p-Index From 2021 - 2026
8.569
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Strategi Pemasaran Digital Dalam Meningkatkan Keberlanjutan Bisnis Keluarga Melalui Instagram Menggunakan Pendekatan Analisa Swot (Studi Kasus Toko Daging Hjk Pada Industri Frozen Food) Triduanda, Arief; Hasbi, Imanuddin; Rizaldi, Fikri Mohamad
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah mendorong pelaku usaha untuk mengadopsi strategi pemasaran berbasis media sosial gunamenjangkau konsumen secara lebih luas dan efektif. Salah satu platform yang banyak digunakan dalam konteks iniadalah Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh TokoDaging HJK melalui Instagram dan merumuskan strategi alternatif berbasis analisis SWOT dan matriks TOWS.Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancaramendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap aktivitas akun Instagram @tokodaginghjk. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa Toko Daging HJK telah memanfaatkan Instagram sebagai media pemasaran utama, namunbelum optimal dalam aspek konsistensi konten, pemanfaatan fitur interaktif, dan manajemen keterlibatan pengguna.Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan utama pada kualitas produk dan reputasi bisnis, serta kelemahan padapengelolaan konten digital. Matriks TOWS menghasilkan strategi pemasaran alternatif yang mencakup penguatannarasi visual, optimalisasi fitur Instagram, serta diversifikasi saluran digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwastrategi pemasaran digital yang terencana dan berbasis data mampu meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaranserta mendukung keberlanjutan bisnis keluarga di era digital.Kata Kunci: pemasaran digital, instagram, UMKM, SWOT, bisnis keluarga
Pengaruh Customer Experience Terhadap Repurchase Intention Pada Tiket.Com Di Indonesia Maisaputra, Aldy; Hasbi, Imanuddin
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan online travel agent (OTA) di Indonesia terus berkembang pesat sehingga menciptakan persaingan ecommerce OTA yang kompetitif. Salah satu cara untuk mempertahankan perusahaan di tengah persaingan denganmemberikan pengalaman pelanggan yang baik sehingga mampu meningkatkan minat beli ulang pelanggan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pengalaman pelanggan yang terdiridari sensasi, perasaan, pemikiran, tindakan, dan hubungannya dengan keinginan untuk membeli kembali padatiket.com, e-commerce OTA di Indonesia.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengirimkan survei kepada seratus responden yangmemiliki fitur yang terdaftar di tiket.com. Metode sampling purposive digunakan untuk mengumpulkan sampeluntuk penelitian ini. Untuk membantu pengolahan data, penelitian ini menggunakan metode analisis data regresilinier bersama dengan program statistik IBM SPSS 22.Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil pengujian hipotesis terhadap Customer Experience mengenai sense,feel, think, act, dan relate. secara parsial dan signifikan berpengaruh positif terhadap Repurchase Intention. Selainitu, Customer Experience secara simultan berpengaruh positif terhadap Repurchase Intention.Kata kunci : Pengalaman Pelanggan, Minat Beli Ulang, E-Commerce, Agen Perjalanan Online
Pengaruh NCT DREAM Sebagai Brand Ambassador Terhadap Keputusan Pembelian Somethinc di Kalangan Penggemar Faathina, Mufida Najma; Hasbi, Imanuddin
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana peran NCT DREAM sebagai duta merek memengaruhi keputusanpembelian produk Somethinc di kalangan basis penggemar mereka di Indonesia. Somethinc, sebuah merekkecantikan lokal, telah berhasil memperoleh berbagai penghargaan dan memperluas pasarnya ke wilayahAsia Tenggara sejak 2019. Pemanfaatan idola K-Pop sebagai duta merek telah menjadi tren yang menonjol,didorong oleh popularitas budaya Korea atau K-Wave yang meluas. Penunjukan NCT DREAM sebagai dutamerek Somethinc pada Januari 2022 menghasilkan peningkatan penjualan yang signifikan, bahkanmenyebabkan situs web perusahaan mengalami crash akibat lonjakan pengunjung. Studi ini menggunakanmetode kuantitatif dengan pendekatan kausal, melibatkan 100 penggemar NCT DREAM di Indonesia yangtelah akrab dengan produk Somethinc. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan selanjutnya dianalisismenggunakan regresi linier sederhana, uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji-t, serta koefisiendeterminasi. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa NCT DREAM, dalam kapasitasnya sebagai dutamerek, memberikan dampak positif dan substansial terhadap keputusan pembelian produk Somethinc dikalangan penggemar. Pengaruh ini tergolong sedang, dengan koefisien determinasi 21,7%, yangmenunjukkan bahwa sebagian besar (78,3%) keputusan pembelian dipengaruhi oleh elemen-elemen lain diluar peran duta merek. Temuan ini menyoroti krusialnya strategi pemilihan duta merek yang tepat serta peranvital loyalitas penggemar dalam strategi pemasaran.Kata Kunci: brand ambassador, keputusan pembelian, pemasaran
Successful Businesses in Sukabirus Food Court Feti Anggraeni; Imanuddin Hasbi
Jurnal Sekretaris dan Administrasi Bisnis Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Sekretaris dan Administrasi Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Taruna Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31104/jsab.v3i1.100

