Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Pembelajaran IPAS dengan Penerapan Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka Setyo Adji Wahyudi; Mohammad Siddik; Erna Suhartini
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i4.1296

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang terjadi pada pendidikan di Indonesia yang mengalami krisis pembelajaran yang cukup lama, dan keadaan ini semakin parah akibat merebaknya pandemi Covid-19, sehingga memerlukan perubahan pembelajaran yang sistematik yang dapat membantu proses pembelajaran, salah satu pendekatan pembelajaran yang diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan pendidikan tersebut yaitu dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang efektif yang dapat digunakan untuk menghadapi keragaman siswa dan memastikan bahwa dapat memenuhi kebutuhan individu siswa, membantu siswa berkembang dan mempersiapkan siswa dimasa yang akan datang. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi diharapkan dapat mengakomodir seluruh keragaman kebutuhan siswa. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang menyesuaikan terhadap minat, preferensi belajar, kesiapan siswa agar dapat mencapai tujuan belajar. Dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi ada 3 aspek yang di bedakan yaitu, diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pembelajaran berdiferensiasi dapat mengatasi keberagaman kebutuhan siswa dan dampak pembelajaran berdiferensiasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data dan mengambil kesimpulan. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran IPAS kelas V D SDN 008 Samarinda Seberang didapatkan hasil bahwa dengan penerapan pembelajaran berdiferensiasi mampu mengatasi keberagaman kebutuhan siswa yang beragam. Siswa dibagi kelompok sesuai dengan gaya belajar antara lain audio, visual dan kinestetik. Dengan dikelompokkan siswa sesuai gaya belajar dan kebutuhan yang dimiliki siswa, siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan baik sehingga pembelajaran menjadi efektif dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.
KITCHEN AS A STEM LABORATORY: PELATIHAN STEM KITCHEN BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Erna Suhartini; Rosita Putri Rahmi Haerani; Chindy Diah Ambarfatih; Bintang Bima S; Tiara Aulia Fadiah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i1.13497

Abstract

PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan STEM melalui pelatihan STEM Kitchen. Mitra PKM adalah guru-guru SDN 002 dan SDN 004 Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara yang berjumlah 25 orang. PKM dilaksanakan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Metode yang digunakan adalah ceramah, praktik, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner untuk mengukur kepuasan, kegunaan, dan efektivitas pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan STEM Kitchen terbukti berhasil dengan sebanyak 86% peserta merasa nyaman dengan interaksi selama pelatihan dan 92% peserta menyatakan materi bermanfaat. Selanjutnya, 92% peserta merasakan peningkatan pengetahuan dan 84% merasakan peningkatan keterampilan. Penelitian ini juga menemukan kendala dalam menerapkan STEM di sekolah, seperti keterbatasan waktu, fasilitas, dan beban biaya penyelenggaraan. Upaya pengembangan profesional guru yang berkelanjutan, lingkungan sekolah yang mendukung, dan komunitas STEM yang kolaboratif diperlukan untuk mengatasi kendala tersebut. Abstract This community service (PKM) aimed to enhance the knowledge and skills of elementary school teachers in integrating STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) through STEM Kitchen training. The participants were 25 teachers from SDN 002 and SDN 004 Loa Janan in Kutai Kartanegara District. The PKM was conducted using the Asset Based Community Development (ABCD) approach. The training methods included lectures, hands-on activities, and evaluations. Evaluations were conducted using questionnaires to measure the participants' satisfaction, perceived usefulness, and the effectiveness of the training. The results indicated that the STEM Kitchen training was highly successful, with 86% of the participants feeling comfortable interacting during the training and 92% stating that the training materials were beneficial. Additionally, 92% of the participants reported increased knowledge and 84% reported improved skills. The study also identified several challenges to implementing STEM in schools, such as time constraints, limited facilities, and financial burdens. Continuous professional development for teachers, a supportive school environment, and a collaborative STEM community are needed to address these challenges. Kata kunci: Guru Sekolah Dasar, Pelatihan Guru, STEM, STEM Kitchen.
PELATIHAN PENYUSUNAN E-MODUL BERBASIS FLIP PDF BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SUNGAI KUNJANG Suhartini, Erna; Haerani, Rosita Putri Rahmi
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jpkpm.v3i1.1331

