Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMPEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS IIA TERNATE MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYUR DALAM EMBERBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS IIA TERNATE MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYUR DALAM EMBER Safitri, Nurul; Luntungan, Gloria Vivian; Tamrin, Muhammad Rafly Zulfikar; Andriani, Rovina; Muchdar, Fatma
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v3i3.3383

Abstract

Wilayah kota khususnya kota metropolitan memiliki ciri-ciri kepadatan penduduk yang tinggi, lahan banyak digunakan untuk pemukiman dan pembangunan infrastruktur, serta terbatasnya ruang terbuka hijau dan lahan untuk kegiatan budidaya ikan. Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIA Ternate merupakan salah satu Lapas yang berlokasi di Kelurahan Jambula Kecamatan Pulau Ternate Kota Ternate. LAPAS Kelas IIA Ternate memiliki banyak program pembinaan kepada masyarakat yang akan bebas dari tahanan untuk diberikan bekal. Seiring dengan berkembangnya teknologi, diperlukan adanya antisipasi penurunan produksi akuakultur akibat berkurangnya lahan budidaya dan penurunan kualitas perairan. Inovasi teknologi ini diharapkan mampu mengurangi sampah dan meningkatkan produktivitas persatuan lahan garapan. Salah satu inovasi teknologi yang dapat diterapkan adalah budidaya ikan dengan tanaman melalui sistem aquaponik di dalam suatu tempat. Sistem ini adalah budidaya ikan yang ramah lingkungan. Budikdamber mengadopsi teknik budidaya aquaponik yang merupakan teknik budidaya tanaman sayuran dengan media tanam selain tanah. Tujuan pembinaan kepada narapidana ini adalah untuk menambah keterampilan narapidana dalam melakukan budidaya ikan dan sayur dalam ember. Hal ini memungkinkan dapat dijadikan sebagai salah satu peluang usaha baru ketika nantinya penghuni lapas telah bebas dan dapat membuka usaha sendiri di rumahnya untuk menyambung ekonomi keluarga sebelum beradaptasi dengan lingkungan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih layak. Pembinaan narapidana di LAPAS Kelas IIA Ternate dilaksanakan pada bulan September 2023 yang diikuti oleh 25 orang narapidana, Kepala lapas yang diwakili oleh Kasi pembinaan beserta staf serta mahasiswa dan dosen program studi budidaya perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Khairun Ternate. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pemaparan langsung dan menjelaskan teori budikdamber serta diskusi dan tanya jawab setelah itu mempraktekkan budikdamber yang dilakukan oleh peserta. Pembinaan narapidana di LAPAS Kelas IIA Ternate dapat menerima materi dan praktek dengan mudah, berdasarkan audiensi dengan peserta menyatakan bahwa budikdamber merupakan teknologi budidaya ikan dan sayur yang sangat muran dan mudah dilakukan sehingga jika bebas nanti budikdamber ini dapat dijadikan peluang usaha baru untuk menambah ekonomi keluarga.
PENGKAYAAN VITAMIN E PADA PAKAN KOMERSIAL UNTUK PENINGKATAN KEMATANGAN GONAD IKAN NILA Andriani, Rovina; Abdullah, Nursanti; Muchdar, Fatma; Marus, Ikbal
Journal of Fish Nutrition Vol. 3 No. 1 (2023): Journal Of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v3i1.2776

Abstract

Tilapia (Oreochomis niloticus) is one of Indonesia's freshwater fish which has economic value. One way to obtain optimal fish hatchery results is by improving reproductive performance, which can be increased by improving the nutritional quality of the parent feed. The nutritional elements that must be present in the main fish feed include vitamin E and fatty acids. Vitamin E has a very important and decisive role in fish reproduction, because Vitamin E functions as an antioxidant which can prevent the oxidation of unsaturated fatty acids in cells and as an antioxidant. Fatty acids present in the cell membrane can accelerate the embryogenesis process to run normally and reproduction results can be increased. Ovagrow is high-quality Vitamin E which is useful for maintaining the egg and sperm maturation process in the parent fish. Ovagrow is also useful for multiplying and improving the quality of eggs and sperm in brood fish. The purpose of this study was to determine the effect of giving different doses of ovagrow to accelerate gonadal maturation of tilapia and to determine the effect of adding ovagrow to gonadal maturity and egg fecundity in tilapia broodstock. The research method used a completely randomized design (CRD) which consisted of 4 treatments with 3 repetitions each. Treatment A ovagrow dose 0.3 gr/1 kg feed, Treatment B ovagrow dose 0.5 gr/1 kg feed, Treatment C ovagrow dose 0.7 gr/1 kg feed and Treatment D ovagrow dose (control) 1 gr/1 kg of feed. The results showed that the TKG of tilapia with the highest percentage was in treatment A and the best fecundity of tilapia was in treatments A and D with a total average value of 541.26. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that administration of ovagrow at different doses did not have a significant effect on the gonad maturity level of tilapia broodstock and the average fecundity of tilapia (Oreochoromis niloticus).
Peningkatan Kapasitas Pembudidaya Ikan dan Udang Dengan Sistem Bioflok di Desa Tuada Kabupaten Halmahera Barat Muchdar, Fatma; Suryani, Suryani; Syazili, Aras; Abdullah, Nursanti; Munaeni, Waode; Yuliana, Yuliana; Juharni, Juharni; Darsan, Ismi Musdalifah; Malan, Sudirto; Adriani, Rovina; Aris, Muh.; Murhum, Mufti Abd; Daud, Asmar Hi; Tamrin, Tamrin; Samadan, Gamal M.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6267

