Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Swasta Brigjend Katamso Medan Siregar, Bahtiar; Abrianto, Danny; Syahrial, Abdi; Sitorus, Panca Abdi
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): At-Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v4i1.819

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum in Islamic Religious Education (PAI) learning at SMA Swasta Brigjend Katamso Medan. The Merdeka Curriculum is the latest policy from the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology, designed to provide flexibility for educators in designing learning that is more adaptive to the needs of students. This research uses a qualitative approach with a case study method involving in-depth interviews with PAI teachers, direct observation of the learning process, and analysis of curriculum documents and lesson plans. The findings show that the implementation of the Merdeka Curriculum at SMA Swasta Brigjend Katamso Medan has been carried out effectively, although it still faces several challenges, such as limited resources and varying levels of understanding among the teachers. The Merdeka Curriculum allows PAI teachers to develop more interactive learning based on student needs, but further training and guidance for educators are required. The study also found that although the learning process is more flexible, periodic evaluation of the effectiveness of this new curriculum is still needed to optimize student competency achievement. In conclusion, while the implementation of the Merdeka Curriculum at SMA Swasta Brigjend Katamso Medan has been successful, there is a need to strengthen teachers' competencies and understanding in managing the curriculum for better optimization.
Analisis Metode Guru Tahfidz dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Para Santri di Pertubuhan Kebajikan Al-Muhibbin Melaka Nasution, Abdur Rahim; Siregar, Bahtiar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18231

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari upaya guru tahfidz dalam meningkatkan hafalan para santri guna mencapai target hafalan yang disesuaikan oleh madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode guru tahfidz dalam meningkatkan kualitas hafalan santri dan target hafalan Al-Qur’an di Pertubuhan kebajikan Al-Muhibbin Melaka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode guru tahfidz dalam meningkatkan kualitas hafalan santri efektif dilakukan, dikarenakan santri mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar serta hafalan yang kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode guru tahfidz di Al-Muhibbin mampu meningkatkan hafalan para santri, meskipun tidak sepenuhnya namun metode-metode tersebut tetap terlaksana dengan baik dan santri mengikuti dengan khidmat serta semangat yang tinggi.
PENYULUHAN STRATEGI DISIPLIN POSITIF ANAK MELALUI PROGRAM PEMBINAAN KARAKTER DI DESA KLAMBIR V KECAMATAN HAMPARAN PERAK Utami, Rahayu Dwi; Siregar , Bahtiar; Rezeki , Afriya Sri
Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Perkumpulan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Wilayah Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51529/kjpm.v4i2.728

Abstract

This community service is motivated by the results of observations that show that positive discipline in early childhood is very low in Rizqy Private Kindergarten, Hamparan Perak District. The problem is the unfair treatment of teachers in providing learning to early childhood, which has an impact on low positive discipline. The solution to this problem is to provide interesting methods and media through free play that is related to the independent curriculum, which frees early childhood to express themselves to bring out the interests and talents of each child. The purpose of the media strategy provided is to be able to increase positive discipline in early childhood. The method used in this community service is counseling by providing material exposure to teachers and parents. This method is known to have many positive impacts on the growth and development of early childhood. With various positive discipline strategies provided, it is hoped that it can increase positive discipline in early childhood at Rizqy Private Kindergarten, Klambir V Village, Hamparan Perak District. The result of this community service is the implementation of a character development program to increase positive discipline in early childhood.
Strategi Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar pada Mata Pelajaran Fikih di Kelas X Madrasah Aliyah Miftahussalam Medan Amanda, Fricilia; Siregar, Bahtiar
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 10, No 1 (2025): February 2025, Disaster and Disease in History
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v10i1.33831

Abstract

This study aims to determine the strategy of fiqh teachers in the independent learning curriculum learning process in fiqh subjects in class X of Madrasah Aliyah Miftahussalam Medan. (a) The independent learning curriculum emphasizes flexible, contextual learning, and is oriented towards developing students' competencies as a whole. In fiqh subjects, learning strategies focus on strengthening the understanding of fiqh concepts that can be applied in everyday life, as well as developing students' critical thinking skills and character. This study found that the application of project-based learning, discussion, and the use of technology are effective methods in exploring fiqh material. In addition, continuous and competency-based evaluation is also an important aspect in monitoring student development. (b) This study was conducted using a qualitative method, with a field study approach. (c) The results of this study are expected to provide important insights for educators in developing more relevant learning strategies according to the needs of students in facing the challenges of the 21st century.
Implementasi Manajemen Pendidikan Berbasis Digitalisasi (Studi Kasus di Mas Tarbiyah Islamiyah Kec. Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang) Tumiran, Tumiran; Siregar, Bahtiar; Agustia, Nanda Rahayu; Azhari, Faiza
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 4 (2024): November, I Special Issue on "Educational design research for human beings learn
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i4.32899

