Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Akhlak Anak Usia Dini melalui Metode Bercerita Menggunakan Gambar di RA Al-Quran Dina Padang Sidempuan Sari, Elfina; Siregar, Bahtiar
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Penguatan Akhlak Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita Menggunakan Gambar Di RA Al-Quran Dina Padang Sidempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2 siklus,yakni siklus 1, Perencanaan (Planning) 2. Tindakan (acting) 3. Pengamatan (Observasing) 4. Refleksi (Reflect). Berdasarkan uraian peneliti megambil kesimpulan: 1) Pelaksanaan Peningkatan Akhlak melalui Metode Bercerita menggunakan Media Gambar di Ra Al-Quran Dina Padang Sidempuan dapat dilihat dari setiap pertemuan yaitu dari Siklus I dan Siklus II. 2). Hasil penelitian menunjukkan Peningkatan Akhlak melalui Metode Bercerita menggunakan Media Gambar di Ra Al-Quran Dina Padang Sidempuan. Pada Siklus I menunjukkan perkembangan 58,7 % dan pada Siklus II mengalami peningkatan sebanyak 85 %. Proses punguatan akhlak anak usia dini di RA Al-Quran Dina Padang Sidempuan perlu melakukan beberapa metode untuk memudahkan pendidik memberikan penguatan akhlak anak usia dini.
Penerapan Nilai Agama dan Moral Melalui Pengasuhan Etnis Batak Mandailing di TK Haholongan Padang Sedempuan Hasibuan, Sri Femina; Siregar, Bahtiar
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Nilai Agama dan Moral Mellalui Pengasuhan Etnis Batak Mandailing di TK Haholongan Padang Sedempuan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif atau naturalistik, karena titik fokus penelitian ini adalah pada observasi dan suasana alamiah (naturalistic setting). Dikatakan juga natural karena pelaksanaan penelitian memang terjadi secara alamiah, apa adanya dalam situasi normal yang tidak dimanipulasi keadaan dan kondisinya, singkatnya menekankan pada deskripsi secara alami. Penelitian ini menemukan hasi akhir yaitu: 1).Bentuk penanaman nilai agama dan moral anak usia dini dalam pengasuhan Etnis Batak Mandailing di TK Haholongan Padang Sedempuan dengan metode bercerita, karyawisata, keteladanan dan pembiasaan. Metode-metode yang digunakan guru dan orang tua dalam menanamkan nilai agama dan moral anak usia dini dilaksanakan dengan mengimprovisasi kebudayaan-kebudayaan yang melekat pada Etnis Batak Mandailing di TK Haholongan Padang Sedempuan. 2).Faktor yang mendukung dalam proses penanaman nilai agama dan moral anak usia dini adalah pada aspek kebudayaan Batak Mandailing yang cenderung pada kepatuhan, artinya bentuk kepatuhan yang ditanamkan orang tua kepada anak menyebabkan anak menjadi mematuhi setiap perintah dan larangan dari orangtua dalam proses penanaman nilai moral dan agama. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu lingkungan yang kurang baik untuk penanaman nilai moral dan agama pada anak usia dini serta terbatasnya waktu interaksi antara orang tua dan guru, serta orang tua dan anak.
