Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Sikap Konsumen Terhadap Produk Olahan Pisang Di Pondok Pesantren An-Nashriyah Bahrul Ulum Jombang Winarko, Anjar; Sukma, Septi Ambar Indraningtia; Chusnah, Miftachul
Sigmagri Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v4i1.1158

Abstract

Pisang merupakan salah satu jenis komoditi holtikultura dalam kelompok buah-buahan yang memiliki nilai sosial dan ekonomi cukup tinggi bagi masyarakat Indonesia. Produk olahan pisang menjadi salah satu produk makanan dan minuman yang popular di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jombang. Selain karena rasanya yang enak, harga produk olahan pisang juga terjangkau di kalangan pesantren. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis sikap konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian olahan pisang dan mendeskripsikan perbedaan sikap konsumen terhadap atribut berbagai produk olahan pisang. Penelitian menggunakan pendekatan diskriptif kuantitatif, yaitu dengan pendekatan multi-atribut model dan norma subyektif model. Populasi dalam penelitian adalah semua konsumen yang pernah membeli produk olahan pisang di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jombang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah santri Pondok Pesantren An Nashriyah Bahrul Ulum yang mengonsumsi produk olahan pisang. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini dengan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket dan dokumentasi. Teknik Analisis data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas dengan menggunakan bantuan Software IBM SPSS Statistics Versi 20. Sikap konsumen dianalisis menggunakan analisis Fishbein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap konsumen terhadap produk olahan pisang umumnya positif. Mayoritas responden menunjukkan sikap setuju atau sangat setuju terhadap atribut-atribut produk, yaitu rasa, aroma, tekstur, harga, dan warna. Sikap konsumen yang positif ini menunjukkan bahwa mereka puas dengan kualitas produk olahan pisang yang mereka konsumsi dan cenderung menyukai produk tersebut. Sikap konsumen terhadap berbagai atribut produk olahan pisang menunjukkan variasi yang menarik. Semua atribut rasa, aroma, tekstur, harga, dan warna mendapatkan penilaian positif dari mayoritas responden.
Analisis Pendapatan Petani Bawang Merah ( Allium cepa L. ) : Studi Kasus di Desa Mojoseto Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk Achmada, Fauzan; Sukma, Septi Ambar Indraningtia; Chusnah, Miftachul
Sigmagri Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v4i1.1178

Abstract

ABSTRAK Bawang Merah (Allium cepa L.) merupakan tanaman fungsional yang bernilai ekonomi tinggi dan mempunyai peluang pasar untuk dikembangkan sebagai usaha agribisnis dengan prospek yang cukup menjanjikan. Tujuan pada penelitian ini yaitu menganalisis pendapatan usaha tani bawang merah di Desa Mojoseto Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk. Metode analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari 30 petani bawang merah sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi untuk menghitung pendapatan rata-rata dari dua musim tanam. Analisis data meliputi analisis biaya (biaya tetap dan biaya tidak tetap), analisis penerimaan, analisis pendapatan, dan analisis efisiensi menggunakan rasio R/C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total dari pendapatan petani bawang merah di Desa Mojoseto Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk Total pendapatan rata-rata petani responden adalah Rp. 116,324,790, dengan pendapatan pada musim tanam pertama sebesar Rp. 10,737,728 dan musim tanam kedua sebesar Rp. 105,587,062. Pendapatan pada usahatani bawang merah dihitung dari penerimaan usahatani dikurangi total biaya yang dikeluarkan. Efisiensi usaha tani dianalisis menggunakan R/C Ratio, yang menunjukkan perbandingan antara penerimaan dengan biaya. Nilai R/C Ratio pada musim tanam pertama adalah 1,4, pada musim tanam kedua adalah 5,1, dan total musim tanam satu dan dua adalah 3,2. Penelitian ini menunjukkan bahwa usaha tani bawang merah di Desa Mojoseto efisien dan menguntungkan, dengan nilai R/C Ratio yang menunjukkan pengelolaan usaha yang baik dan potensi untuk pengembangan lebih lanjut dalam meningkatkan pendapatan petani serta kontribusi terhadap ekonomi lokal.
ANALISIS PENDAPATAN PETANI PADI DI DESA BANJARDOWO KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG Miftah, Mohamad Irham; Sukma, Septi Ambar Indraningtia; Chusnah, Miftachul
Sigmagri Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v4i1.1187

