Claim Missing Document
Check
Articles

Ketepatan Pengodean Diagnosis Pasien Klinik Penyakit dalam di RSAL Dr. Mintohardjo Jakarta Pusat 2021 Endika Rachmad; Laela Indawati; Puteri Fannya; Lily Widjaja
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 09 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v2i09.591

Abstract

Coding based on ICD-10 is the process of coding using letters and numbers that represent data components which aims to ensure the accuracy of the selected code representing the diagnosis designation established by the doctor, but in practice, there are still errors from the unclear writing of the diagnosis code. The purpose of this study was to get an overview of the accuracy of coding the diagnosis of Internal Medicine cases and identify the SOP for Code Giving at RSAL Dr. Mintohardjo. In this study, the author uses a quantitative descriptive method. The samples taken by the researchers were 100 which were obtained using the Slovin formula. From a total of 100 samples studied, there were 36 medical record data that were correct in coding and there were also 64 medical record data that were incorrect in coding. It can be concluded that the error in coding the diagnosis especially in internal medicine clinics at RSAL Dr. Mintohardjo is classified as high. Some errors in coding are caused by unclear writing of disease diagnoses, incomplete writing of disease diagnoses, inaccuracy in determining the main diagnosis, and lack of communication between the medical record officer in the coding section with nurses or doctors.
KEBUTUHAN TENAGA REKAM MEDIS BERDASARKAN BEBAN KERJA DI BAGIAN PENERIMAAN PASIEN RAWAT JALAN RUMAH SAKIT AIRAN RAYA Amirah Syafiqah Zahra; Lily Widjaja; Laela Indawati; Puteri Fannya
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 9: Februari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i9.5052

Abstract

Pelayanan rekam medis yang berkualitas ditentukan oleh sumber daya manusia yang bermutu. Tenaga kerja rekam medis menjadi salah satu faktor utama penyelenggaraan rekam medis. Agar berjalan dengan baik, maka diperlukan sumber daya yang cukup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan tenaga rekam medis berdasarkan beban kerja di bagian penerimaan pasien rawat jalan Rumah Sakit Airan Raya. Metode penelitian dilakukan dengan kuantitatif deskriptif dengan sampel penelitian banyak 37.397 rekam medis pasien rawat jalan pada periode Januari-Desember 2021. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Sakit Airan Raya memiliki 3 orang petugas di unit rekam medis rawat jalan dan dari hasil perhitungan kebutuhan tenaga rekam medis berdasarkan beban kerja menggunakan rumus Abk-Kes diperoleh jumlah petugas tambahan yang dibutuhkan sebanyak 1 (satu) orang. Beban kerja yang dilaksanakan oleh petugas di pendaftaran rawat jalan saat ini mempengaruhi kinerja pegawai yang ada di Instalasi rekam medis sehingga dapat mempengaruhi efektivitas dan produktifitas kerja petugas rekam medis. Selain itu, kurangnya SDMK akan petugas akan mempengaruhi pelayanan rekam medis.
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS SANGGI TANGGAMUS LAMPUNG TAHUN 2022 Rifda Ulfa Andini; Puteri Fannya; Lily Widjaja; Laela Indawati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 9: Februari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i9.5056

Abstract

Kepuasan pasien merupakan faktor yang dapat digunakan sebagai acuan dalam menentukan keberhasilan progam pelayanan. Kepuasan pasien akan muncul ketika ditunjang dengan mutu pelayanan yang baik. Terdapat lima unsur yang biasa dikenal dengan istilah mutu layanan “SERVQUAL” (reliability, responsiveness, assurance, empathy dan tangible) yang dimana diyakini mempengaruhi kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tingkat kepuasan pasien rawat inap terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Sanggi Tanggamus Lampung tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik accidental sampling digunakan untuk menentukan sampel penelitian yang dibantu dengan rumus jumlah sampel untuk estimasi proporsi sehingga diperoleh sampel sejumlah 96 pasien rawat inap. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan metode observasi, survey dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pasien rawat inap yaitu 48 responden (50%) menyatakan puas dan 48 responden (50%) menyatakan tidak puas. Dari hasil penelitian dapat disarankan kepada Puskesmas Sanggi Tanggamus Lampung untuk meningkatkan kepuasan pasien dengan cara meningkatkan kenyamanan dan kebersihan pada ruang tunggu dan kamar pasien rawat inap, menambah fasilitas seperti televisi atau wifi pada loket pendaftaran, serta menegakkan peraturan terkait keramahan petugas dalam pelayanan.
Tinjauan Kebutuhan Tenaga Assembling Rekam Medis Rawat Inap Berdasarkan Beban Kerja di Rumah Sakit Menggunakan Analisa Beban Kerja Kesehatan Alfi Shiddiq Syafrian; Muniroh Muniroh; Lily Widjaja; Laela Indawati
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i2.689

