Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penerapan IPTEK bagi Masyarakat melalui Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Plastik di Desa Wisata Darunu Peginusa, Stefani Switly; Willar, Debby; Senduk, Novatus; Waney, Estrellita V. Y.; Mandang, Deyke J. F.; Baco, Dewi Astuti
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1104

Abstract

Pengelolaan sampah di Kabupaten Minahasa Utara masih terbatas pada pengumpulan, pengangkutan, dan pemrosesan akhir, tanpa pengelolaan lanjutan seperti daur ulang. Layanan Dinas Lingkungan Hidup belum menjangkau seluruh kecamatan, termasuk Likupang dan Wori, sehingga sampah sering ditimbun, dibakar, atau dibuang sembarangan. Keterbatasan sarana, prasarana, dan pengawasan memperparah kondisi tersebut. Di Desa Darunu, belum tersedia fasilitas pengelolaan sampah plastik, sehingga limbah rumah tangga dan wisata berpotensi mencemari lingkungan. Pembangunan fasilitas pengelolaan sampah plastik menjadi kebutuhan mendesak untuk keberlanjutan lingkungan dan pariwisata. Menanggapi keterbatasan pengelolaan sampah, kegiatan pengabdian ini menerapkan metode partisipatif berbasis masyarakat melalui pendampingan teknis dan gotong royong agar fasilitas pengolahan sampah plastik Desa Darunu dapat terbangun, dikelola mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian di Desa Darunu berjalan terpadu dan kolaboratif dari perencanaan hingga operasional. Selain terbangunnya fasilitas tempat pengolahan sampah plastik, terlaksana juga sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, mendukung penerapan 3R, bank sampah, kebersihan lingkungan, dan ekonomi sirkular berkelanjutan.
Evaluasi Penerapan Green Building pada Gedung Kuliah Terpadu Politeknik Negeri Manado Berdasarkan Greenship Existing Building Versi 1.1 Soukotta, Dwars; Dian Puspita Sari; Stefani Switly Peginusa; Grace Marsheylla Irene Rompas
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis lingkungan global dan kontribusi sektor bangunan terhadap emisi gas rumah kaca (30–40% dari total emisi dunia) mendorong penerapan prinsip green building untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas ruang bagi penghuni. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan konsep green building pada Gedung Kuliah Terpadu Politeknik Negeri Manado menggunakan standar Greenship Existing Building versi 1.1 dari Green Building Council Indonesia (GBCI). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan, telaah dokumen, dan wawancara mendalam, dengan fokus pada enam kategori utama: ASD, EEC, WAC, MRC, IHC, dan BEM.Hasil menunjukkan gedung hanya memperoleh 4 poin secara sah (3,42% dari 117 poin maksimal), seluruhnya dari kategori IHC (pemenuhan prasyarat serta kredit IHC 1 dan IHC 2). Kategori ASD, EEC, WAC, MRC, dan BEM tidak memperoleh poin karena ketidakpenuhan prasyarat wajib. Jika semua prasyarat terpenuhi, potensi skor mencapai 19 poin (16,05%), dengan rincian: ASD 9 poin, EEC 2 poin, MRC 4 poin, dan IHC 4 poin. Namun, skor ini masih di bawah ambang sertifikasi Bronze (minimal 41 poin atau ≥35%). Gedung memerlukan tambahan sekitar 22 poin untuk mencapai level tersebut. Temuan ini mengindikasikan penerapan green building masih terbatas, terutama pada efisiensi energi, konservasi air, dan manajemen lingkungan. Diperlukan strategi perbaikan komprehensif pada kategori berbobot tinggi guna mendukung pencapaian bangunan hijau yang berkelanjutan.