KREATIVITAS GURU FIQIH DALAM MENCIPTAKAN SUASANA BELAJAR MENGAJAR YANG EFEKTIF PADA SISWA KELAS X DI MAS AL-WASLIYAH MEDAN Yanti, Irma; Siregar, Bahtiar
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 8, No 1 (2023): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v8i1.231-240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kreativitas guru dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif dalam pembelajaran fiqih bagi siswa kelas X MAS Al-Washliyah Medan. Fiqih sebagai mata pelajaran yang kompleks dan memerlukan pemahaman mendalam tentang ajaran agama, memerlukan pendekatan yang inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan beberapa guru fiqih dan siswa kelas X MAS Al-Washliyah Medan sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas guru fiqih memainkan peran sentral dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif. Guru-guru ini mengadopsi berbagai strategi kreatif, seperti penggunaan multimedia, permainan peran, diskusi kelompok, dan pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai alat pembelajaran. Selain itu, mereka juga merancang tugas-tugas yang menantang dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga mendorong partisipasi aktif dan pemahaman yang lebih baik. Suasana belajar yang dihasilkan melalui pendekatan kreatif ini membantu siswa untuk lebih terlibat dalam pembelajaran fiqih. Mereka menjadi lebih antusias, lebih berani berpendapat, dan lebih mampu memahami konsep-konsep yang kompleks. Selain itu, kreativitas guru juga menciptakan iklim kelas yang inklusif dan mendorong kolaborasi antara siswa.Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan kreativitas dalam pembelajaran fiqih. Beberapa guru masih menghadapi keterbatasan sumber daya dan infrastruktur, serta perlu mendapatkan dukungan yang lebih besar dari pihak sekolah dan orang tua siswa.Dalam rangka meningkatkan efektivitas pembelajaran fiqih di kelas X MAS Al-Washliyah Medan, penelitian ini merekomendasikan adanya pelatihan bagi guru dalam mengembangkan kreativitas mereka, kolaborasi yang lebih erat antara guru dan siswa, serta dukungan yang lebih besar dari pihak sekolah dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, kreativitas guru fiqih dapat menjadi salah satu faktor kunci dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif dan bermakna bagi siswa kelas X MAS Al-Washliyah Medan.
IMPLEMENTASI STRATEGI SAINTIFIK LEARNING DALAM MENGUATKAN AKIDAH PESERTA DIDIK KELAS XII SMK TELADAN MEDAN HELVETIA Ulfia, Saffana; Siregar, Bahtiar
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 8, No 1 (2023): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v8i1.217-230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penerapan Strategi Pembelajaran Saintifik dalam memperkuat akidah peserta didik kelas XII di SMK Teladan Medan Helvetia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan yang dapat disimpulkan: 1) Perencanaan Implementasi Strategi Pembelajaran Saintifik: Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) telah mengintegrasikan komponen-komponen Strategi Pembelajaran Saintifik. Ini terlihat dalam tahap-tahap pembelajaran, termasuk mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/mencoba, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan. RPP berfungsi sebagai panduan untuk menerapkan strategi ini dalam pembelajaran akidah di kelas XII SMK Teladan Medan Helvetia. 2) Implementasi Strategi Pembelajaran Saintifik: Meskipun ada upaya dalam menerapkan Strategi Pembelajaran Saintifik, implementasinya belum sepenuhnya optimal. Lima tahap proses pembelajaran saintifik, yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/mencoba, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan, belum sepenuhnya terealisasi dengan baik dalam pembelajaran akidah. 3) Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Strategi Pembelajaran Saintifik: a) Faktor Pendukung: Penelitian mengidentifikasi beberapa faktor pendukung yang berkontribusi terhadap implementasi Strategi Pembelajaran Saintifik dalam memperkuat akidah peserta didik. Ini meliputi ketersediaan media pembelajaran dan sumber belajar yang membantu fasilitasi pembelajaran interaktif dan mendalam, serta antusiasme siswa terhadap pembelajaran berbasis Strategi Pembelajaran Saintifik. b) Faktor Penghambat: Beberapa faktor penghambat yang ditemukan melibatkan kesulitan guru dalam mempraktekkan strategi saintifik, dan keterbatasan waktu yang menghambat implementasi pendekatan ini secara menyeluruh.