Abstract

Latar Belakang : Rumkital Marinir Cilandak, Kota Jakarta Selatan yang merupakan rumah sakit tipe B dimana unit rekam medis khususnya dibagian assembling rawat inap hanya memiliki 1 tenaga kerja. Assembling di rumah sakit berfungsi untuk melengkapi isi dan merakit dokumen rekam medis yang belum sempurna. Diketahui kegiatan assembling dilakukan oleh 1 petugas dengan jumlah rekam medis 7.597 pasien rawat inap pada tahun 2021. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran jumlah kebutuhan tenaga rekam medis assembling rawat inap yang sesuai dengan beban kerja di Rumkital Marinir Cilandak. Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, yaitu melakukan penelitian secara langsung untuk mengetahui jumlah kebutuhan tenaga assembling berdasakan data dari wawancara dan observasi. Hasil : Berdasarkan hasil perhitungan Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK Kes) diketahui Standar Beban Kerja (SBK) 5.891 rekam medis/tahun dibagi capaian 1 tahun 7.597 pasien rawat inap lalu dibagi lagi dengan Standar Tugas Penunjang (STP) didapatkan jumlah tenaga assembling rawat inap yang dibutuhkan sebanyak 2 orang. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Standar Prosedur Operasional (SPO) proses assembling rekam medis di Rumkital Marinir Cilandak diterbitkan pada tanggal 21 Desember 2018, dan belum ada revisi terbaru dari pihak Rumkital.
Lecture Share Series: Optimization of Public Health Post Covid Pandemic Era: “HEALTH INFORMATION IN EMERGENCIES” Laela indawati; Daniel Happy Putra; Puteri Fannya
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 2 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.275 KB) | DOI: 10.33560/ijhims.v2i2.47

Abstract

Pandemi penyakit virus corona 2019 (COVID-19) merupakan salah satu krisis kesehatan masyarakat terbesar dalam sejarah baru-baru ini, yang telah menyebabkan gangguan besar-besaran dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi secara global. Dengan adanya pandemi kita banyak belajar bagaimana mengoptimalkan sumber daya yang ada. Namun kita juga tidak boleh lengah dengan jumlah kasus yang mengalami penurunan. Dengan terjadinya bencana alam akhir-akhir ini, kita perlu mewaspadai meningkatnya jumlah kasus, karena banyak korban bencana yang berada di pengungsian, hal ini dapat mempengaruhi penyebaran virus. Tidak hanya virus COVID-19, tetapi juga penyakit lain yang dapat melemahkan kekebalan kesehatan masyarakat. Hal ini harus kita perhatikan agar tidak terjadi gelombang pandemi seperti yang pernah terjadi. Salah satu cara untuk menyampaikan hasil pemikiran ataupun penelitian adalah dengan webinar yang dapat diikuti lintas institusi maupun negara. Asean Lecture Community (ALC) menyediakan wadah khusus bagi dosen untuk menyampaikan pemikiran, best practice, maupun hasil penelitian, yang dapat diikuti oleh dosen dan mahasiswa, sehingga dapat meningkatkan wawasan maupun pengetahuan bagi yang mengikuti. Untuk itu kami mencoba untuk melakukan pengabdian masyarakat yang difasilitasi oleh Asean Lecture Community (ALC) sebagai narasumber dalam kegiatan sharing lecture.
TINJAUAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN PETUGAS PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT BHAKTI KARTINI TAHUN 2021 Anisa Dyah Irawati; Puteri Fannya; Laela Indawati; Nanda Aula Rumana
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol 1 No 1 (2022): Januari: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3992.809 KB) | DOI: 10.55606/klinik.v1i1.163