Abstract

Sektor pertanian berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, terutama dalam pemberdayaan masyarakat miskin. Komoditas padi menjadi perhatian khusus pemerintah karena merupakan makanan pokok di Indonesia. Pendapatan petani dipengaruhi oleh penggunaan lahan berkualitas tinggi. Penelitian ini berfokus pada Desa Banjardowo, yang mayoritas penduduknya adalah petani padi, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan petani padi di desa tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari sampel 30 petani. Analisis data penelitian ini mencakup biaya tetap dan variabel, penerimaan, pendapatan, dan efisiensi menggunakan rasio R/C. Hasil menunjukkan pendapatan rata-rata petani sebesar Rp. 8.062.016, dengan pendapatan musim tanam pertama Rp. 3.172.209 dan musim tanam kedua Rp. 4.889.801. Nilai R/C Ratio musim tanam pertama adalah 2,2, musim tanam kedua 2,8, dan total 2,5. Usaha tani padi terbukti sangat efisien karena nilai R/C Ratio lebih besar dari 1. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa petani padi di desa banjardowo efisien dan menguntungkan dengan nilai R/C yang menunjukan pemgelolaan pertanian yang baik dengan potensi untuk pengembangan yang lebih lanjut untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para petani di desa banjardowo
Effect of Giving Organic Fertilizer from Coffee Skin Waste With Soil and Bokashi on the Growth of Red Chilli Al Hadi, Muhammad Ubaidillah; Chusnah, Miftachul; Hartanti, Dyah Ayu Sri
AGARICUS: Advances Agriculture Science & Farming Vol. 4 No. 2 (2024): October
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/agaricus.v4i2.5037

Abstract

Organic fertilizer is natural fertilizer that can be obtained directly from nature, for example natural phosphate, manure, green manure and compost. Organic fertilizer can be said to be natural fertilizer because it is the result of the decomposition process of living material, such as plant, animal or other by-products. This research aims to determine the effect of using organic fertilizer, mixed with coffee skin waste, on the growth of chili stems and also the number of leaves on chili plants. The research method used in this research is quantitative descriptive research using the RAL (Completely Randomized Design) method on the growth of red chili plants. The results of this research show that there are significant changes in chili plants that use organic fertilizer mixed with coffee skin waste, and in chili plants without fertilizer. The results of variance testing showed Fhit 15 and 20 in plant height growth, while for number of leaves Fhit was 560992 and 63438 in a period of 10 days.
Pelatihan Pemanfaatan Media Digital dalam Dunia Pendidikan Chusnah, Miftachul; Khafidhoh, Nur; Wulandari Novitasari, Siti; Dwi Nuraini, Laila; Zarkasyi, Muhamad; Akbar Bin Ilmi, Sultan; Iman, Khalawatul
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v5i3.5327

Abstract

Pemanfaatan media digital dalam proses pembelajaran telah menjadi kebutuhan penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui media digital, guru dapat menyampaikan materi pembelajaran secara lebih interaktif dan menarik, yang pada akhirnya mampu meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa. penggunaan media digital dalam pendidikan memungkinkan terwujudnya sistem belajar yang lebih fleksibel, dimana siswa dapat mengakses sumber belajar kapan saja dan di mana saja, tanpa terhalang oleh waktu dan tempat. Oleh karena itu perlu adanya kegiatan pengabdian masyarakat yang mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan media pembelajaran digital di sekolah sekolah Desa Sidokaton. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di Desa Sidokaton, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, melalui pemanfaatan media pembelajaran digital yang lebih efektif dan inovatif. Metode dalam kegiatan iniadalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang diharapkan dapat mencapai tiga tolak ukur utama: komitmen bersama masyarakat, keberadaan pemimpin lokal, dan pembentukan institusi baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Sidokaton dan diikuti oleh 20 orang peserta yang berasal dari perwakilan guru-guru TK Mawar Indah, KB PKK Kenanga, SDN Sidokaton, KB Al-madinah, RA Al-hikmah, dan MI Sunan Ampel pada tanggal 22 Agustus 2024, dengan narasumber Ibu Nur Khafidhoh, M.Kom Selaku dosen dari Fakultas Teknologi Informasi Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan penyampaian materi, tanya jawab dan praktek langsung penggunaan media digital. Kegiatan diakhiri dengan pengenalan aplikasi ELH yang merupakan produk inovasi dari mahasiswa bidang pendidikan. Aplikasi ini dijelaskan sebagai platform edukasi yang dirancang untuk mendukung pembelajaran lingkungan hidup.
Effect of Celery (Apium graveolens L) Addition on Organoleptic Properties of Mocaf Flour-based Wonton Stuffing. Rofendi, Hawa Auliya; Chusnah, Miftachul; Hartanti, Dyah Ayu Sri
AGARICUS: Advances Agriculture Science & Farming Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/agaricus.v5i1.5770

