Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Etika Remaja Di Era Digital Harahap, Adelia Septiani; Nabila, Sayra; Sahyati, Dinna; Tindaon, Marshanda; Batubara, Abdinur
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v1i2.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh media sosial terhadap etika remaja, khususnya siswa SMA Swasta PAB 8 Saentis Percut Sei Tuan. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 23 siswa kelas XI dan diskusi dengan kakak stambuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku etis remaja, dengan dampak positif dan negatif. Dampak positif termasuk akses informasi yang lebih luas, peningkatan keterampilan komunikasi, dan platform berbagi ilmu dan inspirasi. Dampak negatifnya antara lain ketergantungan pada teknologi, sensitivitas terhadap komentar, penindasan maya, penyebaran informasi palsu, dan kecanduan. Penting bagi orang tua, guru, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendidik remaja tentang penggunaan media sosial yang bertanggung jawab dan etis. Penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih luas dan metode yang berbeda disarankan.
Penguatan Literasi Budaya dan Kewargaan Melalui Pembelajaran PPKn untuk Meningkatkan Semangat Nasionalisme Siswa di SMP Negeri 29 Medan Sinaga, Sadnes; Batubara, Abdinur
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).171-182

Abstract

Literasi budaya dan kewargaan menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung keberlangsungan dan harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara pada peserta didik. Perkembangan globalisasi masa kini menyebabkan semangat nasionalisme masyarakat, terutama generasi muda, semakin luntur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Penguatan Literasi Budaya Dan Kewargaan Melalui Pembelajaran PPKn Untuk Meningkatkan Semangat Nasionalisme Siswa Di SMP Negeri 29 Medan.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatankualitatif. Adapun yang menjadi subyek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, guru PPKn dan siswa-siswi SMP Negeri 29 Medan. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder.Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data sekunder diperoleh malalui buku, jurnal, artikel yang relevan dengan topik kajian yang diteliti. Teknik pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi.Analisis data yang digunakan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.Untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda.Hasil penelitian menjelaskan bahwa penguatan literasi budaya dan kewargaan melalui pembelajaran PPKn untuk meningkatkan semangat nasionalisme siswa di SMP Negeri 29 Medan yaitu melalui basis kelas dan basis budaya sekolah. Pada basis budaya sekolah, kegiatan yang dilakukan di luar kelas seperti adanya literasi membaca, menampilkan berbagai kegiatan budaya, upacara, peringatan hari besar dan adanya kegiatan kepramukaan. Selain itu, basis kelas melalui pembelajaran PPKn yaitu guru meningkatkan semangat nasionalisme siswa dengan adanya 3S (Senyum, Sapa, Salam), menyanyikan lagu wajib sebelum memulai pelajaran dan mengenalkan berbagai kebudayaan Indonesia melalui materi pelajaran dengan pelaksanaan yang sudah direncanakan. Dengan berbagai kegiatan tersebut dapat meningkatkan semangat nasionalisme siswa seperti toleransi, mencintai budaya sendiri dan menghargai perbedaan yang ada.
Strategi Penguatan Civic Disposition Melalui Pendidikan Multikultural Untuk Mencegah Perilaku Bullying pada Peserta Didik di SMP Negeri 17 Medan Hutagalung, Febrianti; Batubara, Abdinur
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6464

