Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Terapi Bermain bagi Tuna Grahita di SLB Negeri 2 Singaraja Bali Ketut Eka Larasati Wardana; Kadek Ayu Suarmini; Desak Ketut Sugiartini; Ni Komang Emi Wahyuni
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Peduli Masyarakat, Juni 2020
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v2i2.112

Abstract

Anak dengan retardasi mental perlu peningkatan diri dalam kemampuan perawatan sehari-hari atau daily living activity. Pelaksanaan perawatan sehari-hari perlu dilaksanakan secara berkesinambungan dan perlu dukungan dari berbagai pihak untuk peningkatan kemampuan motoric kasar dan halus. Salah satunya dengan teknik permainan untuk membantu peningkatan kemampuan dirinya. Metode dari pelaksanaan ini adalah menggunakan dua tahap. Tahap pertama dengan penilaian kemampuan kemudian tahap kedua dengan perkembangan perilaku adaptif. Sasaran dari pelaksanaan pengabdian ini adalah seluruh anak dengan retardasi mental di SLB Negeri 2 Singaraja. Pelaksanaan ini dibantu oleh berbagai pihak meliputi Kepala Sekolah, Guru dan mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian masyarakat. Mengukur kegiatan anak dengan penilaian kuesioner vineland social maturity scale (VSMS). Hasil dari pengabdian dimulai ditemukan bahwa anak dengan retardasi mental sedang ringan bisa melakukan aktifitasnya perawatan sehari-hari semakin meningkat. Sedangkan anak dengan retardasi mental berat masih belum mengalami perubahan dalam perawatan diri sehari-hari melalui teknik bermain. Kata kunci: motorik kasar dan halus; retardasi mental; teknik bermain PLAYING THERAPY FOR CHILDREN MENTAL RETARDATION IN SLB NEGERI 2 SINGARAJA BALI ABSTRACT Children with mental retardation need to improve themselves in their daily care activities. The implementation of daily maintenance needs to be carried out continuously and needs support from various parties to improve gross and fine motor skills. One of them with game techniques to help improve his abilities. The method of this implementation is to use two stages. The first stage is the ability assessment, then the second stage is the development of adaptive behavior. The target of the implementation of this service is all children with mental retardation in SLB Negeri 2 Singaraja. This implementation was assisted by various parties including the Principal, Teachers and students to carry out community service. Measuring children's activities with the Vineland Social Maturity Scale (VSMS) questionnaire. The results of the dedication started to be found that children with mild mental retardation can carry out their activities daily care is increasing. While children with severe mental retardation still have not experienced changes in daily self-care through play techniques. Keywords: gross and fine motor skill; mental retardation; play technicues
Cuci Tangan Enam Langkah untuk Siswa Inklusi di SD Negeri 2 Bengkala Bali Yopita Triguno; Luh Ayu Purnami; Ketut Eka Larasati Wardana; Ni Made Raningsih; Kadek Dwi Arlinayanti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Peduli Masyarakat, Juni 2020
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v2i2.114

Abstract

Cuci tangan merupakan satu hal yang penting dilakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk tetap menjaga kebersihan. Tidak terkecuali pada siswa sekolah dasar dengan disabilitas. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi kepada siswa disabilitas dan siswa regular yang masuk dalam sekolah inklusi dalam hal cuci tangan yang baik dan benar. Metode pelaksanaan dari pengabdian ini adalah perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan dimulai dari pemilihan masalah dan sasaran yang dilakukan pengabdian adalah siswa SD N 2 Bengkala kelas 1-6 sebanyak 56 orang siswa inklusi dan reguler. Pelaksanaan dimulai dari pembuatan wastafel cuci tangan kemudian memberikan informasi teknik cuci tangan yang benar dan waktu cuci tangan yang baik. Setelah itu melakukan monitoring dan evaluasi. Ditemukan bahwa siswa mulai perlahan mengalami perubahan kebiasaan, dimana siswa selalu mencuci tangan setiap sebelum dan sesudah masuk kelas dan makan sesuatu. Selain itu teknik cuci tangan yang dilakukan sudah sesuai dengan anjuran WHO. Kesimpulannya bahwa pelaksanaan pengabdian masyarakat ini efektif dilakukan untuk mengubah kebiasaan siswa dan perilaku siswa untuk melakukan cuci tangan yang baik dan benar. Kata kunci: cuci tangan; inklusi; sekolah dasar WASHING WITH SIX STEPS FOR INCLUSION STUDENTS IN SD NEGERI 2 BENGKALA BALI ABSTRACT Washing hands is an important thing to do in daily life to maintain cleanliness. No exception for elementary school students with disabilities. The purpose of this community service is to provide information to students with disabilities and regular students who enter the inclusive school in terms of good and proper hand washing. The method of implementation of this service is planning, implementation and evaluation. Planning starts from the selection of problems and the objectives of the service are 56 elementary school students in Bengkala 2 nd grade 4.5 and 6 as many as inclusive and regular students. The implementation starts from making a hand wash sink and then provides information on proper hand washing techniques and good hand washing time. After that, monitoring and evaluation. It was found that students began to slowly change habits, where students always wash their hands before and after class and eat something. In addition, hand washing techniques are carried out in accordance with WHO recommendations. The conclusion is that the implementation of community service is effectively carried out to improve students habit and behavior to do good and correct hand washing. Keywords: elementary; inclusi; washing hand
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TERHADAP SENAM HAMIL DI MASA PANDEMI DI PUSKESMAS KUBUTAMBAHAN II TAHUN 2021 Kadek Elma Agustini; Ketut Eka Larasati Wardana; Desak Ketut Sugiartini
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 1 No. 1 (2022): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.146 KB)

