Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : rancang bangun

ANALISIS PARKIR ON THE STREET PADA JALAN BRIGJEN KATAMSO KABUPATEN GROBOGAN Mulyandari, Erni; Della Amalia Putri; Teguh Yuono
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 11 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v11i01.4202

Abstract

Kabupaten Grobogan merupakan kabupaten terbesar kedua di Jawa Tengah, hal ini mengakibatkan lalu lintas sangat padat. Kegiatan masyarakat menggunakan transportasi mempengaruhi terjadinya kemacetan. Salah satu penyebab kemacetan akibat parkir di badan jalan, Jalan Brigjen Katamso merupakan salah satu jalan yang memiliki tempat parkir di badan jalan dengan kondisi parkir menunjukkan garis parkir dan sudut parkir yang belum direncanakan. Tujuan dari analisis parkir adalah untuk mengetahui kondisi yang ada, menganalisis karakteristik, menentukan solusi penanganan, dan menghitung rencana anggaran biaya. Data diperoleh dan diolah dengan menggunakan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Fasilitas Parkir 1998, dengan metode pengumpulan data meliputi kondisi parkir, perhitungan kendaraan parkir, pola parkir eksisting, denah lokasi, dan harga satuan pekerjaan. Hasil penelitian diambil pada jam sibuk yang diwakili oleh hari libur pada pukul 09.00-16.00 WIB yang menunjukkan bahwa sudut parkir belum direncanakan, sehingga sudut parkir yang sesuai adalah 0° dengan hasil volume parkir 49 kendaraan, akumulasi parkir 44 kendaraan, rata-rata durasi parkir 31 menit, kapasitas statis 35 petak parkir,   kapasitas dinamis 424 kendaraan, tingkat pergantian parkir 0,66, indeks parkir 1,26 ˃ 1 artinya kebutuhan parkir melebihi daya tampung/jumlah petak parkir solusinya adalah menambah kantong parkir dan perkiraan anggaran biayanya adalah Rp. 31.333.000,00.
VALIDASI SEBARAN GENANGAN BANJIR DI DAS PEPE HILIR MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL-1 DAN SIMULASI HEC-RAS 1D TERHADAP DATA OBSERVASI LAPANGAN Hidhayah Tolloh, Nur; Mulyandari, Erni; Handoyo, Suryo
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 11 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v11i02.4867

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di wilayah DAS Pepe Hilir dan berdampak terhadap masyarakat dan infrastruktur. Oleh karena itu, pemahaman yang akurat mengenai sebaran banjir sangat penting dalam upaya mitigasi risiko bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi genangan banjir menggunakan dua metode, yaitu deteksi berbasis peginderaan jarak jauh menggunakan citra satelit Sentinel-1 dan simulasi hidraulik berbasis model HEC-RAS 1D. Metode yang digunakan meliputi pengolahan citra radar Synthetic Aperture Radar (SAR) untuk mendeteksi area tergenang dan pemodelan aliran sungai menggunakan perangkat lunak HEC-RAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra Sentinel-1 mampu mendeteksi banjir dengan akurasi sebesar 100 %, sedangkan hasil dari simulasi HEC-RAS menunjukkan akurasi yang lebih rendah sebesar 22,22 %. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis citra satelit lebih efektif flam mempresentasikan kondisi aktual banjir di lapangan dibandingkan pemodelan hidraulik pada HEC-RAS, khususnya pada penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam mitigasi bencana banjir di masa yang akan datang.
PEMODELAN HEC-HMS DALAM PENENTUAN DEBIT BANJIR RENCANA DI DAS GANDUL Firmansyah, Safabelle; Mulyandari, Erni; Arbianto, Reki
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 11 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v11i02.4894