Abstract

The use of wheat flour continues to dominate the Indonesian food industry despite growing dependency on imports. To reduce this reliance, mocaf (Modified Cassava Flour) offers a promising local alternative with similar characteristics to wheat flour. This study investigates the effect of adding celery (Apium graveolens L.) to the organoleptic properties of mocaf-based wonton filling, including aspects of color, aroma, taste, and texture. The research used a Completely Randomized Design (CRD) with three treatments: P (2 g celery), Q (4 g celery), and R (6 g celery) per 500 g dough. A descriptive qualitative method and ANOVA followed by LSD (Least Significant Difference) test were used for data analysis. Results showed that treatment R (6 g celery) yielded the most favorable sensory outcomes with color 4.60, aroma 5.12, taste 4.89, and texture 4.65. The addition of 6 g celery provided a distinctive green color, strong aroma, pleasant taste, and soft texture without mushiness, significantly improving the organoleptic properties (p<0.05).
logi Saklar Lampu Penerangan Jalan Otomatis Berbasis Timer dengan RTC (Real Time Clock) Chusnah, Miftachul; Davaudin Saskara, Nouval; Ismail, Isman; Elang Timur Demokrat, Lang; Iqbal Aldiansyah, Muhamad; Maulana Azizii, Ibrah
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasif.v6i1.5322

Abstract

In Sidokaton village, public street lighting still needs attention. The condition of street lighting that is sometimes forgotten to be turned on not only endangers the safety of residents but can also hinder economic and social activities. So, it is necessary to introduce and train the application of automatic tools for street lighting that are equipped with a timer using RTC (Real-Time Clock). This tool can be set to turn street lights on and off automatically according to a predetermined time, saving energy and ensuring optimal lighting every night. In this activity program, the target is the community and village government in Sidokaton Village. The implementation of the activity of implementing automatic street lighting technology with a timer using RTC was held at the Sidokaton Village Hall. This activity was attended by 33 participants, consisting of the community and village government officials on August 23, 2024. The implementation of the activity uses the Participatory Action Research method which aims to attract the enthusiasm of the community and the Sidokaton Village government. Community service activities in Sidokaton Village were carried out through several stages, namely coordination with partners (village officials and village communities), preparation of materials and implementation of community service activities through the application of automatic tools for street lighting equipped with a timer using RTC (Real-Time Clock). This activity succeeded in increasing the insight and creativity of the Sidokaton Village community in utilizing technology to improve their quality of life. The participants actively interacted with the speakers and showed a high interest in implementing this technology in their village. The design of an automatic street lighting tool with a timer using RTC is expected to be implemented independently by the village community in the future.  
Uji Kafein dan Tanin Teh Celup Cascara Kopi Excelsa pada Lama Pengeringan Berbeda Chusnah, Miftachul; Ayu Sri hartanti, Dyah; Puspaningrum, Yessita; Karima, Ummi
AGROSAINTIFIKA Vol. 7 No. 2 (2025): Mei
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cascara atau teh kulit kopi sebenarnya sudah beredar di pasar internasional tetapi masih sangat jarang ditemukan di Indonesia karena kurangnya pengetahuan dan minat masyarakat tentang keberadaan produk teh kulit buah kopi. Oleh karena itu penanganan limbah kulit kopi (cascara) sangat penting dilakukan, karena selama ini telah menimbulkan masalah karena dibiarkan membusuk, ditumpuk, dan dibakar  dapat menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.  Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan sumber daya alam tersebut dengan mengolah limbah kulit kopi menjadi olahan atau produk lainnya dengan nilai ekonomis tinggi, yaitu teh celup kulit kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pengeringan terhadap kadar kafein dan tanin dari produk teh celup kulit kopi (cascara) Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksprimental dengan pendekatan data kuantitatif.  Penelitian ini menggunakan bahan kulit kopi (cascara) Excelsa Wonosalam Jombang. Pada penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dengan 3 ulangan dan menggunakan oven pada suhu 50°C dengan variasi lama waktu pengeringan yang berbeda yaitu T1 3 jam, T2 4 jam, dan T3 5 jam. Setiap perlakuan memliki berat 200 gr cascara. Kadar Kafein dan tanin dianalisa dengan menggunakan Spektofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu pengeringan yang berbeda dapat memberikan pengaruh tidak beda nyata (P<0,05) pada kafein dan tanin teh celup kulit kopi.
Pelatihan Produk Pangan Fungsional Mie Bayam Merah Bagi Kader Pkk Desa Sentul Kabupaten Jombang Aini, Nurul; Chusnah, Miftachul; Yuliana, Anggi Indah; Al Faqih, Muhammad; Fajriyah, Dessy Nur; Masykuro, Dewi
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 5, No 1 (2022): MEI
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v5i1.97