Abstract

Pasca merebaknya Covid 19, para pendidik harus berinovasi dalam memanfaatkan teknologi di dalam kelas. Modul elektronik berbasis Flip PDF Professional merupakan cara inovatif bagi guru untuk membuat sendiri bahan ajar yang memiliki tampilan menarik, interaktif, dan hidup dalam format elektronik dan dapat diakses melalui gawai. Pelatihan Pembuatan E-Modul Profesional Berbasis Flip PDF Bagi Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Sungai Kunjang dilakukan sebagai jawaban atas kebutuhan mitra yaitu keharusan bagi guru untuk memiliki pengetahuan dan kemampuan membuat E-Modul. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Presentasi, demonstrasi, praktik, dan teknik bimbingan. Sebanyak 35 guru kelas dan guru mata pelajaran dari dua sekolah di Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda menjadi sasaran kegiatan. Hasil dan dampak pelatihan yakni (1) Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru di sekolah mitra untuk memaksimalkan pembelajaran berbantuan teknologi dalam bentuk e-modul, dan (2) Menghasilkan produk bahan ajar berupa e-Modul untuk berbagai mata pelajaran. (3) Meningkatkan kualitas bahan ajar dengan mengubah hasil cetak yang mahal dan modul slide PPT menjadi e-Modul. Secara keseluruhan, pelatihan berjalan lancar, dan para peserta menangkap informasi yang ditawarkan, tepat waktu dan akurat.
Sustainimation: Media Animasi Terintegrasi SDGs "Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab" pada Materi Perubahan Lingkungan Agustang, Agustang; Haerani, Rosita Putri Rahmi; Suhartini, Erna
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v12i2.79074

Abstract

Sampah masih menjadi masalah besar di Indonesia, mencerminkan pola konsumtif yang tidak ramah lingkungan. Sekolah dasar berperan penting dalam membentuk sikap peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui proses, kelayakan, serta respon pendidik dan peserta didik terhadap media yang dikembangkan. R&D digunakan dalam penelitian ini dan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari 29 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara dan angket dari ahli media, ahli materi, respon pendidik, serta respon peserta didik. Hasil validasi menunjukkan media sangat layak dengan nilai rata-rata 86,66% dari ahli media, 91,66% dari ahli materi, 93,33% dari pendidik, dan 87,22% dari peserta didik. Media ini layak digunakan dalam pembelajaran di kelas. Peneliti merekomendasikan mempertimbangkan keterbatasan Animaker tanpa langganan serta mengeksplorasi platform lain. Pengguna disarankan memiliki koneksi internet stabil dan menggunakan PC atau mode desktop. Peneliti selanjutnya dapat mengintegrasikan SDGs dengan materi lain.
Pelatihan Penyusunan RPP berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di Masa Pandemi Covid-19 Haerani, Rosita Putri Rahmi; Erna, Suhartini
International Journal of Community Service Learning Vol. 6 No. 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.028 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v6i1.42560

Abstract

Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) sedang menjadi tren dalam dunia pendidikan seiring dengan dengan meningkatnya permintaan untuk pekerjaan di bidang STEM. Sekolah dasar merupakan pijakan awal untuk mempersiapkan lulusan yang tertarik dan terampil dalam STEM. Namun, guru-guru sekolah dasar di kecamatan Sungai Kunjang Samarinda masih kesulitan merencanakan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 ini. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan tentang rencana pembelajaran daring berbasis STEM. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode presentasi, demonstrasi, praktik, dan pendampingan. Sasaran kegiatan adalah 28 guru kelas dari dua sekolah di kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda. Hasil dan dampak pelatihan yakni (1) meningkatnya pengetahuan guru tentang pembelajaran STEM dan (2) bertambahnya kemampuan membuat rencana pembelajaran STEM dengan mode daring. Secara keseluruhan materi yang disajikan dapat dipahami peserta dengan baik. Kegiatan berlangsung lancar, tepat waktu, dan sesuai dengan yang diharapkan.
EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (ESD) GOALS: PERSEPSI GURU SEKOLAH DASAR DI WILAYAH IKN Suhartini, Erna; Haerani, Rosita; Ardiyanti, Mega; Nanda Mawar Raihanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Press.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23422