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penguatan civic disposition melalui pendidikan multikultural dan mengetahui proses pendidikan multikultural dalam mencegah perilaku bullying pada peserta didik di SMP Negeri 17 Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode penelitian kualitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PPKn, guru IPS dan siswa siswi SMP Negeri 17 Medan. Teknik pengumpulan data melalui data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data yang digunakan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa pendidikan multikultural memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman peserta didik terhadap keberagaman, memperkuat civic disposition seperti toleransi, saling menghargai, dan bertanggung jawab, serta mendorong lahirnya kesadaran para peserta didik terhadap bahaya perilaku bullying. Strategi yang digunakan SMP Negeri 17 Medan dalam penguatan civic disposition dan pencegahan bullying pada peserta didik adalah melalui pembelajaran di dalam kelas pada mata pelajaran PPKn dan IPS serta program pendidikan multikultural diluar kelas yang meliputi : Kegiatan Literasi, Kamis Ekspresi, Jumat Religi, dan Kegiatan P5. Pendidikan multikultural menjadi landasan dalam membentuk sikap toleransi, saling menghargai, dan bertanggung jawab, sehingga mencegah bullying dan menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis.
Strategi Penguatan Civic Disposition Melalui Pendidikan Multikultural Untuk Mencegah Perilaku Bullying pada Peserta Didik di SMP Negeri 17 Medan Hutagalung, Febrianti; Batubara, Abdinur
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6464

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penguatan civic disposition melalui pendidikan multikultural dan mengetahui proses pendidikan multikultural dalam mencegah perilaku bullying pada peserta didik di SMP Negeri 17 Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode penelitian kualitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PPKn, guru IPS dan siswa siswi SMP Negeri 17 Medan. Teknik pengumpulan data melalui data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data yang digunakan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa pendidikan multikultural memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman peserta didik terhadap keberagaman, memperkuat civic disposition seperti toleransi, saling menghargai, dan bertanggung jawab, serta mendorong lahirnya kesadaran para peserta didik terhadap bahaya perilaku bullying. Strategi yang digunakan SMP Negeri 17 Medan dalam penguatan civic disposition dan pencegahan bullying pada peserta didik adalah melalui pembelajaran di dalam kelas pada mata pelajaran PPKn dan IPS serta program pendidikan multikultural diluar kelas yang meliputi : Kegiatan Literasi, Kamis Ekspresi, Jumat Religi, dan Kegiatan P5. Pendidikan multikultural menjadi landasan dalam membentuk sikap toleransi, saling menghargai, dan bertanggung jawab, sehingga mencegah bullying dan menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis.
Pedagogical Competence of Civic Education Teacher in 21st Century: A Systematic Literature Review Kabatiah, Maryatun; Batubara, Abdinur; Ramadhan, Taufiq; Rachman, Fazli
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 21 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i2.53446

Abstract

AbstractThe objective of this study is to ascertain the standards for pedagogical proficiency among civic education teacher in the 21st century, as well as to identify approaches for enhancing their competency. The research method chosen is the Systematic Literature Review (SLR), which uses data from international and national journal articles. The findings indicate that (1) the essential competencies that Civic Education Teachers in the 21st century must possess include life and career skills, encompassing self-regulation, social interaction, and a culture of leadership, productivity, and responsibility; (2) The acquisition of learning and innovation skills, encompassing critical thinking, problem-solving abilities, effective communication, and collaborative engagement in creative endeavors and information sharing; (3) The acquisition of skills in information media and technology, encompassing both information technology and media abilities, is of paramount importance. Teachers must have a comprehensive understanding of information literacy, media literacy, and ICT literacy. Digital pedagogy is a strategy to improve the competence of 21st-century PPKn teachers. Digital pedagogy presents not only digital learning but also digital ethics in utilizing digital resources or learning media.---------------------------------------Abstrak Penelitian menelaah standar kemahiran pedagogi di kalangan guru PPKn pada abad ke-21, serta mengidentifikasi pendekatan untuk meningkatkan kompetensi mereka. Metode penelitian yang dipilih adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber data terdiri dari gabungan artikel jurnal internasional dan nasional. Temuan menunjukkan bahwa: (1) kompetensi esensial yang harus dimiliki guru di abad 21 meliputi keterampilan hidup dan karir, meliputi pengaturan diri, interaksi sosial, dan budaya kepemimpinan, produktivitas, dan tanggung jawab, (2) perolehan keterampilan belajar dan inovasi, yang mencakup pemikiran kritis, kemampuan memecahkan masalah, komunikasi efektif, dan keterlibatan kolaboratif dalam upaya kreatif dan berbagi informasi, (3) perolehan keterampilan dalam media dan teknologi informasi, yang mencakup kemampuan teknologi informasi dan media, adalah hal yang sangat penting. Urgen bagi guru untuk memiliki pemahaman komprehensif tentang literasi informasi, literasi media, dan literasi TIK. Pedagogi digital hadir sebagai strategi upaya peningkatan kompetensi guru PPKn abad 21. Pedagogi digital tidak hanya menghadirkan pembelajaran digital, tetapi juga etika digital dalam menamfaatkan sumber daya atau sebagai media pembelajaran digital.
Penguatan Civic Skill: Sebagai Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Untuk Mencegah Fomo yang Menjadi Trend Baru Dalam Bermedia Sosial Purba, Griyani Elisabeth; Sembiring, Nike Margaretha Br; Purba, Rani Oktavia; Simanullang, Tessa Lonika; Batubara, Abdinur
Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) Volume 2 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jerh.v2i1.1815

