Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Persepsi Masyarakat terhadap Vaksinasi Booster Covid-19 di Wilayah Tanjung Priok Jakarta Utara Samosir, David Caesar Yusuf; Yenny, Yenny; Pangaribuan, Santa Maria
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v14i1.3340

Abstract

Covid-19 is a group of viruses that cause disturbances in the respiratory tract organs. Indonesia's government has promoted various interventions, known as health protocols, to prevent the spread of Covid-19, such as using masks, washing hands, and vaccinations. The emergence of different perceptions from the public makes the Covid-19 vaccination problem. Doubts arose about the safety and usefulness of Covid-19 vaccines, resulting in a poor perception of this vaccination program. This study aims to identify the public's perception of the Covid-19 booster vaccination in the Tanjung Priok area, North Jakarta. This research design is descriptive and quantitative. The population study is residents of RW 015 Tanjung Priok, North Jakarta, with a total of 6500 people. The number of samples is determined by the solving formula as many as 119 respondents. The selection of the samples in this study used convenience sampling. The research instruments have been tested for validity and reliability. The analysis used is descriptive quantitative. The results showed that most respondents in the Tanjung Priok area of North Jakarta negatively perceived the Covid-19 booster vaccination. The conclusion from this study is that the people of the Tanjung Priok area in North Jakarta have a negative perception of the Covid-19 booster vaccination, so it is expected that the public will continue to seek information regarding the Covid-19 booster vaccination to increase a more positive perception of the Covid-19 booster vaccination.
Social Interaction Among the Elderly During the Covid-19 Pandemic in Central Jakarta Inya, Debora Tamo; Pangaribuan, Santa Maria; Widiastuti, Sri Hunun
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 12 No 03 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (JIIKI) Volume 12 Number 03 September
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.668 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v12i03.2073

Abstract

Background: The impact of Covid-19 is beyond the interpretation of various groups in Indonesia, Covid-19 has a worrying and detrimental impact on various aspects of society. The conditions that have an impact are seen in changes in interaction, where due to the government's policy to carry out physical distancing, and quarantine, social interaction between communities’ decreases, as a result, there is a community structure that causes a shift in lifestyle to new habits that make social interaction erosion in the community, especially among the elderly. The purpose of this study is to find out about social interactions among the elderly during the Covid-19 pandemic in Cempaka Putih, Central Jakarta. Method: The research design used is a quantitative descriptive method using univariate analysis. The questionnaire consists of 12 question items, where the questionnaire used has been declared valid and reliable. The sample used in this study was 108 respondents. Results: The results of this study were that there were 100 elderly or 92.6% of the elderly who had sufficient social interaction. Discussion: This study possesses that most of the elderly have sufficient social interaction, so it is expected for the local health service to run the elderly program with Group Activity Therapy during the pandemic by complying with health protocols.
Pendidikan Kesehatan tentang Pencegahan dan Memperlambat Progresivitas Penyakit Ginjal Kronis di Masyarakat Wilayah Puskesmas Cempaka Putih Yenny, Yenny; Gamayana Trimawang Aji, Yohanes; Yemina, Loritta; Butar butar , Samsinar; Maria Pangaribuan , Santa; Geovani, Eltania
SIGDIMAS Vol. 2 No. 01 (2024): Publikasi Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : SIGDIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan PKM merupakan kerjasama antara Akademi Perawatan RS PGI Cikin dengan mitra Puskesmas Senen, Jakarta Pusat yang bersinergi untuk mencegah dan memperlambat progresivitas penyakit ginjal kronis melalui memelihara kesehatan ginjal, mencegah dan penatalaksanaan penyakit ginjal kronis sebagai upaya promotif, preventif dan kuratif. Luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah artikel pengabdian masyarakat yang akan dipublikasikan di Jurnal Pengabdian Masyarakat. Tujuan akhir dari dilakukannya pengabdian masayarakat ini adalah membantu masyarakat khususnya penderita penyakit Hipertensi dan DM agar kesadaran dalam menjalani perawatan dengan teratur dapat meningkat sehingga dapat memperlampat kerusakan ginjal
Upaya Peningkatan Keterampilan Pendampingan Kedukaan Serta Perawatan Jenazah Bagi Jemaat Gereja Kristen Jawa Bambu Kuning Widiastuti, Sri Hunun; Siringoringo, Lince; Pangaribuan, Santa Maria; Purba, Sarti Oktarina; Saragih, Novelita Lestari
SIGDIMAS Vol. 2 No. 02 (2024): Publikasi Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : SIGDIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gereja berkewajiban untuk melakukan pelayanan bagi orang yang sudah meninggal dan pendampingan kedukaan bagi keluarga yang ditinggalkan bertujuan untuk memberikan dukungan, pemulihan luka batin sebagai akibat kedukaan yang terjadi kepada anggota keluarga. Ini adalah kultur dalam kehidupan bergereja sebagai sarana untuk memberikan kekuatan dan juga meringankan beban keluarga yang berduka. Studi pendahuluan yang dilakukan, bahwa banyak pelayan jemaat dan anggota jemaat Gereja Kristen Jawa   yang belum memahami bagaimana cara perawatan dan  pendampingan kedukaan yang tepat, sehingga kurang tepatnya pelayanan yang akan diberikan kepada keluarga yang mengalami kedukaan. Kegiatan PKM merupakan upaya pengabdian kepada masyarakat dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan PGI Cikini yang bertujuan dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat. Pengabdian masyarakat yang dilakukan berjalan dengan sangat baik dan lancar sesuai dengan perencanaan tim. Hasil kegiatan ini menunjukkan terdapat peningkatan rata-rata 4.5455 poin pada hasil rata-rata post tes. Dapat disimpulkan terjadinya peningkatan level pengetahuan/kognitif individu dalam Keterampilan Pendampingan Kedukaan Serta Perawatan Jenazah.
BRIDGING THE NURSING CARE GAP: BUILDING QUALITY NURSING SERVICES FOR GAYS WITH HIV/AIDS THROUGH STANDARDIZATION, ENHANCEMENT OF NURSES' COMPETENCE, AND PATIENT PARTICIPATION Silalahi, Malianti; Pangaribuan, Santa Maria; Permaida, Permaida; Hermawan, Stepanus Maman
Nursing Current: Jurnal Keperawatan Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/nc.v12i2.9050

