Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT PADA DESAIN MESIN PENGASAPAN IKAN Sanny Andjar Sari; Salammia LA; Sri Indriani
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v10i1.2533

Abstract

Pantai Prigi adalah salah satu objek wisata alam andalan di Kabupaten Trenggalek. Pantai ini terletak pada wilayah Desa Tasimadu, Kec. Watulimo, Trenggalek Jawa Timur yang berjarak 48 km dari pusat kota Trenggalek. Sumber daya perikanan di kabupaten Trenggalek telah diolah menjadi berbagai produk, diantaranya adalah produk ikan panggang, bakar, dan asap. Di Trenggalek terdapat berbagai macam olahan pangan dari bahan baku ikan selain diasinkan, dikeringkan, dan dibekukan, ikan juga dapat juga diolah dan diawetkan secara alami menggunakan teknik pengasapan. Pengasapan adalah salah satu cara pengolahan ikan yang dapat dilakukan dengan peralatan yang sederhana dan mudah didapat serta murah harganya. Salah satu sentra produksi ikan asap di kabupaten Trenggalek adalah di kawasan Pantai Prigi. Proses pengasapan yang terdapat adalah menggunakan tungku terbuka. Penggunaan tungku terbuka tersebut menimbulkan beberapa dampak diantaranya asap menimbulkan gangguan kesehatan dan produk memiliki penampakan yang kurang menarik. Dilihat dari segi posisi kerja yang jongkok mengakibatkan kelelahan apabila dilakukan dalam jangka waktu yang panjang. Kendala yang lain adalah belum terlaksananya cara produksi pangan yang baik. Rata-rata pengasapan ikan di pantai Prigi mencapai ± 40 ekor/hari. Tujuan penelitian ini yaitu merancang mesin pengasapan ikan dengan menggunakan metode Quality Function Deployment. Quality Function Deployment adalah suatu pendekatan untuk mendesain produk agar dapat memenuhi keinginan pengguna dalam hal ini pengrajin makanan olahan ikan.
Digitalisasi Usaha Mikro Kecil Menengah Sebagai Solusi Bertahan Di Masa Pandemi COVID-19 Widhy - Wahyani; Sanny Andjar Sari; Lila Ayu Ratna Winanda
UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri) Vol 2 No 1 (2022): UN PENMAS Vol 2 No 1
Publisher : LPPM Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/un-penmas.v2i1.1736

Abstract

Selama pandemi COVID-19 UMKM Makanan Albar yang berlokasi di Desa Kebonagung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang mengalami penurunan angka penjualan dan kesulitan memasarkan produknya. Terlebih selama pandemic COVID-19 diberlakukan social distancing untuk mengurangi penyebaran virus COVID-19 dan jumlah penderita COVID-19. Untuk menyikapi situasi dan kondisi yang tidak menentu dan ketidakpastian dalam bisnis UMKM tersebut maka kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu memberikan solusi kepada UMKM Makanan Albar untuk melakukan transformasi digital sebagai solusi bertahan selama pandemic, dengan cara memberikan pemahaman dan keterampilan mengenai internet, sarana dan prasarana digital, media social serta penggunaannya untuk promosi dan menjual produknya. Adapun kendala yang muncul adalah minimnya pengetahuan, pemahaman, serta skill pelaku UMKM serta terbatasnya sarana dan prasarana digital yang tersedia pada UMKM tersebut. Transformasi digital pada UMKM Makanan Albar ini direalisasikan dengan memanfaatkan media social diantaranya adalah Instagram, Facebook, WA business, dan sebagainya, sebagai sarana promosi dan menjual produknya, dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan pengetahuan dan pemahaman serta ketrampilan pelaku UMKM tersebut. Kegiatan ini menggunakan metode pendampingan pada pelaku UMKM dengan harapan pelaku UMKM mampu memanfaatkan dan mengoperasikan media sosial secara mandiri dalam melakukan promosi dan menjual produknya.
Penerapan Mesin Pengepres Bubur Kedelai Untuk Peningkatan Produktivitas Produksi Tahu Pada UMKM Sumber Rejeki Kecamatan Wagir Kabupaten Malang Andjar Sari, Sanny; Sujana, Wayan; Setyawati, Harimbi; Ana Anggorowati, Dwi; Artiyani, Anis
JURNAL FLYWHEEL Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v13i1.4746

