Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

The Process-Outcome Disparity in Culturally Responsive Physics Instruction: A Qualitative Case Study from Indonesia Husnah, Nurul; Martawijaya, M. A.; Mahir, Mahir
Journal of Social Work and Science Education Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Social Work and Science Education
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v7i1.1370

Abstract

This study examines the implementation and contextual relevance of the CRT approach in Indonesian senior high school Physics education. Employing a qualitative case study design, data were gathered through classroom observations and systematic document analyses (RPP and student outputs) from a single subject at State Senior High School 10 Makassar. The key results demonstrate that while the teacher achieved high pedagogical fidelity successfully fostering inclusive interactions (Score 5.0) and stimulating critical thinking (Score 4.0) by contextualizing abstract concepts the implementation was structurally incomplete. This resulted in an extreme cultural competence gap, characterized by high teacher effort (Score 4.5) contrasting dramatically with minimal cultural manifestation in student outputs (Score 1.0). This disparity is primarily attributed to a structural weakness in formal assessment design that fails to explicitly demand culturally reflective outcomes, coupled with significant external systemic barriers (50% minimal community participation). The research’s novelty lies in its triangulated, quantitative-qualitative documentation analysis used to precisely measure this 4.5 vs. 1.0 disparity, shifting the scholarly focus from individual capacity to systemic issues. The findings offer crucial practical implications for urgent assessment reform to mandate culturally reflective learning outcomes and emphasize the contribution of strengthening holistic institutional commitment and community partnership to bridge the process-to-outcome gap.
Analisis Dampak Optimalisasi Hasil Tangkapan Nelayan Fakfak Dengan Mesin Produksi Es Balok Ramah Lingkungan Anas, Syukron; Husnah, Nurul; Attamimi, Aqilah; Hardinsih, Festo Andre
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v8i2.382

Abstract

Wilayah pesisir seperti Kabupaten Fakfak menghadapi keterbatasan dalam ketersediaan es balok yang dibutuhkan untuk menjaga mutu hasil tangkapan laut. Ketergantungan pada listrik PLN dan mahalnya biaya operasional genset menyebabkan akses terhadap es menjadi terbatas, sehingga ikan hasil tangkapan mudah mengalami penurunan kualitas. Kondisi ini berdampak langsung pada pendapatan nelayan serta efisiensi rantai pasok perikanan. Di lokasi implementasi telah tersedia dermaga yang ditingkatkan agar dapat menampung instalasi sistem mesin es balok dan PLTS dengan aman dan efisien. Untuk mengurangi kerugian tersebut, diperlukan penyediaan es balok yang lebih stabil dan tahan lama tanpa bergantung pada jaringan listrik konvensional. Solusi yang direkomendasikan adalah penggunaan mesin es balok berbasis tenaga surya yang memanfaatkan sistem pendinginan kompresor dan larutan brine. Manfaat dari sistem ini dirasakan oleh nelayan melalui ketersediaan es yang memiliki daya tahan lebih baik terhadap pencairan. Penggunaan energi terbarukan juga memungkinkan pengoperasian di lokasi terpencil dengan biaya operasional yang lebih rendah dalam jangka panjang. Agar sistem ini dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan, diperlukan dukungan teknis, pemeliharaan rutin, serta pengelolaan yang terorganisir dengan baik.
Potensi Energi PLTS Rooftop dalam Rangka Mewujudkan Efisiensi Energi di Lingkungan Politeknik Negeri Fakfak Rusliadi, Rusliadi; La ELo, Yulianto; Husnah, Nurul; Wahyudi, Riva; Lembang, Naomi; Herman HR
Jurnal JEETech Vol. 6 No. 2 (2025): Nomor 2 November
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jeetech.v6i2.6204