LEARNING ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION BASED ON THE INDEPENDENT CURRICULUM AT BRIGJEND KATAMSO PRIVATE HIGH SCHOOL MEDAN Siregar, Bahtiar; Abrianto, Danny; Syahrial, Abdi; Sitorus, Panca Abdi
Proceeding International Seminar of Islamic Studies INSIS 6 (February 2024)
Publisher : Proceeding International Seminar of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Independent Curriculum is a new policy inaugurated by the Ministry of Education and Culture government on the basis of independence in learning. The main advantage of this curriculum is that students, teachers and school institutions have greater independence in managing their learning. Based on the results of pre-research observations that the researcher explored with one of the subjects, the implementation of the Merdeka Curriculum at Brigjend Katamso Medan Private High School reached Phase E which was applied to class 11 only. So that research will be able to focus on learning in class xi in accordance with the research focus that has been formulated. The aims of this research are: 1) To describe the implementation of independent curriculum-oriented learning in Islamic religious education subjects at Brigjend Katamso Private High School, Medan. 2) To explain the challenges in implementing independent curriculum-oriented learning in Islamic religious education subjects at Brigjend Katamso Private High School, Medan. Identifying these problems, researchers used a qualitative approach with case study research. The data analysis technique used is the Miles and Huberman model in the form of data including: 1) Data Reduction; 2) Data Display; Conclusion/Verification. Meanwhile, data collection techniques in this research used participant observation, documentation and free guided interviews. learning Islamic Religious Education in the Merdeka Curriculum. Meanwhile, the assessment carried out by Islamic Religious Education teachers only uses 2 assessment methods, namely diagnostic assessment and formative assessment. Because the implementation of the Merdeka Curriculum has not been completed for one year, summative assessments have not been carried out by Islamic Religious Education teachers. Apart from that, there needs to be a deep understanding of the stakeholders in it so that the implementation and implementation of the Merdeka Curriculum will be better and more mature and running. in accordance with the goals and desires to be achieved.
PEDAGOGICAL AND PROFESSIONAL COMPETENCIES OF AQIDAH AKHLAK TEACHERS IN MANAGING THE LEARNING PROCESS MAN 2 MEDAN Siregar, Bahtiar; Tumiran, Tumiran; Manshuruddin, Manshuruddin; Mardinsyah, Aziz
Proceeding International Seminar of Islamic Studies INSIS 6 (February 2024)
Publisher : Proceeding International Seminar of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is an important contribution to thinking in the development of knowledge regarding the concepts and principles of implementing learning. The results of the research can be used as a means of understanding educational concepts in learning to better understand the character of each student, as well as providing functional education and learning services for students. Teachers must be fully competent (competent). constructing phenomena, and finding hypotheses. This research is the Pedagogical Competence of Islamic Religious Education Teachers in Managing Islamic Education Learning at MAN 2 Model Medan. The research results that will be obtained will not be through statistical procedures, but the discussion of this research will be packaged in the form of a description that describes the actual situation. Data collection techniques: observation, interviews, and documentation. The second way, the researcher carries out an analysis after collecting data in a certain period through three stages including: Data Reduction (Data Selection), Data Display (Data Presentation) and Conclusion Drawing/Vertification (Conclusion Drawing). Teachers understand and master the character of their students. Both from the physical aspect, moral aspect, spiritual aspect, social aspect and emotional aspect. This is done so that before learning takes place it can arouse students' enthusiasm and active learning. Learning takes place at school under direct teacher supervision. A teacher plays an important role as a person who is responsible for student development, namely by pursuing all their potential, both cognitive potential (knowledge), affective potential and psychomotor potential. For this reason, teacher behavior in the educational process should be developed. In such a way that it can have a positive influence on the educational process and results.
PORTRAIT OF PAI TEACHER IN THE IMPLEMENTATION OF THE 2013 CURRICULUM TOWARDS AN INDEPENDENT LEARNING CURRICULUM AT AR-RAHMAN HIGH SCHOOL MEDAN HELVETIA Siregar, Bahtiar; Tumiran, Tumiran; Nurrayza, Nurrayza; Putri, Vinita
Proceeding International Seminar of Islamic Studies INSIS 5 (March 2023)
Publisher : Proceeding International Seminar of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The new policy initiated by Minister of Education and Culture Nadiem Makarim during his early tenure caused perceptions in all circles of society, especially in the field of education, therefore researchers wanted to raise and find out about the problem at one of the educational institutions located at Ar-Rahman High School Medan Helvetia to find out the views of PAI teachers on the concept of Independent Learning of the Minister of Education and Culture. Merdeka Belajar is the freedom of thought, which starts and ends from the teacher, he invites educational elements to participate in advancing education in Indonesia. This study aims to determine the perception and implementation of teachers about the concept of Independent Learning Minister of Education and Culture Nadiem Makarim in Islamic religious education at Ar-Rahman High School Medan Helvetia.  This research is a type of qualitative research that aims to describe the phenomenon of a condition in the field, Informal this research uses Purposive sampling techniques, and data collection techniques, namely observation, interviews and documentation. The results of this study are: 1) PAI teachers at Ar-Rahman High School Medan Helvetia, have a positive perception of the concept of Merdeka Belajar Mendikbud Nadiem Makarim which is reflected in the willingness to follow existing policies, 2) Making a Learning Implementation Plan (RPP) with the concept of Independent Learning Minister Nadiem Makarim is carried out with steps such as holding a Workshop, 3) The implementation of active learning online is carried out by multiplying interactive learning techniques  and communicative, using learning media.
