Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penerapan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP) Pada Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT Asia Pacific Fibers TBJ., Performance Fabrics Kolondam, Grace Monica Arlenne; Nugraha, Asep Erik
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 24.2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preventing work accidents within the company is closely related to efforts to maintain employee welfare and carry out social and legal responsibilities. Work accidents not only have the potential to threaten individual safety and health, but can also impact the company's productivity and reputation. In collecting and processing this data, two methods were applied, namely interviews and direct observation. Interviews were used to determine the variables that would be used in the research, with the aim of understanding the concerns and obstacles experienced by machine operators. Direct observations are carried out to evaluate field conditions related to occupational safety and health, ensure compliance with standards, and to identify potential risks of work accidents. Consequences (level of injury severity) and likelihood (possible level of risk of work accidents occurring), and then the results obtained are three (3) sources of danger which are classified as extreme, fifteen (15) sources of danger which are classified as high and two (2) sources of danger that are classified as moderate. It is necessary to instill awareness of the importance of Occupational Safety and Health (K3) in the workplace to reduce the risk of work accidents and make workers safe and comfortable in carrying out their duties. This awareness cultivation is not only applied to machine operators, but to all elements within PT. Asia Pacific Fibers Tbk, Performance Fabrics.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK KACA GLAZING MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL DI PT. XYZ Ricky Agustian, Moch.; Nugraha, Asep Erik; Wahyudin, Wahyudin; Haryanto, Satrio; Rafi Sena, Mochamad
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.11882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi cacat produk kaca Glazing di PT XYZ dengan menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC). Metode ini diterapkan dengan menganalisis data produksi kaca Glazing selama periode Januari hingga Desember 2023. Dalam penelitian ini, berbagai alat analisis SQC digunakan, seperti check sheet, histogram, diagram Pareto, diagram sebab-akibat, scatter diagram, dan P-Chart, guna mengidentifikasi pola dan faktor-faktor penyebab utama cacat dalam produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat bubble menjadi jenis cacat yang paling dominan, dengan tingkat persentase sebesar 40% dari total cacat yang teridentifikasi. Selain itu, analisis lebih lanjut berhasil menemukan berbagai faktor yang berkontribusi terhadap munculnya cacat tersebut, baik dari segi proses produksi, kondisi mesin, maupun faktor manusia. Dengan menggunakan pendekatan ini, rekomendasi tindakan korektif dan preventif yang tepat diusulkan untuk mengatasi masalah tersebut, di antaranya adalah peningkatan pemeliharaan mesin, pelatihan tambahan bagi operator, serta kontrol kualitas yang lebih ketat pada setiap tahap produksi. Dampak dari penelitian ini diharapkan tidak hanya dapat mengurangi tingkat cacat, tetapi juga berkontribusi dalam penghematan biaya produksi serta peningkatan kepuasan pelanggan terhadap kualitas produk kaca Glazing PT XYZ
Pembukuan Digital yang Efisien untuk UMKM (Pendekatan Pengembangan Prototipe Excel VBA) Maulidin, Wildan Fatchan; Nugraha, Asep Erik; Rahma, Rana Ardila; Sutrisno, Sutrisno; Alimar, Merkudena Mahikade; Yudhiawan, Rizal; Kusuma, Satria Ardi
INFOMATEK Vol 27 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/infomatek.v27i1.22552

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya pada sektor makanan, sering menghadapi tantangan dalam manajemen keuangan, terutama dalam pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan yang akurat. Metode pembukuan manual yang rentan terhadap kesalahan dan memakan waktu menghambat efisiensi operasional UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pembukuan keuangan digital menggunakan Excel VBA, yang memungkinkan otomatisasi pencatatan transaksi dan pembuatan laporan keuangan harian untuk UMKM pecel di Karawang. Penelitian ini menggunakan metode waterfall dengan pendekatan prototipe, serta teknik pengumpulan data seperti wawancara, observasi langsung, dan studi literatur. Hasil penelitian mencakup prototipe fungsional yang meningkatkan efisiensi operasional UMKM dengan menyediakan solusi pembukuan yang terjangkau, sederhana, dan mudah diakses. Sistem ini memungkinkan UMKM untuk menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu tanpa memerlukan keterampilan teknis yang tinggi. Penelitian ini berkontribusi pada digitalisasi pembukuan keuangan UMKM dan menyoroti potensi teknologi sederhana dalam meningkatkan manajemen keuangan. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada penambahan fitur canggih dan eksplorasi program pelatihan untuk membantu UMKM dalam mengadopsi teknologi ini.
EVALUASI PENJADWALAN WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH TINGGAL MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHOD (CPM) Wulandari, Riska; Maksum, Apid Hapid; Nugraha, Asep Erik; Sutrisno, Sutrisno; Rahmawati, Novia
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v8i1.18393

