Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pemetaan Digital Di Desa Rumahkay Kabupaten Seram Bagian Barat Elake, Alexander Yosep; Akyuwen, Frandy; Elly, Erfin; Awayal, Dion Dollan
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.342

Abstract

Maluku merupakan daerah kepulauan dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, seperti gunung, pantai, hutan tropis, dan terumbu karang yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai objek wisata. Salah satu wilayah yang menjanjikan adalah Desa Rumahkay di Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat. Desa ini memiliki potensi alam berupa hasil hutan, perkebunan, pantai, dan air terjun. Namun, potensi tersebut belum banyak diketahui masyarakat luas sehingga pengembangan Desa Rumahkay sebagai destinasi wisata masih kurang terpublikasi. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan tujuan menerapkan teknologi digital berupa GPS, Avenza Map, dan ArcGIS dalam pemetaan potensi sumber daya alam. Kegiatan ini menghasilkan peta informatif yang menunjukan potensi sumber daya alam Desa Rumahkay terutama objek wisata alam. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan pemetaan menggunakan GPS dan Avenza Map, dan survei pemetaan lapangan. Melalui pemetaan berbasis perangkat digital, berbagai potensi wisata alam Desa Rumahkay dapat terdokumentasi secara sistematis. Beberapa produk yang dihasilkan dari kegiatan ini meliputi peta jalur objek wisata alam air terjun yang menampilkan informasi grafis jalur tercepat menuju objek wisata alam tersebut serta peta fasilitas umum yang menggambarkan mengenai sebaran infrastruktur dan sarana pendukung yang tersedia bagi masyarakat maupun wisatawan. Adapun hasil evaluasi dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan melalui metode pelatihan secara langsung (learning by doing) mampu secara signifikan meningkatkan pemahaman masyarakat dan ketertarikan masyarakat terhadap pengembangan Desa Rumahkay sebagai desa wisata yang berkelanjutan.
Pemanfaatan Biogas Berbasis IoT untuk Solusi Krisis Energi di Desa Hatu Kabupaten Maluku Tengah Silahooy, Stevi; Fredrik Manuhutu; Ervina Rumpakwakra; Delpina Nggolaon; Jamaludin; Jony Taihuttu; Frandy Akyuwen; Abdurrohman As Salafi; Enjelina Riana Minaely
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1713

Abstract

Masyarakat Dusun Batu Badiri, Kabupaten Maluku Tengah, masih menghadapi krisis energi akibat kelangkaan minyak tanah yang selama ini menjadi sumber utama kebutuhan rumah tangga. Kondisi ini memaksa masyarakat beralih menggunakan kayu bakar yang tidak efisien, berisiko terhadap kesehatan, serta berdampak negatif pada lingkungan. Menjawab permasalahan tersebut, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan memperkenalkan dan menerapkan teknologi biogas berbasis sistem kontrol otomatis (IoT) sekaligus meningkatkan keterampilan mitra dalam pemeliharaan digester agar sistem dapat beroperasi optimal dan berkelanjutan. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan dan perawatan digester dengan pendekatan community development, serta ujicoba pemanfaatan biogas dan sistem kontrol IoT. Hasil menunjukkan biogas dari kotoran sapi mampu digunakan untuk memasak selama 5–7 hari dengan rata-rata 40–60 menit per hari, sehingga mengurangi ketergantungan terhadap minyak tanah dan kayu bakar. Penerapan IoT memberikan kontribusi baru berupa pemantauan real-time terhadap parameter penting (temperatur, kelembaban, pH, konduktivitas, dan volume gas metana), yang tidak hanya memastikan keandalan proses fermentasi tetapi juga meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan memudahkan masyarakat dalam mengidentifikasi potensi gangguan pada digester sejak dini.
Implementasi Teknologi Pengering Pati Sagu Berbasis Mikrokontroler untuk Peningkatan Produksi Pangan Lokal di Desa Ihamahu Manuhutu, Fredrik; Silahooy, Stevi; Taihuttu, Jony; Siahainenia, Reico Harold; Akyuwen, Frandy
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7714

