Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Evaluasi Penerapan Green Building pada Gedung Kuliah Terpadu Politeknik Negeri Manado Berdasarkan Greenship Existing Building Versi 1.1 Soukotta, Dwars; Dian Puspita Sari; Stefani Switly Peginusa; Grace Marsheylla Irene Rompas
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis lingkungan global dan kontribusi sektor bangunan terhadap emisi gas rumah kaca (30–40% dari total emisi dunia) mendorong penerapan prinsip green building untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas ruang bagi penghuni. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan konsep green building pada Gedung Kuliah Terpadu Politeknik Negeri Manado menggunakan standar Greenship Existing Building versi 1.1 dari Green Building Council Indonesia (GBCI). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan, telaah dokumen, dan wawancara mendalam, dengan fokus pada enam kategori utama: ASD, EEC, WAC, MRC, IHC, dan BEM.Hasil menunjukkan gedung hanya memperoleh 4 poin secara sah (3,42% dari 117 poin maksimal), seluruhnya dari kategori IHC (pemenuhan prasyarat serta kredit IHC 1 dan IHC 2). Kategori ASD, EEC, WAC, MRC, dan BEM tidak memperoleh poin karena ketidakpenuhan prasyarat wajib. Jika semua prasyarat terpenuhi, potensi skor mencapai 19 poin (16,05%), dengan rincian: ASD 9 poin, EEC 2 poin, MRC 4 poin, dan IHC 4 poin. Namun, skor ini masih di bawah ambang sertifikasi Bronze (minimal 41 poin atau ≥35%). Gedung memerlukan tambahan sekitar 22 poin untuk mencapai level tersebut. Temuan ini mengindikasikan penerapan green building masih terbatas, terutama pada efisiensi energi, konservasi air, dan manajemen lingkungan. Diperlukan strategi perbaikan komprehensif pada kategori berbobot tinggi guna mendukung pencapaian bangunan hijau yang berkelanjutan.
Penerapan IPTEK bagi Masyarakat melalui Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Plastik di Desa Wisata Darunu Stefani Switly Peginusa; Debby Willar; Novatus Senduk; Estrellita V. Y. Waney; Deyke J. F. Mandang; Dewi Astuti Baco
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1104

Abstract

Pengelolaan sampah di Kabupaten Minahasa Utara masih terbatas pada pengumpulan, pengangkutan, dan pemrosesan akhir, tanpa pengelolaan lanjutan seperti daur ulang. Layanan Dinas Lingkungan Hidup belum menjangkau seluruh kecamatan, termasuk Likupang dan Wori, sehingga sampah sering ditimbun, dibakar, atau dibuang sembarangan. Keterbatasan sarana, prasarana, dan pengawasan memperparah kondisi tersebut. Di Desa Darunu, belum tersedia fasilitas pengelolaan sampah plastik, sehingga limbah rumah tangga dan wisata berpotensi mencemari lingkungan. Pembangunan fasilitas pengelolaan sampah plastik menjadi kebutuhan mendesak untuk keberlanjutan lingkungan dan pariwisata. Menanggapi keterbatasan pengelolaan sampah, kegiatan pengabdian ini menerapkan metode partisipatif berbasis masyarakat melalui pendampingan teknis dan gotong royong agar fasilitas pengolahan sampah plastik Desa Darunu dapat terbangun, dikelola mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian di Desa Darunu berjalan terpadu dan kolaboratif dari perencanaan hingga operasional. Selain terbangunnya fasilitas tempat pengolahan sampah plastik, terlaksana juga sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, mendukung penerapan 3R, bank sampah, kebersihan lingkungan, dan ekonomi sirkular berkelanjutan.
Kajian Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index serta Perencanaan Anggaran Biaya pada Ruas Jalan Raya Amurang - Ratahan Tendean, Cyntha; Peginusa, Stefani Switly; Karundeng, Adriana; Pandaleke, Agistia Trifena Renvi
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kerusakan perkerasan jalan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) serta menyusun rencana anggaran biaya pemeliharaan pada ruas Jalan Raya Amurang–Ratahan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan penanganan dan optimalisasi alokasi anggaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan secara langsung pada ruas jalan sepanjang ±2.500 m di Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara, dengan penilaian kondisi perkerasan berdasarkan jenis, tingkat keparahan, dan luas kerusakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari total luas perkerasan 15.000 m², kondisi jalan didominasi oleh kategori sedang sebesar 64%, diikuti kondisi baik sebesar 28%, dan rusak berat sebesar 8%, tanpa adanya kategori rusak ringan. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar ruas jalan telah mengalami penurunan kualitas yang memerlukan pemeliharaan berkala hingga rehabilitasi. Sejalan dengan kondisi tersebut, perencanaan anggaran biaya menunjukkan bahwa kebutuhan biaya pemeliharaan mencapai Rp 359.096.000, dengan komponen terbesar dialokasikan pada pekerjaan pelapisan ulang aspal (AC-WC) sebagai upaya utama dalam meningkatkan kualitas permukaan jalan. Penelitian ini menegaskan bahwa metode SDI efektif digunakan dalam mengidentifikasi tingkat kerusakan jalan dan mendukung penyusunan prioritas penanganan, di mana dominasi kerusakan kategori sedang berimplikasi pada kebutuhan intervensi pemeliharaan yang sistematis.
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK SERTA PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN PRODUKTIVITAS KARANG TARUNA DOULOS DI DESA WISATA DARUNU Stefani Switly Peginusa; Steve W. M. Supit; Artian Sirun; Priyono; Dian Puspita Sari
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3583

