Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Dhanie, Via Rahma; Hidayat, Taufik; Khotimah, Khusnul; Suhartini, Erna
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3369

Abstract

Salah satu tujuan pembelajaran yang belum tercapai secara memadai adalah kemampuan untuk memecahkan masalah. Model berbasis masalah dipilih guna mengupayakan peningkatan keterampilan menyelesaikan permasalahan siswa supaya mampu melakukan peningkatan terhadap suatu capaian pembelajaran yang terdapat pada materi matematika. Metode penelitian berikut memanfaatkan pendekatan kuantitatif melalui metode quasi eksperimen control group design. Studi ini melibatkan siswa kelas IV SD di Kecamatan Tenggarong Seberang. Siswa di kelas IVA adalah kelas eksperimen yang memakai model berbasis masalah, serta siswa kelas IVB adalah kelas kontrol yang memakai model konvensional. Instrumen tes dalam studi ini menggunakan kisi-kisi instrumen soal kemampuan pemecahan masalah pilihan ganda yang tersusun dari 18 butir. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan pretest serta posttest. Berdasarkan data hasil uji statistik independent sample t-test adanya data posttest terlihat skor signifikansi < 0,000 (sig. < 0,000 < 0,05), menandakan temuan perbedaan signifikansi antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Maka, dapat dibuat kesimpulan penggunaan model berbasis masalah dalam mata pelajaran matematika memberikan pengaruh signifikansi dalam peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan masalah pada proses pembelajaran.
Pengaruh Socio-scientific Issues terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Bumi Berubah Oktaviyanti, Anisa Ayu; Suhartini, Erna; Haerani, Rosita Putri Rahmi; Septika, Hety Diana
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13i2.89167

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Socio-scientific Issues (SSI) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V pada materi Bumi Berubah. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain quasi experimental nonequivalent control group design dengan populasi berjumlah 90 siswa. Teknik sampling yang digunakan ialah purposive sampling, terdiri dari kelompok kontrol dan eksperimen yang berjumlah 60 siswa. Instrumen penelitian berupa 20 soal pilihan ganda, dengan analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis independent sample t-Test. Hasil menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,017. Hasil ini lebih kecil dari batas taraf signifikansi sebesar 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikansi SSI terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Peningkatan pada kelompok eksperimen memiliki n-Gain per indikator pada kategori sedang, membuktikan bahwa SSI efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Media Pembelajaran STEM Berbasis Augmented Reality dengan Boardbook pada Materi IPAS Saputra, Bintang Bima; Suhartini, Erna; Mustamiroh, Mustamiroh; Muhlis, Muhlis
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.89716

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran STEM berbasis Augmented Reality (AR) menggunakan Boardbook melalui aplikasi Assemblr Edu pada materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 19 siswa kelas V sekolah dasar. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, angket validasi, ahli materi dan ahli media, serta tes pretest dan posttest untuk mengukur efektivitas. Hasil validasi menunjukkan kategori sangat layak dengan skor 89,33% dari ahli materi, 89,16% dari ahli media, 92,98% dari siswa, dan 96,36% dari guru. Uji efektivitas memperoleh nilai n-Gain sebesar 0,759 dalam kategori tinggi. penelitian ini menyatakan bahwa media Boardbook STEM berbasis Augmented Reality (AR) layak dan efektif digunakan. Media ini dapat menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Selain itu, pengembangan media ini memiliki implikasi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas, karena mampu menyediakan sarana pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan mendorong keterampilan abad ke-21 bagi peserta didik sekolah dasar.
ANALISIS IMPLEMENTASI PENDEKATAN STEM DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR: STUDI KONTEKSTUAL DI KOTA SAMARINDA Supriyatna, Yana; Suhartini, Erna; Raudhiah Zahra, Ince; Mannan, Muhammad Nur; Khaerani, Rosita Putri Rahmi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.31500

Abstract

STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) holds strong potential to promote 21st-century skills in elementary education, yet its implementation faces ongoing challenges. This study examines teachers’ understanding, instructional strategies, obstacles, institutional support, and the impact of STEM-based science learning in Samarinda, Indonesia. Using a descriptive qualitative-quantitative approach, data were collected from 18 teachers through questionnaires, interviews, reflections, and document analysis. Findings show that while teachers demonstrate basic understanding of STEM, especially in science and technology (mean score: 3.90), the integration of engineering and mathematics remains limited (3.60). Key barriers include limited training, insufficient time, and inadequate resources (3.23), with school support remaining general (3.00). Despite this, teachers actively seek resources and engage in informal collaboration. STEM practices reportedly increase student engagement, creativity, and critical thinking (4.10). The study highlights the need for practical training, contextual learning tools, teacher collaboration, and sustained policy support to strengthen STEM education at the elementary level.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Animasi Menggunakan Platform Animaker Bagi Guru SDN 008 Sungai Kunjang Haerani, Rosita Putri Rahmi; Suhartini, Erna
PENGABDI PENGABDI: VOL. 4, NO.2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v4i2.56404