Abstract

Pada pelaksanaan suatu proyek pembangunan khusunya rumah tinggal pribadi atau perorangan seringkali ditemukan penjadwalan yang tidak terencana secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penjadwalan proyek yang berfokus dalam aspek waktu dan biaya pekerja pada proyek pembangunan rumah tinggal 2 lantai dengan ukuran 6x13 sehingga dapat terlaksana dengan optimal. Metode penelitian yang digunakan yaitu Critical Path Method (CPM) dengan pendekatan AON (Activity on Node) dan divisualisasikan dengan gantt chart dan network diagram. Hasil penelitian ini yaitu perbandingan durasi waktu serta biaya pekerja setelah menggunakan CPM berdasarkan jalur kritis. Diperoleh hasil bahwa dengan menggunakan CPM, waktu pengerjaan proyek yang semula selama 247 hari menjadi 216 hari dengan jalur kritisnya AA-BA-BC-BD-BE-CA-CB-DA-DB-DD-DE-DF-DG-DH-DJ. Lalu untuk biaya upah pekerja yang semula sebesar Rp. 121.030.000 untuk 6 orang pekerja menjadi Rp. 105.840.000 dengan selisih sebesar Rp. 15.190.000. Dari hasil tersebut, pelaksanaan proyek berdasarkan jalur kritis dari CPM dapat menjadi rekomendasi dalam penjadwalan proyek dengan berfokus pada urutan aktivitas pekerjaan yang dapat dilakukan secara bersamaan yang ditampilkan pada gantt chart.Kata Kunci: Penjadwalan proyek, waktu, biaya, CPM, rumah tinggal, network diagram
Penerapan Metode Hira (Hazard Identification and Risk Assesment) di PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II Naufal Hafizh, Atho; Nugraha, Asep Erik
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.913

Abstract

Globalisasi telah mendorong pertumbuhan pesat sektor industri manufaktur di Indonesia, yang ditandai dengan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Namun, kemajuan ini juga disertai dengan munculnya risiko kecelakaan kerja yang semakin kompleks. Untuk itu, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) menjadi hal yang sangat penting, sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003. PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills II, sebagai perusahaan besar di industri kertas, menerapkan metode HIRA (Hazard Identification and Risk Assessment) untuk mengenali potensi bahaya dan mengendalikan risiko kerja, khususnya di Departemen Finishing PM 8/9. Selain itu, penerapan prinsip ergonomi juga berperan dalam menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan produktif melalui pendekatan preventif dan perancangan sistem kerja yang optimal. Keselamatan kerja (K3) dan ergonomi menjadi fondasi utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja. Kegiatan kerja praktek ini bertujuan untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa terhadap lingkungan industri, mengidentifikasi potensi bahaya, serta merancang langkah-langkah pengendalian risiko. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat mendukung peningkatan berkelanjutan sistem K3 di perusahaan.
Sosialisasi dan Edukasi untuk Membangun Kualitas Pelayanan BRI Cabang Indramayu Demi Kepuasan dan Loyalitas Nasabah Wahyudin, Wahyudin; Suseno, Agustian; Sutrisno, Sutrisno; Nugraha, Asep Erik; Kusnadi, Kusnadi; Fitriani, Risma; Arifin, Jauhari; Sukanta, Sukanta; Nugraha, Billy; Maulidin, Wildan Fatchan; Aminatin, Nita; Amin, Moh. Rizha Fauzi; Satria, Soma
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.5945

Abstract

Kualitas pelayanan perbankan merupakan faktor penting dalam menciptakan kepuasan dan loyalitas nasabah. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Indramayu menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas layanannya di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, baik dengan bank konvensional lainnya maupun layanan berbasis fintech. Untuk itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan BRI melalui sosialisasi dan edukasi kepada staf dan nasabah. Program ini dilakukan melalui serangkaian kegiatan, termasuk survei kepuasan nasabah, sosialisasi layanan digital, serta pelatihan bagi pegawai bank dalam meningkatkan keterampilan pelayanan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan fisik (tangible) dan interaksi layanan (intangible) berdampak positif terhadap kepuasan nasabah. Sosialisasi dan edukasi yang dilakukan juga meningkatkan pemahaman nasabah mengenai layanan digital perbankan, sehingga mendukung peningkatan inklusi keuangan. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan pentingnya peningkatan fasilitas layanan, penguatan kompetensi pegawai, serta edukasi berkelanjutan bagi nasabah dalam menciptakan pengalaman layanan yang optimal. Dengan demikian, upaya peningkatan kaualitas layanan secara berkelanjutan menjadi kunci dalam membangun kepercayaan dan loyalitas nasabah di tengah dinamika industri perbankan yang terus berkembang.
Pemberdayaan Masyarakat tentang Pemanfaatan Tanaman Saga (Abrus Precatorius L) di Desa Tanahbaru Pakisjaya Karawang Widianto, Eri; Santoso, Dian Budhi; Kardiman, Kardiman; Nugraha, Asep Erik
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i1.2294