Abstract

Proses produksi tahu di UMKM Sumber Rejeki milik Bapak Samingin menggunakan peralatan yang manual sehingga karyawan yang bekerja merasakan sakit pada bagian tubuh saat melakukan pekerjaan setiap harinya. Proses pembuatan tahu melalui tahapan pencucian kedelai kemudian direndam dalam air selama 2 sampai hingga 7 jam. Dalam proses perendaman ini kedelai akan mengembang lalu dibersihkan kembali kedelai dengan cara dicuci berkali-kali. Selanjutnya menggiling kedelai hingga halus dengan mesin penggiling . Setelah kedelai halus langsung ke proses berikutnya yaitu perebusan kedelai sampai mendidih. Kemudian bubur kedelai disaring dengan kain untuk memisahkan ampas yang akan di proses dan sisa sisa air rebusan tadi. Tahap ini tentunya sangat melelahkan,karena memisahkan dengan cara manual. Air yang keluar dari saringan langsung jatuh kedalam wadah yang sudah disiapkan dibawahnya. Selain itu juga pada proses pengepresan tahu dapat terlihat kurangnya perhatian pada postur kerja pekerja yang nantinya akan berdampak pada sakit akibat pekerjaan apalagi jika dilakukan monoton dan berulang. Penerapan mesin pengepresan bubur kedelai diharapkan dapat meminimalkan waktu dan tenaga. Fasilitas kerja pengepresan tahu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pekerja pada UMKM produksi tahu.
Penerapan Workstation Bagian Pemotong Bahan Tas Untuk Peningkatan Produktivitas Pekerja Sari, Sanny Andjar; Setyawati, Harimbi; Anggorowati, Dwi Ana; Hutabarat, Julianus; Tamara, Priscilla
JURNAL FLYWHEEL Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v14i1.6524

Abstract

Home Industry Rangganesvi merupakan usaha yang bergerak di bidang produk dan jasa konveksi souvenir, kemasan, tas, dan sebagainya. Home industry Rangganesvi terletak di Jl. Ontoseno Baru I No.9 RT.10 RW.02, Kel. Polehan, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Rangganesvi adalah sebuah home industry yang didirikan pada awal bulan Maret tahun 1998 yang terletak di Kota Malang. Usaha home industry Rangganesvi selain memproduksi tas , dompet, dan berbagai souvenir, usaha ini juga melayani jasa menjahit dan sablon satuan minimal 50 pcs. Luas area usaha ini yaitu 14 x 10 meter, lokasi pembuatan tas ini juga berfungsi sebagai tempat tinggal. Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada home industry souvenir tas ini adalah untuk dapat meningkatkan produktivitas pekerja dengan dengan menerapkan workstation atau stasiun kerja bagi pekerja di bagian pemotong kain, serta meminimalkan terjadinya aktivitas yang kurang efisien jika ditinjau dari tata letak fasilitas yang dipergunakan dalam operasional home industry tersebut.
THE DESIGN OF WORK FACILITIES BASED ON WORKERS POSTURE ANALYSIS IN TOFU PRODUCTION MSME Andjar Sari, Sanny; ST Salammia LA; Suardika, Ida Bagus
Journal of Sustainable Technology and Applied Science (JSTAS) Vol. 2 No. 1 (2021): Journal of Sustainable Technology and Applied Science, May 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jstas.v2i1.3558

Abstract

Work facilities following the user's needs are critical because they support the production process for increased productivity. Currently, the tofu production process at Mr Samingin's MSMEs uses manual equipment to feel pain in their body parts when doing work every day. Making tofu begins with washing the soybeans thoroughly, then soaking the soybeans in water for 2 to 3 hours. Sometimes, it needs 7 hours, depending on the type of soybeans. In this soaking process, the soybeans will expand and then cleaned again by washing them several times. The next step is to grind the soybeans into powder with a grinding machine then boiled them. Then, filter the soybean porridge with a cloth to separate the pulp to be processed and the rest of the cooking water. This stage is very tiring as it is done manually by filtering in a shake. In addition, in the process of pressing tofu, there is a lack of attention to workers' work posture, which will impact work-related pain, especially if it is done monotonously and repeatedly. This study used the Rapid Upper Limb Assessment (RULA) analysis method as a guide in designing tofu screening work facilities. It is expected that improvements to work facilities can increase worker productivity at tofu production MSME.
STRATEGI PENINGKATAN PRODUKSI JENANG KETAN DENGAN PENERAPAN MESIN PENGADUK DI HOME INDUSTRY KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG Andjar Sari, Sanny; Hutabarat, Julianus; Setyawati, Harimbi; Artiyani, Anis
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.9066

