Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EFEKTIVITAS DAN IMPLEMENTASI PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH DALAM UPAYA MEMENUHI TARGET PERDA INISIASI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2020 – 2023 Arifin, Awan; guntoro; rohadin
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 22 No 3 (2024): JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/jiana.v22i3.8326

Abstract

Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) merupakan fungsi strategis DPRD dalam menjalankan peran legislasi di tingkat daerah. Indikator kinerja DPRD dapat dilihat dari pencapaian target Perda inisiasi yang telah ditetapkan dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda). Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan implementasi pencapaian Perda inisiasi DPRD Kabupaten Indramayu tahun 2020–2023. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi dokumen resmi DPRD Indramayu, wawancara, serta observasi. Data menunjukkan adanya kesenjangan antara target dan realisasi Perda inisiasi pada setiap periode tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pembentukan Perda inisiasi dipengaruhi oleh rendahnya kapasitas pembentukan peraturan, lemahnya koordinasi antara DPRD dan perangkat daerah, keterbatasan naskah akademik, serta perencanaan kebijakan yang kurang sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan Perda inisiasi masih belum mencapai hasil yang optimal dan memerlukan penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta reformasi dalam sistem legislasi daerah. Penelitian ini memberikan rekomendasi dalam kerangka penguatan fungsi legislatif daerah guna meningkatkan efektivitas perumusan kebijakan publik.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KETAHANAN PANGAN, PERTANIAN DAN PERIKANAN KOTA CIREBON Gunatama, Kukuh; guntoro; rohadin
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 22 No 3 (2024): JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/jiana.v22i3.8327

Abstract

Budaya organisasi merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam meningkatkan kinerja pegawai pada organisasi publik. Budaya organisasi membentuk pola perilaku kerja, motivasi, tanggung jawab, serta kualitas pelayanan birokrasi dalam pelaksanaan fungsi pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 82 orang pegawai sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dokumentasi sebagai sumber data primer, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, korelasi, regresi linier sederhana, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini ditunjukkan oleh persamaan regresi linier sederhana Y = 2,185 + 0,498X, yang mengindikasikan bahwa setiap peningkatan satu satuan budaya organisasi akan meningkatkan kinerja pegawai sebesar 0,498 satuan. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,687 menunjukkan hubungan yang kuat antara budaya organisasi dan kinerja pegawai, sedangkan koefisien determinasi sebesar 47,10% menunjukkan bahwa budaya organisasi memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap peningkatan kinerja pegawai, dengan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Uji hipotesis melalui uji t menghasilkan nilai t-hitung sebesar 8,446 dengan tingkat signifikansi 0,000, yang menegaskan bahwa budaya organisasi secara statistik berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai budaya organisasi, seperti inovasi, kerja sama tim, profesionalisme, tanggung jawab kerja, dan orientasi pada hasil, perlu menjadi prioritas dalam pengelolaan sumber daya manusia pada instansi pemerintah daerah guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
PENGARUH FUNGSI KOORDINASI PENGAWASAN MELALUI TELAAH SEJAWAT INTERNAL TERHADAP KUALITAS HASIL PENGAWASAN PADA INSPEKTORAT DAERAH KOTA CIREBON Achmanudin, Maman; guntoro; rohadin
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 22 No 3 (2024): JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/jiana.v22i3.8328

Abstract

Telaah sejawat internal merupakan instrumen penting dalam koordinasi pengawasan yang berperan dalam peningkatan kualitas hasil pengawasan pada instansi pemerintah daerah. Selain berfungsi sebagai mekanisme pengendalian mutu dokumen pengawasan, telaah sejawat juga menjadi sarana pembinaan auditor dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk memastikan kesesuaian proses pengawasan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta standar audit intern pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh telaah sejawat internal sebagai bagian dari fungsi koordinasi pengawasan terhadap kualitas hasil pengawasan pada Inspektorat Daerah Kota Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian meliputi seluruh pegawai Inspektorat Daerah Kota Cirebon yang terlibat dalam kegiatan pengawasan, dengan teknik pengambilan sampel sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linier sederhana, dan uji signifikansi. Variabel telaah sejawat internal diukur melalui indikator kompetensi auditor, mekanisme telaah dokumen, koordinasi antarunit pengawasan, dan efektivitas komunikasi audit. Sementara itu, kualitas hasil pengawasan diukur melalui akurasi temuan, kepatuhan terhadap ketentuan audit, ketepatan rekomendasi, dan efektivitas tindak lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telaah sejawat internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas hasil pengawasan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pelaksanaan telaah sejawat internal mampu memperkuat profesionalisme auditor, meningkatkan kualitas rekomendasi pengawasan, serta mendorong akuntabilitas pelaksanaan pengawasan. Oleh karena itu, telaah sejawat internal perlu dioptimalkan sebagai bagian integral dari sistem pengawasan intern pemerintah daerah.