Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Persetujuan Istri Ketika Rujuk Menurut Kompilasi (KHI) Hukum Islam dan Muhammad Khatib Syarbini Sahrani; Maimun Abdurrahman Amin
AR-RA'YU : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 2 No. 2 (2024): AR-RA'YU : Jurnal Hukum Keluarga
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syari'ah (STIS) Nahdlatul Ulama Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55721/279ng382

Abstract

Rujuk merupakan hak yang umum terjadi dimasyarakat muslim di Indonesia, upaya rujuk diberikan sebagai alternatif terakhir untuk menyambung kembali ikatan lahir batin yang telah terputus. Di Indonesia untuk melakukan rujuk itu sendiri maka harus mengikuti tata cara rujuk salah satunya adalah persetujuan istri ketika rujuk yang ada di Indonesia yang berbeda dengan tata cara persetujan istri ketika rujuk menurut Muhammad Khatib Syarbini. Tujuan dalam penelitian ini ada tiga yaitu: 1) Unruk menjelaskan bagaimana ketentuan persetujuan istri ketika rujuk menurut Kompilasi Hukum Islam; 2) Untuk menjelaskan bagaimana ketentuan persetujuan istri ketika rujuk menurut Muhammad Khatib Syarbini; 3) Untuk mengetahui  ketentuan apa yang berbeda antara menurut Kompilasi Hukum Islam dan Muhammad Khatib Syarbini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu: a) Dalam Kompilasi Hukum Islam rujuk dilakukan harus ada persetujuan dari istri dan harus dihadirkan dengan dua orang saksi serta harus adanya pencatatan rujuk; b) Ketentuan rujuk yang dimaksudkan oleh Muhammad Khatib Syarbini yaitu ketika suami hendak melakukan rujuk, suami tidak perlu mendapat persetujuan daripada istri. Artinya, apabila suami berkehendak untuk rujuk dan memenuhi syarat yang telah ditentukan, maka rujuk akan sah tanpa adanya persetujuan dari istri.
Komponen Manajemen Personalia Sekolah Jumiati; Suhardi; Suriansah; Sahrani
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen personalia merupakan aspek penting dalam sistem manajemen sekolah yang memengaruhi kualitas pendidikan. Tidak hanya mencakup guru, tetapi juga tenaga kependidikan lainnya seperti staf administrasi, kebersihan, dan keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tujuh komponen utama manajemen personalia di sekolah, yaitu: perencanaan tenaga kerja, pengadaan, pengembangan, penilaian kinerja, kompensasi dan kesejahteraan, hubungan kerja, serta pemberhentian. Melalui studi pustaka, ditemukan bahwa setiap komponen saling berkaitan dalam membentuk sistem pengelolaan sumber daya manusia yang efektif. Pengelolaan yang profesional dan sistematis terhadap ketujuh aspek ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian visi dan misi pendidikan serta peningkatan mutu lembaga sekolah secara keseluruhan.
Transformasi Digital Dalam Humas Pendidikan Sahrani; Agung Setiabudi; Ali Murtopo
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang Transformasi Digital Dalam Humas Pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode library research, yaitu teknik pengumpulan data yang bersumber dari berbagai bahan tertulis, seperti buku, artikel ilmiah, jurnal, serta dokumen lain yang relevan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian ini adalah humas pendidikan memegang peran strategis sebagai penghubung antara sekolah dan masyarakat dalam membangun komunikasi yang harmonis, membentuk citra positif, serta mendorong partisipasi publik. Seiring berkembangnya era digital, peran humas pendidikan semakin diperkuat melalui pemanfaatan media digital, big data, kecerdasan buatan (AI), dan inovasi konten yang memungkinkan komunikasi berlangsung lebih cepat, luas, personal, dan berbasis data. Pemanfaatan teknologi tersebut membantu humas dalam memahami kebutuhan audiens, menganalisis sentimen publik, memprediksi tren, serta meningkatkan efektivitas strategi komunikasi. Oleh karena itu, transformasi digital dalam humas pendidikan merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Implementasi transformasi digital yang terencana, didukung oleh kompetensi sumber daya manusia, infrastruktur yang memadai, serta komitmen pimpinan, akan berkontribusi signifikan dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan, memperkuat hubungan sekolah dengan masyarakat, serta menjaga kepercayaan dan reputasi lembaga pendidikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Application Of Psak 101 In The Sharia Savings And Loans Cooperative Bakti Huria Syariah K.C. Parepare Putri; Rahman Ambo Masse; Sahrani
Islamic Financial And Accounting Review Vol. 1 No. 1 (2022): Islamic Financial And Accounting Review (iFAR)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/ifar.v1i1.3204

Abstract

The purpose of this study is to determine the provisions for the presentation of financial statements and the application of PSAK 101 in KSPPS Bakti Huria Syariah K.C Parepare. This research includes qualitative descriptive research with data collection techniques carried out by observation, documentation and direct interviews with branch leaders and Admin Teller staff related to financial statements. The Interview Method is used to strengthen and deepen the study of the object under study. The focus of this research is focused on the application of PSAK 101 in KSPPS Bakti Huria Syariah K.C.Parepare based on sharia accounting principles, namely accountability, justice and truth. The results showed that the provisions for the presentation of financial statements at KSPPS Bakti Huria Syariah K.C.Parepare were not fully in accordance with PSAK 101 because KSPPS Bakti Huria Syariah K.C Parepare only recorded 3 components of financial statements, namely Balance Sheet, Profit and Loss, and Cash Flow.The application of PSAK 101 was in accordance with the principle of accountability because the data presented were concrete and real. However, it is not fully in accordance with the principles of justice and truth because the cooperative/business financial statements (Baitul Tanwil) are still combined with the social finance statements (Baitul Mall)