Abstract

This research was conducted at the Sukabirus Food Court. Pujasera Sukabirus is a place to eat consisting of food counters offering a variety of varied menus. Sukabirus Food Court is an open and informal dining area. This business has been moving since the beginning of July 2018. Responding to this, this study aims to examine the effect of entrepreneurial motivation and entrepreneurial marketing on the success of businesses at food outlets in Sukabirus Food Court. The research uses quantitative research methods. This research uses sampling techniques on non-probability sampling, namely saturated sampling because members of the population amount to 30 people and the entire population is a sample. The sample in this study amounted to 30 respondents. Data collection in this study was conducted by distributing questionnaires distributed to all respondents namely, owners of food outlets in Sukabirus Food Court. Data analysis techniques used multiple regression analysis and descriptive analysis. The results showed that respondents' responses to entrepreneurial motivation in the good category with a score of 77.3%, respondents' responses to entrepreneurship marketing in the excellent category with a score of 70.31% and respondents' perception of business success in good categories with a score of 69.7%. The conclusion of this study is entrepreneurial motivation and entrepreneurial marketing have a positive and significant effect on business success with a score of 79.1%. These results can be interpreted that the increase in entrepreneurial motivation and entrepreneurial marketing in the Sukabirus Food Court business will have an effect on increasing business success. Keywords: business success, entrepreneurial marketing, entrepreneurship motivation, food court.
PELATIHAN PENDAMPINGAN PENINGKATAN PEMANFAATAN DIGITAL LITERASI KEUANGAN SYARIAH DALAM MENINGKATKAN POTENSI KEBERLANJUTAN UMKM SEKTOR PARIWISATA UNTUK PERTUMBUHAN HALAL TOURISM sita deliyana firmialy; wiwin aminah; imanuddin hasbi; ismaya adriyanti
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8595

