Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Penerapan IPTEK bagi Masyarakat melalui Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Plastik di Desa Wisata Darunu Stefani Switly Peginusa; Debby Willar; Novatus Senduk; Estrellita V. Y. Waney; Deyke J. F. Mandang; Dewi Astuti Baco
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1104

Abstract

Pengelolaan sampah di Kabupaten Minahasa Utara masih terbatas pada pengumpulan, pengangkutan, dan pemrosesan akhir, tanpa pengelolaan lanjutan seperti daur ulang. Layanan Dinas Lingkungan Hidup belum menjangkau seluruh kecamatan, termasuk Likupang dan Wori, sehingga sampah sering ditimbun, dibakar, atau dibuang sembarangan. Keterbatasan sarana, prasarana, dan pengawasan memperparah kondisi tersebut. Di Desa Darunu, belum tersedia fasilitas pengelolaan sampah plastik, sehingga limbah rumah tangga dan wisata berpotensi mencemari lingkungan. Pembangunan fasilitas pengelolaan sampah plastik menjadi kebutuhan mendesak untuk keberlanjutan lingkungan dan pariwisata. Menanggapi keterbatasan pengelolaan sampah, kegiatan pengabdian ini menerapkan metode partisipatif berbasis masyarakat melalui pendampingan teknis dan gotong royong agar fasilitas pengolahan sampah plastik Desa Darunu dapat terbangun, dikelola mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian di Desa Darunu berjalan terpadu dan kolaboratif dari perencanaan hingga operasional. Selain terbangunnya fasilitas tempat pengolahan sampah plastik, terlaksana juga sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, mendukung penerapan 3R, bank sampah, kebersihan lingkungan, dan ekonomi sirkular berkelanjutan.
Kajian Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index serta Perencanaan Anggaran Biaya pada Ruas Jalan Raya Amurang - Ratahan Tendean, Cyntha; Peginusa, Stefani Switly; Karundeng, Adriana; Pandaleke, Agistia Trifena Renvi
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kerusakan perkerasan jalan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) serta menyusun rencana anggaran biaya pemeliharaan pada ruas Jalan Raya Amurang–Ratahan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan penanganan dan optimalisasi alokasi anggaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan secara langsung pada ruas jalan sepanjang ±2.500 m di Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara, dengan penilaian kondisi perkerasan berdasarkan jenis, tingkat keparahan, dan luas kerusakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari total luas perkerasan 15.000 m², kondisi jalan didominasi oleh kategori sedang sebesar 64%, diikuti kondisi baik sebesar 28%, dan rusak berat sebesar 8%, tanpa adanya kategori rusak ringan. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar ruas jalan telah mengalami penurunan kualitas yang memerlukan pemeliharaan berkala hingga rehabilitasi. Sejalan dengan kondisi tersebut, perencanaan anggaran biaya menunjukkan bahwa kebutuhan biaya pemeliharaan mencapai Rp 359.096.000, dengan komponen terbesar dialokasikan pada pekerjaan pelapisan ulang aspal (AC-WC) sebagai upaya utama dalam meningkatkan kualitas permukaan jalan. Penelitian ini menegaskan bahwa metode SDI efektif digunakan dalam mengidentifikasi tingkat kerusakan jalan dan mendukung penyusunan prioritas penanganan, di mana dominasi kerusakan kategori sedang berimplikasi pada kebutuhan intervensi pemeliharaan yang sistematis.