Abstract

ABSTRAKTanaman obat saat ini banyak digunakan baik sebagai obat dan perawatan kesehatan. Tanaman obat menjadi sumber bahan baku penting yang sebelumnya belum diketahui kandungan kimianya. Tanaman Saga (Abrus Precatorius L) banyak ditemukan di Indonesia seperti di Desa Tanahbaru, Pakisjaya, Karawang. Tanaman Saga banyak mengandung flavonoid, terpenoid, tanin, alkaloid dan saponin. Tanamn Saga dapat digunakan sebagai antiseptik, anti virus, anti malaria dan anti fertilitas. Pada kegiatan ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat Desa Tanahbaru tentang pemanfaatan tanaman Saga. Kegiatan ini dilakukan dengan evaluasi kegiatan awal, sosialisasi, pendampingan dan evaluasi akhir kegiatan.Kata Kunci: pemberdayaan; tanaman Saga; tanaman obat. ABSTRACT Medicinal plants are being used as a drug and health care delivery system. Medicinal plants can be important source of previously unknown chemical substances. Saga (Abrus Precatorius L) abundantly found in Indonesia such as in Tanahbaru village, Pakisjaya, Karawang. Saga principally contains falvonoids, terpenoid, tanin, alkaloids dan saponin. It have been for antiseptic, anti-viral, anti-malarial, and antifertility. This activity aims to community empowerment in Tanahbaru village about Saga plants. Activities are conducted by initial evaluation of activities, socialization, assistance and final evaluation activities.Keywords: empowerment; medicinal plants; Saga plants. 
Analysis of Cutting System Failure in the CNC Vertical Machining Center of Hyundai Wia F500D Machine with the Root Cause Method at PT ABC Wijaya, Raihan Rama; Nugraha, Asep Erik; Sumitra, Naufal Rabbani
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT ABC as an automotive component manufacturing company faces the problem of high Downtime in CNC machines, especially the Hyundai Wia F500D Vertical Machining Center, which has an impact on decreased productivity and increased production costs. This study aims to identify the root cause of the failure of the cutting system in the machine and provide recommendations for appropriate repairs. The method used is Root Cause Analysis (RCA) with the Fishbone Diagram approach and 5 Why's analysis based on historical company data, field observations, interviews with related parties, and technical documentation. The results of the study show that the dominant root cause of cutting system failure is damage to the drawbar disspring which reduces the grip strength of the tool so that it triggers the condition of the tool oblique, spindle overload, and active system alarm. Other causative factors include production methods with aggressive cutting parameters, operator errors in tool installation and maintenance, machine age that has been more than 12 years with almost non-stop operation, and a less ergonomic working environment. These conditions have an impact on increasing the frequency of repairs, maintenance costs, decreased production output, and high potential product defects. The conclusion of this study is the need for corrective actions in the form of replacing drawbar dissprings and repairing spindle components, as well as preventive measures through scheduled maintenance, optimization of production methods, improvement of operator competence, and improvement of the layout of the work area.
Analisis Potensi Bahaya dan Evaluasi Risiko Menggunakan Job Safety Analysis (JSA) untuk Meningkatkan Keselamatan Kerja di PT Titilas Sembada Primandiri Atthariq, Muhammad Adam Kemal; Kusnadi, Kusnadi; Nugraha, Asep Erik
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 1 (2025): October
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatiunik.v9i1.6923

Abstract

Work accidents are still common in the manufacturing sector despite various preventive measures that have been implemented. PT Titilas Sembada Primandiri, a company that manufactures electrical panels, faces high risks due to the complexity of the assembly process and the use of voltage equipment. This condition demands an in-depth analysis to identify hazards and assess the level of risk. This research aims to identify potential hazards, assess work risks, and provide control recommendations through the implementation of Job Safety Analysis (JSA) to improve occupational safety at PT Titilas Sembada Primandiri. A qualitative approach is used with direct observation in the work area and the application of JSA at each stage of electrical panel assembly to recognize hazards and determine control measures. The main hazards were found to be electric shock, physical injury, and equipment damage. The use of PPE, safety training, and strict implementation of SOPs are recommended to reduce the risk. JSA is effective in identifying and reducing the risk of work accidents in manufacturing environments. The research strengthens JSA as a proactive risk management tool in the industrial sector. Provide guidelines for companies in improving the culture of occupational safety.
Pengendalian Defect Visual dengan Pendekatan Statistical Quality Control sebagai Upaya Perbaikan Produk Zukhruf, Friska Putri; Nugraha, Asep Erik; Nugraha, Billy
Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Vol 15, No 2 (2023): November
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/angkasa.v15i2.1831

Abstract

PT. XYZ is a B2B plastic packaging producing industry, in bottle products there are 3 criteria for visual defects that occur, namely black spots, flashing, and codensation. The purpose of this study is to analyze the quality control of visual defects that occur and improvements that must be made. In this study, the Statistical Quality Control method is used, the tools used in this study are U-control chart. In addition, additional tools such as pareto diagrams and fishbone diagrams are used to analyze improvements that can be made. From the results of the research conducted, it is known that quality control at PT. XYZ is still within the control limits, then an improvement analysis is carried out using the 5W + 1H method to determine the actions that can be taken in order to minimize visual defects that can occur.