Abstract

Indonesia memiliki potensi yang signifikan dalam mengembangkan gaya hidup halal, termasuk pariwisata halal, berkat populasi Muslim yang besar. Pariwisata halal di negara ini, yang melibatkan aspek-aspek Islami seperti layanan, fasilitas ibadah, dan akomodasi, dapat memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Dalam dua tahun terakhir, sektor pariwisata halal, khususnya di Jawa Barat dan Sulawesi Selatan, telah berkembang pesat dan berdampak positif pada PDB daerah.Dalam rangka meningkatkan kecepatan pertumbuhan sektor pariwisata ini, penting untuk fokus pada penguatan konsep literasi dan digitalisasi, dimana dalam konteks penguatan aspek keuangan pariwisata halal, terutama berfokus pada peningkatan aspek digital literasi keuangan dan keuangan syariah untuk UMKM yang berbasis pariwisata. Namun, masih ada tantangan terkait pemahaman literasi digital dan literasi keuangan syariah di kalangan UMKM sektor pariwisata. Oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan mengenai literasi keuangan digital dan keuangan syariah sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja dan pertumbuhan UMKM untuk meningkatkan potensi keberlanjutan dari pariwisata halal.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dibentuk untuk menjawab kebutuhan tersebut, dimana diharapkan melalui kegiatan ini dapat memperluas pengetahuan pelaku bisnis UMKM mengenai keuangan Syariah serta mampu memanfaatkan peluang ini secara efektif dan efisien, dimana diharapkan melalui program ini pelaku bisnis UMKM mempunyai pengetahuan untuk mengetahui kekuatan bisnis mereka dan dapat mengembangkan potensi tersebut dengan teknologi yang berkembang dewasa ini, serta pada akhirnya mampu dijadikan pertimbangan dalam keputusan dan membuat bisnis berjalan lebih sehat dan berkembang dalam jangka panjang.
Designing Entrepreneurial Competency Indicators for Coffee Farmers in Bandung Regency Aji Pamoso; Lukman Z. Mohammad; Imanuddin Hasbi; Nuslish Jamiat
Journal Of Social Science (JoSS) Vol 4 No 5 (2025): JOSS: Journal of Social Science
Publisher : Al-Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/joss.v4i5.456

Abstract

Coffee farmers in rural areas are typically smallholders who rely on traditional knowledge and demonstrate limited innovation, resulting in low productivity. Cultural and economic barriers, along with limited interest in education, further hinder farm performance. Entrepreneurial competencies such as innovation, creativity, and technical skills play a crucial role in improving this performance. This study aims to identify the dominant factors influencing the entrepreneurial competence of coffee farmers in Bandung Regency. A quantitative approach was employed using Exploratory Factor Analysis (EFA) to reduce 27 manifest variables into a set of latent factors. The instrument was developed based on three domains of entrepreneurial competence: opportunity identification, opportunity exploitation, and networking. A total of 270 coffee farmers were selected through purposive sampling. Data suitability was tested using Bartlett’s Test of Sphericity, the Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) measure, and the Measure of Sampling Adequacy (MSA). Factor extraction was conducted using Principal Component Analysis with Varimax rotation. The analysis revealed five factors with eigenvalues greater than 1, explaining a cumulative variance of 66.637%. These factors are: (1) strategic business understanding, (2) social openness and adaptability, (3) institutional engagement and implementation, (4) planning and opportunity utilization, and (5) courage and innovation. These findings provide a foundation for developing more targeted and context-specific entrepreneurial competencies among coffee farmers
Usulan Strategi Pengembangan Bisnis pada Startup Unggascare Deandrie Ramadhanti; Kristina Sisilia; Imanuddin Hasbi; Agus Maolana Hidayat; Fauzan Aziz
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 1 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i1.5117

Abstract

Startups in Indonesia are growing rapidly. Startups are created to solve problems that exist in society. This is because startups are created because there are problems and solutions so that they can produce ideas to solve and anticipate these problems. Developing a startup in Indonesia is not easy, so new strategies are needed so that startups are better prepared to face competition. The aim of this research is to identify the strategies needed for future business development at the Unggacare startup. The research method used is qualitative methodology with descriptive research. These results were obtained using observation, interview and documentation techniques.The results of this research show that carrying out business development can be done using the SWOT method, in which case there are internal factors and external factors that can support all the company's needs. Unggascare uses SWOT, which contains strengths, weaknesses, opportunities and threats that can form strategies to develop the company so that it can grow in the livestock industry. Unggascare is in the Grow and Build position, this shows that the Unggascare startup company is able to grow and build, so it still needs to examine internal and external factors in order to support the strategies that need to be carried out by Unggascare.
FROM TRADITIONAL TO DIGITAL: DIGITAL TRANSFORMATION STRATEGY FOR MICRO AND SMALL BUSINESSES IN THE STREET FOOD SECTOR IN THE CITY OF BANDUNG Adrian Ariatin; Imanuddin Hasbi
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 10 No. 2 (2026): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v10i2.19809

