Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

THE INFLUENCE OF THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL ON ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS SCIENCE SELF-EFFICACY Pruistine, Ihdina Sinta; Suhartini, Erna; Haerani, Rosita Putri Rahmi
PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN Vol. 14 No. 1 (2025): PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pjp.v14i1.26041

Abstract

This research aims to determine the effect of problem-based learning models on elementary school students' science self-efficacy. This study is a quasi-experimental study with a nonequivalent control group design using the Independent T-Test hypothesis test. The subjects of this study were 47 sixth grade students of SD Negeri 021 Sungai Kunjang. The research data were taken in qualitative form. The results of this study are the acquisition of students' science self-efficacy scores in the experimental class, namely 208 in the pre-test, and 201 in the post-test, while in the control class, the pre-test score was 183, and the post-test was 181. The results of the hypothesis test showed a 2-tailed sig value of 0.406 (> 0.05) so that H0 was accepted and Ha was rejected. This is due to the limitations of the study and the complex concept of self-efficacy and requires long-term and consistent intervention, so that the impact can be seen more optimally. The dimensions of science self-efficacy also have a strong role in forming good SSE, so that the intervention given needs to pay attention to all dimensions evenly. Keywords: Problem Based Learning, Science Self Efficacy, Elementary School Students
E-modul Berbasis Socio-scientific Issues “AquaWise” dalam Mendukung SDGs Clean Water and Sanitation Arfianti, Adelia; Suhartini, Erna; Haerani, Rosita Putri Rahmi; Septika, Hety Diana
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.88329

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul berbasis socio-scientific issues (SSI), menguji kelayakan, serta mengidentifikasi keterbacaan dari respon peserta didik dan pendidik. Jenis penelitian yang di gunakan adalah Research and Development dengan model pengembangan ADDIE. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket dari expert judgement, respon pendidik serta respon peserta didik. Hasil validasi menunjukkan media sangat layak dengan nilai 89,8% dari material expert, 95% dari media expert, 91% dari praktisi, dan 96,6% dari peserta didik. E-modul yang dikembangkan berkontribusi dalam mendukung SDGs poin 6 yaitu clean water and sanitation, melalui integrasi isu pencemaran air dalam pembelajaran kontekstual berbasis SSI. Pendekatan ini mendorong peserta didik untuk memahami  permasalahan lingkungan dari perspektif ilmiah dan sosial secara kritis, sekaligus membentuk karakter peduli lingkungan serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya akses air bersih dan sanitasi yang layak sejak usia dini. Peneliti merokomendasikan untuk pertimbangkan keterbatasan fitur pada versi gratis seperti jumlah halaman terbatas, watermark, serta menyematkan media interaktif. Pengguna disarankan memiliki koneksi internet stabil. Peneliti selanjutnya dapat mengintegrasikan clean water and sanitation dengan materi lain.
Efektivitas LKPD Pemanasan Global Berbasis STEM dalam Pembangunan Berkelanjutan terhadap Sikap Sains Ditinjau dari Perbedaan Gender Apriliana, Ester; Suhartini, Erna; Hearani, Rosita Putri Rahmi; Septika, Hety Diana
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.89002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada topik pemanasan global dengan menerapkan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) terhadap sikap sains siswa kelas V sekolah dasar, dengan memperhatikan faktor gender. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen 2x2 dan melibatkan 47 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skor pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEM lebih efektif dibandingkan dengan direct instruction, terdapat perbedaan sikap sains antara siswa laki-laki dan perempuan, serta tidak ditemukan interaksi yang signifikan antara pendekatan pembelajaran dan gender, serta efektivitas pembelajaran STEM tergolong sedang hingga besar (effect size 0,63). Implikasi penelitian ini berkontribusi pada pencapaian pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, konsumsi dan produksi berkelanjutan, dan penanganan perubahan iklim sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke 4, 5, 12, dan 13.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Dhanie, Via Rahma; Hidayat, Taufik; Khotimah, Khusnul; Suhartini, Erna
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3369

Abstract

Salah satu tujuan pembelajaran yang belum tercapai secara memadai adalah kemampuan untuk memecahkan masalah. Model berbasis masalah dipilih guna mengupayakan peningkatan keterampilan menyelesaikan permasalahan siswa supaya mampu melakukan peningkatan terhadap suatu capaian pembelajaran yang terdapat pada materi matematika. Metode penelitian berikut memanfaatkan pendekatan kuantitatif melalui metode quasi eksperimen control group design. Studi ini melibatkan siswa kelas IV SD di Kecamatan Tenggarong Seberang. Siswa di kelas IVA adalah kelas eksperimen yang memakai model berbasis masalah, serta siswa kelas IVB adalah kelas kontrol yang memakai model konvensional. Instrumen tes dalam studi ini menggunakan kisi-kisi instrumen soal kemampuan pemecahan masalah pilihan ganda yang tersusun dari 18 butir. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan pretest serta posttest. Berdasarkan data hasil uji statistik independent sample t-test adanya data posttest terlihat skor signifikansi < 0,000 (sig. < 0,000 < 0,05), menandakan temuan perbedaan signifikansi antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Maka, dapat dibuat kesimpulan penggunaan model berbasis masalah dalam mata pelajaran matematika memberikan pengaruh signifikansi dalam peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan masalah pada proses pembelajaran.
Pengaruh Socio-scientific Issues terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Bumi Berubah Oktaviyanti, Anisa Ayu; Suhartini, Erna; Haerani, Rosita Putri Rahmi; Septika, Hety Diana
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13i2.89167

