Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PEMANFAATAN BAHAN BAKU LOKAL SEBAGAI PAKAN IKAN UNTUK KELOMPOK BUDIDAYA IKAN DI KOTA TERNATE Andriani, Rovina; Muchdar, Fatma; Ahmad, Khamsiah; Juharni
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i3.455

Abstract

Pakan merupakan salah satu komponen strategis yang sangat menentukan keberhasilan usaha budidaya. Pada kegiatan tersebut, hampir 60-70% dari total biaya produksi digunakan untuk pembelian pakan. Tujuan pelaksanaan kegiatan pelatihan pembuatan pakan ikan ini adalah untuk membantu pembudidaya ikan dalam memenuhi ketersediaan pakan selama budidaya sehingga dapat menekan biaya pakan yang relatif mahal. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Juli 2021 yang bertempat di Laboratorium Sistem dan Teknologi Budidaya, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Khairun dengan melibatkan keterwakilan pelaku usaha budidaya dan mahasiswa program studi budidaya perairan. Metode pelatihan terdiri dari penyuluhan langsung bagaimana membuat pakan yang baik dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar dan mudah didapat serta murah. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu pembuatan pakan ikan dapat dilakukan oleh pembudidaya ikan dengan mudah, bahan baku yang digunakan dalam pembuatan pakan dapat diperoleh di wilayah sekitar sehingga mempermudah pembudidaya untuk membuat pakan sendiri tanpa tergantung dari pakan komersial (pabrik), hal ini dapat membantu menekan biaya pakan yang selama ini menjadi masalah ditingkat pembudidaya.
PELATIHAN DIVERSIFIKASI OLAHAN RUMPUT LAUT PADA KELOMPOK USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DI KABUPATEN HALMAHERA TENGAH: PELATIHAN DIVERSIFIKASI OLAHAN RUMPUT LAUT PADA KELOMPOK USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DI KABUPATEN HALMAHERA TENGAH Andriani, Rovina; Muchdar, Fatma; Suryani, Suryani; Marus, Ikbal; Sardi Titaheluw, Syahnul
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v3i2.2801

Abstract

Central Halmahera Regency is one of the seaweed producing districts in North Maluku Province. So far, seaweed farmers have only marketed their harvested grass in dry form. For the community, especially coastal mothers, processed seaweed is a product that most people in Central Halmahera Regency are familiar with. One of the efforts to increase the selling value of seaweed is to make preparations in the form of seaweed sticks and nuggets. The purpose of this community service activity is to increase the community's knowledge and skills in the seaweed processing business. This community service will be held in September 2022 in the hall of the Central Halmahera Maritime and Fishery Service office. This activity was attended by 20 participants consisting of MSME groups in Central Halmahera Regency. The method of implementing this community service includes a theoretical understanding of the potential for seaweed development as a food product as well as an introduction to the types of processed seaweed, an introduction to the tools and materials needed for seaweed processing, packaging techniques for processed seaweed products and the practice of making processed seaweed. seaweed sticks and nuggets). The result of this training activity is to produce processed seaweed products, namely seaweed sticks and nuggets which are ready to be marketed. The conclusion of this activity is the skills of the community, especially the MSME group in making/processing diversified processed seaweed products in the form of seaweed sticks and nuggets so that the MSME group can create and produce it as a new product to be marketed.
PEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMPEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS IIA TERNATE MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYUR DALAM EMBERBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS IIA TERNATE MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYUR DALAM EMBER Safitri, Nurul; Luntungan, Gloria Vivian; Tamrin, Muhammad Rafly Zulfikar; Andriani, Rovina; Muchdar, Fatma
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v3i3.3383

Abstract

Wilayah kota khususnya kota metropolitan memiliki ciri-ciri kepadatan penduduk yang tinggi, lahan banyak digunakan untuk pemukiman dan pembangunan infrastruktur, serta terbatasnya ruang terbuka hijau dan lahan untuk kegiatan budidaya ikan. Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIA Ternate merupakan salah satu Lapas yang berlokasi di Kelurahan Jambula Kecamatan Pulau Ternate Kota Ternate. LAPAS Kelas IIA Ternate memiliki banyak program pembinaan kepada masyarakat yang akan bebas dari tahanan untuk diberikan bekal. Seiring dengan berkembangnya teknologi, diperlukan adanya antisipasi penurunan produksi akuakultur akibat berkurangnya lahan budidaya dan penurunan kualitas perairan. Inovasi teknologi ini diharapkan mampu mengurangi sampah dan meningkatkan produktivitas persatuan lahan garapan. Salah satu inovasi teknologi yang dapat diterapkan adalah budidaya ikan dengan tanaman melalui sistem aquaponik di dalam suatu tempat. Sistem ini adalah budidaya ikan yang ramah lingkungan. Budikdamber mengadopsi teknik budidaya aquaponik yang merupakan teknik budidaya tanaman sayuran dengan media tanam selain tanah. Tujuan pembinaan kepada narapidana ini adalah untuk menambah keterampilan narapidana dalam melakukan budidaya ikan dan sayur dalam ember. Hal ini memungkinkan dapat dijadikan sebagai salah satu peluang usaha baru ketika nantinya penghuni lapas telah bebas dan dapat membuka usaha sendiri di rumahnya untuk menyambung ekonomi keluarga sebelum beradaptasi dengan lingkungan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih layak. Pembinaan narapidana di LAPAS Kelas IIA Ternate dilaksanakan pada bulan September 2023 yang diikuti oleh 25 orang narapidana, Kepala lapas yang diwakili oleh Kasi pembinaan beserta staf serta mahasiswa dan dosen program studi budidaya perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Khairun Ternate. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pemaparan langsung dan menjelaskan teori budikdamber serta diskusi dan tanya jawab setelah itu mempraktekkan budikdamber yang dilakukan oleh peserta. Pembinaan narapidana di LAPAS Kelas IIA Ternate dapat menerima materi dan praktek dengan mudah, berdasarkan audiensi dengan peserta menyatakan bahwa budikdamber merupakan teknologi budidaya ikan dan sayur yang sangat muran dan mudah dilakukan sehingga jika bebas nanti budikdamber ini dapat dijadikan peluang usaha baru untuk menambah ekonomi keluarga.
PENGKAYAAN VITAMIN E PADA PAKAN KOMERSIAL UNTUK PENINGKATAN KEMATANGAN GONAD IKAN NILA Andriani, Rovina; Abdullah, Nursanti; Muchdar, Fatma; Marus, Ikbal
Journal of Fish Nutrition Vol. 3 No. 1 (2023): Journal Of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v3i1.2776