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pendidikan berbasis digital di MAS Tarbiyah Islamiyah, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Digitalisasi di sini mencakup penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam aspek administrasi, pengelolaan data, dan pembelajaran di kelas. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan staf administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pendidikan berbasis digital di sekolah ini berhasil meningkatkan efisiensi administrasi, seperti pengolahan data siswa dan keuangan yang lebih cepat dan akurat berkat TIK. Digitalisasi dalam pembelajaran juga meningkatkan partisipasi siswa dan akses ke materi, sementara guru merasa terbantu dalam penyusunan rencana pelajaran dan evaluasi hasil belajar yang lebih terstruktur. Tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, ketidakmerataan akses internet, dan perangkat keras yang terbatas masih menghambat optimalisasi digitalisasi. Kompetensi digital pendidik dan tenaga kependidikan juga perlu ditingkatkan untuk mendukung penerapan digitalisasi yang lebih optimal. Studi ini merekomendasikan peningkatan infrastruktur, pelatihan digital, serta kebijakan sekolah yang mendukung digitalisasi sebagai upaya menjadikan MAS Tarbiyah Islamiyah sebagai model manajemen pendidikan berbasis digital bagi sekolah-sekolah lain.
Strengthening Students' Morals Through Islamic Education Concepts at MTs. Tahfidz Terpadu Anbata Medan Siregar, Bahtiar; Nasution, Napsiah
Journal of English Language and Education Vol 10, No 5 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i5.1450

Abstract

Islamic education is not only oriented towards achieving cognitive aspects, but also emphasizes the formation of noble character as the main foundation of the challenges of globalization and technological developments that often influence the behavior of the younger generation, so that strengthening morals becomes a necessity. This study aims to describe and analyze the strengthening of noble character of students through the application of Islamic education concepts at MTs Tahfidz Terpadu Anbata Medan. The study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis is carried out through the stages of data reduction, data presentation, and verification to obtain valid conclusions. The results of the study indicate that the application of the concept of Islamic education at MTs Tahfidz Terpadu Anbata Medan plays a significant role in forming and strengthening noble character of students. Strengthening morals is reflected through respectful attitudes towards teachers, such as getting used to greeting, smiling, and greeting, listening carefully when the teacher speaks, respecting the teacher's opinion, and following the directions given. In addition, students also show an attitude of mutual respect and respect for differences between friends. This finding confirms that Islamic education implemented in an integrated manner can be an effective instrument in building Islamic character and harmonizing social relations in the school environment.
Pelatihan Model Pembelajaran Jigsaw Di SD/MI Bulu Cina Kecaamatan Hamparan Perak Siregar, Bahtiar; Hutasuhut, Anwar; Tumiran, Tumiran; Syahrial, Abdi; Utami, Rahayu Dwi; Sitorus, Panca Abdini
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 4 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i4.481

Abstract

Model pembelajaran jigsaw yang digunakan berhasil membuat siswa aktif dalam kelas saat belajar. meliputi pertama, guru membagi siswa dalam 5 kelompok setelah itu siswa disuruh memilih ketua kelompok setelah itu setiap ketua kelomppok mengambil soal yang telah di siapkan guru dan setiap kelompok berdiskusi setela selesai salah stu berpindah kekelompok yang lain untuk memahami soal berikutnya, kedua siswa harus berpikir agar bsa menjelaskan apa maksud dari soal yang telah diberikan oleh guru, setelah itu setiap kelompok mempresentasikan hasil yang mereka dapatkan. Faktor pendukung adalah semua faktor yang sifatnya turut mendorong, menyokong, melancarkan, menunjang, membantu, mempercepat dan sebagainya terjadinya sesuatu. Adapun yang dimaksud dengan faktor penghambat adalah semua jenis faktor yang sifatnya menghambat (menjadikan lambat) atau bahkan menghalangi dan menahan terjadinya sesuatu. Selain itu juga siswa di dalam kelompok kurang aktif karena setiap orang yang diutus menjadi kelompok tim ahli hanya berpatokan kepada buku yang mereka pegang, jadi yang terlihat adalah siswa-siswa hanya menghafal dan bukan memahami, sehingga ketika kembali ke kelompok semula, dalam penyampaiannya hanya membacakan buku kembali.Selain adanya faktor pendukung dan penghambat dalam model pembelajaran Jigsaw.
Optimalisasi Kompetensi Guru Melalui Workshop Inovasi Pembelajaran Berbasis Digitalisasi Di Mas Tarbiyah Islamiyah Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Tumiran, Tumiran; Siregar, Bahtiar; Agustia, Nanda Rahayu; Azhari, Faiza
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1790