Abstract

Jenang dengan bahan baku utama beras ketan dan kelapa merupakan makanan khas yang banyak ditemukan di beberapa daerah di Indonesia. Seperti halnya jenang ketan yang diproduksi Home Industry Mak Sur di daerah Dusun Gedangan RT.09 RW.02 Desa Gondowangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang, dimana produk jenang ketan masih banyak diminati masyarakat di daerah tersebut.. Akan tetapi dalam proses pembuatan jenang masih menggunakan peralatan sederhana yaitu wajan, sutil dari kayu dan kompor dengan bahan bakar kayu. Proses pemasakan jenang juga membutuhkan waktu yang cukup lama 5 - 6 jam untuk 5 kg adonan jenang dan adonan jenang harus terus menerus diaduk supaya komposisi bahan merata atau homogen, hal tersebut menjadikan pekerjanya mengalami cepat lelah dan hasil produksi menjadi tidak banyak. Dari kondisi seperti itu menyebabkan produksi Home Industry tersebut memproduksi jenang jika ada pesanan. Untuk dapat meningkatkan hasil produksi perlu diterapkannya mesin Teknologi Tepat Guna yaitu mesin pengaduk sekaligus pemasak jenang ketan dengan dilengkapi pengaduk otomatis dan proses pemasakannya menggunakan kompor LPG. Dengan doterapkannya mesin pengaduk jenang tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas serta kapasitas produksi pada proses pembuatan jenang menjadi lebih banyak dan lebih cepat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dengan mesin pengaduk jenang otomatis dapat meningkatkan produktivitas dari 5 kg/5jam menjadi 5 kg/3 jam dan jenang yang dihasilkan juga lebih higienis, gurih, dan lezat.. Mitra telah terampil menggunakan teknologi yang telah diberikan dan sangat berminat mengaplikasikan teknologi ini untuk keberlanjutan usaha pengolahan jenang
PENERAPAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS SEBAGAI PENGENDALIAN RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA INDUSTRI PEMBUATAN NOTA (Studi Kasus Industri Percetakan CV. IWAN) Muhammad Fakhmi Mauladani; Fourry Handoko; Sanny Andjar Sari
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9248

Abstract

Muhammad Fakhmi Mauladani, Program Studi Teknik Industri S-1, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional Malang, Januari 2024, Penerapan Metode Job Safety Analaysis Sebagai Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja Pada Industri Pembuatan Nota ( Studi Kasus Industri Percetakan CV. IWAN ). Dosen Pembimbing : Ir. Fourry Handoko,ST.,SS.,MT.,PhD.,IPU dan Sanny Anjdar Sari, ST., MT. Industri Percetakan merupakan industri manufaktur yang menghasilkan suatu barang dengan memanfaatkan kertas, tinta, dan mesin dalam pembuatannya. Percetakan merupakan bagian penting dalam penerbitan. Dalam industri percetakan ini masih terdapat insiden kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya untuk mencegah potensi bahaya penyebab kecelakaan kerja serta Memberikan saran pengendalian K3 untuk mencegah kecelakaan kerja di Industri Percetakan CV.IWAN. Pengolahan data dilakukan melalui pendekatan Job Safety Analysis untuk menetapkan langkah-langkah pekerjaan yang berpotensi memengaruhi keselamatan serta kesehatan para pekerja di Industri Percetakan CV. IWAN. Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat 10 potensi risiko yang terdapat pada industri percetakan CV. IWAN, termasuk diantaranya nyeri pada tulang belakang dan leher, mata mudah lelah, cedera pada tulang ekor, luka sobek dan gores pada tangan, gangguan pada kesehatan, luka sobek dan gores pada tangan, nyeri pada tulang belakang, luka kapalan pada telapak tangan, luka gores pada tangan, nyeri pada punggung. Dari 10 potensi risiko tersebut dikelompokkan menjadi 4 kategori yaitu low terdapat 2 risiko, moderate terdapat 5 risiko, high terdapat 1 risiko dan extreme terdapat 2 risiko. Sebagai solusi pengendalian kesehatan dan keselamatan kerja direkomendasikan untuk melakukan perawatan pada mesin cetak, mengganti lantai yang berbahan dasar kasar, mengganti fasilitas kerja yang bisa menyesuaikan postur tubuh pekerja, mamasang pelindung cover pada mesin, memberi rambu tanda bahaya, serta memberi alat pelindung diri berupa masker safety dan sarung tangan safety (APD).
ANALISIS PERSEDIAAN KEDELAI SEBAGAI BAHAN BAKU TEMPE DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY PADA UMKM X Hendrik Cahyadi; Iftitah Ruwana; Sanny Andjar Sari
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9285

