Claim Missing Document
Check
Articles

Strategy To Improve Early Childhood Independence Through Story Method At KB Dewi Sartika Probolinggo Urniwana, Siti; Khadavi, M Jadid; Agustiarini Eka Dheasari
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2025): Mei
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: Early childhood independence is an important aspect in child development that must be formed early on so that children are able to develop their ability to think, act, and make decisions independently. This study aims to determine the strategy for increasing early childhood independence through the story method at KB Dewi Sartika Probolinggo. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The informants in this study were the Head of the Foundation, Principal, teachers, students, and guardians. The results of the study showed that the story method has proven effective as a learning strategy to foster values ​​of independence in early childhood, such as the habit of tidying up their own toys, wearing clothes without help, and making decisions in daily activities. Teachers at KB Dewi Sartika Probolinggo utilize stories with characters that reflect an independent attitude as a means of conveying moral messages that are easy for children to understand. In addition, the involvement of teachers in discussions after telling stories helps children internalize the values ​​conveyed. So that the story method becomes an interesting and educational strategy in increasing the independence of early childhood at KB Dewi Sartika Probolinggo.
Pengembangan Media Bigbook Cerita Rakyat untuk Meningkatkan Empati dan Kemampuan Bercerita Anak Usia Dini Dheasari, Agustiarini Eka
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 12 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v12i1.3705

Abstract

The purpose of this research is to develop bigbook folklore media to improve the empathy and storytelling ability of early childhood, especially age 5-6 years. This research is research and development (R&D) using ADDIE development model (Analyze, Design, Develop, Implementation, and Evaluate). Collecting data used interview guides, validation, observation sheets and teacher questionnaires. Data analysis techniques in this study used Independent t-test with a significance level of 0.05. Based on the results of the assessment experts showed that the product developed "very good". This shows that the bigbook media is appropriate to be used to increase empathy and storytelling skills of children aged 5-6 years. Based on the results of the study, there was a difference improvement of storytelling and empathy skills in the final outcomes between post treatment of the control group without bigbook media and post treatment of experimental group using bigbook media. The sig (2-tailed) value of the storytelling is 0,000 (very good) and empathy children received a sig (2-tailed) value of 0,000 (very good). The result of this study that the bigbook media based on folklore is effectively used to increase empathy and storytelling skills of children aged 5-6 years.
PENGGUNAAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN RASA CINTA TERHADAP BUDAYA PADA ANAK KELOMPOK B DI RA AL HUSAINIYAH Wahyuni, Sri; Dheasari, Agustiarini Eka
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12890

Abstract

Budaya lokal memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan identitas anak sejak usia dini. Namun, minat anak terhadap budaya daerah mulai menurun akibat pengaruh globalisasi dan kurangnya media pembelajaran yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan kecintaan anak terhadap budaya daerah di RA Al Husainiyah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 26 anak kelompok B (13 laki-laki dan 13 perempuan). Media pembelajaran yang digunakan adalah dua buku cerita bergambar, yaitu Legenda Gunung Bromo dan Cerita Mangga dan Anggur khas Probolinggo, yang memuat nilai-nilai budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II pada aspek pemahaman, partisipasi, dan sikap terhadap budaya lokal. Persentase anak pada kategori BSH meningkat dari 43% menjadi 53%, dan BSB dari 14% menjadi 22%, dengan rata-rata peningkatan sebesar 22%. Dengan demikian, media buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam menumbuhkan pemahaman budaya, partisipasi aktif, dan sikap positif anak, sekaligus mendukung pembentukan karakter sejak usia dini
Penguatan Peran Karang Taruna Dalam Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Jangur Melalui Program Pengabdian Masyarakat Imro Atus Soliha; Agustiarini Eka Dheasari; Moh.Wahyudi; Atiyatur Robbaniyah
BAHRI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/muljeh.v1i1.442

Abstract

Karang Taruna memiliki peran yang signifikan dalam pengembangan masyarakat, termasuk di Desa Jangur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji esensi organisasi Karang Taruna serta mendeskripsikan kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi program pemberdayaan ekonomi, pelatihan keterampilan, serta upaya memperkuat solidaritas dan kemitraan di Desa Jangur. Temuan menunjukkan bahwa Karang Taruna berperan aktif dalam memperkuat jaringan sosial, meningkatkan kualitas hidup, dan mengembangkan potensi lokal. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk memperkuat peran Karang Taruna sebagai agen pembangunan berkelanjutan melalui peningkatan program pemberdayaan dan kolaborasi dengan lembaga terkait. Dengan demikian, Karang Taruna dapat terus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan kesejahteraan dan pembangunan masyarakat di Desa Jangur.
Penerapan Media Kantong Ajaib Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 TahunDi Ra Nurul Hikmah Milla, Dewi Umdatul; Dheasari, Agustiarini Eka
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Kantong Ajaib dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B di RA Nurul Hikmah. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 26 anak berusia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes kinerja anak, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan kognitif anak setelah penerapan media Kantong Ajaib. Rata-rata kemampuan pra-siklus sebesar 34,6% meningkat menjadi 84,6% pada siklus II. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, termasuk kemampuan membilang, mengurutkan bilangan, mencocokkan jumlah dengan simbol angka, serta memahami konsep kuantitas sederhana. Media Kantong Ajaib terbukti efektif sebagai alat permainan edukatif yang mampu menciptakan pembelajaran yang menarik, konkret, dan bermakna. Dengan demikian, media ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini
IMPROVING THE LANGUAGE SKILLS OF 3-4 YEAR OLD CHILDREN THROUGH THE APPLICATION OF SENSORY BOX MEDIA AT THE ANGGREK TEGALSONO KINDERGARTEN Umi Atiyah; Agustiarini Eka Dheasari
Al-Mubin Jurnal Ilmiah Islam
Publisher : Department of Research and Community Service at the Ummul Quro Al-Islami Bogor Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/almubin.v9i1.2254