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK SERTA PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN PRODUKTIVITAS KARANG TARUNA DOULOS DI DESA WISATA DARUNU Stefani Switly Peginusa; Steve W. M. Supit; Artian Sirun; Priyono; Dian Puspita Sari
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3583

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian masyarakat di Desa Wisata terkait pengelolaan sampah khususnya sampah plastik serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok dalam menghasilkan kerajinan berbahan dasar plastik sebagai alternatif usaha dalam peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat. Kegiatan difokuskan pada pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomi melalui penerapan teknologi sederhana seperti alat pencacah plastik, oven peleleh plastik, dan alat pencetakan ulang. Selain itu, pelatihan business plan manajemen bank sampah diberikan untuk memperkuat kapasitas kewirausahaan kelompok dan masyarakat desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterampilan kelompok Karang Taruna Doulos dalam pengolahan limbah plastik menjadi kerajinan tangan mengalami peningkatan, dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 4,3 kg limbah plastik tipe PP dan HDPE yang mampu menghasilkan kurang lebih 4–5 papan plastik per hari. Selain itu, peningkatan pengetahuan kelompok dalam pemanfaatan limbah plastik untuk kerajinan tangan ini berimplikasi pada potensi pembentukan kelompok usaha baru serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan keluarga. Program ini diharapkan mampu mengurangi permasalahan lingkungan, mendorong ekonomi kreatif berbasis desa wisata, serta menjadi model pemberdayaan pemuda yang berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Kondisi Infrastruktur terhadap Kinerja Pelayanan Angkutan Penyeberangan di Pelabuhan Bolonan Raintung, Arnetha; Beati, Tri Kurniadi; Pangalila, Deyce; Ndabuke, Yapson; Peginusa, Stefani Switly
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol. 8 No. 1 (2026): E-ISSN 2714-7843
Publisher : Jurnal Teknik Sipil Terapan (JTST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v8i1.1224

Abstract

This study examines the service performance and infrastructure conditions at the Bolonan Ferry Port, as part of the maritime transportation system that plays a crucial role in supporting connectivity within the archipelago. The main problem is the indication of a discrepancy between the condition of the port infrastructure and minimum service standards, which impacts the quality of service to service users. This study aims to analyze service performance and evaluate infrastructure conditions as a basis for improving transportation services. The method used is a descriptive quantitative approach with primary data collection through observation, questionnaires, interviews, and documentation, as well as secondary data from relevant agencies. Data analysis uses a Service Quality approach that covers five dimensions: safety, security, comfort, ease/affordability, and equality. All research instruments have been tested for validity and reliability and are deemed suitable for further analysis. The results show that service performance is in the fairly good category, with the highest scores for the equality and safety aspects, while the comfort and security aspects received the lowest scores. This condition is in line with the finding that port infrastructure is still inadequate, especially in waiting room facilities, toilets, lighting, passenger lanes, and security facilities. Thus, it can be concluded that there is a close relationship between infrastructure conditions and service performance, so that infrastructure improvement is an important factor in improving the overall quality of port services. Keywords: Sea transportation; Ferry ports; Port infrastructure; Service performance; Service quality.
Analisis Struktur Bangunan Hotel dengan Sistem Beton Pracetak Sebagai Konstruksi Cepat untuk Efisiensi Waktu Pelaksanaan Konstruksi Datunsolang, Ananda; Putri Maria Manampiring, Keysia; Tirie, Zefanya; Kawatak, Kezia; Switly Peginusa, Stefani; Pendekar Lonan, Trio; Grace Mantiri, Helen; Richard Kamurahan, Steven
