Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : jmb

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Spiritual Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Organisasi Melalui Dukungan Organisasi Vinanti Luthariana; Jeziano Rizkita Boyas; Wahyu Eko Pujianto; Nafia Ilhama Qurratu'aini
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 3 (2026): April-Juni
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan tingkat kehadiran dan keterlibatan pasif anggota menjadi permasalahan utama yang menghambat kinerja pada organisasi kepemudaan keagamaan di Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan spiritual dan kecerdasan emosional terhadap kinerja organisasi, dengan dukungan organisasi sebagai variabel perantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas dengan melibatkan seratus tiga puluh pengurus aktif yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel bertujuan. Analisis data dilakukan menggunakan metode pemodelan persamaan struktural. Hasil penelitian aktual menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual memberikan pengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja organisasi, tanpa bisa dimediasi oleh dukungan organisasi. Sebaliknya, kecerdasan emosional tidak memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja, melainkan dimediasi secara penuh oleh dukungan organisasi. Sebagai simpulan, kinerja organisasi kepemudaan keagamaan dapat dioptimalkan melalui penerapan gaya kepemimpinan spiritual secara langsung, serta peningkatan kecerdasan emosional pengurus yang secara efektif mampu memperkuat sistem dukungan organisasi.
Peran Kepuasan Kerja Memediasi Dampak Reward, Punishment terhadap Kinerja Karyawan di CV. Citra Pangan Utama Riyan Kristanto; Ayu Lucy Larassaty; Nafia Ilhama Qurratu’aini
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 3 (2026): April-Juni
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran kepuasan kerja dalam memediasi pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja karyawan CV. Citra Pangan Utama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan sampling jenuh terhadap 100 karyawan. Data dikumpulkan melalui kuesioner Skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan PLS-SEM pada SmartPLS 4. Hasil menunjukkan reward berpengaruh positif terhadap kinerja dan kepuasan kerja, sedangkan punishment berpengaruh positif terhadap kinerja dan kepuasan kerja . Kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja. Pengaruh tidak langsung reward dan punishment terhadap kinerja melalui kepuasan kerja juga signifikan. Dengan demikian, kepuasan kerja berperan sebagai mediator parsial. Perusahaan perlu membangun sistem penghargaan yang transparan serta sanksi yang adil dan proporsional untuk memperkuat kepuasan dan kinerja karyawan.
Pengaruh Personal Branding LinkedIn, Soft Skill, Adaptability terhadap Employability Gen Z Sidoarjo Muhammad Ahdal Sidqulloh Amin; Jeziano Rizkita Boyas; Wahyu Eko Pujianto; Nafia Ilhama Qurratu’aini
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 3 (2026): April-Juni
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh personal branding di LinkedIn, soft skill, dan adaptability terhadap employability Generasi Z di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan purposive sampling terhadap 150 responden berusia 18-27 tahun yang berstatus mahasiswa tingkat akhir, fresh graduate, atau pencari kerja serta aktif menggunakan LinkedIn. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan SmartPLS 4. Hasil menunjukkan bahwa personal branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap employability (beta = 0,364; t = 4,200; p < 0,001), soft skill berpengaruh positif dan signifikan (beta = 0,398; t = 5,274; p < 0,001), dan adaptability memberikan pengaruh paling kuat (beta = 0,415; t = 6,234; p < 0,001). Nilai R-square sebesar 0,796 menunjukkan bahwa ketiga variabel menjelaskan 79,6% variasi employability.