Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Formulasi dan Evaluasi Sediaan Sheet Mask dari Sari Wortel (Daucus carota L) Imansari, Aulia Nadya Rizki; Apriyanti, Rini; Rahmi, Junaida
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 4, No 2 (2024): Pharmaceutical Science Journal Vol 4 No 2
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v4i2.909

Abstract

Wortel kaya akan nutrisi dan senyawa antioksidan seperti Beta-Karoten dan Vitamin C yang melindungi kulit dari kerusakan. Sheet mask yang terbuat dari bahan non-woven, kertas, atau Bioselulosa, populer karena praktis dan efektif dalam melembapkan serta mencerahkan kulit. Di Indonesia, sheet mask dari wortel digunakan luas untuk perawatan kulit, dengan manfaat menghindari jerawat dan memberikan kelembapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pembuatan dan evaluasi sediaan sheet mask dari ekstrak wortel (Daucus Carota L.), serta memformulasikan formulasi yang optimal. Penelitian ini mengunakan metode penelitian eksperimental laboratorium. Penelitian eksperimental atau kegiatan percobaan (experiment research) adalah kegiatan percobaan (exsperiment), yang bertujuan mengetahui suatu gejala atau pengaruh yang timbul, sebagai akibat dari adanya perlakuan tertentu. Sediaan Sheet Mask ekstrak wortel (Daucus Carota L) dengan berat 25 gram per kemasan. Setiap formulasi memiliki konsentrasi ekstrak wortel yang berbeda, yaitu F0 (0%), F1 (2%), F2 (3%), dan F3 (5%). Perbedaan ini menghasilkan variasi dalam konsistensi produk, warna, dan aroma, yang berbeda pada setiap tingkat konsentrasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa formula 3 dengan konsentrasi 5% merupakan formula yang paling optimal disimpan dalam penyimpanan pada suhu ruangan 15-30oC dan suhu dingin 2-8oC. Semakin tinggi konsentrasi zat aktif ekstrak wortel, maka semakin tinggi pula kekuatan antioksidanya. Hal tersebut karena pada konsentrasi yang tinggi, kemampuan antioksidan untuk menangkap radikal bebas semakin besar.
PENGARUH PEMBERIAN METODE BIRTH BALL TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF DI BPM SITI JULAEHA Fadmiyanor, Isye; Rahmi, Junaida; Ayu, Mila Putri
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Ibu dan Anak. Volume 5, Nomor 2, November 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.251 KB) | DOI: 10.36929/jia.v5i2.214

Abstract

Nyeri persalinan merupakan fisiologis pada proses persalinan dengan intensitas nyeri yang berbeda pada setiap individu dan hilang timbul. Metode nonfarmakologi cenderung lebih mudah dan aman untuk diberikan kepada ibu bersalin salah satu metode adalah birth ball. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian metode birth ball terhadap intensitas nyeri persalinan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Jenis penelitian ini quasi eksperiment dengan desain pretest – postets group desain, dengan cara mengukur intensitas nyeri persalinan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada kelompok yang diberikan metode birth ball. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin normal di BPM Siti Julaeha dari Maret-Juni 2017, sampel diambil dengan teknik consecutive sampling berjumlah 20 orang kelompok perlakuan. Intensitas nyeri persalinan diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) yang hasilnya akan dicatat langsung pada lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan komputerisasi menggunakan program SPSS. Uji statistik yang digunakan adalah T – test dependent dengan derajat kepercayaan 95% (α= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata intensitas nyeri sebelum diberikan metode birth ball adalah 6,05, rata-rata intensitas nyeri sesudah diberikan metode birth ball adalah 4,95. Hasil didapatkan ada perbedaan intensitas nyeri persalinan sebelum dan sesudah diberikan metode birth ball pada kala I fase aktif dengan p value = 0,000. Disarankan kepada bidan yang bertugas di BPM Siti Julaeha untuk dapat mempertimbangkan metode birth ball sebagai salah satu cara untuk mengurangi nyeri persalinan pada ibu bersalin normal.
Analysis of Parenting with The Risk of Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) in Preschool Children at Kuntum Mawar Kindergarten, West Pamulang Ardi, Ni Bodro; Rahmi, Junaida; Andriati, Riris; Khairunnisa, Firyal
HealthCare Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2025): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v7i1.5919

