Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Karakterisrik Subtitusi Recycle Limbah Beton Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Untuk Campuran Aspal Concrete Terhadap Nilai Marshall Ismanto, Ikko Bagus; Novianto, Herta
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3769

Abstract

Perkerasan jalan terdiri dari campuran agregat dan bahan pengikat seperti aspal atau semen untuk menampung beban lalu lintas. Untuk mengurangi penggunaan agregat baru dari alam, teknologi daur ulang dikembangkan, terutama dengan memanfaatkan limbah beton. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Bojonegoro untuk mengeksplorasi pemanfaatan limbah beton sebagai bagian dari campuran perkerasan aspal concrete (AC-BC). Tujuan penelitian adalah mengurangi limbah beton dan menghasilkan perkerasan jalan yang berkualitas baik. Penelitian ini memanfaatkan limbah beton sebagai campuran agregat dalam perkerasan aspal concrete (AC-BC) untuk mengurangi penggunaan agregat baru dari alam, menjadikannya lebih ramah lingkungan, dan mengurangi biaya pengerjaan jalan. Selain itu, penelitian ini bertujuan mendaur ulang limbah beton yang belum banyak dimanfaatkan serta meningkatkan nilai stabilitas dan karakteristik Marshall pada perkerasan jalan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan limbah beton daur ulang sebagai pengganti agregat dalam campuran aspal concrete (AC-BC) memengaruhi karakteristik Marshall, seperti stabilitas, VMA, dan flow. Stabilitas tertinggi (2813,22 kg) dicapai dengan penambahan 25% limbah beton, namun menurun seiring dengan peningkatan kadar limbah dan aspal. VMA pada campuran dengan limbah beton lebih baik, berkisar antara 20,98% hingga 22,44%, melebihi campuran normal dan memenuhi spesifikasi Bina Marga 2018. Penambahan limbah 50% menghasilkan nilai yang paling sesuai dengan spesifikasi, dengan kadar aspal optimum 7,5%.
TINJAUAN TEKNIS PERMASALAHAN BANJIR DI DESA PACUL KABUPATEN BOJONEGORO SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA BANJIR TERINTEGRASI Novianto, Herta; Syafa Aldalia Putri; Ikko Bagus Ismanto
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 4: September 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i4.8526

Abstract

Banjir merupakan permasalahan serius yang sering kali mengancam desa-desa, termasuk di Jl. Serma Abdullah Desa Pacul Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data, melakukan observasi lapangan dan studi literatur yang bertujuan untuk mendapatkan landasan teori yang berkaitan dengan penelitian. Analisis distribusi curah hujan dilakukan dengan metode Log Pearson Type III, perhitungan debit rencana menggunakan metode rasional dengan periode ulang 5 tahun. Dan kapasitas daya tampung (Qs) dari saluran masih belum mencukupi daya tampung saluran drainase, sehingga saluran perlu perbaikan atau perencanaan ulang. Selain itu, partisipasi masyarakat juga sangat diperlukan dalam upaya mitigasi banjir. Dari hasil perhitungan dengan periode ulang 5 tahun, intensitas hujan di stasiun Bojonegoro adalah 58,11 mm/jam, hasil analisis perencanaan diperoleh debit banjir rencana sebesar 0,504 m3/det, dan kapasitas daya tampung debit saluran eksisting yang ada sebesar 0,228 m3/det. Karena debit kapasitas tampung saluran eksisting 0,228 m3/det ˂ debit banjir rencana 0,504 m3/det, dapat disimpulkan bahwa kapasitas daya tampung debit saluran yang ada saat ini masih belum dapat mencukupi debit banjir yang terjadi, maka perlu dilakukan perencanaan ulang pada saluran eksisting yaitu tingginya curah hujan dari daerah selatan dan di karenakan kurangnya kapasitas saluran drainase yang memadai sehingga air tidak dapat mengalir ke hulu dan menyebabkan air menggenang.
Penerbitan Sertipikat Hak Atas Tanah Kas Desa Yang Telah dilepaskan pada Pihak Ketiga Mutmainah, Lailatul; Yasir, M.; Novianto, Herta
UNES Law Review Vol. 6 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i4.1992

Abstract

Dalam penelitian ini menarik pembaca untuk mengetahui prosedur penerbitan sertipikat hak pakai atas tanah kas desa yang telah dilepaskan pada pihak ketiga dan kekuatan hukum sertipikat pengganti yang diterbitkan karena hilang/rusak. Penelitian ini penulis menggunakan penelitian hukum normatif dan menggunakan pendekatan perundang-undangan yang dikaitkan dengan fakta yang terjadi, pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. Proses penerbitan sertipikat hak pakai atas tanah kas desa yang telah dilepaskan pada pihak ketiga dilakukan dengan mengalihkan status tanah kas desa menjadi tanah negara.Dengan ini pihak pemerintah desa sudah tidak ada hak apapun mengenai tanah kas desa yang dilepaskan tersebut. Sehingga pihak ketiga dapat mengajukan permohonan sebagai pemegang hak pakai atas tanah kas desa. Dan jika sewaktu-waktu sertipikat hilang atau rusak maka perlu mengajukan permohonan ke kantor pertanahan dan akan dilakukan penggantian yaitu berupa sertipikat pengganti, yang juga memiliki kekuatan hukum yang sama.
Micro-Hydro Power Plants (MHPP): Technical and analytical studies in creating experimental learning media for physics students Anisa, Zuffa; Apprianda, Anggun; Novianto, Herta; Rachman, Indriyani
Momentum: Physics Education Journal Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/mpej.v5i1.4876

Abstract

Nowadays, direct media use in learning energy is rarely found. Therefore, the authors intended to design a mini micro-hydro power plant (MHPP) in order to give direct experiences to students. This study generally aims to develop a mini MHPP consisting of equipment design, component selection, and the MHPP assembly. A test on discharge, heights, and produced power is then conducted. The data acquired are then analyzed in terms of either Pteotirik or Preal power using a predetermined equation. An analysis to the factors influencing the P values is then carried out. The power input of resulted from the water discharge management is 35.64 mW, while that of the power output is 9,61 mW. The efficiency of the MHPP set is by 26.96% which is considered quite low due to such factors as turbine blades, penstock pipes, generators, and the shift from water potential energy to other types of energies which is inevitable. It is expected that the developed mini MHPP is applicable as practicum learning media giving a lot of such learning experiences to students as to identify how hydroelectric power plant is, how the water energy shifts into electric energy, how high the electricity produced is, and to analyze factors influencing how high and low the electricity produced by a power plant.