Abstract

The Indonesian government has designated the IKN in East Kalimantan as the most sustainable city in the world, a symbol of the identity of the Indonesian nation, and a driver of the future economy (KLHK, 2022). On the other hand, the challenges faced in the transmission of the IKN include the threat of environmental damage including the potential for educational disparities. The existence of the idea of ​​SD through education must be optimized, because quality education in the SDGs dimension will equip individuals, society, and government to live and act with an understanding of the environment, society, and economy (Suwarto et al., 2021). To achieve sustainability through education, there is a need to develop ESD-aware teachers. This study will quantitatively interpret the perceptions of elementary school teachers in the IKN area towards ESD (Knowledge, Attitude and skill). The study involved 104 elementary school teachers from 5 cities/regencies in the IKN area and its buffer zones. This study used an anonymous questionnaire that captured teacher perceptions using a five-point Likert scale questionnaire developed with a quetionerry using Alpha Cronbach. The results show that teachers have a positive attitude towards ESD and a willingness to implement ESD in their teaching. Teachers' skills in practicing ESD-based teaching are in the high category, but need to be improved in terms of encouraging creativity in completing tasks and accepting various possible conclusions. Teachers' knowledge is quite high, but they do not yet have a complete understanding of ESD such as the concept of harmony with nature, three ESD topics and ESD interdisciplinary. These findings may be useful as a basic survey in implementing teacher training programs and developing modules and teaching media that are integrated with ESD in the scope of elementary education.
DEVELOPMENT OF STEM BASED E-MODULES ABOUT SOCIOSCIENTIFIC ISSUES THE EAST KALIMANTAN TROPICAL RAINFOREST Suhartini, Erna; Haerani, Rosita Putri Rahmi
EDUSAINS Vol 14, No 2 (2022): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v14i2.28745

Abstract

The aim of this study is to create STEM-based science e-modules contains East Kalimantan-specific concepts, such as habitats, ecosystems, resource use, environmental pollution, and fauna conservation. In addition, this research also evaluates how students’ response as user to the use of e-modules. This study uses the Borg and Gall research and development (RnD) model, which is only applicable to the main product revision stage in this paper. Student answer questionnaires, material and media expert validation sheets were the instruments utilized in this investigation. Three experts who taught the discipline of biology education and computer education validated the work of material and media specialists. According to the validators' evaluation, the final module is valid and very testable, with the average percentage of media expert review is 97.62%. and content expert review is 87.50%. 11 students from the Elementary School Teacher Education Study Program, FKIP, Mulawarman University, participated in the e-module trial phase. According to the answer questionnaire, the created e-module received a positive response with an average percentage of 90.77%, placing it in the satisfactory range and making It is safe for use as a learning resource in the instructional process.AbstrakTujuan dari penelitian adalah untuk mengembangkan e-modul STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematic) pada beberapa topik tertentu meliputi habitat, ekosistem, pemanfaatan sumber daya alam, pencemaran lingkungan dan konservasi fauna khas kalimantan timur, dan menemukan dampak e-modul pada respon penggunanya yaitu mahasiswa. Penelitian ini menggunakan paradigma pengembangan Borg and Gall, yang merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R&D) yang kami batasi hanya sampai pada tahap 5 yakni tahap revisi produk. Kuesioner tanggapan pengguna, lembar validasi ahli materi dan media digunakan dalam pengambilan data penelitian. Validasi pakar materi dan media dilakukan oleh 3 orang pakar yang merupakan dosen prodi pendidikan biologi dan pendidikan komputer. Berdasarkan penilaian para pakar selaku validator, modul akhir dinyatakan valid dan sangat dapat diuji coba skala besar, dengan rata-rata persentase dari pakar media sebesar 97,62%. Pakar pada materi juga menyatakan rerata persentase yang tinggi yaitu 87,50%. Sebelas mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP, Universitas Mulawarman, mengikuti tahap uji coba kelompok kecil e-modul. Berdasarkan angket respon pengguna, e-modul yang dibuat mendapat respon yang sangat positif dengan persentase rata-rata 90,77%, sehingga diputuskan layak untuk digunakan sebagai sumber belajar dalam proses pembelajaran.How To Cite: Suhartini, E., Haerani, R.P.R. (2022). Development Of STEM Based E-Modules About the East Kalimantan Tropical Rainforest. EDUSAINS, 14 (2) : 137-147
Media Game Edukatif “Otania” Berbasis Stratch guna Mendukung Sustainable Development Goals Life on Land Al Akbar, Muhammad Alif; Suhartini, Erna; Mustamiroh, Mustamiroh; Muhlis, Muhlis; Putri Rahmi Haerani, Rosita
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.86641

