Claim Missing Document
Check
Articles

Democratic parenting in developing Emotional Intelligence and Youth Religiosity in Kramatagung Probolinggo Khosiah , Nur; Dheasari , Agustiarini Eka; Abidin , Zainal
Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman Vol. 7 No. 2 (2021): September 2021
Publisher : LPPPM STAI Darul Hikmah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35309/alinsyiroh.v7i2.193

Abstract

Education for children starts from family because it will determine the character of children in adolescence. The purpose of this study is to determine the role of democratic parenting in building emotional intelligence and religiosity in adolescents. Because without parental guidance the child will experience deviations in the daily behavior. The research subject was in Kramatagung Village, Bantaran District, Probolinggo. In this case, the researcher used descriptive qualitative methods. Observation, interviews, and documentation were used in the data collection techniques and to analyze the data the researcher used data reduction, data presentation, and drawing conclusions techniques. This research showed that the emotional intelligence and religiosity of adolescents in Kramatagung village are categorized as poor, but parents in implementing parenting styles for children in Kramatagung village are quite democratic. Furthermore, based on research it is known that the emotional intelligence and reliability of adolescents in the Kramatagung village are quite an apprehension. The adolescents who are emotionally intelligent and have good religious intelligence are educated by applying democratic parenting. It is the duty of parents to educate, guide, nurture, and always remind also advise the children not to be trapped by world life which increasingly shows freedom in an association. Guidance and education especially in the family are top priorities in addition to other education outside the home
Pendampingan Program Pencegahan Tindak Kekerasan dan Bullying Melalui Poster Komik di RA Kota Probolinggo Dheasari, Agustiarini Eka; Sitaresmi, Pratiwi Dwi Warih
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i2.71602

Abstract

Artikel ini menguraikan pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mencegah tindak kekerasan dan bullying di lingkungan Raudhatul Athfal (RA) Kota Probolinggo melalui pendekatan kreatif berupa media poster komik. Program ini bertujuan untuk membentuk tim khusus pencegahan kekerasan dan bullying di setiap RA, meningkatkan kompetensi guru dalam pencegahan tindak kekerasan, serta mendorong perubahan perilaku positif pada anak terkait kekerasan dan bullying. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif dari guru, anak, serta pihak terkait seperti Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan lembaga pelayanan psikologi. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai pencegahan kekerasan, terbentuknya tim pencegahan kekerasan di setiap RA, serta pengembangan media edukasi berupa poster komik yang efektif dalam menyampaikan pesan moral kepada anak-anak mengenai pentingnya hidup rukun, saling menghargai, dan menghindari kekerasan. Program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak, serta menjadi model bagi pelaksanaan program serupa di masa mendatang.
Strategy To Improve Early Childhood Independence Through Story Method At KB Dewi Sartika Probolinggo Urniwana, Siti; Khadavi, M Jadid; Agustiarini Eka Dheasari
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2025): Mei
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: Early childhood independence is an important aspect in child development that must be formed early on so that children are able to develop their ability to think, act, and make decisions independently. This study aims to determine the strategy for increasing early childhood independence through the story method at KB Dewi Sartika Probolinggo. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The informants in this study were the Head of the Foundation, Principal, teachers, students, and guardians. The results of the study showed that the story method has proven effective as a learning strategy to foster values ​​of independence in early childhood, such as the habit of tidying up their own toys, wearing clothes without help, and making decisions in daily activities. Teachers at KB Dewi Sartika Probolinggo utilize stories with characters that reflect an independent attitude as a means of conveying moral messages that are easy for children to understand. In addition, the involvement of teachers in discussions after telling stories helps children internalize the values ​​conveyed. So that the story method becomes an interesting and educational strategy in increasing the independence of early childhood at KB Dewi Sartika Probolinggo.
Pengembangan Media Bigbook Cerita Rakyat untuk Meningkatkan Empati dan Kemampuan Bercerita Anak Usia Dini Dheasari, Agustiarini Eka
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 12 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v12i1.3705