Abstract

PKK merupakan organisasi kemasyarakatan yang aktif dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian para kader PKK adalah masalah pangan dan gizi masyarakat terutama pada usia anak-anak. Oleh karena itu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah produk sayuran menjadi makanan yang lebih menarik untuk dikonsumsi keluarga.. Kegiatan ini dilakukan pada Bulan November 2021. Sasaran kegiatan ini adalah kader PKK Desa Sentul Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan metode problem solving yaitu kegiatan dilaksanakan berdasarkan identifikasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdiri atas beberapa tahapan antara lain survei awal dan koordinasi dengan mitra, perancangan materi pelatihan dan penyampaian materi pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan kegiatan pelatihan produk pangan fungsional berbasis bayam merah memberikan dampak antara lain (1) memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan kader PKK Desa Sentul tentang pentingnya pangan sehat bagi masyarakat, serta (2) meningkatkan keterampilan kader PKK dalam pengolahan pangan fungsional berupa mie bayam merah.
Seminar Digital Marketing dan Pelatihan Pembuatan Mie Sawi Hijau untuk Pemberdayaan UMKM di Desa Sidokaton Purbowo, Purbowo; Chusnah, Miftachul; Aniusa Oktaviani, Putri; Nabila Rahma, Nisa; Dwi Puspaningrum, Retno; Soviyana, Vica; Fitria Hartanti, Cintia; Dwi Kurniawan, Aldi
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v6i1.5328