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penguatan civic skill sebagai kemampuan berpikir kritis siswa untuk mencegah FOMO (Fear of Missing Out) yang menjadi tren baru dalam bermedia sosial. Civic skill merupakan kemampuan untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat, dan dalam konteks ini, fokus pada kemampuan siswa untuk secara kritis mengevaluasi informasi yang mereka temui di media sosial. FOMO adalah kecemasan akan kehilangan momen atau pengalaman yang sedang terjadi di media sosial, yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mental individu. Dalam konteks ini, penelitian ini mengusulkan strategi penguatan civic skill sebagai upaya untuk mengurangi dampak negatif dari FOMO. Melalui pendekatan pembelajaran yang mempromosikan pemikiran kritis, siswa akan dilengkapi dengan keterampilan untuk mengevaluasi informasi yang mereka temui di media sosial, mengidentifikasi konten yang berpotensi memicu FOMO, dan mengembangkan strategi untuk mengelola perasaan tersebut. Diharapkan bahwa penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan yang mempersiapkan generasi muda untuk menjadi pengguna media sosial yang cerdas dan kritis, serta mampu mengatasi dampak negatif dari tren seperti FOMO.
PERAN GURU PPKn SEBAGAI ROLE MODEL DALAM MENGATASI KECANDUAN PENGGUNAAN GAWAI PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 024 SIHONONGAN Mikael Sinambela, San; Siagian, Liber; Batubara, Abdinur; Yunita, Sri; Anastasya Sihaloho, Oksari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46202

Abstract

The increasing use of gadgets among students is causing various negative impacts, which poses a challenge for Civics and Citizenship Education teachers in addressing this issue. This study aims to determine the role of PPKn teachers as role models in addressing gadget addiction among eighth-grade students at SMP Negeri 024 Sihonongan. The research method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation. Data analysis was then conducted using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that PPKn teachers at SMP Negeri 024 Sihonongan play a crucial role in addressing the problem of gadget use among students, manifested through their roles as role models, inspirators, motivators, dynamic facilitators, and evaluators. Factors influencing gadget addiction include internal factors, such as students' low self-control and the desire for instant gratification through social media, as well as external factors such as peer influence and lack of parental supervision at home. However, the active role of teachers and school support can offset these negative influences, enabling students to maintain a positive attitude toward using technology in today's digital age.
Inovasi Asesmen Digital MyPatriotik: Pendekatan Gamified Chunking untuk Mengurangi Overload Kognitif dan Meningkatkan Sikap Patriotik Mahasiswa BATUBARA, ABDINUR
EduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2026): EduTeach | Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran
Publisher : Unit Pelaksana Praktik Kependidikan Terpadu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/eduteach.v7i2.11688