Abstract

Pertembuhan populasi dan kemajuan teknologi yang sangat signifikan menjadikan kebutuhan energi yang sebelumnya bergantung pada energi fosil semakin meningkat. Ketergantungan ini menyebabkan adanya kekhawatiran akan sumber daya alam yang terbatas dan juga emisi karbon yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan transisi energi ke energi terbarukan yang juga merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga keberlanjutan energi nasional. Salah satu solusi yang paling potensial adalah Pembangkit Listrik tenaga Surya (PLTS) yang sumber energinya berasal dari energi matahari. Indonesia memiliki peluang lebih tinggi untuk radiasi matahari rata -rata 4,8 kWh/m² per hari. Fakta ini meningkatkan urgensi penggunaan energi matahari di daerah seperti Kabupaten Fakfak di Papua Barat. Ini juga merupakan tantangan dalam ketersediaan energi karena ketergantungannya pada jaringan listrik tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif potensial energi matahari sebagai pembangkit tenaga listrik serta mengebangkan system PLTS rooftop yang optimal pada lingkungan politeknik negeri fakfak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literaur, pengamatan lokasi, pengumpulan data radiasi matahari dari BMKG dan analisis konsumsi energi kampus. Penelitian ini dilengkapi dengan perangkat lunak PVSYST untuk mensimulasikan dan menetukan desain yang efisien. Hasil simulasi menunjukkan bahwa perkiraan iradiasi pertahun mencapai 2091,9 kWh dengan energi efektif yang dapat disalurkan sebesar 61.393 kWh/Tahun atau dapat mensuplai energi sebesar 170 kWh/Hari. Adapun rugi-rugi daya yang muncul akibat pengaruh suhu sebesar -10,73% dan konversi daya oleh inverter sebesar -4,62%.
PEMASANGAN PLTS OFF-GRID UNTUK PENGOPERASIAN MESIN PRODUKSI ES BALOK KELOMPOK NELAYAN TUBUDIN Lembang, Naomi; Husnah, Nurul; Aminullah, Arif; H. R., Herman; Rusliadi, Rusliadi; Wahyudi, Riva; Lembang, Desi; Lobo, Osmar Buntu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.35944

Abstract

Abstrak: Tahun 2016 Produksi sumber daya perikanan tangkap di Kabupaten Fakfak sebesar 17.806 ton, Kelompok nelayan Tubudin masih mengandalkan aliran Listrik dari PT. PLN dan Ketika pemadaman terjadi masih membeli solar menghidupkan genset untuk mesin es balok, Ketersediaan es balok menjadi sarana penting bagi nelayan untuk mempertahankan kualitas hasil tangkapan. Tujuan pengabdian melakukan pemasangan PLTS dengan mengetahui kapasitas besaran daya terpasang untuk memenuhi pengoperasian mesin es balok nelayan agar meningkatan ekonomi nelayan dan penghematan biaya operasional serta memperlambat pembusukan dan menjaga kesegaran ikan. Metode pendekatan yang digunaka survey melihat salah satu kondisi rumah warga yang akan dipasangi panel surya, melakukan pemasangan rangkaian panel berupa modul surya berkapasitas 550 Wp sebanyak 9 unit jenis modul monokristalin, jenis Inverter hybrid melalui MCB 50A, dan baterai kapasitas 48v 100ah dengan 6 unit serta kabel untuk penyambungan, evaluasi digunakan berupa kusioner dengan mengajukan 6 pertanyaan (kepuasaan mitra) yaitu metode kuantitatif. Adapun jumlah kelompok nelayan Tubudin menjadi sasaran kegiatan yaitu 1 rumah dengan 1 mitra dengan jumlah nelayan 15 orang sebagai sasaran penyuluhan. Hasil kegiatan yaitu terpasangnya PLTS off-grid untuk pengoperasian mesin produksi es balok nelayan Tubudin, hasil penilaian kepuasan nelayan tubudin tehadap pengabdian pemasangan PLTS untuk mesin es balok diperoleh 98% dengan kriteria sangat memuaskan dan sistem PLTS menghasilkan energi listrik sebesar 19.800 Wh per hari.Abstract: In 2016, the production of fishery resources in Fakfak Regency was 17,806 tons. The Tubudin fishermen group still relied on electricity from PT. PLN and when a blackout occurred, they still bought diesel to power the generator for the ice block machine. The availability of ice blocks became an important means for fishermen to maintain the quality of their catch. The purpose of the community service was to install PLTS by knowing the capacity of the installed power to meet the operation of the fishermen's ice block machine in order to improve the fishermen's economy and save operational costs and slow down spoilage and maintain the freshness of the fish. The approach method used was a survey to see one of the conditions of a resident's house that would be installed with solar panels, installing a series of panels in the form of 9 units of 550 Wp solar modules, a type of monocrystalline module, a hybrid inverter type via a 50A MCB, and a 48v 100ah capacity battery with 6 units and cables for connection, the evaluation used was a questionnaire by asking 6 questions (partner satisfaction) which was a quantitative method. The number of Tubudin fishermen groups targeted by the activity is 1 house with 1 partner with a total of 15 fishermen as the target of the extension. The result of the activity is the installation of an off-grid PLTS for the operation of the Tubudin fishermen's ice block production machine, the results of the Tubudin fishermen's satisfaction assessment of the dedication of the PLTS installation for the ice block machine obtained 98% with very satisfactory criteria and the PLTS system produces 19,800 Wh of electrical energy per day.
Perbaikan Instalasi Listrik Mesjid Al-Barokah Kampung Kapaurtutin Kabupaten Fakfak Rusliadi, Rusliadi; Elo, Yulianto La; Husnah, Nurul; HR, Herman; Aminudin, Arif; Lembang, Naomi; Syamsul, Muhammad Ayyub
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7243

