Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di UPT SPF SMP Negeri 7 Makassar. ARKAS merupakan inovasi digital yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai upaya modernisasi sistem tata kelola keuangan sekolah berbasis daring. Aplikasi ini dirancang untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, efisiensi, serta kemudahan dalam penyusunan dan pelaporan anggaran Pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, bendahara, serta operator ARKAS sebagai informan utama. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi tiga tahapan utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai implementasi ARKAS di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ARKAS memberikan dampak positif terhadap efektivitas pelaporan dan pengelolaan keuangan sekolah. Aplikasi ini mampu meningkatkan ketepatan waktu penyusunan laporan, ketercapaian tujuan anggaran, serta memperkuat transparansi penggunaan dana BOS karena seluruh proses dapat dipantau secara digital dan terintegrasi. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya kendala teknis berupa keterbatasan infrastruktur jaringan internet dan minimnya pemahaman pengguna terhadap pembaruan fitur aplikasi yang sering dilakukan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan ARKAS tidak hanya bergantung pada sistem digital yang digunakan, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi pengguna serta penguatan integrasi sistem keuangan sekolah secara nasional agar pengelolaan dana BOS semakin efektif, transparan, dan akuntabel.