Abstract

Abstrak. Maksud dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan peran guru di SDN 008 Sungai Kunjang dalam mengembangkan inovasi pembelajaran interaktif. Inovasi media pembelajaran ini berupa media pembelajaran berbasis animasi. Kendala dalam kemampuan guru dalam menciptakan media pembelajaran merupakan masalah yang perlu dicari solusinya. Salah satu perkembangan dalam ilmu dan teknologi yang bisa digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif dan efisien di sekolah dasar adalah dengan menciptakan media pembelajaran interaktif berbasis animasi. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup metode presentasi untuk memperkenalkan media pembelajaran animasi dan platform animaker, metode demonstrasi untuk mengenalkan pengoperasionalisasi Animaker, dan metode praktik untuk membuat animasi secara langsung sesuai dengan jenjang kelas yang diajarkan oleh guru. Evaluasi dilakukan melalui penyelenggaraan kuesioner, yang bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan peserta terhadap pelatihan pembuatan animasi. Kuesioner ini terdiri dari tiga aspek yang mencakup 13 pernyataan. Kegiatan pengabdian masyarakat di SDN 008 Sungai Kunjang berjalan dengan baik, sebagaimana tercermin dari 83,3% peserta telah mampu membuat media animasinya sendiri, serta didukung hasil kuesioner yang menunjukkan bahwa mitra memberikan respons positif sebesar 88,04% terhadap kegiatan pelayanan ini. Kegiatan ini meningkatkan kemampuan guru dalam menciptakan media pembelajaran yang interaktif dan inovatif untuk persiapan materi pengajaran di sekolah. Media pembelajaran berbasis animasi merupakan salah satu inovasi terbaru bagi para guru di SDN 008 Sungai Kunjang. Kata kunci: Pelatihan Guru, Media Pembelajaran, Animasi, Animaker
KITCHEN AS A STEM LABORATORY: PELATIHAN STEM KITCHEN BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Suhartini, Erna; Rahmi Haerani, Rosita Putri; Ambarfatih, Chindy Diah; S, Bintang Bima; Fadiah, Tiara Aulia
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan STEM melalui pelatihan STEM Kitchen. Mitra PKM adalah guru-guru SDN 002 dan SDN 004 Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara yang berjumlah 25 orang. PKM dilaksanakan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Metode yang digunakan adalah ceramah, praktik, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner untuk mengukur kepuasan, kegunaan, dan efektivitas pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan STEM Kitchen terbukti berhasil dengan sebanyak 86% peserta merasa nyaman dengan interaksi selama pelatihan dan 92% peserta menyatakan materi bermanfaat. Selanjutnya, 92% peserta merasakan peningkatan pengetahuan dan 84% merasakan peningkatan keterampilan. Penelitian ini juga menemukan kendala dalam menerapkan STEM di sekolah, seperti keterbatasan waktu, fasilitas, dan beban biaya penyelenggaraan. Upaya pengembangan profesional guru yang berkelanjutan, lingkungan sekolah yang mendukung, dan komunitas STEM yang kolaboratif diperlukan untuk mengatasi kendala tersebut. Abstract This community service (PKM) aimed to enhance the knowledge and skills of elementary school teachers in integrating STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) through STEM Kitchen training. The participants were 25 teachers from SDN 002 and SDN 004 Loa Janan in Kutai Kartanegara District. The PKM was conducted using the Asset Based Community Development (ABCD) approach. The training methods included lectures, hands-on activities, and evaluations. Evaluations were conducted using questionnaires to measure the participants' satisfaction, perceived usefulness, and the effectiveness of the training. The results indicated that the STEM Kitchen training was highly successful, with 86% of the participants feeling comfortable interacting during the training and 92% stating that the training materials were beneficial. Additionally, 92% of the participants reported increased knowledge and 84% reported improved skills. The study also identified several challenges to implementing STEM in schools, such as time constraints, limited facilities, and financial burdens. Continuous professional development for teachers, a supportive school environment, and a collaborative STEM community are needed to address these challenges. Kata kunci: Guru Sekolah Dasar, Pelatihan Guru, STEM, STEM Kitchen.
PELATIHAN PERANCANGAN ASESMEN DIAGNOSTIK MENGGUNAKAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE BAGI GURU-GURU SD DI LOA JANAN Haerani, Rosita Putri Rahmi; Suhartini, Erna; Dewi, Pramita Sylvia; Lolan, Anastasia Sebo; Familia, Milan Nur
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i3.15367