Abstract

Sawi hijau merupakan suku sawi-sawian atau Brassicaceae, atau sawi bakso, sayuran ini mudah dibudidayakan dan dapat dimakan segar atau diolah menjadi asinan, lalapan, dan berbagai masakan lainnya. Sawi hijau umumnya dikonsumsi dalam bentuk olahan karena sawi mentah rasanya pahit karena adanya kandungan alkaloid carparine. Sawi hijau mengandung zat-zat gizi yang cukup lengkap sehingga apabila dikonsumsi sangat baik untuk mempertahankan kesehatan tubuh. Untuk mengatasi permasalahan kurangnya kesadaran pemanfaatan sawi hijau sebagai bahan mie dan kurangnya literasi digital di kalangan Ibu-ibu PKK, UMKM dan petani serta masyarakat Desa Sidokaton diperlukan pelatihan, akses teknologi, dan dukungan teknis. Mendorong kolaborasi antara pihak-pihak yang berpengalaman dalam pemasaran digital dan Ibu-ibu PKK, UMKM dan petani Desa Sidokaton menjadi langkah positif dan meningkatkan kesadaran serta keberhasilan pemasaran produk mie sawi hijau secara online. Metode pendekatan pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode Community Based Research yaitu penjelasan Narasumber kepada mitra. Metode pada kegiatan ini adalah pertemuan atau tatap muka antara narasumber dengan mitrayang bertempat di Desa Sidokaton, dimana narasumber menjelaskan materi-materi mengenai digital marketing dan pembuatan mie dari bahan sawi hijau. Pelaksanan kegiatan meliputi tahapan tahapan meliputi koordinasi awal dan izin pelaksanaan, Seminar Digital Marketing dan Pelatihan Pembuatan Mie Sawi Hijau , dan Pelaksanaan pembuatan Mie Sawi Hijau “S’ Eco. Dengan adanya kegiatan ini, peserta mendapatkan manfaat mengenai bagaimana cara pembuatan mie sawi hijau dan cara memasarkan melalui platform digital. Dengan kegiatan Seminar Digital Marketing dan Pelatihan Pembuatan Mie Sawi Hijau meningkatkan Pemberdayaan UMKM di Desa Sidokaton dapat dinyatakan berjalan dengan sukses, lancar, serta sesuai dengan apa yang diharapkan.
Co-Authors Abu Naim Achmada, Fauzan Agil Munawar, Muhamad Agus Wahyudi Ahmad Asryl Adhim, Rifqi Ahtul Hidayah, Mamluk Aini Nurul Aini Oktavia Wardani, Qurrotul Akbar Bin Ilmi, Sultan Al Faqih, Muhammad Al Hadi, Muhammad Ubaidillah Ali, Muhammad Haidar Amalia, Rheina Futih Amelia, Ria Rizqi Aminatus Zuhria, Siti Anggi Indah Yuliana Aniusa Oktaviani, Putri Aprelia, Eni Arif Arif Astari, Susi Ayu Hartanti, Dyah Ayu Sri Hartanti, Dyah Baehaqi By Khoir, Sampurna Kabir Davaudin Saskara, Nouval Dinda Khumairoh, Salsabila DWI KURNIAWAN, ALDI Dwi Nuraini, Laila Dwi Puspaningrum, Retno Elang Timur Demokrat, Lang Fahimah, Mar’atul Faizah, Mazidatul Fajriyah, Dessy Nur Fitria Hartanti, Cintia Hamdan Syakuro, Muhamad Hariri, Rif'an Hartanti, Dyah Ayu Sri Hartati, Dyah Ayu Sri Hasan, Said Rian Al Husain, Muhammad Faqih Husnun Ni`an, Muhamad ihsan, hayatul Iman, Khalawatul Intan Yuliana, Nurul Iqbal Aldiansyah, Muhamad Iruretta Dewangga, Golan Ismail, Isman Izar, Kharis Maulana Karima, Ummi Khasan, Umar Lutfiatul Ummah, Asna Ma'ruf, Imam Magfiroh, Canggih Nailil Masykuro, Dewi Maulana Azizii, Ibrah Maulana Fajar, Ahmad Miftah, Mohamad Irham Mufidah, Khusna Niswatul Mukti, Rangga Na'im, Muhammad Zainun Nabila Rahma, Nisa Nasrulloh, Basharudin Nur Khafidhoh, Nur Nur Qomariyah, Siti Nurul Qomariyah Prayoga, Rian Adi Puji Rahayu Purbowo, Purbowo Puspaningrum, Yessita QOMARIYAH, SITI NUR Raden Mohamad Herdian Bhakti Ridlo, Husnur Ridwan, Farid Ahmad Riyanto, Anggy Media Rofendi, Hawa Auliya Rosikhoh, Fahmu Salsa, Nirmala Faradisa Septi Ambar Indraningtia Sukma Setiyawan, Bramantio Aris Ade Shodiqin, Muhammad Ali Sihabudin, Mohammad Alwi Soviyana, Vica Sundari Setyowati, Siti Susanti, Ambar Umi Hanifah, Elsa Umi Latifah Wilayah, Liweul Winarko, Anjar Wulandari Novitasari, Siti Yasir Arrokhim, Richi Yazid B, Mohammad Abu Zarkasyi, Muhamad Zuhria, Siti Aminatuz Zuhriyah, Ilhamy Aminatus