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Education Hotel 2 lantai di Politeknik Negeri Manado dituntut berjalan cepat agar tidak mengganggu aktivitas akademik. Penelitian ini bertujuan menguji keamanan struktur menggunakan ETABS, serta menghitung perbandingan durasi dan biaya antara metode beton pracetak dan konvensional. Metode yang digunakan meliputi pemodelan struktur sesuai SNI, serta analisis RAB dan Kurva S. Hasil analisis ETABS menunjukkan struktur pracetak aman menahan beban gempa. Dari aspek waktu, metode pracetak unggul dengan total pelaksanaan 19 minggu, atau lebih cepat 6 minggu (hemat 24%) dibanding konvensional (25 minggu). Berdasarkan aspek anggaran, komponen pracetak berhasil memotong biaya material lapangan pada pekerjaan kolom sebesar 47,74%, balok 50,08%, dan pelat lantai 34,51%. Namun, akibat adanya tuntutan biaya tambahan operasional khusus pracetak sebesar Rp537.600.000, total biaya akhir setelah kalkulasi PPN 11% dan O&P 4% menjadi secara konsisten 27,98% lebih mahal daripada metode konvensional. Kesimpulannya, teknologi pracetak sangat direkomendasikan untuk proyek yang mengutamakan kecepatan durasi di area fasilitas kampus, meskipun memerlukan alokasi anggaran yang lebih tinggi. Pembangunan Education Hotel 2 lantai di Politeknik Negeri Manado dituntut berjalan cepat agar tidak mengganggu aktivitas akademik. Penelitian ini bertujuan menguji keamanan struktur menggunakan ETABS, serta menghitung perbandingan durasi dan biaya antara metode beton pracetak dan konvensional. Metode yang digunakan meliputi pemodelan struktur sesuai SNI, serta analisis RAB dan Kurva S. Hasil analisis ETABS menunjukkan struktur pracetak aman menahan beban gempa. Dari aspek waktu, metode pracetak unggul dengan total pelaksanaan 19 minggu, atau lebih cepat 6 minggu (hemat 24%) dibanding konvensional (25 minggu). Berdasarkan aspek anggaran, komponen pracetak berhasil memotong biaya material lapangan pada pekerjaan kolom sebesar 47,74%, balok 50,08%, dan pelat lantai 34,51%. Namun, akibat adanya tuntutan biaya tambahan operasional khusus pracetak sebesar Rp537.600.000, total biaya akhir setelah kalkulasi PPN 11% dan O&P 4% menjadi secara konsisten 27,98% lebih mahal daripada metode konvensional. Kesimpulannya, teknologi pracetak sangat direkomendasikan untuk proyek yang mengutamakan kecepatan durasi di area fasilitas kampus, meskipun memerlukan alokasi anggaran yang lebih tinggi.
Perancangan Food Court Berbasis Beton Pracetak dengan Inovasi Self Healing Mikrokapsul di Polimdo Tatuu, Jovano Christofel; Susilo, Khara; Larwuy, Silvesters; Tolali, Amelia; Sasauw, Marchello; Peginusa, Switly
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastruktur kampus yang andal dan berkelanjutan menjadi kebutuhan mendasar seiring meningkatnya aktivitas civitas akademika. Retak mikro pada beton merupakan salah satu permasalahan yang dapat menurunkan durabilitas dan umur layan struktur bangunan. Penelitian ini bertujuan merancang bangunan Food Court POLIMDO menggunakan sistem beton pracetak yang dipadukan dengan teknologi self-healing concrete berbasis mikrokapsul resin epoksi sebagai solusi konstruksi yang lebih modern, efisien, dan tahan lama. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, perancangan gambar kerja menggunakan AutoCAD, analisis struktur menggunakan ETABS, serta perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) berdasarkan standar SNI 7832:2017 tentang Analisis Harga Satuan Pekerjaan Beton Pracetak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh elemen kolom dan balok memenuhi persyaratan keamanan struktur sesuai SNI 1727:2020. Penggunaan mikrokapsul resin epoksi sebesar 2,5% dari berat semen (dalam rentang optimal 1–3% berdasarkan literatur) pada elemen beton pracetak mampu membantu proses penyembuhan retak mikro secara otomatis sehingga meningkatkan durabilitas struktur. Berdasarkan hasil perhitungan RAB, total biaya struktur beton pracetak dengan self-healing concrete sebesar Rp 995.356.818, sedangkan beton pracetak konvensional sebesar Rp 633.503.190, sehingga terjadi kenaikan biaya sebesar Rp 361.853.628 atau sekitar 57%. Meskipun demikian, teknologi ini berpotensi mengurangi biaya perawatan jangka panjang dan mendukung pengembangan fasilitas kampus yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Implementasi Beton Pracetak pada Gedung Sekolah Berbasis Smart Building dengan Konsep Penggunaan Sensor Terintegrasi Panel Surya untuk Efisiensi Energi Keberlanjutan Lae, Bradonly Bertu; Salenda, Meylani; Soyawan, Imelda; Rarung, Grasiella; Switly Peginusa, Stefani; P. F. Sompie, Tampanatu; Astuti Baco, Dewi
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan gedung sekolah yang efisien dan mandiri energi menjadi tantangan strategis di Indonesia. Penelitian ini mengkaji implementasi beton pracetak terintegrasi sistem smart building berbasis empat sensor yaitu PIR, lux meter, sensor suhu dan kelembaban, serta smart meter yang terhubung ke panel surya fotovoltaik 5 kWp pada gedung sekolah dua lantai di Kota Manado. Metode deskriptif-komparatif digunakan melalui perancangan AutoCAD dan perhitungan RAB berdasarkan SNI 7832:2017 dan AHSP Kota Manado. Hasil menunjukkan total biaya metode pracetak Rp 827.784.000 lebih efisien dibanding konvensional Rp 890.264.000 dengan penghematan 7,01%. Panel surya mampu memproduksi 22,5–27,5 kWh per hari dan menghemat energi listrik 30–40% per tahun dengan payback period 8–10 tahun. Pendekatan ini diproyeksikan menjadi solusi strategis untuk mewujudkan gedung sekolah hemat biaya, efisien energi, dan berkontribusi pada SDGs 4, 7, 11, dan 13.