Abstract

Perubahan kurikulum, seperti penerapan Kurikulum Merdeka, menuntut kesiapan guru dalam menyusun asesmen diagnostik yang efektif untuk aspek kognitif dan non-kognitif. Penelitian ini dilakukan di SDN 002 dan 004 Loa Janan, berjarak sekitar 26 km dari Universitas Mulawarman, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun asesmen diagnostik berbasis Artificial Intelligence (AI). Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) dengan pelatihan selama tiga hari. Hasil pretest menunjukkan bahwa 83,33% guru memiliki pemahaman tentang asesmen diagnostik, namun belum menerapkannya secara optimal. Rata-rata nilai pretest peserta mencapai 83,33%. Setelah pelatihan, pemahaman peserta meningkat, dengan nilai posttest mencapai 85,29%. Meskipun peningkatannya kecil, ini mencerminkan penajaman pemahaman peserta terhadap detail dan penerapan asesmen. Peningkatan signifikan juga terlihat dalam pemanfaatan AI, di mana pretest menunjukkan rata-rata 66,18%. Setelah pelatihan, nilai posttest mencapai 76,32%, menandakan kemampuan peserta untuk memahami dan mengaplikasikan teknologi AI dalam asesmen diagnostik. Produk asesmen yang dihasilkan pelatihan ini menunjukkan bahwa telah memenuhi aspek kesesuaian dengan Tujuan Pembelajaran, Keterlibatan Non-Kognitif dan kognitif, Kontekstualisasi dan Relevansi. Teknologi dan Inovasi
Pengembangan Media STEMTora pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Materi Transformasi Energi Machdalena, Maya; Suhartini, Erna; Haerani, Rosita Putri Rahmi
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 19, No 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/mpp.v19i2.22932

Abstract

This study aims to develop and evaluate the feasibility of an interactive learning media based on Lectora Inspire integrated with the STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) approach in the subject of Natural and Social Sciences (IPAS) at the elementary school level, specifically focusing on the topic of Energy Transformation in Grade IV. The research employed a Research and Development (RD) method using the ADDIE development model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Data were collected through interviews and questionnaires, using instruments such as expert validation sheets (content and media experts) and response questionnaires for teachers and students. The validation results indicated a high level of validity, with 87.5% from the content expert and 88.5% from the media expert. The small-scale trial showed a positive student response of 89%, while the large-scale trial yielded a response of 92.8%. Based on these findings, it can be concluded that the interactive learning media developed with Lectora Inspire and the STEAM approach is feasible for use and received highly favorable responses from users.
The Design and Validity of STEM-EDP-gamification Worksheet: Ways to Improve Students' Perception of Their STEM Skills and Motivation Khoiriyah, Riva; Sukriadi, Sukriadi; Haerani, Rosita Putri Rahmi; Suhartini, Erna; Efwinda, Shelly
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 14 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v14i1.92031

Abstract

This article discusses the design and validity of STEM gamification worksheets as a means to improve students' perceptions of skills and motivation in STEM learning. This study encourages student motivation and engagement in STEM learning more engagingly and innovatively. This study uses a mixed-method approach with an Educational Design Research (EDR) approach. The EDR method consists of three phases: the first phase is analysis and exploration, the second phase is design and construction, and the third phase is evaluation and reflection. The STEM gamification worksheet was designed using the EDP (Engineering Design Process) learning model designed for four meetings. The worksheet obtained an average assessment for all aspects, namely the content and feasibility aspects of the STEM gamification-based worksheet product of 89.3% which is included in the "Very Valid" category and can be used in science learning. With an overall Aiken's Test value of 0.845 with a very high interpretation. The worksheet also received suggestions and input from game experts and practitioners for improvement and has been revised. The appearance of the worksheet is very important because it can make students, as users, more motivated and interested in learning. This STEM gamification worksheet is expected to be a breakthrough for the world of education in the future, especially in the application of sustainable development principles, SDGs 4, including innovation in improving STEM, SDGs 11, gamification of innovation and infrastructure with engineering design learning methods, and applying environmentally friendly principles in learning.
Development of Scientific Literacy Skills Test Instruments in Elementary School: Analysis of The Rasch Model Familia, Milan Nur; Haerani, Rosita Putri Rahmi; Suhartini, Erna
Integrated Science Education Journal Vol 7 No 2 (2026): March
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/isej.v7i2.2383

Abstract

Purpose of the study: This study aims to develop and evaluate a context-based scientific literacy assessment instrument on the topic of global warming for sixth-grade elementary school students, employing the Rasch model to examine its validity, reliability, item difficult levels, and Differential Item Functioning (DIF). Methodology: The research design followed a systematic instrument development procedure supported by Rasch model analysis. The instrument comprised 20 multiple-choice items based on the OECD scientific literacy framework and was piloted with 26 sixth-grade students. Data were analyzed using Ministep to examine validity, reliability, item difficult, and Differential Item Functioning (DIF). Main Findings: The findings show that most items satisfied the validity criteria based on Outfit MNSQ, ZSTD and PTM Corr indices. Item difficulty levels were proportionally distributed from very easy to very difficult. Reliability analysis yielded a person reliability of 0.70, an item reliability of 0.72, and a Cronbach’s alpha of 0.78. DIF analysis indicated that all items were free from gender bias. As a pilot study with a limited sample from one school, these results represent preliminary evidence rather than as a final validation of the instrument. Novelty/Originality of this study: This study aims to develop and evaluate a scientific literacy test specifically designed for elementary school students on the topic of global warming using Rasch analysis, an area that remains limited in prior research. The instrument integrates real-life contextual situations aligned with current curriculum demands and has the potential to strengthen scientific literacy assessment practices at the elementary education level.