Abstract

The purpose of this research is to develop bigbook folklore media to improve the empathy and storytelling ability of early childhood, especially age 5-6 years. This research is research and development (R&D) using ADDIE development model (Analyze, Design, Develop, Implementation, and Evaluate). Collecting data used interview guides, validation, observation sheets and teacher questionnaires. Data analysis techniques in this study used Independent t-test with a significance level of 0.05. Based on the results of the assessment experts showed that the product developed "very good". This shows that the bigbook media is appropriate to be used to increase empathy and storytelling skills of children aged 5-6 years. Based on the results of the study, there was a difference improvement of storytelling and empathy skills in the final outcomes between post treatment of the control group without bigbook media and post treatment of experimental group using bigbook media. The sig (2-tailed) value of the storytelling is 0,000 (very good) and empathy children received a sig (2-tailed) value of 0,000 (very good). The result of this study that the bigbook media based on folklore is effectively used to increase empathy and storytelling skills of children aged 5-6 years.
PENGGUNAAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN RASA CINTA TERHADAP BUDAYA PADA ANAK KELOMPOK B DI RA AL HUSAINIYAH Wahyuni, Sri; Dheasari, Agustiarini Eka
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12890

Abstract

Budaya lokal memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan identitas anak sejak usia dini. Namun, minat anak terhadap budaya daerah mulai menurun akibat pengaruh globalisasi dan kurangnya media pembelajaran yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan kecintaan anak terhadap budaya daerah di RA Al Husainiyah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 26 anak kelompok B (13 laki-laki dan 13 perempuan). Media pembelajaran yang digunakan adalah dua buku cerita bergambar, yaitu Legenda Gunung Bromo dan Cerita Mangga dan Anggur khas Probolinggo, yang memuat nilai-nilai budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II pada aspek pemahaman, partisipasi, dan sikap terhadap budaya lokal. Persentase anak pada kategori BSH meningkat dari 43% menjadi 53%, dan BSB dari 14% menjadi 22%, dengan rata-rata peningkatan sebesar 22%. Dengan demikian, media buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam menumbuhkan pemahaman budaya, partisipasi aktif, dan sikap positif anak, sekaligus mendukung pembentukan karakter sejak usia dini
Penguatan Peran Karang Taruna Dalam Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Jangur Melalui Program Pengabdian Masyarakat Imro Atus Soliha; Agustiarini Eka Dheasari; Moh.Wahyudi; Atiyatur Robbaniyah
BAHRI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/muljeh.v1i1.442

Abstract

Karang Taruna memiliki peran yang signifikan dalam pengembangan masyarakat, termasuk di Desa Jangur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji esensi organisasi Karang Taruna serta mendeskripsikan kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi program pemberdayaan ekonomi, pelatihan keterampilan, serta upaya memperkuat solidaritas dan kemitraan di Desa Jangur. Temuan menunjukkan bahwa Karang Taruna berperan aktif dalam memperkuat jaringan sosial, meningkatkan kualitas hidup, dan mengembangkan potensi lokal. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk memperkuat peran Karang Taruna sebagai agen pembangunan berkelanjutan melalui peningkatan program pemberdayaan dan kolaborasi dengan lembaga terkait. Dengan demikian, Karang Taruna dapat terus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan kesejahteraan dan pembangunan masyarakat di Desa Jangur.
Penerapan Media Kantong Ajaib Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 TahunDi Ra Nurul Hikmah Milla, Dewi Umdatul; Dheasari, Agustiarini Eka
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Kantong Ajaib dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B di RA Nurul Hikmah. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 26 anak berusia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes kinerja anak, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan kognitif anak setelah penerapan media Kantong Ajaib. Rata-rata kemampuan pra-siklus sebesar 34,6% meningkat menjadi 84,6% pada siklus II. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, termasuk kemampuan membilang, mengurutkan bilangan, mencocokkan jumlah dengan simbol angka, serta memahami konsep kuantitas sederhana. Media Kantong Ajaib terbukti efektif sebagai alat permainan edukatif yang mampu menciptakan pembelajaran yang menarik, konkret, dan bermakna. Dengan demikian, media ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini
Peran Orang Tua dalam Membangun Moral Anak Usia 5-6 Tahun di Era Digital di TK Dharma Wanita Persatuan 3 Tambak Lekok Putri Maulida Wulandari; Agustiarini Eka Dheasari
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 9, No 1 (2026): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v9i1.11055

Abstract

Early childhood education plays an important role in supporting children’s development, particularly receptive language skills. Observations at TK Al Azhar Jambi indicated that some children aged 4–5 years still experienced difficulties in actively listening and understanding teachers’ instructions. This study aimed to describe the implementation of Wordwall games in stimulating receptive language development in early childhood at TK Al Azhar Jambi. This research employed a qualitative descriptive method with 11 children aged 4–5 years as research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The results showed that Wordwall games improved children’s receptive language skills, indicated by increased listening focus, the ability to understand two simple instructions simultaneously, and the ability to repeat vocabulary during learning activities. Therefore, Wordwall games can be used as an effective learning medium to stimulate receptive language development in early childhood.