Abstract

UMKM X yang berlokasi di Jalan Sanan gang 12 merupakan industri yang memproduksi tempe dari bahan baku kedelai UMKM X belum menerapkan metode pengendalian untuk persediaan bahan baku pembuatan tempe sehingga UMKM tersebut memesan kedelai lebih banyak yang menimbulkan overstock di gudang dan hal itu menyebabkan peningkatan biaya persediaan kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persediaan bahan baku jika menggunakan EOQ sebagai upaya pengendalian persediaan kedelai di UMKM X sehingga didapatkan biaya persediaan bahan baku yang efisien. Ditinjau hasil dari peneliti lakukan, maka telah disimpulkan jika menggunakan perhitungan EOQ menyatakan bahwa bahan baku kedelai dibeli atas dasar perhitungan EOQ sebesar 42.098,806 Kg, frekuensi banyaknya beli dilakukan 7 kali selama periode 1 tahun, safety stock sebanyak 1.216,410 kg, dan reorder point pada saat bahan baku sebesar 2.066,410 kg. Penggunaan metode EOQ meminimalisir pengeluaran persediaan bahan baku dengan selisih sebanyak Rp 2.213.642. Oleh karena itu Metode EOQ dapat mengurangi biaya persediaan bahan baku dengan total biaya persediaan lebih rendah dibandingkan sebelum menggunakan EOQ yang dilakukan oleh UMKM X
PERANCANGAN PROTOTYPE MEJA KERJA PENGEMASAN BERAS DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI PADA UD LOH JINAWI Phystoi Herodion; Salmia L.A; Sanny Andjar Sari
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9307

Abstract

UD. LOH JINAWI merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa, yang dimana perusahaan tersebut melakukan pengemasan beras dan memiliki output berupa beras siap jual. UD. LOH JINAWI bertempat di DUSUN MOJOGULUNG RT 02/RW 03, Kelurahan Karangmojo, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur 61456. Permasalahan yang terjadi di UD. LOH JINAWI yaitu adanya ketidaknyamanan pada postur kerja yang dapat menimbulkan cedera serta kelelahan jika dilakukan secara terus menerus dan tidak adanya fasilitas kerja bagi pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mengenai risiko keluhan pada musculoskeletal disorder menggunakan metode nordic body map dan menghasilkan rancangan prototype meja kerja yang diharapkan dapat mengurangi risiko cedera dan kelelahan saat bekerja menggunakan metode Pendekatan Ergonomi. Pengolahan Data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu perhitungan uji validitas, uji reliabilitas, uji keseragaman data, dan uji kecukupan data. Perhitungan uji validitas dan uji reliabilitas digunakan untuk memastikan hasil kuesioner nordic body map telah valid dan reliabel. Hasil perhitungan uji keseragaman data serta uji kecukupan data digunakan untuk memastikan data antropometri telah seragam dan cukup. Hasil penelitian yang dilakukan yaitu melakukan perancangan prototype meja kerja pengemasan beras. Prototype meja kerja pengemasan beras memiliki spesifikasi yang meliputi berbahan dasar besi hollow ukuran 3 3 cm dengan ketebalan 1,8 ml, ukuran panjang meja 120 cm, lebar meja 83 cm, dan tinggi 79 cm.
ANALISIS POSTUR KERJA MENGGUNAKAN METODE RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) UNTUK MEMINIMALKAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA BARISTA AROMATIC MALANG Fegi Afrilga; Julianus Hutabarat; Sanny Andjar Sari
Jurnal Valtech Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i2.11388

Abstract

Penelitian ini menganalisis postur kerja barista di Aromatic Malang untuk meminimalkan keluhanmusculoskeletal disorders (MSDs) menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan NordicBody Map (NBM). Masalah utama yang diidentifikasi adalah keluhan muskuloskeletal umum di kalanganbarista, seperti nyeri pada punggung bawah, tangan, pergelangan tangan, dan kaki. Metode RULA digunakanuntuk menilai risiko postur kerja yang dapat menyebabkan cedera pada anggota tubuh bagian atas, sedangkanNBM mengidentifikasi area tubuh yang sering mengalami nyeri. Penelitian deskriptif dengan pendekatankuantitatif ini melibatkan observasi langsung dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa postur kerja baristasebagian besar berada pada risiko sedang hingga tinggi, dan desain meja kerja yang ditambahkan efektif dalammengurangi risiko tersebut. Penurunan skor RULA dari 7 (tinggi) menjadi 3 (kecil) setelah perbaikanmenunjukkan peningkatan signifikan dalam kesehatan dan kenyamanan kerja. Penelitian ini bertujuanmengidentifikasi postur kerja dan memberikan usulan desain fasilitas untuk mengurangi risiko MSDs.