Abstract

Parenting refers to how parents guide and educate their children, either directly or indirectly, as part of their responsibility. ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) is a psychiatric condition characterized by difficulty focusing, excessive attention shifts, and hyperactivity. This disorder affects children's learning abilities and daily functioning, with a prevalence of 5-8%, primarily in boys. ADHD rates vary globally, ranging from 2-20%, with 14.5% in the United States, 22.5% in Colombia, 20% in Ukraine, and 26.4% in Indonesia, according to 2007 data from the National Statistics Agency. This study aimed to explore the connection between parenting styles and the risk of ADHD in preschool children at TK Kuntum Mawar, Pamulang Barat. Using a quantitative, cross-sectional design, data were gathered through questionnaires from 64 parents of children aged 5-6 years at TK B Kuntum Mawar. Statistical analysis using the Spearman rank test revealed a significant relationship between parenting styles and the risk of ADHD (p-value = 0.014 <α 0.05). The findings suggest that parenting styles influence the likelihood of ADHD in preschoolers. Parents are encouraged to adopt effective parenting approaches to reduce the risk of ADHD in young children.
Pengaruh Video Animasi Pemeriksaan SADARI Terhadap Pengetahuan Dan Perilaku Pencegahan Kanker Payudara Pada Remaja Putri Di SMK Al-Hidayah Cinere Depok Liza Puspa Dewi; Nurhaliza; Junaida Rahmi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.427

Abstract

Latar Belakang: SADARI merupakan metode skrining sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri oleh wanita sebagai deteksi dini kanker payudara. Video animasi sebagai media edukasi yang dapat meningkatkan pemahaman dan perilaku remaja putri dalam pencegahan kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Video Animasi Tentang SADARI Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Pencegahan Kanker Payudara Pada Remaja Putri Di SMK Al-Hidayah Cinere Depok. Metode Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 97 siswa remaja putri yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan perilaku sebelum dan sesudah intervensi berupa video animasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk menguji perbedaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan video animasi, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah (45,3%) dan perilaku pencegahan yang kurang baik (50,5%). Setelah intervensi, terdapat peningkatan signifikan dalam pengetahuan menjadi tinggi (67,4%) dan perilaku pencegahan yang lebih baik (72,1%). Uji statistik menunjukkan p-value = 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan video animasi terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku pencegahan kanker payudara. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini bahwa terdapat pengaruh video animasi pemeriksaan SADARI terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan kanker payudara pada remaja putri di SMK Al-hidayah Cinere Depok. Saran diharapkan remaja putri mampu meningkatkan pengetahuan dan perilaku SADARI guna deteksi dini kanker payudara.
HUBUNGAN FAMILY EMPOWERMENT DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA YANG HIPERTENSI DI DESA BOJONG KECAMATAN TENJO KABUPATEN BOGOR Haryanto, Sri; Hasanah, Uswatun; Anggraeni, Reska Widya; Firmansyah, Miftah Parid; Rahmi, Junaida; Darmayanti, Desy
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 9, No 2 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v9i2.1154

Abstract

ASBTRACT According to WHO data in 2019, the elderly population in the world was estimated to be 7.2% or around 142 million people, and this figure is expected to increase to 20.3%. Family empowerment is an effort used to create or improve the quality of life of families, both individually and collectively, in solving various issues related to efforts to enhance the quality of life, independence, and welfare of the community. The purpose of this research is to determine the relationship between family empowerment and the quality of life of elderly individuals with hypertension in Bojong Village, Tenjo District, Bogor Regency. The research method is a quantitative study with a Cross Sectional design. Sampling was conducted using the Probability Sampling technique with the Simple Random Sampling method, involving 54 respondents. Data analysis used the Chi Square test with a significance level of p
THE EFFECTIVENESS OF BL32 ACUPRESSURE TECHNIQUE ON PAIN DURING THE FIRST STAGE OF LABOR Rahmi, Junaida; Sari, Yollin Noviana; Haryanto, Sri; Romlah, Siti Novy; Katmini, Katmini; Meri, Diana
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 9, No 2 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v9i2.1169