Abstract

Tingginya ketergantungan masyarakat terhadap energi listrik menuntut tersedianya layanan yang andal dan aman untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Namun, kebutuhan energi yang besar tidak diimbangi dengan pemahaman masyarakat tentang perawatan serta perbaikan instalasi listrik sesuai standar. Kondisi tersebut terlihat pada instalasi listrik Masjid Al-Barokah yang belum memenuhi ketentuan Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL), sehingga berpotensi menimbulkan bahaya seperti sengatan listrik atau kebakaran akibat korsleting. Untuk mencegah risiko tersebut, dilakukan kegiatan perbaikan dan penataan ulang instalasi listrik di Masjid Al-Barokah agar jamaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keselamatan dan efisiensi energi. Instalasi listrik kini lebih aman, rapi, serta memenuhi standar PUIL. Selain meningkatkan kenyamanan dan keamanan jamaah, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan serta penggunaan energi listrik yang efisien. Dengan pencahayaan yang memadai dan sistem instalasi yang tertata baik, suasana masjid menjadi lebih terang, aman, dan mendukung pelaksanaan ibadah secara khidmat.
Sosialisasi dan penerapan teknologi sederhana filtrasi air untuk meningkatkan kesadaran kesehatan siswa di SD Negeri Rappojawa No. 71 Makassar Kadir, Hamdan; Thamrin, Halida; Husnah, Nurul; Nung, Agil; Fais, Akmal
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37731

Abstract

Abstrak Akses terhadap air bersih yang aman merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan anak usia sekolah dasar. Namun, keterbatasan fasilitas pengolahan air dan rendahnya kesadaran kebersihan masih menjadi permasalahan di sejumlah sekolah, termasuk SD Negeri Rappojawa No. 71 Makassar yang menggunakan air sumur tanpa sistem filtrasi memadai. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kesehatan siswa melalui sosialisasi serta penerapan teknologi sederhana filtrasi air. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif mengenai pentingnya air bersih, demonstrasi pembuatan alat filtrasi sederhana berbasis pasir, karbon aktif, dan keramik, serta evaluasi pemahaman siswa menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan ini melibatkan 30 siswa kelas V sebagai peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan siswa sebesar 43,33% setelah kegiatan dilaksanakan. Selain itu, siswa menunjukkan partisipasi aktif dan pemahaman yang lebih baik terhadap konsep air bersih dan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini dinilai efektif sebagai upaya edukasi kesehatan lingkungan di sekolah dasar dan berpotensi untuk direplikasi pada sekolah lain guna mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang air bersih dan sanitasi. Kata kunci: air bersih; filtrasi air sederhana; pengolahan air; kesehatan siswa; sekolah dasar. Abstract Access to safe and clean water is essential for maintaining the health of elementary school children. However, limited water treatment facilities and low hygiene awareness remain challenges in many schools, including SD Negeri Rappojawa No. 71 Makassar, which relies on untreated well water without an adequate filtration system. This community service program aimed to improve students’ knowledge and health awareness through educational activities and the implementation of simple water filtration technology. The program methods included interactive sessions on the importance of clean water, demonstrations of simple filtration devices using sand, activated carbon, and ceramic materials, as well as pre-test and post-test assessments to evaluate students’ understanding. A total of 30 fifth-grade students participated in the program. The results showed an average increase of 43.33% in students’ knowledge scores after the program implementation. In addition, students demonstrated active participation and a better understanding of clean water utilization and clean and healthy living behaviors. These findings indicate that the integration of simple water filtration technology with health education is effective in enhancing environmental health literacy among elementary school students. This program has the potential to be replicated in other schools to support improved health outcomes and the achievement of sustainable development goals related to clean water and sanitation. Keywords: clean water; simple water filtration; water treatment; health awareness; elementary school.