Analisis Dinding Precast Berbasis Limbah Plastik Sebagai Subtitusi Agregat Kasar Dan Implementasinya Pada Bangunan Berdasarkan Studi Literatur Ella, Julia Estefin; Kantohe, Donna; Peginusa, Stefani Switly; Mantiri, Helen Grace; Nicolaas, Seska; Sondakh, Fery
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis kapasitas TPA Sumompo di Kota Manado yang telah melampaui daya tampung, dengan limbah plastik menyumbang sekitar 20,03% dari total timbulan, mendorong perlunya konversi nilai limbah melalui rekayasa material. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan limbah plastik Low Density Polyethylene (LDPE) sebagai substitusi agregat kasar pada panel dinding precast nonstruktural untuk bangunan rumah tinggal. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan library research, yakni menelaah dan membandingkan secara sistematis data teknis penelitian terdahulu mencakup rasio campuran, kuat tekan, dan berat jenis, kemudian menyusun Rencana Anggaran Biaya perbandingan serta perancangan dimensi panel menggunakan perangkat lunak AutoCAD. Hasil analisis menunjukkan bahwa substitusi LDPE sebesar 30% menghasilkan berat jenis 1.428 kg/m³, jauh lebih ringan dibanding panel konvensional sebesar 2.200 kg/m³, dengan mutu rencana 7,38 MPa. Reduksi bobot ini berdampak pada efisiensi biaya transportasi dan pemasangan sehingga menghasilkan penghematan biaya sebesar 41,891% dibandingkan panel konvensional. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan limbah plastik LDPE pada dinding precast tidak hanya menawarkan solusi material konstruksi yang lebih ringan dan ekonomis, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pengurangan limbah dan pembangunan berkelanjutan di Kota Manado.
Peningkatan Literasi Kebencanaan dan Jalur Evakuasi sebagai Upaya Mitigasi Tsunami di Desa Wisata Darunu Stefani Switly Peginusa; Julius E. Tenda; Geertje E. Kandiyoh; Raykes H. Tuerah; Andreuw K. Pantow; Sintia N. Korompis
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.1010

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan bencana di Desa Wisata Darunu melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, analisis situasi, penentuan jalur evakuasi melalui Focus Group Discussion (FGD), peningkatan kapasitas masyarakat melalui sosialisasi bangunan tahan gempa, serta perancangan dan pemasangan rambu jalur evakuasi tsunami. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman masyarakat, di mana tingkat pengetahuan meningkat dari 54% menjadi 91%, dan 85% peserta memahami syarat bangunan tahan gempa. Selain itu, jalur evakuasi dan rambu telah disusun dan dipasang pada titik strategis dengan melibatkan tokoh lokal dan masyarakat. Kegiatan ini memiliki kelebihan pada efektivitas pendekatan partisipatif dan luaran yang aplikatif, namun masih menghadapi kendala seperti jalur evakuasi yang belum sepenuhnya memenuhi kriteria ideal serta keterbatasan infrastruktur pendukung. Ke depan, kegiatan ini berpotensi dikembangkan melalui penyempurnaan jalur evakuasi, penguatan sistem peringatan dini, dan pelaksanaan simulasi berkala untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana.