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya kelompok pembudidaya ikan dan udang tentang budidaya ikan yang efisien dan berkelanjutan. S metode kegiatan pengabdian yaitu dengan memberikan materi dan diskusi aktif dengan peserta kegiatan, materi yang diberikan yaitu budidaya ikan dan udang dengan sistem bioflok. Sistem bioflok dipilih karena memiliki keuntungan dapat menghemat pakan karena mengandung protein dan lemak yang dapat dikonsumsi ikan sebagai tambahan nutrisi. Mengurangi pencemaran air karena limbah organik diubah menjadi biomassa dan sangat efisien dalam pemggunaan air karena tidak perlu sering mengganti air, cocok untuk daerah dengan keterbatasan air dan bisa digunakan dalam kepadatan tinggi karena kualitas air lebih stabil. metode kegiatan ini yaitu pemberian materi dan diskusi interaktif. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mereka mengenai konsep dan penerapan sistem bioflok. Peserta secara aktif berdiskusi tentang permasalahan yang mereka hadapi, seperti manajemen kualitas air dan penggunaan pakan, serta solusi praktis yang ditawarkan oleh teknologi bioflok. Kegiatan ini juga memotivasi kelompok pembudidaya ikan dan udang untuk memanfaatkan potensi sumber daya di desa untuk mendukung keberhasilan budidaya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong penerapan teknologi bioflok secara luas, meningkatkan produksi perikanan, serta mendukung kesejahteraan masyarakat Desa Tuada secara berkelanjutan.
Effects of difference C/N ratio on water quality of white leg shrimp (Litopenaeus vannamei) cultivation Gamal M Samadan; Fatma Muchdar; Ismawati Ridwan
Depik Vol 12, No 3 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.3.25402

Abstract

Biotechnology is used to apply technology to the C/N ratio by stimulating the activities of heterotrophic microorganisms, which derive food from carbon and nitrogen substrates in a certain ratio. The goal of this research was to see how the optimal carbon-nitrogen ratio affected water quality and floc volume in white leg shrimp (Litopenaeus vannamei) farming. This study took place in the UPT Integrated Laboratory Unkhair in Ternate City in July and August 2021. A fully randomized design (CRD) with four treatments and three replications was used in this investigation. Different C/N ratios had an effect on ammonia, nitrite, nitrate, floc volume, and feed conversion ratio, according to the research. The water quality parameters are still suitable for white leg shrimp cultivation. In white leg shrimp culture, the addition of C-organic molasses (different C/N ratios) was able to reduce the concentrations of (NH3), (NO2), and (NO3), and also greatly increase the flock volume and streamline the feed conversion ratio.Keywords:C/N RatioVannameiWastewaterBiofloc
Pengaruh Padat Tebar Yang Berbeda Terhadap Kinerja Pertumbuhan Udang Air Tawar (Macrobrachium lar) Yang Dipelihara Dalam Sistem Akuaponik Bioflok Fifi Ade; Gamal M Samadan; Fatma Muchdar
Moluccas Aquaticus Vol 2 No 1 (2026): MOLUCCAS AQUATICUS: Journal of Aquatic Management and Innovation
Publisher : Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/2zdf7450

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh padat tebar yang berbeda terhadap kinerja pertumbuhan udang air tawar Macrobrachium lar yang dipelihara dalam sistem akuaponik bioflok. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu A = 20 ekor, B = 30 ekor, C = 40 ekor, dan D = 10 ekor. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, tingkat kelangsungan hidup, rasio konversi pakan, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padat tebar berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak dan laju pertumbuhan spesifik, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup dan rasio konversi pakan. Perlakuan B menunjukkan kinerja terbaik dengan bobot mutlak 1,530 g dan laju pertumbuhan spesifik 2,77%, sedangkan perlakuan D menunjukkan hasil terendah. Sistem akuaponik bioflok mampu menjaga kualitas air pada kisaran yang masih layak selama pemeliharaan.
Effects of difference C/N ratio on water quality of white leg shrimp (Litopenaeus vannamei) cultivation Gamal M Samadan; Fatma Muchdar; Ismawati Ridwan
Depik Vol 12, No 3 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.3.25402

Abstract

Biotechnology is used to apply technology to the C/N ratio by stimulating the activities of heterotrophic microorganisms, which derive food from carbon and nitrogen substrates in a certain ratio. The goal of this research was to see how the optimal carbon-nitrogen ratio affected water quality and floc volume in white leg shrimp (Litopenaeus vannamei) farming. This study took place in the UPT Integrated Laboratory Unkhair in Ternate City in July and August 2021. A fully randomized design (CRD) with four treatments and three replications was used in this investigation. Different C/N ratios had an effect on ammonia, nitrite, nitrate, floc volume, and feed conversion ratio, according to the research. The water quality parameters are still suitable for white leg shrimp cultivation. In white leg shrimp culture, the addition of C-organic molasses (different C/N ratios) was able to reduce the concentrations of (NH3), (NO2), and (NO3), and also greatly increase the flock volume and streamline the feed conversion ratio.Keywords:C/N RatioVannameiWastewaterBiofloc