Abstract

Degradasi lahan, deforestasi, dan penurunan keanekaragaman hayati merupakan isu global yang mendesak, sehingga pendidikan lingkungan dan SDGs terutama pada poin Life on Land dapat menjadi instrumen yang berperan membantu dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap upaya pelestarian alam. Maka dari itu sekolah dasar memiliki peranan strategis sebagai lingkungan awal yang tepat untuk menanamkan nilai pelestarian lingkungan sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengetahui proses, kelayakan, serta respon peserta didik terhadap media yang dikembangkan. Model yang digunakan pada penelitian ini adalah model ADDIE. Data dikumpulkan melalui angket ahli media, ahli materi, serta respon peserta didik. Hasil validasi menunjukkan media sangat layak dengan nilai 94,16% ahli materi, 93,93% dari ahli media dan 90,79% dari respon peserta didik. Peneliti merekomendasikan untuk mempertimbangkan keterbatasan Scratch dalam menjalankan proyek yang besar dan kompleks. Pengguna disarankan untuk membuat proyek sekecil mungkin atau memodularisasi proyek yang berukuran besar. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengintegrasikan SDGs dengan materi lain.
E-modul Berbasis Socio-scientific Issues “AquaWise” dalam Mendukung SDGs Clean Water and Sanitation Arfianti, Adelia; Suhartini, Erna; Haerani, Rosita Putri Rahmi; Septika, Hety Diana
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.88329

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul berbasis socio-scientific issues (SSI), menguji kelayakan, serta mengidentifikasi keterbacaan dari respon peserta didik dan pendidik. Jenis penelitian yang di gunakan adalah Research and Development dengan model pengembangan ADDIE. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket dari expert judgement, respon pendidik serta respon peserta didik. Hasil validasi menunjukkan media sangat layak dengan nilai 89,8% dari material expert, 95% dari media expert, 91% dari praktisi, dan 96,6% dari peserta didik. E-modul yang dikembangkan berkontribusi dalam mendukung SDGs poin 6 yaitu clean water and sanitation, melalui integrasi isu pencemaran air dalam pembelajaran kontekstual berbasis SSI. Pendekatan ini mendorong peserta didik untuk memahami  permasalahan lingkungan dari perspektif ilmiah dan sosial secara kritis, sekaligus membentuk karakter peduli lingkungan serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya akses air bersih dan sanitasi yang layak sejak usia dini. Peneliti merokomendasikan untuk pertimbangkan keterbatasan fitur pada versi gratis seperti jumlah halaman terbatas, watermark, serta menyematkan media interaktif. Pengguna disarankan memiliki koneksi internet stabil. Peneliti selanjutnya dapat mengintegrasikan clean water and sanitation dengan materi lain.
Efektivitas LKPD Pemanasan Global Berbasis STEM dalam Pembangunan Berkelanjutan terhadap Sikap Sains Ditinjau dari Perbedaan Gender Apriliana, Ester; Suhartini, Erna; Hearani, Rosita Putri Rahmi; Septika, Hety Diana
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.89002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada topik pemanasan global dengan menerapkan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) terhadap sikap sains siswa kelas V sekolah dasar, dengan memperhatikan faktor gender. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen 2x2 dan melibatkan 47 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skor pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEM lebih efektif dibandingkan dengan direct instruction, terdapat perbedaan sikap sains antara siswa laki-laki dan perempuan, serta tidak ditemukan interaksi yang signifikan antara pendekatan pembelajaran dan gender, serta efektivitas pembelajaran STEM tergolong sedang hingga besar (effect size 0,63). Implikasi penelitian ini berkontribusi pada pencapaian pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, konsumsi dan produksi berkelanjutan, dan penanganan perubahan iklim sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke 4, 5, 12, dan 13.