Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JPMB Parahita

Deteksi Dini Maternal Mental Health Dan Edukasi Menjadi Happy Mom Sebagai Pilar Utama Dalam Keluarga Rospia, Evi Diliana; Sri Helmi Hayati; Dwi Kartika Cahyaningtyas; Nur Chaerani; Nova Irmayanti Fratiwi; Mifanatul Khairah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 5 No. 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/xqfdz339

Abstract

Masalah kesehatan mental ibu secara global dianggap sebagai tantangan kesehatan masyarakat yang utama. Studi dari negara-negara berkembang menunjukkan bahwa prevalensi gangguan psikologis maternal mental health lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara maju. Pengabdian ini bertujuan melakukan Deteksi Dini Maternal Mental Health Dan Edukasi Menjadi Happy Mom Sebagai Pilar Utama Dalam Keluarga. Metode kegiatan Metode kegiatan mengadopsi langkah-langkah action research yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu : perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil kegiatan PKM ini adalah terlaksananya pengabdian dengan rangkaian kegiatan yaitu skrining kesehatan mental melalui instrument SRQ dan penyuluhan kesehatan mental ibu nifas. Sebelum diberikan informasi terkait kesehatan mental masa nifas, seluruh peserta sebanyak 32 (0,00%) ibu belum mengetahui jenis gangguan kesehatan mental, gejala kesehatan mental, menjadi happy mom. Setelah diberikan informasi kesehatan menjadi happy mom seluruh peserta sebanyak 32 (100%) ibu memahami dan dapat menjelaskan. Berdasarkan hasil deteksi dini menggunakan form Self reporting questionnaire (SRQ) didapatkan sebanyak 18 ibu mengalami kecemasan dan gejala depresi, gejala gangguan psikotik dan gejala gangguan PTSD (Gejala cemas sebanyak 13, gejala psikotik sebanyak 3, gejala PTSD 12), 14 ibu tidak ada gangguan kesehatan mental. Kesimpulan pengabdian iniĀ  Skrining dan edukasi tentang kesehatan mental dapat mencegah gangguan kesehatan mental, Ibu yang bahagia tentunya dapat mengelola emosi dengan baik sehingga dapat membersamai tumbuh kembang anak dengan optimal
Edukasi Dan Skrining Penyakit Diabetes Melitus Melalui Pemeriksaan Kadar Gula Darah Sewaktu (KGDS) Pada Lansia cahya, Dwi Kartika; Rospia, Evi Diliana; WD, Siti Mardiyah; Makmun, Indriyani; Fratiwi, Nova Irmayanti; Khairah, Mifanatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 5 No. 02 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/4zz6nx06

Abstract

Persentasi jumlah penduduk lansia yang terus meningkat menunjukkan adanya peningkatan kualitas hidup dan kesehatan akibat keberhasilan Pembangunan. Peningkatan jumlah lansia di dunia diperkirakan pada tahun 2050 sekitar 25,3% dan di Indonesia 21,4%. Hal ini dapat menyebabkan Indonesia mulai termasuk kelompok negara berstruktur usia tua. Pengabdian ini bertujuan melakukan edukasi dan skrining penyakit diabetes melitus melalui pemeriksaan kadar gula darah sewaktu pada lansia. Metode kegiatan mengadopsi langkah-langkah action research yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu : perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil kegiatan PKM ini adalah terlaksananya pengabdian dengan rangkaian kegiatan yaitu edukasi pencegahan penyakit diabetes melitus, sebelum diberikan informasi terkait pencegahan penyakit diabetes melitus pada lansia, seluruh peserta sebanyak 20 lansia belum mengetahui jenis-jenis penyakit diabetes, gejala yang ditimbulkan, serta penanganan awal yang perlu dilakukan. Setelah diberikan informasi kesehatan terkait penyakit diabetes melitus seluruh peserta sebanyak 18 lansia memahami dan dapat menjelaskan, sedangkan 2 lansia belum dapat menjelaskan informasi yang diterima. Berdasarkan hasil skrining kadar gula darah sewaktu didapatkan sebanyak 9 lansia (45%) memiliki kadar gula darah normal (70-139) dan 2 lansia memiliki penyakit diabetes (>200). Kesimpulan pengabdian ini terkait Edukasi dan Skrining penyakit diabetes melitus melalui pemeriksaan kadar gula darah sewaktu dapat memberikan wawasan pada lansia dalam menanggulangi gejala yang dirasakan sejak dini sehingga dapat menuju lansia yang tangguh.