Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Lensa Ekonomi

Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Danau Mooat Sulawesi Utara dengan Menggunakan Analisis SWOT Steven Y Kawatak; Yelly A Walansendow; Dies N.J.C. Repi
Lensa Ekonomi Vol 14 No 02 (2020): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.099 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v11i01.72

Abstract

Lake Mooat is a tourism destination that is located in East Bolaang Mongondow Regency, North Sulawesi Province, which has a lot of natural and cultural potentials. These potentials should be developed in accordance with the principles of sustainable tourism in order to improve the economic wellbeing of the local government and community. In the implementation of this development strategy, active participation of all stakeholders, such as the government, local community and tourists, is crucial. This research was aimed to formulate development strategies suitable for Danau Mooat. SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis was used to analyze the supporting and obstructing factors using data gathered from the tourism stakeholders in the area. Then, these factors were analyzed using a strategy matrix that could be used to determine appropriate and useful development strategies for Danau Mooat. Abstrak Danau Mooat merupakan destinasi wisata andalan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara yang memilik potensi alam dan budaya yang sangat potensial. Potensi-potensi yang dimiliki ini perlu untuk dikembangkan dengan mengikuti prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi pemerintah dan masyarakat lokal. Dalam penerapan strategi pengembangan ini, diperlukan partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan pariwisata, seperti pemerintah, masyarakat lokal dan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan berbasis pariwisata berkelanjutan di destinasi wisata Danau Mooat. Metode analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) digunakan untuk menganalisis berbagai faktor penunjang maupun faktor penghambat melalui data yang didapatkan dari para pemangku kepentingan pariwisata. Kemudian, faktor-faktor tersebut dianalisis dengan menggunakan matriks strategi yang nantinya dapat digunakan untuk menentukan strategi-strategi yang tepat dan berguna bagi pengembangan destinasi wisata ini.
Dampak Ekonomi Tomohon International Flower Festival Terhadap Petani dan Penjual Bunga Lokal Steven Y Kawatak; Yovanca Y.F. Koondoko; Julio D. Montolalu
Lensa Ekonomi Vol 15 No 01 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.214 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v15i01.126

Abstract

Tourism events may be catalysts in developing tourism within a country or a specific region. Tomohon International Flower Festival (TIFF) is an annual international tourism event that has been proven to increase the number of visits of local and foreign tourists. The cancellation of TIFF 2020 due to Coivid-19 pandemic results in the decrease in number of tourist visits to Tomohon City and may lead to negative economic impact towards local businesses. The aim of this research is to analyze the economic impacts of TIFF 2019, especially towards flower farmers and sellers in Tomohon City. The indicators used are the percentage changes in income level and the number of employment created between D-3 and D+3 of TIFF 2019. This research uses mix method to analyze numerical data that are then combined with interview results obtained from 30 respondents who are randomly chosen. The results show that the income of all respondents increases and 80% of them employ seasonal employees during TIFF 2019. Event pariwisata dapat menjadi katalis berkembangnya sektor pariwisata di suatu daerah. Tomohon International Flower Festival (TIFF) merupakan salah satu event pariwisata yang berlangsung setiap tahun dan mampu menarik wisatawan lokal dan mancanegara. Pembatalan TIFF 2020 karena adanya pandemi Covid-19 menyebabkan jumlah kunjungan wisatawan menurun sehingga berdampak negatif terhadap perekonomian masyarakat lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat dampak ekonomi kegiatan TIFF 2019 terhadap petani dan penjual bunga di Kota Tomohon dengan menggunakan indikator perubahan tingkat pendapatan dan tingkat penyerapan tenaga kerja selama periode H-3 sampai dengan H+3 penyelenggaraan TIFF 2019. Untuk itu, metode kuantitatif deskriptif digunakan untuk melihat peningkatan indikator secara numerik yang kemudian digabungkan dengan data yang didapatkan saat wawancara langsung dengan 30 orang responden yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami peningkatan pendapatan dan juga 80% responden membutuhkan tenaga kerja tambahan selama kegiatan TIFF 2019