Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Strategi Pengembangan Usaha Kerajinan Tangan Tongone Home di Desa MCKM Tobelo Oktavianus Wayan Semuel; Steven Yones Kawatak; Roosalina Hera Lucia; Triolinda Margaretha Maturan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 3: April 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i3.3199

Abstract

Tongone Home merupakan salah satu usaha pariwisata yang mengedepankan kerajinan tangan khas lokal di Kabupaten Halmahera Utara. Usaha pariwisata seperti ini sangat penting karena dapat menjaga keberlangsungan warisan budaya melalui pemberdayaan masyarakat lokal.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merekomendasikan berbagai strategi yang dapat diimplementasikan untuk terus berkembangnya Tongone Home. Metode penelitian yang digunakan adalah Analisis SWOT dengan data yang dikumpulkan dari hasil wawancara dengan pengelola, perajin, dan pengunjung Tongone Home. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai strategi yang dapat dilaksanakan antara lain dengan menjaga kualitas produk yang sudah baik, mempromosikan usaha melalui platform online dan keikutsertaan dalam kegiatan pariwisata, dan menjalin kerjasama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan pariwisata lain.
Partisipasi Komunitas Kelenteng Kwan Kong Manado dalam Penyelenggaraan Cap Go Meh 2024 Steven Yones Kawatak; Christine Porajow; Marjorie Boehe
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5268

Abstract

Cap Go Meh 2024 merupakan salah satu event pariwisata andalan di Kota Manado yang berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan. Salah satu partisipan dari event ini adalah Kelenteng Kwan Kong Manado. Partisipasi dalam Cap Go Meh tidak lepas dari adanya keterlibatan komunitas umat yang ada di kelenteng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk partisipasi komunitas Kelenteng Kwan Kong dalam kegiatan Cap Go Meh 2024, mulai dari tahap persiapan sampai dengan tahap evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengelola dan umat Kelenteng Kwan Kong. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk partisipasi komunitas lokal dalam beragam bentuk, seperti pemikiran, tenaga, keterampilan, barang, maupun uang. Namun, demikian ditemukan pula bahwa komunitas umat tidak terlibat aktif dalam ritual sembahyang dan pada tahap evaluasi.
Community Based Tourism di Balirangen, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Roosalina Hera Lucia; Oktavianus Wayan Semuel; Steven Yones Kawatak; Novelia Grifit Makikama
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.5708

Abstract

Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro memiliki objek wisata yaitu Monumen Yesus Memberkati di Desa Balirangen, Kecamatan Siau Tenggara. Tempat wisata ini merupakan salah satu dari 7 keajaiban Siau Tagulandang Biaro, tidak hanya monumen yang menjadi daya tarik dari tempat wisata ini tetapi juga memiliki pemandangan alam laut yang indah. Tak heran jika tempat wisata ini banyak dikunjungi wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Permasalahan yang perlu diangkat dalam penelitian ini berfokus pada community based tourism. Apa saja faktor-faktor yang mendorong dan menghambat masyarakat desa Balirangen dalam mengembangkan daya tarik wisata? Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yang dijelaskan dan dideskripsikan melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumenter. Partisipan dalam penelitian ini adalah staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro dan Masyarakat Desa Balirangen.
Analisis Spesifikasi Jabatan dan Deskripsi Pekerjaan pada D’coral Resort Raja Ampat Kawatak, Steven Yones; Lucia, Roosalina Hera; Saiful, Nurfitriani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.8279

Abstract

D’Coral Resort adalah salah satu akomodasi pariwisata terletak di Kabupaten Raja Ampat yang popular karena lokasinya yang strategis. Untuk meningkatkan tingkat hunian di resort ini, pelayanan yang prima oleh sumber daya manusia yang bekerja di sini merupakan faktor yang penting. Spesifikasi jabatan dan deskripsi pekerjaan merupakan dua hal yang harus disampaikan sejelas mungkin, sehingga dapat membantu karyawan dalam memberikan kepuasan maksimal bagi para tamu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian spesifikasi jabatan dan deskripsi pekerjaan pada D’Coral Resort. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, di mana data didapatkan dari enam orang karyawan yang mewakili semua departemen di resort ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesifikasi jabatan pada saat rekrutmen awal masih belum diterapkan oleh pengelola resort, namun telah ada pelatihan yang rutin dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi karyawan. Deskripsi pekerjaan sudah disampaikan dengan baik sehingga harapan kerja sudah jelas dan rantai komando berjalan dengan konsisten. Ditemukan pula bahwa penilaian kinerja telah dilaksanakan mengacu pada spesifikasi jabatan dan deskripsi pekerjaan.
Strategi Mitigasi Bencana Daya Tarik Wisata Air Terjun Tekaan Telu di Kota Tomohon Porajow, Christine P. E.; Kawatak, Steven Yonnes; Joseph, Lucia Hera
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.11129

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi mitigasi bencana di destinasi wisata Air Terjun Tekaan Telu dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan analisis SWOT. Responden tersaring melalui teknik non-probability sampling, di mana peneliti memilih sampel berdasarkan kemudahan akses atau ketersediaan subjek pada saat penelitian dilakukan, dalam hal ini pengelola (Dinas Pariwisata Kota Tomohon) dan wisatawan yang berkunjung di destinasi sebanyak 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi mitigasi yang diterapkan masih bersifat preventif, berfokus pada upaya pencegahan bencana, seperti pemasangan rambu peringatan dan pembuatan jalur evakuasi yang itupun masih belum jelas eksistensinya. Di samping itu, aspek responsif (tanggap darurat) dan pemulihan pasca bencana belum terintegrasi secara maksimal. Pengelolaan infrastruktur mitigasi, seperti alat keselamatan dan posko darurat, belum diterapkan. Begitu juga dengan konservasi lingkungan, sosialisasi dan tindakan edukasi, serta pelatihan yang melibatkan masyarakat sekitar tidak dilaksanakan. Tidak adanya SOP mitigasi bencana serta peta resiko bencana yang terdokumentasi menjadi bukti bahwa pengelolaan mitigasi bencana di destinasi ini belum dilaksanakan secara professional dalam mengurangi efektivitas penanganan risiko bencana. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan manajemen mitigasi yang terintegrasi mulai dari pengelolaan infrastruktur dan pengembangan fasilitas, pengawasan terhadap aktivitas wisata, pendidikan dan sosialisasi pengunjung, pemantauan kualitas lingkungan, restorasi dan konservasi alam, SOP mitigasi/evakuasi, serta pelatihan dan peralatan keselamatan. Hal-hal tersebut berpotensi meningkatkan ketahanan destinasi wisata alam terhadap bencana.