Pengembangan Beton Precast Modular Berbasis Kearifan Lokal Mapalus Untuk Hunian Masyarakat Berpendapatan Rendah. Nendu, Auradea; Timbuleng, Abelita; Tunas, Meitrisia; Danel, Marselino; Peginusa, Stefani Switly; Assa, Vicky Alexander; Pinasang, Denny Boy; Mantiri, Hellen Grace
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol. 8 No. 1 (2026): E-ISSN 2714-7843
Publisher : Jurnal Teknik Sipil Terapan (JTST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak The high housing backlog and the unsustainability of conventional construction methods remain major obstacles in providing decent housing for Low-Income Communities (MBR). This study aims to examine the development of modular precast concrete based on Mapalus local wisdom for low-income community housing, utilizing a combination of the RUSPIN framework and an innovative type 36 modular precast wall panel. The research method employs a quantitative comparative analysis to evaluate technical, cost, and time efficiency in field execution. The results indicate that implementing these modular precast concrete components reduces construction costs to IDR 182,690,460, which is more economical than the conventional method at IDR 197,908,671. Furthermore, the project scheduling is significantly shortened from 107 days to only 46 working days. The main advantage of this system lies in its lightweight components and dry connections (bolts), making it highly adaptive for integration with the Mapalus mutual cooperation social engineering system in Minahasa without heavy equipment dependency. The critical conclusion of this research proves that developing modular precast concrete technology synchronized with local wisdom effectively serves as a stimulant solution for fast, affordable, and mass MBR housing delivery. Keywords: low-income communities, mapalus, modular precast concrete, ruspin
Co-Authors Achmad Noerkhaerin Putra ADRIANA KARUNDENG Andreuw Kristian Pantow Angel Vania Warouw Antonio Vincentio Rafael Pantouw Arief Perdana Kumaat Arnetha Sari Raintung Artian Sirun Assa, Vicky A. Astuti Baco, Dewi Beati, Tri Kurniadi Corneles, Marceline Cyntha Tendean Danel, Marselino Datunsolang, Ananda Debby Willar, Debby Dewi Astuti Baco Deyke J. F. Mandang Dian Puspita Sari Diva Verlita Kamuh Dwars Soukotta Ella, Julia Estefin Epson Yanisa Estrellita V. Y. Waney Exan, Gabriella C Fabian J. Manoppo Febriani Paulina Makalew Fery Sondakh Geertje E. Kandiyoh Geertje Efraty Kandiyoh Grace Mantiri, Helen Grace Marsheylla Irene Rompas Helen G. Mantiri, Helen G. Julius E. Tenda Kalsum Rifana Suhani Kandiyoh, Geertje E. Kandiyoh, Geertje Efraty Kantohe, Donna Kawatak, Kezia Lae, Bradonly Bertu Landeng, Kevin D Larwuy, Silvesters Makalew, Andreas Mantiri, Hellen Grace Mewo, Jesia Magdalena Moningka, Olivia Mycle Wala Ndabuke, Yapson Nendu, Auradea Nicolaas, Seska Novatus Senduk, Novatus Novia Tamasiro P. F. Sompie, Tampanatu Paendong, Melky K. E. Pandaleke, Agistia Trifena Renvi Pangalila, Deyce Pantouw, Antonio V. R. Paramata, Gusnirania Pendekar Lonan, Trio Pinasang, Denny Boy Pribadi, Richmon A Priyono Priyono Priyono Putri Maria Manampiring, Keysia Putri Marza Nabila Anuna Rarung, Grasiella Rasjid, Irgi S Raykes H. Tuerah Rondonuwu, Yosua G. C. Rondonuwu, Yosua Gilberth Cristovel Rumbayan, Rilya Sahoa, Riandy Salenda, Meylani Sandri Linna Sengkey Sasauw, Marchello Sintia N. Korompis Soyawan, Imelda Steve W. M. Supit Steven Richard Kamurahan Supit, Teve W. M. Supit, Vekky Susilo, Khara Sylviana Pelealu Tatuu, Jovano Christofel Timbuleng, Abelita Tirie, Zefanya Tolali, Amelia Tunas, Meitrisia Tutu, Trifena H Victor Mundui Walelang, Christian Dennis Watugigir, Novia