Abstract

Senam hamil merupakan suatu metode penting untuk mempertahankan atau memperbaiki keseimbangan fisik ibu hamil dan merupakan terapi latihan yang diberikan pada ibu hamil dengan tujuan mencapai persalinan cepat, mudah dan aman, selain upaya peningkatan akses pelayanan dalam kunjungan ANC, senam hamil perlu dilakukan untuk menunjang kelancaran proses persalinan.. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian analisis kolerasi dengan pendekatan crosscetional. Responden penelitian ini adalah ibu hamil primigravida yang melaksanakan kunjungan ANC dalam tiga bulan terakhir di Puskesmas Kubutambahan II berjumlah 60 ibu hamil. Teknik sampling yang digunakan adalah Teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner sikap. Hasil penelitian bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki pengetahuan baik hampir 65% dan memiliki sikap positif sebanyak 66,67%. Kesimpulan bahwa di dapatkan nilai p-value sebesar 0.025 atau lebih kecil dari 0.05 yang artinya ada Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Primigravida Tentang Senam Hamil Di Masa Pandemic di Puskesmas Kubutambahan II Tahun 2021.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG KANKER SERVIKS TERHADAP MOTIVASI REMAJA MELAKUKAN VAKSINASI HPV DI SMA NEGERI 1 KUBUTAMBAHAN Putu Martina; Luh Putu Desy Puspaningrat; Ketut Eka Larasati Wardana
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 2 No. 1 (2023): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.532 KB)

Abstract

Latar Belakang : Kanker leher rahim (kanker serviks) adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim atau serviks. Salah satu cara mencegah kanker serviks yang dikembangkan saat ini adalah pemberian vaksinasi Human Papiloma Virus (HPV). Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan   pengetahuan dan sikap remaja putri tentang kanker serviks terhadap motivasi remaja melakukan v aksinasi HPV. Metode: Jenis penelitian yang digunakan analitik kuantitatif korelasional, dengan pendekatan cross sectional kepada 115 responden. Analisis dilakukan dengan menggunakan Uji Chi Square. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan pengetahuan dan sikap tentang remaja putri tentang kanker serviks dengan motivasi untuk melakukan vaksinasi HPV dengan p value 0,001. Simpulan: Semakin tinggi pengetahuan siswi tentang kanker serviks maka motivasi melakukan vaksinasi HPV semakin meningkat. Begitupun dengan sikap, semakin mendukung sikap siswi tentang kanker serviks maka motivasi melakukan vaksinasi HPV semakin meningkat.
The Effect of Acupressure Therapy to Reduce The Intensity of Low Back Pain on The Third Semester Pregnant Women Luh Yenny Armayanti; Ketut Eka Larasati Wardana; Putu Pinahyu Pratiwi; Gst. Kade Adi Widyas Pranata
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.505

Abstract

Abstrak Sebanyak 70% ibu hamil trimester III mengalami nyeri punggung bawah. Apabila tidak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan kesulitan untuk berdiri, duduk bahkan berpindah apabila nyeri telah menyebar ke area pelvis dan lumbar, sehingga dapat mempengaruhi rutinitas sehari-hari dan kualitas hidup mereka. Akupresur mulai banyak diterapkan untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh akupresur terhadap mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini menggunakan design pra-eksperimental dengan rancangan one-group pre-post test design. Jumlah sampel yang digunakan adalah 30 orang yang diambil secara Nonprobability Sampling dengan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini telah dilaksanakan di Praktik Mandiri Bidan  “EPS” Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi. Data yang diperoleh berupa data kategorik sehingga tidak dilakukan uji normalitas data. Data diuji menggunakan aplikasi SPSS secara Non Parametric Test yaitu Wilcoxon Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan rata-rata skala nyeri responden dari 5.31 menjadi 2.44 dengan penurunan skala nyeri sebanyak 2.87 (54,04%). dari hasil analisis dapat dilihat bahwa nilai p= 0.00(<0.05) maka dapat disimpulkan bahwa ada pengeruh pemberian akupresur terhadap intensitas nyeri pada punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Kata Kunci: Akupresur, nyeri punggung bawah, ibu hamil, trimester III
Pemberdayaan Suami Dalam Mendukung Ibu Hamil Untuk Menghadapi Persalinan Di Puskesmas Gerokgak I Triguno, Yopita; Armayanti, Luh Yenny; Pratama, Agus Ari; Wardana, Ketut Eka Larasati
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v2i1.453