Abstract

Pengelolaan pati sagu yang dilakukan oleh IKM Noraito desa Ihamahu Maluku Tengah masih dilakukan secara tradisional yaitu pati sagu di jemur di ruang terbuka dan menggunakan solar drayer. Kelemahan pada kedua proses ini beresiko menghasilkan pati sagu mudah terkontaminasi debu, asap bakaran kendaran dan apabila pati sagu tidak mendapatkan panas yang cukup melalui solar drayer menjadikan pati sagu berwarna kemerahan. Tujuan PkM ini adalah mengimplementasikan teknologi alat pengering pati sagu sebagai dalam meningkatkan produksi pati sagu. Kelompok usaha yang menjadi mitra kami ini adalah IKM Noraito. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dimulai dengan proses pembuatan alat pengering pati sagu yaitu mengintegrasikan sistem mekanik dengan sistem elektronika, kemudian alat tersebut diimplementasikan ke mitra dan diakhiri dengan proses evaluasi. Proses implementasi alat yang dilakukan adalah sosialisasi hingga cara perawatan alat. Proses evaluasi yang dilakukan adalah pengisian kuesioner oleh mitra. Hasil pengujian alat menunjukkan alat mampu mempertahankan suhu secara stabil dan mengurangi kadar air pada pati sagu. Selain itu hasil pengisian kuesioner yang menggambarkan tingkat kepuasan penggunaan alat, tingkat kemanfaatan alat dan tingkat dampak sosial ekonomi yang dialami oleh mitra mengalami pengingkatan dibandingkan dengan pengeringan solar drayer maupun tradisional (dijemur) dengan peningkatan 33,75 %, 28,13 % dan 3,2 %
KARAKTERISASI MINERALOGI LUMPUR BOR DI DESA KUFAR MENGGUNAKAN XRF DAN XRD BERBASIS METODE RIETVELD Ely, Sufilman; kaloari, Ruth Meisye; Akyuwen, Frandy; Risakotta, Mirtha Yunitha Sari
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 2 (2026): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i2.51180

Abstract

Lumpur di Desa Kufar, Maluku, Indonesia, merupakan lumpur hasil pengeboran minyak yang berpotensi sebagai sumber mineral sekunder bernilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi komposisi unsur, struktur kristal, dan fasa mineral lumpur tersebut melalui pendekatan terpadu X-Ray Fluorescence (XRF) dan X-Ray Diffraction (XRD), yang dianalisis menggunakan perangkat lunak Match 3!, Rietica, dan MAUD berbasis metode Rietveld refinement. Analisis XRF menunjukkan dominasi kalsium (Ca, 57,9 wt.%), diikuti oleh besi (Fe, 21 wt.%) dan silikon (Si, 12 wt.%), dengan unsur minor seperti Cr, V, Ba, dan Mn masing-masing <1 wt.% jauh di bawah ambang toksisitas lingkungan. Analisis XRD mengidentifikasi lima fasa mineral utama: kalsit (CaCO₃), kuarsa (SiO₂), aluminium oksida, ulvoespinel, dan grimaldi deuterate. Refinement kuantitatif dengan Rietica mengungkap dominasi kalsit sebesar 81,63%, diikuti kuarsa (6,62%), aluminium oksida (4,49%), ulvoespinel (3,89%), dan grimaldi deuterate (3,37%), dengan nilai Goodness of Fit (GoF) = 1,27 yang menunjukkan kesesuaian tinggi antara model dan data eksperimen. Analisis ukuran kristal menggunakan MAUD menghasilkan kristal kalsit berukuran 137 nm dan kuarsa 94 nm, sedangkan fasa minor tidak dapat dikuantifikasi akibat intensitas difraksi yang rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa lumpur bor di Desa Kufar merupakan sumber CaCO₃ alami yang aman dan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam industri.