Abstract

Patient satisfaction is the same as the results of the assessment in the form of emotional responses ranging from feelings of pleasure or satisfaction obtained by patients because of the fulfillment of expectations or desires in using or receiving services. The impact of low patient satisfaction on services at outpatient registration is that it can cause a decrease in the quality of hospital services and result in a decrease in patient visits at the hospital. The purpose of this study was to determine the level of patient satisfaction with the services of outpatient registration officers at Bhakti Kartini Hospital. The method used is descriptive quantitative by distributing questionnaires to 106 respondents measured on 5 dimensions of service quality. From these studies it is known that the percentage of satisfaction to the dimensions of reliability 81.1%, responsiveness 84.9%, assurance 84%, empathy 79.2%, and the physical tangibles 82.1%. Thus, it is known that the level of patient satisfaction with the services of outpatient registration officers at Bhakti Kartini Hospital is 83% and those who are dissatisfied are 17%. Based on the results, the level of satisfaction obtained has not yet reached the minimum hospital service standard that has been set by Kepmenkes 129 in 2008 which is at least 90%.
GAMBARAN PENGISIAN FORMULIR ASESMEN KEPERAWATAN INSTALASI GAWAT DARURAT DI RSUD KEMBANGAN Athirah Iwani Rahman; Daniel Happy Putra; Laela Indawati; Deasy Rosmala Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.12350

Abstract

Triase adalah tindakan untuk memilah/mengelompokkan korban berdasarkan beratnya cidera, kemungkinan untuk hidup, dan keberhasilan tindakan berdasar sumber daya (SDM dan sarana) yang tersedia. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran mengenai kelengkapan pengisian formulir asesmen keperawatan gawat darurat di RSUD Kembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif mix method dimana peneliti menggabungkan desain penelitian kuantitatif dan kualitatif untuk menggambarkan bagaimana kelengkapan pengisian formulir asesmen keperawatan instalasi gawat darurat di RSUD Kembangan beserta faktor yang mempengaruhi proses pengisian formulir tersebut. Penelitian ini dilakukan di RSUD Kembangan dengan populasi 2329 formulir asesmen keperawatan dan didapat jumlah sampel 96 formulir asesmen keperawatan. Analisis yang di hitung di perkuat menggunakan dengan analisis frekuensi untuk setiap variabel/komponen, hal ini dilakukan untuk menjelaskan lebih lanjut penyebab-penyebab faktor ketidaklengkapan formulir asesmen keperawatan. Dampak ketidaklengkapan formulir asesmens perawat ada dari berbagai faktor yaitu faktor human(manusia), faktor money(dana), faktor methode(metode) Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelengkapan pada pengisian formulir asesmen keperawatan di RSUD Kembangan sebesar 88,29%. Pada komponen identifikasi pasien sebesar 99,25%, Komponen Kelengkapan Catatan yang Penting sebesar 85,28%, Komponen Auntentikasi Penulis sebesar 98,33%, dan komponen Catatan yang Baik sebesar 70,33%. Di RSUD Kembangan ini sudah terdapat SPO pengisian formulir triase dan SPO pengisian formulir asesmen keperawatan, semuanya bejalan sesuai dengan prosedur.
Gambaran Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas Dengan Metode Pieces di Puskesmas Kunciran Silfa Haniasti; Daniel Happy Putra; Laela Indawati; Deasy Rosmala Dewi
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i2.690

