; Pramudiani, Dessy; Nofrianda, Rion; Hafidzah, Nurul
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i3.2025.1

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui orientasi masa depan siswa sekolah terpencil di SMPN 53 Merangin Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini yaitu siswa SMPN 53 Merangin, kepala sekolah dan guru sebagai significant other. Analisis data menggunakan interpretative phenomenological analysis. Hasil penelitian menunjukkan orientasi masa depan siswa sekolah terpencil yaitu tujuan dan cita-cita siswa, baik dalam bentuk lanjut studi maupun bekerja. Motivasi berupa alasan, minat, dan ketertarikan mereka terhadap cita-cita dan tujuan, serta yang terakhir modeling yang mana mereka menggambarkan cita-cita dan tujuan terhadap figur yang sering mereka lihat di sekolah maupun di lingkungan masyarakat terpencil.
Resolusi Konflik antardesa di Kabupaten Kerinci, Jambi Conflict Resolution between Villages in Kerinci Regency, Jambi Agung Iranda, Agung Iranda; Ramayanti, Rory
Jurnal Keamanan Nasional Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL KEAMANAN NASIONAL VOL 8 NO 2 TAHUN 2022
Publisher : Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jc9nms26

Abstract

Research on conflict resolution has mainly focused on conflict resolution between nations, ethnicities, races, and regions. The study aims to explain the dynamics of conflict resolution between villages that often occur in Kerinci Regency. This study focuses on conflict resolution between villages of Pendung Talang Genting and Sleman. The study used a qualitative method with a phenomenological approach. The participants involved in the study were residents, village officials, and respected village elders. The results of the study revealed that conflict resolution was carried out through mediation, if a conflict cannot be resolved through mediation, legal action is then taken. Conflict resolution is also conducted using compensation and taking a softer line. Yet there are focus on the termination of conflict.
Relasi Sosial Pemangku Adat dengan Masyarakat di Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh Iranda, Agung; Annisa, Verdiantika; Andriani, Annisa; Ramayanti, Rory
Journal of Psychological Science and Profession Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v9i1.58096

Abstract

Relasi sosial antara pemangku adat dan masyarakat merupakan kajian penting dalam psikologi sosial mengingat eksistensi adat masih kuat di Indonesia. Dalam eksistensi kesejarahannya, banyak masalah yang kita temukan mengenai masyarakat adat, diantaranya belum optimalnya lembaga adat, konflik kepentingan, perbedaan dan perselisihan terhadap keputusan adat, serta sikap egois masing-masing pihak dalam kerja-kerja kebudayaan. Dalam konteks tersebut, diperlukan eksplorasi mengenai bentuk relasi sosial yang bisa menjembatani perbedaan dan kepentingan antara individu dan kelompok dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan menggali model relasi sosial pemangku adat dengan masyarakat di Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara terhadap tujuh orang partisipan, yang terdiri dari Depati dan Ninik Mamak. Proses analisis data menggunakan analisis tematik model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan adanya sembilan tema relasi sosial pemangku adat Depati dan Ninik Mamak dengan warga, diantaranya adalah kebersamaan, kekompakan, kerja sama, menjadi teladan, bertindak adil, menyelesaikan persoalan, memiliki otoritas, bimbingan dan arahan, serta memberi manfaat.
PREVENTION OF DELINQUENT BEHAVIOR IN THE PHENOMENON OF JUVENILE DELINQUENCY IN JUNIOR HIGH SCHOOLS iranda, agung; Periantalo , Jelpa; Dianesti , Annisa; Gultom , Hanna Widya; Ilham , Muhammad
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 8 No. 1 (2025): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Juvenile delinquency is social phenomenon that has negative impact in individuals, family, and society. Statistic data of BPS highlights increased trend in juvenile delinquency.This article aims for assessing school efforts dealing with juvenile delinquency, and understanding the causes and behavior patterns juvenile delinquency in school.  Among programs that prevent juvenile delinquency such as pretest on knowledge of juvenile delinquency, video plays on juvenile delinquency, issues delivering, focus group discussion and icebreaking, and post test. The purpose of community service is for developing effective strategies to prevent juvenile delinquency, to create condusive and positive environment, and  to support the impact of student. Keywords: Deliquency behavior, children, student