Abstract

Tilapia (Oreochomis niloticus) is one of Indonesia's freshwater fish which has economic value. One way to obtain optimal fish hatchery results is by improving reproductive performance, which can be increased by improving the nutritional quality of the parent feed. The nutritional elements that must be present in the main fish feed include vitamin E and fatty acids. Vitamin E has a very important and decisive role in fish reproduction, because Vitamin E functions as an antioxidant which can prevent the oxidation of unsaturated fatty acids in cells and as an antioxidant. Fatty acids present in the cell membrane can accelerate the embryogenesis process to run normally and reproduction results can be increased. Ovagrow is high-quality Vitamin E which is useful for maintaining the egg and sperm maturation process in the parent fish. Ovagrow is also useful for multiplying and improving the quality of eggs and sperm in brood fish. The purpose of this study was to determine the effect of giving different doses of ovagrow to accelerate gonadal maturation of tilapia and to determine the effect of adding ovagrow to gonadal maturity and egg fecundity in tilapia broodstock. The research method used a completely randomized design (CRD) which consisted of 4 treatments with 3 repetitions each. Treatment A ovagrow dose 0.3 gr/1 kg feed, Treatment B ovagrow dose 0.5 gr/1 kg feed, Treatment C ovagrow dose 0.7 gr/1 kg feed and Treatment D ovagrow dose (control) 1 gr/1 kg of feed. The results showed that the TKG of tilapia with the highest percentage was in treatment A and the best fecundity of tilapia was in treatments A and D with a total average value of 541.26. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that administration of ovagrow at different doses did not have a significant effect on the gonad maturity level of tilapia broodstock and the average fecundity of tilapia (Oreochoromis niloticus).
Peningkatan Kapasitas Pembudidaya Ikan dan Udang Dengan Sistem Bioflok di Desa Tuada Kabupaten Halmahera Barat Muchdar, Fatma; Suryani, Suryani; Syazili, Aras; Abdullah, Nursanti; Munaeni, Waode; Yuliana, Yuliana; Juharni, Juharni; Darsan, Ismi Musdalifah; Malan, Sudirto; Adriani, Rovina; Aris, Muh.; Murhum, Mufti Abd; Daud, Asmar Hi; Tamrin, Tamrin; Samadan, Gamal M.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6267

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya kelompok pembudidaya ikan dan udang tentang budidaya ikan yang efisien dan berkelanjutan. S metode kegiatan pengabdian yaitu dengan memberikan materi dan diskusi aktif dengan peserta kegiatan, materi yang diberikan yaitu budidaya ikan dan udang dengan sistem bioflok. Sistem bioflok dipilih karena memiliki keuntungan dapat menghemat pakan karena mengandung protein dan lemak yang dapat dikonsumsi ikan sebagai tambahan nutrisi. Mengurangi pencemaran air karena limbah organik diubah menjadi biomassa dan sangat efisien dalam pemggunaan air karena tidak perlu sering mengganti air, cocok untuk daerah dengan keterbatasan air dan bisa digunakan dalam kepadatan tinggi karena kualitas air lebih stabil. metode kegiatan ini yaitu pemberian materi dan diskusi interaktif. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mereka mengenai konsep dan penerapan sistem bioflok. Peserta secara aktif berdiskusi tentang permasalahan yang mereka hadapi, seperti manajemen kualitas air dan penggunaan pakan, serta solusi praktis yang ditawarkan oleh teknologi bioflok. Kegiatan ini juga memotivasi kelompok pembudidaya ikan dan udang untuk memanfaatkan potensi sumber daya di desa untuk mendukung keberhasilan budidaya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong penerapan teknologi bioflok secara luas, meningkatkan produksi perikanan, serta mendukung kesejahteraan masyarakat Desa Tuada secara berkelanjutan.