Implementasi Strategi Linguistik Guru PAI Dalam Penguatan Akhlak Terpuji di Kelas VII MTs Adzadin Anhar Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat Kalsum, Umi; Siregar, Bahtiar
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 7 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v7i1.4805

Abstract

Dalam era di mana teknologi dan budaya terus berkembang dengan cepat, siswa terpapar oleh berbagai pandangan, informasi, dan pengaruh yang dapat membentuk cara mereka memandang dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi strategi linguistik oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam memperkuat akhlak terpuji di kelas VII di MTs Adzadin Anhar, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana guru menerapkan strategi linguistik dan dampaknya terhadap pemahaman dan perilaku siswa terkait akhlak terpuji. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru PAI dan observasi kelas.
KONSEP DASAR PENDIDIKAN AKHLAK ANAK USIA DINI Siregar, Bahtiar
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 10 No 1 (2024): Juli - Desember
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v10i1.4831

Abstract

Pendidikan akan selalu menjadi sesuatu yang penting bagi setiap orang. Ia adalah tanda kemajuan atau kemunduran suatu bangsa. Sejarah telah mencatat bahwa peradaban yang maju adalah peradaban yang memperhatikan aspek pendidikan masyarakatnya. Jatuh bangunnya peradaban besar juga berawal dari kurangnya dukungan dan dorongan terhadap dunia pendidikan. Pendidikan karakter belum sepenuhnya dijadikan acuan untuk mengatasi permasalahan pendidikan di negeri ini. Karena hanya menitikberatkan pada nilai dan norma kemanusiaan. Hanya mencetak manusia yang tahu yang baik (knowing the good), mencintai yang baik (loving the good), dan berbuat baik (doing the good) kepada sesama makhluk, namun minim akan kesatuan kesalehan dan ketuhanan. Dengan demikian, pendidikan moral dapat dikatakan juga sebagai pendidikan Islam (ta'dib). Telaah lebih dalam terhadap konsep-konsep akhlak yang telah dirumuskan oleh para tokoh pendidikan Islam terdahulu seperti Ibnu Miskawaih dan Al-Ghazali di atas, menunjukkan bahwa tujuan akhir pendidikan akhlak adalah terbentuknya peserta didik yang berakhlak mulia, yang tidak lain adalah penjelmaan sifat-sifat luhur Tuhan dalam kehidupan manusia sesuai dengan fitrahnya.
Kompetensi Pedagogik dan Profesional Guru PAI dalam Efektivitas Manajemen Pembelajaran Agama di MAN 2 Model Kota Medan Siregar, Bahtiar; Tumiran, Tumiran; manshuruddin, Manshuruddin; Mardinsyah, Aziz
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2024): At-Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v4i2.818

Abstract

This study aims to analyze the influence of pedagogical and professional competence of Islamic Religious Education (PAI) teachers on the effectiveness of religious learning management at MAN 2 Model Medan. The research employs a quantitative approach with a correlational design. Data were collected through questionnaires distributed to 30 PAI teachers at MAN 2 Model Medan, covering aspects of pedagogical competence, professionalism, and the effectiveness of learning management. The results show that both pedagogical and professional competence of PAI teachers have a significant impact on the effectiveness of religious learning management. Teachers with strong pedagogical competence are able to create more effective teaching strategies, while their professionalism supports the overall success of the learning process. Based on these findings, it is recommended that the school continue to enhance the training and development of PAI teachers’ competencies to improve the quality of religious learning management at the school.