Abstract

Digital transformation has become an important strategy for micro and small enterprises (MSEs) to increase competitiveness in the digital economy era. However, many micro business actors still face various challenges in adopting digital technology, especially related to digital literacy, limited resources, and understanding of digital marketing strategies. This study aims to analyze the digital transformation process in micro and small businesses in the street food sector in Bandung, a city known as one of Indonesia's culinary destinations with high street food diversity. This study uses a qualitative case study approach. The research data were obtained from students' field assignments in the digital entrepreneurship course, in which students conducted observations and semi-structured interviews with micro-business actors to identify problems related to digital business transformation. The data were analyzed using a thematic analysis to identify problem patterns and digital transformation strategies that emerged from various micro-business cases. The study's results show that most business actors still rely on traditional methods such as word-of-mouth promotion and direct sales. Some businesses have begun adopting digital technologies such as social media, instant messaging, and digital payments, but their use remains partial and has not been integrated into a comprehensive business strategy. This study also found that student involvement through project-based learning can act as a catalyst in digitizing micro businesses. This study contributes to the literature on digital transformation in micro enterprises by highlighting the importance of digital literacy, digital marketing strategies, and collaboration between universities and local business actors in supporting the business transformation process towards a digital ecosystem.
Analisis Strategi Dan Kebijakan Bisnis Dari PT. Tiki Jalur Nugraha Eka Kurir (JNE) Daichi Junior Alfrian Susanto; Dezka Delio Pratama; Zahra Aliftia Yaza; Imanuddin Hasbi
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 1 No. 12 (2024): IJEMA - Desember 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi modern menjadi kunci utama dalam meningkatkan efisiensi operasional di sektor logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan kebijakan yang diterapkan oleh PT. TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), khususnya di JNE Station Center GedeBage, Kota Bandung. Dalam menggunakan teknologi robot sorting untuk proses pemisahan barang menuju drop center di berbagai kota. Penelitian ini juga mengevaluasi dampaknya terhadap efisiensi manajemen gudang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi terhadap aktivitas operasional serta kebijakan yang diterapkan oleh pihak manajemen JNE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi robot sorting di gudang JNE berhasil meningkatkan akurasi penyortiran barang, mengoptimalkan waktu operasional, serta mengurangi beban kerja manual pada tenaga operasional. Selain itu, implementasi ini memungkinkan proses pengiriman barang menjadi lebih cepat dan efisien, yang berdampak pada peningkatan kualitas layanan pelanggan. Keberhasilan penggunaan teknologi ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas implementasi robot sorting ke cabang-cabang pusat lainnya di berbagai daerah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi JNE untuk mempertahankan daya saing di industri logistik yang semakin kompetitif dan memenuhi tuntutan pasar yang dinamis terhadap kecepatan dan akurasi layanan pengiriman
VOLUME GAINS, MARGIN COSTS: PANEL EVIDENCE ON THE COMPOSITION EFFECTS OF A UNIFORM SALES INCENTIVE IN B2B LIGHTING DISTRIBUTION Syarippudin Syarippudin; Imanuddin Hasbi; Agus Maolana Hidayat
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 3 (2026): Vol. 03 No. 3 Edisi Juli 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i3.2651