Abstract

Nursing care is a crucial aspect in addressing health issues, including Human Immunodeficiency Virus (HIV)/ Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS), especially within the gay population. A lack of knowledge regarding nursing care for this population can hinder the reduction of HIV/AIDS cases. There is a need for HIV/AIDS nursing care standards that are not only comprehensive but also sensitive to the specific perceptions and needs of gay patients. Negative perceptions of nursing care can affect the quality of care and patient involvement in managing their health. Therefore, this study aims to explore these perceptions. This study employed a qualitative descriptive design to gain a deep understanding of the perceptions of gay patients with HIV/AIDS towards nursing care. Data was collected through in-depth interviews with 14 participants selected purposively. The interviews were designed to explore the participants' views, experiences, and expectations regarding the nursing services they received. The collected data was analyzed using thematic analysis, allowing the researchers to identify and categorize the main themes from the gathered information. Two main themes were identified during this study: The desired professional nursing services for gay individuals with HIV/AIDS and the limitations of nurses in involving gay clients with HIV/AIDS in the nursing care planning process. Consistent and standardized nursing care services, as well as enhancing nurses' skills and abilities through mentoring and training, are the expectations of gay individuals with HIV/AIDS towards professional nursing care. A heavy workload is a limitation faced by nurses in providing optimal nursing care to gay individuals with HIV/AIDS.
Hubungan Perilaku Bullying dengan Kemampuan Interaksi Sosial pada Remaja Sihol, Anggiat; Sri Hunun Widiastuti; Sarti Oktarina Purba; Santa Maria Pangaribuan
Jurnal Manajemen Kesehatan dan Keperawatan Vol. 1 No. 4 (2025): Jurnal Manajemen Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/grbkre73