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian masyarakat di Desa Wisata terkait pengelolaan sampah khususnya sampah plastik serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok dalam menghasilkan kerajinan berbahan dasar plastik sebagai alternatif usaha dalam peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat. Kegiatan difokuskan pada pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomi melalui penerapan teknologi sederhana seperti alat pencacah plastik, oven peleleh plastik, dan alat pencetakan ulang. Selain itu, pelatihan business plan manajemen bank sampah diberikan untuk memperkuat kapasitas kewirausahaan kelompok dan masyarakat desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterampilan kelompok Karang Taruna Doulos dalam pengolahan limbah plastik menjadi kerajinan tangan mengalami peningkatan, dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 4,3 kg limbah plastik tipe PP dan HDPE yang mampu menghasilkan kurang lebih 4–5 papan plastik per hari. Selain itu, peningkatan pengetahuan kelompok dalam pemanfaatan limbah plastik untuk kerajinan tangan ini berimplikasi pada potensi pembentukan kelompok usaha baru serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan keluarga. Program ini diharapkan mampu mengurangi permasalahan lingkungan, mendorong ekonomi kreatif berbasis desa wisata, serta menjadi model pemberdayaan pemuda yang berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Kondisi Infrastruktur terhadap Kinerja Pelayanan Angkutan Penyeberangan di Pelabuhan Bolonan Raintung, Arnetha; Beati, Tri Kurniadi; Pangalila, Deyce; Ndabuke, Yapson; Peginusa, Stefani Switly
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol. 8 No. 1 (2026): E-ISSN 2714-7843
Publisher : Jurnal Teknik Sipil Terapan (JTST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v8i1.1224

Abstract

This study examines the service performance and infrastructure conditions at the Bolonan Ferry Port, as part of the maritime transportation system that plays a crucial role in supporting connectivity within the archipelago. The main problem is the indication of a discrepancy between the condition of the port infrastructure and minimum service standards, which impacts the quality of service to service users. This study aims to analyze service performance and evaluate infrastructure conditions as a basis for improving transportation services. The method used is a descriptive quantitative approach with primary data collection through observation, questionnaires, interviews, and documentation, as well as secondary data from relevant agencies. Data analysis uses a Service Quality approach that covers five dimensions: safety, security, comfort, ease/affordability, and equality. All research instruments have been tested for validity and reliability and are deemed suitable for further analysis. The results show that service performance is in the fairly good category, with the highest scores for the equality and safety aspects, while the comfort and security aspects received the lowest scores. This condition is in line with the finding that port infrastructure is still inadequate, especially in waiting room facilities, toilets, lighting, passenger lanes, and security facilities. Thus, it can be concluded that there is a close relationship between infrastructure conditions and service performance, so that infrastructure improvement is an important factor in improving the overall quality of port services. Keywords: Sea transportation; Ferry ports; Port infrastructure; Service performance; Service quality.