Abstract

Pandemi Covid-19 saat ini sangat mempengaruhi kondisi ibu hamil terutama saat akan menghadapi persalinan. Meningkatnya kasus ibu hamil terkonfirmasi Covid-19 di sejumlah kota besar di Indonesia dalam keadaan yang berat (severe case). Perhatian dan dukungan dari orang-orang terdekat terutama suami sangat membantu dalam mengatasi kecemasan yang dialami ibu hamil begitu pula akan dampak buruk dari sikap ibu hamil yang cemas akan memicu terjadinya rangsangan kontraksi rahim, preeklamsi dan keguguran. Kegiatan edukasi pemberdayaan suami dalam mendukung ibu hamil menghadapi persalinan dilakukan di Puskesmas Gerokgak 1. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang suami dimana mereka diberikan edukasi/penyuluhan terkait hal tersebut. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan, responden diminta untuk mengisi pretest dan posttest yang terdiri dari 25 pertanyaan yang berkaitan dengan dukungan suami. Kegiatan ini berhasil dilakukan karena terdapat peningkatan pemahaman suami yang signifikan mengenai pentingnya dukungan suami dalam menghadapi persalinan. Kegiatan seperti ini sebaiknya terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjamin kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Kata Kunci :   Dukungan, Sikap, Kesiapan  Menghadapi Persalinan
THE DIFFERENCE IN KNOWLEDGE BETWEEN PRIMIGRAVIDA AND MULTIGRAVIDA MOTHERS ABOUT THE DANGER SIGNS OF PREGNANCY AT SERIRIT 1 HEALTH CENTER Wardana, Ketut Eka Larasati; Triguno, Yopita
Jurnal Medicare Vol. 1 No. 1 (2022): JANUARY 2022
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v1i1.6

Abstract

Background : Maternal Mortality Rate (MMR) is one of the efforts to assess the degree of public health. One of the problems associated with maternal mortality is the problem of pregnancy which should be avoided. Pregnancy problems can be detected early from the danger signs in pregnancy. One of the factors that influence mothers to know the danger signs of pregnancy is mother's knowledge. The purpose of this study was to determine the difference in knowledge between primigravida and multigravida mothers about the danger signs of pregnancy at the Seririt I Public Health Center. The research method was Comparative Study with a cross sectional approach. The population is primigravida and multigravida pregnant women at the Seririt I Health Center in 2021, with purposive sampling and obtaining a sample of 52 respondents. The research instrument used was a questionnaire. The results of the study were then analyzed by independent T-test. The results of the analysis showed that there was no difference in knowledge between primigravida and multigravida mothers about the danger signs of pregnancy at the Seririt 1 Public Health Center with a p-value of 0.000 and a p-value of 0.0160 so that the p-value was > 0.05. The conclusion is there is no difference in knowledge between primigravida and multigravida mothers about the danger signs of pregnancy.
Completeness of Facilities and Teacher Support for the Utilization of the Youth Counseling Information Center Program on Student’s Knowledge, Attitude, and Behavior at Bali Mandara Senior High School Wardana, Ketut Eka Larasati; Duarsa, Dyah Pradnyaparamita; Suariyani, Ni Luh Putu
Journal of Health Promotion and Behavior Vol. 7 No. 4 (2022)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Adolescents are a group of people with a fairly high vulnerability to reproductive health problems in Indonesia. To reduce vulnerability to reproductive health problems, the Youth Counseling Information Center Program (PIK-R) program was introduced, one of which was at Bali Mandara senior high school, but its utilization was still low. The purpose of this study was to determine the relationship between completeness of facilities and teacher support on the knowledge, attitudes, and behavior of using youth counseling information center.Subjects and Method: The cross-sectional survey research was conducted on all students in Bali Mandara senior high school from October 2017 to March 2018. A total of 118 students were selected by total sampling. The dependent variables were know­ledge, attitude, and behavior. The independent variables were youth counseling infor­mation center facilities and teacher support. Data were collected using a questionnaire and analyzed by a multiple logistic regression.Results: Factors related to student knowledge were completeness of facilities (aOR= 3.14; 95%CI= 1.25 to 7.85; p= 0.014) and teacher support (aOR= 3.22; 95% CI= 1.27 to 8.15; p= 0.013). Completeness of facilities (aOR= 9.26; 95% CI= 3.30 to 25.97; p= 0.001) and teacher support (aOR= 6.27; 95% CI= 2.23 to 17.59; p= 0.001) were associated with student attitude. While the factors related to the behavior of using youth counseling information center were the completeness of the facilities (aOR= 11.56; 95% CI= 3.96 to 33.70; p= 0.001) and teacher support (aOR= 4.59; 95% CI= 1.60 to 13.17; p= 0.005).Conclusion: The completeness of facilities and teacher support for the youth counseling information center program is related to the knowledge, attitudes, and behavior of using youth counseling information center.Keywords: youth counseling information center program, knowledge, attitude, behavior.Correspondence:Ketut Eka Larasati Wardana. Bali Mandara Senior High School. Jl. Raya Air Sanih, Kubu­tambahan, Kec. Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali 81172. Email: eka.larasati12­@gmail.com.Journal of Health Promotion and Behavior (2022), 07(04): 356-362DOI: https://doi.org/10.26911/thejhpb.2022.07.04.08
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA REMAJA DI KOMUNITAS TENTANG RESIKO PERSALINAN PADA IBU BERUSIA KURANG DARI 20 TAHUN DI DESA SILANGJANA Agus Ari Pratama; Ketut Eka Larasati Wardana; Luh Yenny Armayanti; Kadek Agustina Puspa Ningrum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 1 No. 1 (2023): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v1i1.8