Abstract

Bully yang artinya menggertak, orang yang mengganggu orang lain yang lebih lemah. Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik yang terjadi antar individu dengan individu, individu dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok dimana dalam kegiatan ini saling mempengaruhi perilaku. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku bullying dengan kemampuan interaksi sosial pada remaja. Kole rasional dengan jumlah responden 188 yaitu siswa/I SMAN 24 Jakarta, menggunakan Analisa uji chi square. Perilaku bullying sebagian besar di SMAN 24 Jakarta adalah perilaku bullying dengan kategori tidak, kemampuan interaksi sosial Sebagian besar baik dan hasil chi square di dapatkan ada hubungan yang signifikan antara perilaku bullying dengan kemampuan interaksi sosial dengan nilai significance 0,001, dengan nilai p-value = 0,005. Pada kategori umur menunjukkan mayoritas responden umur 16-18 tahun, yaitu kelompok remaja tengah yang mendominasi dengan persentase mencapai (66,5%). Selain itu, sebagian besar responden dalam penelitian ini adalah perempuan dengan persentase (50,5%). Pada kategori perilaku bullying tidak (87,8%) dan pada kategori kemampuan interaksi sosial Sebagian besar baik (61,2%).   Bully which means to bully, a person who bullies others who are weaker. Social interaction is a reciprocal relationship that occurs between individuals with individuals, individuals with groups and groups with groups where in this activity they influence each other's behaviour. The purpose of the study was to determine the relationship between bullying behaviour and social interaction skills in adolescents. Rational colleges with a total of 188 respondents, namely students of SMAN 24 Jakarta, using chi square test analysis. Bullying behaviour mostly in SMAN 24 Jakarta is bullying behaviour with no category, social interaction ability is mostly good and the results of chi square obtained there is a significant relationship between bullying behaviour and social interaction ability with a significance value of 0.001, with a p-value = 0.005. The age category shows the majority of respondents aged 16-18 years, namely the middle adolescence group which dominates with a percentage reaching (66.5%). group dominates with a percentage reaching (66.5%). In addition, most of the respondents in this study were female with a percentage of (50.5%). At the category of bullying behaviour is not (87.8%) and in the category of social interaction skills, most of them are good (61.2%)
Perception, Knowledge and Attitude About Human Papillomavirus Infection Among Adult Female in Ciranjang, West Java Pangaribuan, Santa Maria; Barakah, Josephine Tahasy
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 8 No 2 (2020): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.389 KB)

Abstract

Cervical cancer is caused by human papillomavirus (HPV) but it can be reduced by HPV infection.The aimed of this study was to explore perception and knowledge about HPV, cervical cancer andHPV vaccine in Ciranjang West Java, Indonesia. This was a cross sectional study of 90 adult femalein Ciranjang, West Java, Indonesia. A 31 item self-report questionnaire was completed in this study.The reliability of this tool was assessed using Cronbach’s alpa (0.86) and the Kaiser-Meyer-Olkinvalue was 0.704. A total of 90 questionnaire were distributed, completed and analyzed. Only 42(46.7%), 69 (76.7%) and 69 (76.7%) of adult female had ever heard of HPV infection, cervical cancerand HPV vaccine respectively. Only 13 (14.4%) knew that HPV can cause herpes and 28 (31.3%)knew that HPV can cause genital warts. Of the 44 adult female knew that there is a vaccine beingdeveloped to prevent HPV infection. Generally, the perception, knowledge and attitude about HPVamong adult female were low. There is a need for health promotion to improve knowledge,perception and HPV vaccine.
Implementasi Senam Hipertensi Dan Pendidikan Kesehatan Pada Penderita Hipertensi Di Kelurahan Rawasari Pangaribuan, Santa Maria; Siregar, Henrianto Karolus; Yemina, Loritta; Yenny, Yenny; Widiastuti, Sri Hunun
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v2i3.109