Abstract

Latar Belakang : SIMPUS merupakan Sistem Informasi Manajamen Puskesmas yang mempunyai tugas untuk mengatur data pasien mulai dari pendaftaran, pemeriksaan diagnosis dan pengambilan obat yang nantinya data tesebut akan menjadi laporan Puskesmas. Sistem Informasi Manajemen Puskesmas yang digunakan oleh Pusekesmas Kunciran adalah e-Puskesmas. e-Puskesmas merupakan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas yang berbasis web based dan mobile digunakan untuk membantu dalam pelayanan dan manajemen Puskesmas dari mulai pendaftaran pasien, pelayanan poli, sampai dengan pelaporan ke tingkat dinas kesehatan kota/kabupaten dan Provinsi. Tujuan : Tujuan penelitian untuk memberikan gambaran penggunaan sistem informasi manajemen puskesmas yang ada di puskesmas kunciran dengan aspek performance (kinerja), information (informasi), economic (ekonomi), control (pengendalian), efficiency (efisiensi), service (layanan). Metode : Metode penelitian ini deskriptif dengan pendeketan kualitatif. Pada penggunaan sistem ini ditemukan permasalahan seperti, jaringan yang tidak stabil karna jumlah penggunaan Wi-Fi yang kurang sehingga mempengaruhi jangkauan internet yang menyebabkan penggunaan e-Puskesmas menjadi membutuhkan waktu yang lama dan mengganggu pelayanan. Hasil : Hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Kunciran dalam Penggunaan e-Puskesmas untuk waktu penggunaan masih mengalami kendala karena jangkauan internet yang tidak sampai ke seluruh gedung, sehingga menimbulkan lambatnya proses untuk menginput data. Kesimpulan : Dilihat dari aspek Performance (kinerja), penggunaan sistem informasi manajemen puskesmas yang digunakan oleh Puskesmas Kunciran yaitu, ePuskesmas. Pada penggunaannya masih membutuhkan waktu yang lama ketika ingin melakukan input data pasien dikarenakan kendala jaringan. Pada aspek Information (informasi), sistem belum bisa menghasilkan infromasi yang sesuai dengan kebutuhan untuk kegiatan pelaporan.
TINJAUAN KELENGKAPAN PENGISIAN RINGKASAN PULANG REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RSU ADHYAKSA Fauzan Habibilah; Lily Widjaja; Laela Indawati; Deasy Rosmala Dewi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 10: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i10.5228

Abstract

Rekam medis merupakan berkas yang berisi catatan dan dokumen antara lain identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan yang telah diberikan, serta tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Unit kerja rekam medis besar perananya dalam kegiatan – kegiatan rumah sakit yaitu, dengan melayani dengan cepat, tepat waktu, lengkap dan kapan saja terhadap permintaan – permintaan catatan medis yang diperlukan. Resume Medis adalah informasi yang terdapat dalam ringkasan riwayat keluar semua pasien selama perawatan dan pengobatan pasien yang telah diusahakan oleh tenaga kesehatan dan pihak terkait, lembar ini harus ditandatangani oleh dokter yang merawat pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi SOP, menentukan persentase kelengkapan ringkasan pulang dan mengetahui faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan ringkasan pulang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis kuantitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi analisis kuantitatif, dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil Rekapitulasi kelengkapan pengisian ringkasan pulang rawat inap secara analisis kuantitatif terhadap 77 Rekam Medis didapatkan hasil tertinggi pada komponen identifikasi pasien yaitu 100%. Pada komponen laporan yang penting didapatkan hasil tertinggi 99% pada sub komponen tanggal masuk dan keluar dan ringkasan riwayat penyakit dan untuk kelengkapan terendah pada sub komponen penunjang lain yaitu 52%. Pada komponen autentifikasi penulis didapatkan hasil tertinggi pada sub komponen tanda tangan dokter yaitu 92% dan untuk hasil terendah pada sub komponen nama dokter yaitu 82%.
EVALUASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS (SIMPUS) DENGAN METODE HOT-FIT DI PUSKESMAS KECAMATAN CAKUNG Abdul Rokim; Daniel Happy Putra; Nanda Aula Rumana; Laela Indawati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 11: April 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i11.5259