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Socio-scientific Issues (SSI) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V pada materi Bumi Berubah. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain quasi experimental nonequivalent control group design dengan populasi berjumlah 90 siswa. Teknik sampling yang digunakan ialah purposive sampling, terdiri dari kelompok kontrol dan eksperimen yang berjumlah 60 siswa. Instrumen penelitian berupa 20 soal pilihan ganda, dengan analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis independent sample t-Test. Hasil menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,017. Hasil ini lebih kecil dari batas taraf signifikansi sebesar 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikansi SSI terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Peningkatan pada kelompok eksperimen memiliki n-Gain per indikator pada kategori sedang, membuktikan bahwa SSI efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Media Pembelajaran STEM Berbasis Augmented Reality dengan Boardbook pada Materi IPAS Saputra, Bintang Bima; Suhartini, Erna; Mustamiroh, Mustamiroh; Muhlis, Muhlis
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.89716

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran STEM berbasis Augmented Reality (AR) menggunakan Boardbook melalui aplikasi Assemblr Edu pada materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 19 siswa kelas V sekolah dasar. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, angket validasi, ahli materi dan ahli media, serta tes pretest dan posttest untuk mengukur efektivitas. Hasil validasi menunjukkan kategori sangat layak dengan skor 89,33% dari ahli materi, 89,16% dari ahli media, 92,98% dari siswa, dan 96,36% dari guru. Uji efektivitas memperoleh nilai n-Gain sebesar 0,759 dalam kategori tinggi. penelitian ini menyatakan bahwa media Boardbook STEM berbasis Augmented Reality (AR) layak dan efektif digunakan. Media ini dapat menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Selain itu, pengembangan media ini memiliki implikasi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas, karena mampu menyediakan sarana pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan mendorong keterampilan abad ke-21 bagi peserta didik sekolah dasar.
ANALISIS IMPLEMENTASI PENDEKATAN STEM DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR: STUDI KONTEKSTUAL DI KOTA SAMARINDA Supriyatna, Yana; Suhartini, Erna; Raudhiah Zahra, Ince; Mannan, Muhammad Nur; Khaerani, Rosita Putri Rahmi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.31500

Abstract

STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) holds strong potential to promote 21st-century skills in elementary education, yet its implementation faces ongoing challenges. This study examines teachers’ understanding, instructional strategies, obstacles, institutional support, and the impact of STEM-based science learning in Samarinda, Indonesia. Using a descriptive qualitative-quantitative approach, data were collected from 18 teachers through questionnaires, interviews, reflections, and document analysis. Findings show that while teachers demonstrate basic understanding of STEM, especially in science and technology (mean score: 3.90), the integration of engineering and mathematics remains limited (3.60). Key barriers include limited training, insufficient time, and inadequate resources (3.23), with school support remaining general (3.00). Despite this, teachers actively seek resources and engage in informal collaboration. STEM practices reportedly increase student engagement, creativity, and critical thinking (4.10). The study highlights the need for practical training, contextual learning tools, teacher collaboration, and sustained policy support to strengthen STEM education at the elementary level.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Animasi Menggunakan Platform Animaker Bagi Guru SDN 008 Sungai Kunjang Haerani, Rosita Putri Rahmi; Suhartini, Erna
PENGABDI PENGABDI: VOL. 4, NO.2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v4i2.56404

