Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Range : Jurnal Pendidikan Matematika

IMPLEMENTASI BENTUK DUALITAS DANANALISA SENSITIVITAS MASALAH GOAL PROGRAMMING Maifa, Talisadika Serrisanti; Garak, Siprianus Suban; Dominikus, Wara Sabon
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2019): RANGE Juli 2019
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.986 KB) | DOI: 10.32938/jpm.v1i1.313

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dasar yang bertujuanuntuk mengkaji apakahbentuk dual dan analisa sensitivitas goal programming dapat diimplementasikan dalam kasus-kasus goal programming. Metode penyelesaian yang digunakan adalah metode grafik dan simpleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori bentuk dual dan analisa sensitivita Goal Programming dapat dimplementasikan pada masalah-masalah Goal Programming. Solusi optimal diperoleh dengan menggunakan metode grafik dan simpleks.
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA TURUNAN PARSIAL Mata Ratu, Elisa Novalinda; Garak, Siprianus S; Samo, Damianus D
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2020): RANGE Juli 2020
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpm.v2i1.561

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi turunan parsial. Soal cerita turunan parsial merupakan soal aplikasi dalam berbagai bidang yang dapat diselesaikan dengan prosedur turunan parsial. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Undana dengan subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester III angkatan 2017 sebanyak 37 orang. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri serta soal tes turunan parsial dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualtiatif yang terdiri dari dua jenis yakni analisis data tes tertulis menggunakan tahapan Newman dan analisis data wawancara menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menununjukkan sebagain besar subjek melakukan kesalahan transformasi soal yakni kesalahan dalam membuat model matematis, menentukan rumus, dan mengetahui operasi hitung yang digunakan. Kondisi ini disebabkan karena kurangnya pemahaman dan kemampuan dasar dalam mengaitkan berbagai konsep untuk memudahkan operasi matematika untuk menyelesaikan soal.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA PADA MATERI PROGRAM LINEAR Corebima, Maria Angelina; Garak, Siprianus S; Samo, Damianus D
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2020): RANGE Juli 2020
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpm.v2i1.569

Abstract

Fokus penelitian ini adalah mengujicobakan model PBL dan 1) mendeskripsikan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa, 2) mendeskripsikan perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa, antara siswa yang mendapat PBL dan pembelajaran biasa, serta 3) mendekipsikan pengaruh interaksi model pembelajaran dan gender terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kupang dengan sampel berjumlah 70 siswa yang terdiri dari kelas Eksperimen sebanyak 35 siswa, dan kelas kontrol 35 siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, n-gain, uji normalitas dan homogenitas, uji hipotesis dengan uji statistik t uji Anova dua jalur. Hasil penelitian dan analisis dapat disimpulkan; 1) Rata- rata post test kelas kontrol 59,6 lebih rendah dari rata-rata post test kelas eksprimen 68,97 yang menunjukan bahwa PBL lebih baik dari pembelajaran biasa untuk komunikasi matematis. Dilihat dari nilai n-gain atau peningkatan dari pre test ke post test, kedua kelas memiliki kategori gain yang sama yakni berada pada kategori sedang dengan peningkatan sebesar 0,61 dan 0,50 untuk kelas kontrol; 2) perbedaan gender tidak memberikan dampak yang signifikan terkait kemampuan komunikasi matematis serta tidak ada pengaruh interaksi model pembelajaran dan gender terhadap peningkatan kemampuan komunikasi siswa