Abstract

Penyelenggaran Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 31 Tahun 2019 bahwa setiap puskesmas wajib menyelenggarakan Sistem Informasi Puskesmas (SIP). Puskesmas Kecamatan Cakung sudah mengimplementasikan epuskesmas pada tahun 2016 namun masih banyak kendala yang dihadapi ketersedian Standar Operasional Prosedure (SOP) tentang tata cara penggunaan SIMPUS yang tidak merata, ketersediaan SDM yang kurang, program pelatihan SIMPUS berkala yang tidak dijalankan, sering terjadi error pada aplikasi epuskesmas tidak bisa bridging ke BPJS. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan dari setiap variabel model HOT-fit yaitu hubungan antara human-technology, human-organization, organization-technology. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi pearson, dan uji korelasi rank-spearman dengan jumlah responden 25 petugas yang menggunakan sistem epuskesmas. Hasil identifikasi hubungan antara manusia (human) dengan teknologi (technology) memiliki hubungan yang signifikan, tingkat hubungan variabel memiliki hubungan yang kuat, dan memiliki arah hubungan yang searah (p-value : 0,002, r/rho : 0,593). Identifikasi hubungan antara organisasi (organization) dengan teknologi (technology) memiliki hubungan yang signifikan, tingkat hubungan variabel memiliki hubungan yang kuat dan memiliki arah hubungan yang searah (Sig. : 0,000, CC : 0,700). Identifikasi hubungan antara manusia (human) dengan organisasi (organization) memiliki hubungan yang tidak signifikan, tingkat hubungan kedua variabel memiliki hubungan cukup kuat dan arah hubungan searah (p-value : 0,083, r/rho : 0,354).
Co-Authors Abdul Rokim Adelia Anggraini Adi Widodo Adijaya, Nuryansyah Ahmad Ripki Alex Sander Alfi Shiddiq Syafrian Almahshunatul Hanifah Amirah Syafiqah Zahra Amnur, Alvina Salsabila Aneu Rosliana Anggi Alpiyani Anggraini, Adelia Anisa Aprilia Anisa Dewi Wahyuni Anisa Dyah Irawati Annida Ariyani Annisa Nur Salsabila Aqshal Hidayatullah Arip Budiana Athirah Iwani Rahman Athiyyah, Hanifatul Ayu Hardianti Azhar Muttaqin Azhar Muttaqin Bagas Saputra Bahlani Bangga Agung Satrya Bayu Fajar Ilhami Carono Daniel Happy Putra Debbie Friscilla Carolina Manalu Della Rati Saputri della Dessy Safutri Deta Nurfena Nurfena Devi Angeliana Kusumaningtiar Dewi, Deasy Rosmal Dewi, Deasy Rosmala Diah putri Ayu Islammia Dian Nur Muslimah Dina Sonia Dinda Melani Safitri Diva Sabina Dwi Chandrarika Putri Aulia Dwijayanti, Risma Mei Elina Intan Apzari Elvira Xandra Ximenes Harum Endika Rachmad Erviana, Erviana Fani Nur Azizah Fannya, Puteri Fauzan Habibilah Fauziah Irfany Fiqih Nurhidayah Fitria, Annah Gilang Dasa Dwi Mahendra Hanif Andini Hanum Milla Kurnia Harahap, Maulidiah Rizki Ilhami, Bayu Fajar Intan Rusdiana Dewi Iqbal, Muhammad Fuad Jeillia Jihan Swaradwibhagia Junata, Ilfan Kamalia, Farhah Karim, Hidayat Ramadhani Nuzulul Kevin Handynata Kurnia, Hanum Milla Kusumapradja, Rokiah Laras Sitoayu Lasmaria Simorangkir Listania Aisyah Putri Luthfiah Aulia Rachman Luviany Gouw Manalu, Debbie Friscilla Carolina Maria Ferawaty Parera Maulidiah Rizki Harahap Mei Nur Khasanah Muammar Dzachwani Muhamad Endra Suriatno Muhamad Fazriyansah Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh, Muniroh Nadia Sintia Nanda Aula Romana Nanda Aula Rumana Nur Mawaddah, Nur Nurasiyah Nurfena, Deta Nurfena Nurmalasari, Dinda Nurmalasari, Mieke Nusamina Pulungan Octa Rina Sari Putri Rafikasani Putri, Alifatul Aulia Sagita Putri, Listania Aisyah Putri, Sisilia Rahayu, Ririn Rahmawati, Rena Maulina Regina Yulianti T. S Rezal, Muhammad Rianta Sari Gultom Rifda Ulfa Andini Rifqi Fauzan Ririn Rahayu Risma Ayu Fitriyani Rizal Ramadhan Rizky Alfiansyah ROKIM, ABDUL Rumana, Nanda Saarah Salsabila Putri Yadita Sabina, Diva Sadono Hadi Saputro Safitri, Dinda Melani Salsabila Putri Cahyani Salsabila, Annisa Nur Salsabillah, Shania Sansy Dua Lestari Shania Salsabillah Shania Salsabillah Silfa Haniasti Simorangkir, Lasmaria Siswati Siswati Siswati Siswati Siswati Siswati Siswati Siva Maulia Fauziah Sonaria Tambunan Tia Ivany Uli Shalatiya uli Viatiningsih, Wiwik Widjaja, Lily Widjaya, Lily Yulia, Noor Zalipa Wittri