Abstract

This study aims to improve the language skills of children aged 3–4 years through the application of sensory box media at the Anggrek Tegalsono Kindergarten. The problem faced in the learning process is the low ability of children to recognize, pronounce, and understand everyday vocabulary. This study uses a classroom action research (CAR) approach implemented in two cycles, with each cycle including the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The research subjects consisted of 10 children from a playgroup aged 3–4 years. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed descriptively qualitatively. The results showed that the application of sensory box media can significantly improve children's language skills. Children become more active in speaking, able to name objects, and use simple sentences in everyday communication. Play activities through sensory box media help children connect concrete experiences with language skills. Thus, sensory box media is proven effective in developing the language skills of early childhood at the Anggrek Tegalsono Kindergarten
TEACHERS' EFFORTS TO IMPROVE CHILDREN'S LANGUAGE SKILLS THROUGH ROLE PLAYING ACTIVITIES AT RA INTISYARUL ULUM Infik Ivadatun Qomariah; Aisyah Bashiratul Mahiroh; Magnolia Nerelina Puspa; Vike Nurjannah; Agustiarini Eka Dheasari
Al-Mubin Jurnal Ilmiah Islam
Publisher : Department of Research and Community Service at the Ummul Quro Al-Islami Bogor Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/almubin.v9i1.2313

Abstract

This study aims to describe teachers' efforts in improving children's language skills through role-playing activities at RA Intisyarul Ulum. The study used a descriptive qualitative approach with 20 children in group A as subjects. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, while data analysis used the Miles and Huberman model. The results showed that role-playing activities were effective in developing children's language skills, especially in the aspects of speaking courage, sentence fluency, vocabulary mastery, and listening skills. The role of teachers as facilitators was proven to help create communicative, interactive, and enjoyable learning so that children were more active in participating. Thus, role-playing can be used as a relevant and effective learning strategy in improving the language skills of early childhood
IMPLEMENTATION OF PRACTICAL LIFE SKILL ACTIVITIES TO INCREASE THE INDEPENDENCE OF 3–4 YEAR OLD CHILDREN: AN OBSERVATIONAL STUDY AT THE ANGGREK KINDERGARTEN Agustiarini Eka Dheasari; Nur Hasanah; Umi Atiyah; Siti Khomsah Apsari
Al-Mubin Jurnal Ilmiah Islam
Publisher : Department of Research and Community Service at the Ummul Quro Al-Islami Bogor Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/almubin.v9i1.2316

Abstract

This study aims to describe the implementation of Practical Life Skill activities in increasing the independence of children aged 3-4 years at KB Anggrek Tegalsono. The study used a descriptive qualitative approach with 17 children as research subjects in October 2025. Data were obtained through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that Practical Life Skill activities implemented in the learning routine had a positive influence on the development of children's independence. Most children showed development in the Starting to Develop (MB) and Developing According to Expectations (BSH) categories, especially in the ability to put on shoes, tidy up toys, pour water, and clean up the table after the activity. Consistent habituation factors and gradual teacher guidance play an important role in encouraging children to be independent. Thus, Practical Life Skill activities are effectively implemented as a learning strategy to foster independence in early childhood, with ongoing support from teachers and parents.
Peran Orang Tua dalam Membangun Moral Anak Usia 5-6 Tahun di Era Digital di TK Dharma Wanita Persatuan 3 Tambak Lekok Putri Maulida Wulandari; Agustiarini Eka Dheasari
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 9, No 1 (2026): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v9i1.11055

Abstract

Early childhood education plays an important role in supporting children’s development, particularly receptive language skills. Observations at TK Al Azhar Jambi indicated that some children aged 4–5 years still experienced difficulties in actively listening and understanding teachers’ instructions. This study aimed to describe the implementation of Wordwall games in stimulating receptive language development in early childhood at TK Al Azhar Jambi. This research employed a qualitative descriptive method with 11 children aged 4–5 years as research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The results showed that Wordwall games improved children’s receptive language skills, indicated by increased listening focus, the ability to understand two simple instructions simultaneously, and the ability to repeat vocabulary during learning activities. Therefore, Wordwall games can be used as an effective learning medium to stimulate receptive language development in early childhood.
PENGGUNAAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN RASA CINTA TERHADAP BUDAYA PADA ANAK KELOMPOK B DI RA AL HUSAINIYAH Sri Wahyuni; Agustiarini Eka Dheasari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12890

Abstract

Budaya lokal memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan identitas anak sejak usia dini. Namun, minat anak terhadap budaya daerah mulai menurun akibat pengaruh globalisasi dan kurangnya media pembelajaran yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan kecintaan anak terhadap budaya daerah di RA Al Husainiyah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 26 anak kelompok B (13 laki-laki dan 13 perempuan). Media pembelajaran yang digunakan adalah dua buku cerita bergambar, yaitu Legenda Gunung Bromo dan Cerita Mangga dan Anggur khas Probolinggo, yang memuat nilai-nilai budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II pada aspek pemahaman, partisipasi, dan sikap terhadap budaya lokal. Persentase anak pada kategori BSH meningkat dari 43% menjadi 53%, dan BSB dari 14% menjadi 22%, dengan rata-rata peningkatan sebesar 22%. Dengan demikian, media buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam menumbuhkan pemahaman budaya, partisipasi aktif, dan sikap positif anak, sekaligus mendukung pembentukan karakter sejak usia dini