Abstract

                                                         ABSTRACTBackground: Psychologically, pain during childbirth can cause mothers to have difficulty interacting, which can make it difficult for them to express their feelings. One non-pharmacological approach is acupuncture. Acupuncture points associated with reducing pain intensity during childbirth include BL 32. Research Objective: To determine whether there is a difference in the effectiveness of the BL 32 acupuncture technique on pain during childbirth in the first stage of labor. Research Method: Quasi-experimental with a pre-test and post-test design. The sample size used in this study was a minimum of 30 respondents. The sampling technique used in this study was total sampling. The data were then analyzed using a parametric test with an Independent T-Test. Research Results: The pain level identified in mothers in the active phase I of labor before being given the BL32 acupressure technique intervention was 7.53 in the pre-test and 6.60 in the post-test, with an asym. Sig (2-tailed) value of 0.001. Conclusion: There is a significant difference between the BL32 acupressure technique and the control group.                                                        ABSTRAKLatar Belakang: Secara psikologis, nyeri persalinan dapat mengakibatkan ibu mengalami kesulitan untuk berinteraksi yang dapat menyebabkan ibu sulit mengungkapkan perasaannya. Salah satu upaya non farmakologi adalah akupresur. Titik-titik akupresur yang terkait dengan penurunan intensitas nyeri saat persalinan diantaranya adalah BL 32 . Tujuan Penelitian: untuk melihat apakah ada perbedaan efektifitas teknik akupresur BL 32 terhadap nyeri persalinan pada kala I. Metode Penelitian: quasy eksperiment dengan pendekatan pre test dan post test design. Besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan menggunakan sampel minimam sebanyak 30 responden. Teknik sampel dalam penelitian ini mengunakan teknik sampel total sampling. Data kemudian dianalisis menggunakan uji parametrik dengan Independent T-Test. Hasil Penelitian: Terindentifikasi tingkat nyeri yang pada ibu bersalin kala1 fase aktif sebelum diberikan intervensi teknik akupresur BL32 yaitu tingkat terbesar pretest adalah 7.20 dan nilai terbesar postest adalah 6.07 dengan asym. Sig (2-tailed) bernilai 0.001.
ANALISIS KOMPETENSI PETUGAS REKAM MEDIS TERHADAP MUTU PELAYANAN REKAM MEDIS DI RSUD BERKAH PANDEGLANG Christin, Rumondang; Rusdiana, Ima; Rahmi, Junaida; Herawati, Aryana
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 4, No 2 (2025): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/erjermik.v4i2.1155

Abstract

This study aims to examine the competence of medical record officers in relation to the quality of medical record services at RSUD Berkah Pandeglang. Officer competence plays a vital role in ensuring the completeness, accuracy, security, confidentiality, and availability of medical records. This research used a descriptive qualitative method with data collection through interviews and observations. The findings showed that most officers did not have an educational background in medical records but had over 10 years of work experience. Performance evaluations are conducted regularly, and most activities follow existing procedures even though a written SOP is still under development. In terms of security, access to electronic medical records (EMR) is regulated through individual accounts and reinforced through regular staff awareness campaigns. Regarding confidentiality, access is limited to healthcare personnel directly involved in patient care. In terms of completeness and accuracy, medical records are generally filled within 24 hours, although some incompleteness still occurs due to staff discipline. For availability, while no formal SOP currently exists, services continue based on existing policies such as internal decrees (SK). Based on these findings, it is recommended that the hospital expedite the development of written SOPs and conduct regular training to improve the quality of medical record services.