Abstract

Sungai Gandul merupakan anak Sungai Bengawan Solo yang mengalir di 3 kabupaten yaitu Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten dan Kabupaten Sukoharjo. Banjir pernah terjadi pada aliran Sungai Gandul tepatnya di Desa Gombang, Boyolali. Intensitas hujan yang tinggi serta arus sungai yang deras menyebabkan gerusan pada dinding sungai hingga mencapai pondasi rumah warga. Jika dibiarkan gerusan tanah berpotensi semakin meluas di sepanjang pinggiran sungai. Maka perlu dilakukan perhitungan debit banjir rencana sebagai upaya pencegahan, penanggulangan banjir, maupun perencanaan infrastruktur air. Sebelum melakukan perhitungan, terlebih dahulu dilakukan survei dan wawancara untuk mengetahui kondisi aliran sungai Gandul. Kemudian dilakukan analisa untuk mengetahui luas DAS Gandul dengan software QGIS 3.10.6 dan debit banjir rencana dihitung dengan Metode HSS Snyder serta pemodelan debit banjir rencana dengan software HEC-HMS 4.12 kala ulang 25 tahun. Berdasarkan hasil survei dan wawancara dapat diketahui bahwa pada aliran Sungai Gandul banyak terdapat sampah organik dan anorganik serta terdapat sedimen. Luas DAS Gandul yang di analisis dengan software QGIS 3.10.6 adalah 140.02 km2 dan debit banjir rencana yang dihitung dengan metode HSS Snyder menggunakan software HEC-HMS kala ulang 25 tahun sebesar 138.8 m3/s.
ESTIMASI DEBIT BANJIR RENCANA PADA DAS PREMULUNG MENGGUNAKAN MODEL HEC-HMS: ESTIMATION OF PLANNED FLOOD DISCHARGE IN THE PREMULUNG WATERSHED USING THE HEC-HMS MODEL Pratama Putri, Avia; Mulyandari, Erni; Kurniawan Dwi Sungkono, Kukuh
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5511

Abstract

Sungai Premulung berasal dari utara Kabupaten Boyolali dan mengalir hingga bertemu dengan Sungai Bengawan Solo. Aliran sungai ini melewati beberapa wilayah administratif, seperti Kabupaten Karanganyar, Kota Surakarta, serta bagian utara Boyolali dan Kabupaten Sukoharjo. Sungai Premulung kerap meluap apabila terjadi hujan dengan intesitas tinggi, dan luapan ini sering terjadi di daerah hilir. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis lebih lanjut untuk menanggulangi banjir di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit banjir rencana agar dapat direncanakan infrastruktur pengendali banjir. Debit banjir rencana dianalisis menggunakan Metode HSS Snyder periode ulang 20 tahun menggunakan software HEC-HMS. Penelitian ini diawali dengan wawancara dan survei. Memetakan luasan DAS Premulung dengan QGIS versi 3.10.6, serta perhitungan debit banjir rencana melalui perangkat lunak HEC-HMS. Hasil dari survei dan wawancara menunjukkan bahwa Sungai Premulung memiliki banyak sampah anorganik, luas area DAS Premulung di analisis  dengan QGIS versi  3.10.6 sebesar 99.60 km2 , dan debit banjir rencana periode ulang 20 tahun yang dianalisa menggunakan HEC-HMS diperoleh debit sebesar 119 m3/s.
EVALUASI KAPASITAS DAN PENENTUAN DIMENSI SALURAN IRIGASI TERSIER DI DUSUN KURUKAN DAERAH IRIGASI SIDOREJO KABUPATEN GROBOGAN: CAPACITY EVALUATION AND DETERMINATION OF TERTIARY IRRIGATION CHANNEL DIMENSIONS IN KURUKAN VILLAGE, SIDOREJO IRRIGATION AREA, GROBOGAN REGENCY Bima Saputra, Viki; Mulyandari, Erni; Handoyo, Suryo
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5515

Abstract

Distribusi produksi pertanian ke saluran irigasi memainkan peran utama dalam mendukung irigasi yang efisien. Kemampuan saluran irigasi tersier untuk mengalirkan air secara andal dan efisien ke lahan pertanian berkaitan dengan kapasitas saluran dibandingkan dengan kebutuhan air irigasi tanaman. Dusun Kurukan (daerah penelitian) merupakan lokasi pertanian yang sangat bergantung pada ketersediaan air irigasi untuk menghasilkan tanaman. Oleh karena itu, evaluasi kapasitas saluran irigasi tersier saat ini harus dilakukan untuk memastikan pengiriman air yang efektif. Studi ini mengevaluasi kapasitas saluran irigasi tersier dan menentukan dimensi penampang yang sesuai untuk saluran tersier berdasarkan kebutuhan air irigasi untuk menanam tanaman. Metode penelitian meliputi pengumpulan data hidrologi dan klimatologi, estimasi jumlah air yang dibutuhkan menggunakan CROPWAT dengan metode Penman yang dimodifikasi, dan melakukan analisis hidraulik aliran saluran terbuka. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa jumlah maksimum aliran air irigasi rata-rata melalui saluran irigasi tersier adalah 0,0540 m³/s. Dengan menggunakan jumlah aliran tersebut, analisis membentuk saluran berbentuk persegi panjang dengan lebar dasar 0,50 m, kedalaman aliran 0,25 m, dan tinggi ruang bebas 0,20 m untuk mengalirkan jumlah aliran desain rata-rata ini dengan aman dan efektif; sehingga meningkatkan distribusi air irigasi/air yang dialirkan untuk mengairi tanaman di area penelitian ini.