Abstract

Direct incentive programs from a brand manufacturer to a distributor's sales force are uncommon in the Indonesian B2B lighting sector, and their consequences for portfolio composition and distributor profitability have not been empirically tested. This study examines whether a flat 3 percent quarterly bonus, applied uniformly across a portfolio of more than three hundred products spanning a 600-fold price range, produces unintended consequences beyond its stated goal of volume growth. A sequential explanatory mixed-methods design is used. The quantitative phase analyses 781 product-quarter observations covering 326 products over eleven quarters from mid-2023 through end-2025. The qualitative phase uses confirmatory interviews with seventeen informants from distributor management and sales teams. The incentive program successfully drives all four sales performance dimensions measured in the study, covering volume growth, revenue share, transaction frequency, and a cumulative growth index, all of which are statistically significant. However, higher-priced products attract significantly fewer transactions per quarter and grow more slowly over time. Seven of eight hypotheses are supported. Qualitative findings confirm that the incentive effect adds to total selling activity rather than redirecting it, but transaction attention consistently concentrates on lower-priced products across the eleven-quarter period. The study extends agency theory to a three-party setting and provides the first panel-level evidence of composition effects from a uniform sales incentive in Indonesian B2B distribution.
Co-Authors -, Danendra Erico Rafifata Tiyasa A, Ratu Nailah A, Sifa Sarifatul Adrian Ariatin Agus Maolana Hidayat Aji Pamoso Aji Saputra, Ilham Aji, Ariko Zharfan Al Irsyad Nur Andika, Raihan Muhammad Anilawati, Hizrina Arif Kuswanto Arry Widodo Brady Rikumahu Citra Kusuma Dewi Daichi Junior Alfrian Susanto Damayanti, Maria Cyntia Deandrie Ramadhanti Dezka Delio Pratama Dhea Marcella Dicky Hidayat Diskanadia, Kharina Djorgi, Rozul Moehammad Faathina, Mufida Najma Fauzan Aziz Feti Anggraeni Fida Fadhilah Fikri Mohamad Rizaldi Firdaus, Rizal Maidan gita medinna Gumelar, Gilang Gustira, Herdiansyah Hania Salsabila Hanifan, hsan Asfari Herdiansyah Gustira Pramudia Suryono ida Ayu Gede Pramesthya Praba Sari Iftikhar, Farhan Dhiya Ilahi, Vinca Restu Irfan Nurdiansyah Ismail, Muhammad Syauqy Ismaya Adriyanti Ismi Avia Febriyanti Jakadika, Jeulian Jamiat, Nuslish Juang Prayoga Jati, Surya Khalila Widyaseta Khairunnisa Kharina Diskanadia Kristina Sisilia Lovanto, Rifky Lukman Z. Mohammad Mahir Pradana Maisaputra, Aldy Marselina, Sheren Maya Alda Lestari Meilyna Rachmawaty Mira Kania Sabariah Monica Luciana Indriawati Muchamad Ridwan Muhammad Yahya Arwiyah Nadia Salsabila Nur Sa’aadah Nur Sheha Gunawan, Ahmad Nuslih Jamiat Nuslish Jamiat Pangestu, Aldi Aji Permana, Safira Aghna Salsabila Pratidhina, Khurotul Aeni Widya Putri Berlianti Putu Nina Madiawati Rahmah, Diefta Agniyya Rahman, Muhammad Ghiffari Rahman, Muhammad Rafli Rahmawati, Gita Ramadhani, Annisa Octaviola Rasyid, Rafika Isya Razany, Luthfiansyah Rini, Ramadhani Laila Puspa Rosdianah Sultan Ruqoyyah, Ruqoyyah Salsabila, Nadia Salwa Rizki Desi Ayunda Sari Sangia, Rohib Adrianto Sanjaya, Ikhsan Sardjana Orba Manullang Septian, Faisal Sita Deliyana Firmialy Sultan, Rosdianah Suryono, erdiansyah Gustira Pramudia Syarifuddin Syarifuddin Syarippudin Syarippudin Syifa Agustini Fauziah Taufiqurrohman, Muhammad Rizal Triduanda, Arief Wijaya, Wandi Wiwin Aminah Yacob, Rafly Maulana Z. Mohammad, Lukman Zahra Aliftia Yaza