Abstract

Abstrak. Maksud dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan peran guru di SDN 008 Sungai Kunjang dalam mengembangkan inovasi pembelajaran interaktif. Inovasi media pembelajaran ini berupa media pembelajaran berbasis animasi. Kendala dalam kemampuan guru dalam menciptakan media pembelajaran merupakan masalah yang perlu dicari solusinya. Salah satu perkembangan dalam ilmu dan teknologi yang bisa digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif dan efisien di sekolah dasar adalah dengan menciptakan media pembelajaran interaktif berbasis animasi. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup metode presentasi untuk memperkenalkan media pembelajaran animasi dan platform animaker, metode demonstrasi untuk mengenalkan pengoperasionalisasi Animaker, dan metode praktik untuk membuat animasi secara langsung sesuai dengan jenjang kelas yang diajarkan oleh guru. Evaluasi dilakukan melalui penyelenggaraan kuesioner, yang bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan peserta terhadap pelatihan pembuatan animasi. Kuesioner ini terdiri dari tiga aspek yang mencakup 13 pernyataan. Kegiatan pengabdian masyarakat di SDN 008 Sungai Kunjang berjalan dengan baik, sebagaimana tercermin dari 83,3% peserta telah mampu membuat media animasinya sendiri, serta didukung hasil kuesioner yang menunjukkan bahwa mitra memberikan respons positif sebesar 88,04% terhadap kegiatan pelayanan ini. Kegiatan ini meningkatkan kemampuan guru dalam menciptakan media pembelajaran yang interaktif dan inovatif untuk persiapan materi pengajaran di sekolah. Media pembelajaran berbasis animasi merupakan salah satu inovasi terbaru bagi para guru di SDN 008 Sungai Kunjang. Kata kunci: Pelatihan Guru, Media Pembelajaran, Animasi, Animaker
KITCHEN AS A STEM LABORATORY: PELATIHAN STEM KITCHEN BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Suhartini, Erna; Rahmi Haerani, Rosita Putri; Ambarfatih, Chindy Diah; S, Bintang Bima; Fadiah, Tiara Aulia
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan STEM melalui pelatihan STEM Kitchen. Mitra PKM adalah guru-guru SDN 002 dan SDN 004 Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara yang berjumlah 25 orang. PKM dilaksanakan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Metode yang digunakan adalah ceramah, praktik, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner untuk mengukur kepuasan, kegunaan, dan efektivitas pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan STEM Kitchen terbukti berhasil dengan sebanyak 86% peserta merasa nyaman dengan interaksi selama pelatihan dan 92% peserta menyatakan materi bermanfaat. Selanjutnya, 92% peserta merasakan peningkatan pengetahuan dan 84% merasakan peningkatan keterampilan. Penelitian ini juga menemukan kendala dalam menerapkan STEM di sekolah, seperti keterbatasan waktu, fasilitas, dan beban biaya penyelenggaraan. Upaya pengembangan profesional guru yang berkelanjutan, lingkungan sekolah yang mendukung, dan komunitas STEM yang kolaboratif diperlukan untuk mengatasi kendala tersebut. Abstract This community service (PKM) aimed to enhance the knowledge and skills of elementary school teachers in integrating STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) through STEM Kitchen training. The participants were 25 teachers from SDN 002 and SDN 004 Loa Janan in Kutai Kartanegara District. The PKM was conducted using the Asset Based Community Development (ABCD) approach. The training methods included lectures, hands-on activities, and evaluations. Evaluations were conducted using questionnaires to measure the participants' satisfaction, perceived usefulness, and the effectiveness of the training. The results indicated that the STEM Kitchen training was highly successful, with 86% of the participants feeling comfortable interacting during the training and 92% stating that the training materials were beneficial. Additionally, 92% of the participants reported increased knowledge and 84% reported improved skills. The study also identified several challenges to implementing STEM in schools, such as time constraints, limited facilities, and financial burdens. Continuous professional development for teachers, a supportive school environment, and a collaborative STEM community are needed to address these challenges. Kata kunci: Guru Sekolah Dasar, Pelatihan Guru, STEM, STEM Kitchen.
PELATIHAN PERANCANGAN ASESMEN DIAGNOSTIK MENGGUNAKAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE BAGI GURU-GURU SD DI LOA JANAN Haerani, Rosita Putri Rahmi; Suhartini, Erna; Dewi, Pramita Sylvia; Lolan, Anastasia Sebo; Familia, Milan Nur
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i3.15367

Abstract

Perubahan kurikulum, seperti penerapan Kurikulum Merdeka, menuntut kesiapan guru dalam menyusun asesmen diagnostik yang efektif untuk aspek kognitif dan non-kognitif. Penelitian ini dilakukan di SDN 002 dan 004 Loa Janan, berjarak sekitar 26 km dari Universitas Mulawarman, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun asesmen diagnostik berbasis Artificial Intelligence (AI). Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) dengan pelatihan selama tiga hari. Hasil pretest menunjukkan bahwa 83,33% guru memiliki pemahaman tentang asesmen diagnostik, namun belum menerapkannya secara optimal. Rata-rata nilai pretest peserta mencapai 83,33%. Setelah pelatihan, pemahaman peserta meningkat, dengan nilai posttest mencapai 85,29%. Meskipun peningkatannya kecil, ini mencerminkan penajaman pemahaman peserta terhadap detail dan penerapan asesmen. Peningkatan signifikan juga terlihat dalam pemanfaatan AI, di mana pretest menunjukkan rata-rata 66,18%. Setelah pelatihan, nilai posttest mencapai 76,32%, menandakan kemampuan peserta untuk memahami dan mengaplikasikan teknologi AI dalam asesmen diagnostik. Produk asesmen yang dihasilkan pelatihan ini menunjukkan bahwa telah memenuhi aspek kesesuaian dengan Tujuan Pembelajaran, Keterlibatan Non-Kognitif dan kognitif, Kontekstualisasi dan Relevansi. Teknologi dan Inovasi