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di MAS Tarbiyah Islamiyah, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, melalui pelaksanaan workshop inovasi pembelajaran berbasis digitalisasi. Sejalan dengan perkembangan teknologi, sektor pendidikan diharapkan dapat beradaptasi dan memanfaatkan teknologi digital dalam proses belajar mengajar. Namun, banyak guru yang mengalami kendala dalam mengimplementasikan teknologi tersebut secara efektif di kelas. Kegiatan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terkait pelaksanaan workshop. Hasil dari workshop menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam strategi pembelajaran yang interaktif dan efisien. Selain itu, workshop ini berhasil memperkuat pemahaman guru tentang pentingnya teknologi digital sebagai sarana mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif. Kesimpulannya, workshop inovasi pembelajaran berbasis digitalisasi merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kompetensi guru, yang pada gilirannya berpotensi meningkatkan kualitas pendidikan di MAS Tarbiyah Islamiyah. Optimalisasi kompetensi ini diharapkan dapat mendukung adaptasi pendidikan terhadap perkembangan teknologi serta mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan..
IMPLEMENTASI STRATEGI SAINTIFIK LEARNING DALAM MENGUATKAN AKIDAH PESERTA DIDIK KELAS XII SMK TELADAN MEDAN HELVETIA Ulfia, Saffana; Siregar, Bahtiar
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 8, No 1 (2023): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v8i1.217-230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penerapan Strategi Pembelajaran Saintifik dalam memperkuat akidah peserta didik kelas XII di SMK Teladan Medan Helvetia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan yang dapat disimpulkan: 1) Perencanaan Implementasi Strategi Pembelajaran Saintifik: Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) telah mengintegrasikan komponen-komponen Strategi Pembelajaran Saintifik. Ini terlihat dalam tahap-tahap pembelajaran, termasuk mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/mencoba, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan. RPP berfungsi sebagai panduan untuk menerapkan strategi ini dalam pembelajaran akidah di kelas XII SMK Teladan Medan Helvetia. 2) Implementasi Strategi Pembelajaran Saintifik: Meskipun ada upaya dalam menerapkan Strategi Pembelajaran Saintifik, implementasinya belum sepenuhnya optimal. Lima tahap proses pembelajaran saintifik, yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/mencoba, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan, belum sepenuhnya terealisasi dengan baik dalam pembelajaran akidah. 3) Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Strategi Pembelajaran Saintifik: a) Faktor Pendukung: Penelitian mengidentifikasi beberapa faktor pendukung yang berkontribusi terhadap implementasi Strategi Pembelajaran Saintifik dalam memperkuat akidah peserta didik. Ini meliputi ketersediaan media pembelajaran dan sumber belajar yang membantu fasilitasi pembelajaran interaktif dan mendalam, serta antusiasme siswa terhadap pembelajaran berbasis Strategi Pembelajaran Saintifik. b) Faktor Penghambat: Beberapa faktor penghambat yang ditemukan melibatkan kesulitan guru dalam mempraktekkan strategi saintifik, dan keterbatasan waktu yang menghambat implementasi pendekatan ini secara menyeluruh.
KREATIVITAS GURU FIQIH DALAM MENCIPTAKAN SUASANA BELAJAR MENGAJAR YANG EFEKTIF PADA SISWA KELAS X DI MAS AL-WASLIYAH MEDAN Yanti, Irma; Siregar, Bahtiar
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 8, No 1 (2023): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v8i1.231-240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kreativitas guru dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif dalam pembelajaran fiqih bagi siswa kelas X MAS Al-Washliyah Medan. Fiqih sebagai mata pelajaran yang kompleks dan memerlukan pemahaman mendalam tentang ajaran agama, memerlukan pendekatan yang inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan beberapa guru fiqih dan siswa kelas X MAS Al-Washliyah Medan sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas guru fiqih memainkan peran sentral dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif. Guru-guru ini mengadopsi berbagai strategi kreatif, seperti penggunaan multimedia, permainan peran, diskusi kelompok, dan pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai alat pembelajaran. Selain itu, mereka juga merancang tugas-tugas yang menantang dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga mendorong partisipasi aktif dan pemahaman yang lebih baik. Suasana belajar yang dihasilkan melalui pendekatan kreatif ini membantu siswa untuk lebih terlibat dalam pembelajaran fiqih. Mereka menjadi lebih antusias, lebih berani berpendapat, dan lebih mampu memahami konsep-konsep yang kompleks. Selain itu, kreativitas guru juga menciptakan iklim kelas yang inklusif dan mendorong kolaborasi antara siswa.Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan kreativitas dalam pembelajaran fiqih. Beberapa guru masih menghadapi keterbatasan sumber daya dan infrastruktur, serta perlu mendapatkan dukungan yang lebih besar dari pihak sekolah dan orang tua siswa.Dalam rangka meningkatkan efektivitas pembelajaran fiqih di kelas X MAS Al-Washliyah Medan, penelitian ini merekomendasikan adanya pelatihan bagi guru dalam mengembangkan kreativitas mereka, kolaborasi yang lebih erat antara guru dan siswa, serta dukungan yang lebih besar dari pihak sekolah dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, kreativitas guru fiqih dapat menjadi salah satu faktor kunci dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif dan bermakna bagi siswa kelas X MAS Al-Washliyah Medan.