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan dengan usia kurang dari 20 tahun menjadi masalah penting karena termasuk golongan risiko tinggi. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya risiko komplikasi maternal selama kehamilan dan persalinan, juga pada perinatal. Dari studi pendahuluan diperoleh angka kejadian ibu bersalin berusia kurang dari 20 tahun di RSUD Kabupaten Buleleng tahun 2022 sebesar 7,3%. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini dapat memberikan pengetahuan pada remaja tentang persalinan pada ibu berusia kurang dari 20 tahun di Desa Silangjana. Kegiatan pendidikan kesehatan ini dilakukan di Desa Silangjana. Metode: Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang remaja dimana mereka diberikan edukasi/penyuluhan terkait hal tersebut. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan, responden diminta untuk mengisi pretest dan posttest yang terdiri dari 25 pertanyaan yang berkaitan dengan resiko persalinan pada usia kurang dari 20 tahun. HasilHasil analisis pengetahuan remaja sebelum diberikan penyuluhan/edukasi adalah 50,40±11,3. Setelah diberikan penyuluhan, rerata pengetahuan remaja menjadi 76,00±10,1. Simpulan: Bahwa terjadi peningkatan pemahaman remaja yang signifikan mengenai pentingnya mengetahui resiko persalinan pada usia kurang dari 20 tahun.
PELATIHAN PIJAT BAYI UNTUK MENGOPTIMALKAN TUMBUH KEMBANG SI KECIL Kadek Agustina Puspa Ningrum; Ketut Eka Larasati Wardana; Agus Ari Pratama; Indrie Lutfiana; Putu Monna Frisca Widiastini; Desak Ketut Sugiartini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.28

Abstract

Pendahuluan: Pertumbuhan bayi dan anak merupakan bagian penting dari pengawasan kesehatan anak. Berat badan bayi yang baru lahir saat lahir adalah penting penanda kesehatan ibu dan janin dan nutrisi. Mereka yang bertahan lebih mungkin menderita dari pertumbuhan terhambat dan IQ yang lebih rendah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk dapat memberdayakan orang tua dalam pelaksanaan dan keikutsertaan pemantauaan pertumbuhan bayi. Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan di ruang SBCC Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng. Responden dalam pengabdian ini sebanyak 10 orang. Hasil pengabdian dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan Berat Badan Bayi sesudah dilakukannya pijat bayi pada bayi 3-12 bulan. Pemantauan pertumbuhan bayi sebaiknya dilaksanakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan Kesehatan anak, dan diharapkan adanya tindak lanjut yang dilakukan oleh dosen STIKes Buleleng dengan temuan gangguan pertumbuhan pada bayi. Pengabdian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber informasi bagi STIKes Buleleng bahwa ada hasil “evidence based” tentang salah satu intervensi kebidanan yang dapat digunakan untuk meningkatkan berat badan bayi melalui pemberian teknik pemijatan, sehingga menjadi pedoman dalam memberikan asuhan pada bayi secara profesional, memberikan pendidikan kesehatan pada ibu bayi untuk perawatan kesehatan bayi dan mencegah masalah-masalah Kesehatan bayi lainnya yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi melalui teknik pijat bayi