Abstract

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah faktor risiko utama pada penyakit kronis dan kematian. Senam hipertensi dianjurkan untuk pencegahan, pengobatan dan pengendalian hipertensi. Senam hipertensi merupakan salah satu penatalaksanaan non farmakologi yang dapat dilakukan dengan mudah dan tidak memerlukan biaya yang besar. Kegiatan dilakukan di Kelurahan Rawasari yang merupakan wilayah kerja Puskemas Kecamatan Cempaka Putih dengan sasaran masyarakat khususnya penderita hipertensi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu Pendidikan kesehatan yang diawali dengan pre-test dan diakhir dengan post-test selanjutnya dilakukan demonstrasi senam hipertensi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa peningkatan pengetahuan peserta kegiatan tentang hipertensi setelah dilakukan kegiatan Pendidikan kesehatan. Nilai rata-rata (mean) sebelum Pendidikan kesehatan yaitu 5.88 dan meningkat setelah diberikan Pendidikan kesehatan dengan nilai rata-ratayaitu 8.50. Peserta kegiatan mampu melakukan senam hipertensi dan menjadi kegiatan olahraga yang dapat dilakukan secara individu maupun kelompok. Senam hipertensi dapat dilakukan setiap hari dengan mempertimbangkan kesehatan dan kemampuan penderita hipertensi. Diharapkan kegiatan ini menjadi kegiatan rutin dan berkesinambungan yang dapat dilakukan dengan melibatkan kader kesehatan dan menjadi salah satu aktivitas olahraga yang dapat dilakukan pada kegiatan posbindu
Studi Korelasi Peran Dukungan Keluarga dalam Meningkatkan Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Saragih, Abigail Monica; Siregar, Henrianto Karolus; Aji, Yohanes Gamayana Trimawang; Pangaribuan, Santa Maria; Siregar, Sri Wahyuni
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 5 No 1 (2024): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v5i1.1522

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus, suatu kondisi di mana tubuh tidak mampu mengelola glukosa dengan baik, telah menjadi masalah kesehatan global yang serius. Kondisi ini disebabkan oleh produksi insulin yang tidak adekuat oleh pankreas. Sekitar 422 juta orang di seluruh dunia hidup dengan diabetes, sebagian besar di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Penyakit ini berkontribusi pada 1,5 juta kematian setiap tahunnya. Peningkatan prevalensi diabetes ini dikaitkan dengan pertumbuhan populasi dan gaya hidup yang tidak sehat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara dukungan keluarga dan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe 2. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional digunakan dalam studi ini. Data dikumpulkan dari 89 pasien yang dipilih secara acak dari populasi sebanyak 811 pasien diabetes mellitus. Penelitian ini dilakukan tanggal 23 Juni sampai 12 Juli 2023. Instrumen yang digunakan family support scale dan penilaian kepatuhan diet. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe 2 (p < 0,011). Kesimpulan: Dukungan keluarga memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Studi Korelasi Pengetahuan dan Persepsi Ibu Rumah Tangga terhadap Risiko HIV/AIDS di Jakarta Purba, Dhea Cantika Oktavia; Pangaribuan, Santa Maria; Yemina, Loritta; Ringo, Lince Siringo
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 5 No 1 (2024): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v5i1.1523

Abstract

Latar belakang: Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) adalah penyakit yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV), menyerang dan menghancurkan sel darah putih, sehingga menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah. Ibu rumah tangga merupakan kelompok paling beresiko di antara kelompok berisiko lainnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan persepsi risiko HIV/AIDS pada ibu rumah tangga di wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Metode: Desain yang digunakan adalah observasional analitik dengan metode cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 293 ibu rumah tangga, dengan sampel sebanyak 169 orang melalui teknik pengambilan sample convenience sampling. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Pearson untuk menilai hubungan antara pengetahuan dan persepsi terhadap risiko HIV/AIDS. Hasil: Responden dengan pengetahuan baik terkait HIV/AIDS sebanyak 106 responden dan persepsi berisiko positif sebanyak 86 responden. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan yang lebih tinggi berhubungan dengan persepsi yang lebih akurat mengenai risiko HIV/AIDS (p=0,014). Hal ini menekankan peran pengetahuan dalam membentuk persepsi yang pada akhirnya mempengaruhi perilaku kesehatan. Kesimpulan: Meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS di kalangan ibu rumah tangga sangat penting untuk meningkatkan persepsi mereka terhadap risiko dan mendorong upaya pencegahan. Pentingnya intervensi pendidikan dalam memitigasi penyebaran HIV/AIDS pada kelompok rentan ini.