Abstract

This study aims to validate the effectiveness of the digital assessment innovation, MyPatriotik, which integrates gamification and chunking principles, in simultaneously enhancing students' patriotic attitude and mitigating Extraneous Cognitive Load (ECL) in Civic Education (PPKn) learning. The research utilized a quantitative approach with a Pre-test Post-test Control Group Design, involving 80 PPKn students from UNIMED, split into an experimental group (using MyPatriotik) and a control group (conventional assessment). The findings revealed a statistically significant difference (sig. = 0.000) between the two groups. The experimental group showed a substantially higher increase in patriotic attitude and a sharp reduction in ECL compared to the control group. This success confirms the novelty of using gamification (realtime 1 vs 1 challenge) to boost affective engagement and chunking (in study materials) to optimize cognitive architecture by alleviating unnecessary cognitive burden. MyPatriotik offers a new pedagogical framework, transforming traditional assessment into an active catalyst for building national commitment and solving the issue of high ECL, aligning with the goal of quality education. Future research should focus on the long-term sustainability of these affective and cognitive gains.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP KEBERAGAMAN SUKU DI SUMATERA UTARA PADA KELAS VII DI UPT SMP NEGERI 24 MEDAN Aisyah, Jihan; Dharma, Surya; Wahyudi, Arief; Siagian, Liber; Batubara, Abdinur
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44292

Abstract

This study aims to develop, determine the feasibility, and analyze the practicality of Augmented Reality-based learning media in the form of flashcards on the topic “Diversity in the Frame of Bhinneka Tunggal Ika,” particularly the sub-topic “Unity in Ethnic Diversity,” to improve students’ understanding of ethnic diversity in North Sumatra. This research used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model consisting of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects of this study were students of class VII-A at UPT SMP Negeri 24 Medan. Data were collected through interviews, documentation, and questionnaires, while data analysis used feasibility and practicality tests. The feasibility test involved material experts and media experts to evaluate the suitability of the media in terms of content, appearance, and relevance to students’ needs. The results showed that the developed Augmented Reality-based flashcard media met the criteria of highly valid and highly practical. The validation results from material experts obtained an average score of 4.9 and media experts obtained 4.86, both categorized as highly valid. The practicality test by the teacher obtained a percentage of 93%, categorized as highly practical. Student responses also showed positive results, indicating that the developed media is feasible and practical to support the learning process.
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SMA NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN Sihombing, Eka Putriani; Yunita, Sri; Siregar, Hapni Laila; Batubara, Abdinur; Jamaludin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.58449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan aplikasi Wordwall mempengaruhi hasil belajar siswa kelas X dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan. Latar belakang penelitian ini adalah karena hasil belajar siswa masih rendah, hal ini disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang belum cukup efektif dalam meningkatkan keaktifan dan keterlibatan siswa saat belajar. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi dalam media pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan, salah satunya dengan menggunakan aplikasi Wordwall. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini mencakup semua siswa yang terdapat di kelas X SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan. Penelitian ini menggunakan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerima pembelajaran dengan aplikasi Wordwall dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes hasil belajar sebelum pembelajaran dimulai (pretest) dan setelah pembelajaran selesai (posttest). Analisis data dilakukan dengan cara memeriksa normalitas data, homogenitas data, menguji hipotesis menggunakan uji t-Test sampel independen, serta uji N-Gain untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa di kelas eksperimen adalah 50,92, lalu naik menjadi 80,78 pada posttest. Sementara itu, nilai rata-rata pretest di kelas kontrol adalah 46,08 dan naik menjadi 62,03 pada posttest. Hasil penilaian N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen mendapatkan nilai rata-rata 0,6404 yang masuk dalam kategori sedang, sementara kelas kontrol mendapatkan nilai rata-rata 0,3066 yang juga termasuk kategori sedang. Meskipun kedua kelas mengalami peningkatan dalam hasil belajar, peningkatan di kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji t Independent Sample menunjukkan nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05), sehingga hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (Hₐ) diterima. Dengan demikian, penggunaan aplikasi Wordwall memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas X dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa menggunakan aplikasi Wordwall sangat membantu meningkatkan hasil belajar siswa karena aplikasi tersebut mampu membuat pembelajaran lebih menyenangkan, menarik, dan mendorong siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam proses belajar.